Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Formulation and Antioxidant Activity Test of Purple Button Herb Ethanol Extract Peel-Off Mask Ifaya, Mus; Baco, Juliana; Lolok, Nikeherpianti; Hasanuddin, Silviana; Rama, Wa; Fitriani, Rezky D.
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology 2024: Suppl. 6, no. 3 (The 3rd Mandala Waluya International Conference on Pharmaceutical Science and
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v6i3.54210

Abstract

Purple button herb (Borreria laevis Lamk) contains secondary metabolites, including flavonoids, saponins, phenolics, tannins, and steroids, which have antioxidant activity. Facial masks include pharmaceutical preparations for cleaning, maintaining, and increasing attractiveness. This study aims to formulate a peel-off facial mask preparation from purple button herb extract (Borreria laevis Lamk), which is good and stable as an antioxidant. Ethanol extract from purple button herb was used as an active ingredient in the manufacture of peel-off gel masks with concentrations of 5% (F1), 10% (F2), and 15% (F3) with several physical evaluations including homogeneity, organoleptic (odor, color, shape), pH, drying time, viscosity and antioxidant activity tests carried out using the DPPH method. The results of the antioxidant activity test showed that the peel-off gel mask formula of ethanol extract of purple button herb at concentrations of 5%, 10%, and 15% met the requirements of a good and stable preparation with an IC50 value at a concentration of 5% (F1) of 149.82 µg/mL in the moderate category for antioxidant activity. Based on the test results, the purple button herb can be an antioxidant formulated for peel-off facial masks.
Analisis Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas “X” Kota Kendari Periode Juli-Desember 2022 Jannah, Miftahul; Himaniarwati; Lolok, Nikeherpianti
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i1.221

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 adalah penyakit menahun yang dalam penanganannya tidak lepas dari tindakan terapi obat, sehingga obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat klinis yang optimal. Dampak DRPs yang terjadi yaitu tidak mencapai hasil terapi yang dinginkan, menyebabkan bertambahnya masalah masalah baru pada pasien, seperti pemilihan obat tidak tepat menimbulkan interaksi obat, efek samping semakin banyak, dosis terlalu tinggi menyebabkan overdosis, pemberian dosis terlalu rendah menyebabkan tidak tercapainya hasil terapi yang dingikan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisis kategori kejadian Drug Related Problems (DRPs) pada pasien rawat inap Diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas “X” Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan desain analisis deskriptif yakni mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya dengan pengambilan data secara retrospektif yaitu dengan cara mengumpulkan data pada waktu yang lalu dari rekam medik pasien rawat jalan Diabetes melitus tipe 2 dengan penyakit penyerta di Puskesmas “X” Kota Kendari periode bulan Juli hingga Desember 2022. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ditemukan bahwa ada Kejadian DRPs pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan penyakit penyerta di Puskesmas “X” Kota Kendari pada Kategori interaksi Obat. Sementara itu temuan lain menunjukan bahwa tidak ada keadian DRPs pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan penyakit penyerta di Puskesmas “X” Kota Kendari pada Kategori indikasi Tanpa Obat, kategori obat tanpa indikasi, dosis Obat terlalu tinggi, kategori obat dosis terlalu rendah dan kategori obat tidak efektif.
Pelatihan Pembuatan Produk Temulawak Instan kepada masyarakat Desa Tondowatu Kecamatan Morosi Sulawesi Tenggara Lolok, Nikeherpianti; Khutbah A.S, Dian; Herdiansyah, Alfadil; Iim H.M, Nur; Alimasi, Asnur; Sirma; Atica M, Nur; Putri I, Ristanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/29626633.v2i1.32

Abstract

Temulawak memiliki khasiat dalam meningkatkan daya tahan tubuh, menyegarkan tubuh, mempercepat metabolisme, menyehatkan fungsi hati, meningkatkan nafsu makan, sebagai imunomodulator dan hepatoprotektor. Selain itu juga dapat meningkatkan daya tahan dan stamina. Konsumsi jamu dan suplemen kesehatan perlu dibudayakan oleh masyarakat terutama di masa pandemi COVID-19 ini untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tondowatu Kecamatan Morosi. Temulawak juga digunakan dalam industri obat, makanan dan jamu tradisional. Besarnya potensi kesehatan dan kimia/gizi yang terkandung dalam temulawak menggugah peneliti untuk mencoba menuangkan ide dan inovasi menciptakan produk baru yaitu minuman kesehatan berbentuk serbuk/instan dengan memanfaatkan jahe. Ide pembuatan ini didasarkan pada sifat bahan yang memungkinkan untuk dapat dibuat minuman instan dengan mengacu pada proses pembuatan minuman instan secara umum. Khasiat minuman instan ekstrak temulawak dan untuk menciptakan produk yang praktis dan efisien, sehingga diharapkan diperoleh manfaat kesehatan. Hal ini didasari juga oleh tingginya kebutuhan masyarakat akan kesehatan dan kecenderungan masyarakat untuk mengkonsumsi minuman kesehatan yang lebih praktis dan efisien, sehingga diperlukan kemudahan untuk mendapatkannya.
Pelatihan Pembuatan Produk Herbal Instan di Desa Tondowatu Kecamatan Morosi Sulawesi Tenggara Lolok, Nikeherpianti; Dian Khutbah A.S; Herdiansyah, Alfadil; Nur Iim H.M; Alimasi, Asnur; Sirma; Nur Atica M; Putri, Ristanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v1i1.668

Abstract

Temulawak memiliki khasiat dalam meningkatkan daya tahan tubuh, menyegarkan tubuh, mempercepat metabolisme, menyehatkan fungsi hati, meningkatkan nafsu makan, sebagai imunomodulator dan hepatoprotektor. Selain itu juga dapat meningkatkan daya tahan dan stamina . Konsumsi jamu dan suplemen kesehatan perlu dibudayakan oleh masyarakat terutama di masa pandemi COVID-19 ini untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tondowatu Kecamatan Morosi. Temulawak juga digunakan dalam industri obat, makanan dan jamu tradisional. Besarnya potensi kesehatan dan kimia/gizi yang terkandung dalam temulawak menggugah peneliti untuk mencoba menuangkan ide dan inovasi menciptakan produk baru yaitu minuman kesehatan berbentuk serbuk/instan dengan memanfaatkan jahe. Ide pembuatan ini didasarkan pada sifat bahan yang memungkinkan untuk dapat dibuat minuman instan dengan mengacu pada proses pembuatan minuman instan secara umum. Khasiat minuman instan ekstrak temulawak dan untuk menciptakan produk yang praktis dan efisien, sehingga diharapkan diperoleh manfaat kesehatan. Hal ini didasari juga oleh tingginya kebutuhan masyarakat akan kesehatan dan kecenderungan masyarakat untuk mengkonsumsi minuman kesehatan yang lebih praktis dan efisien, sehingga diperlukan kemudahan untuk mendapatkannya.
The Edukasi Dampak Pencegahan Polusi Udara Terhadap Kesehatan Masyarakat Di Desa Lalowaru Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan: Indonesia Putri, Risky Juliansyah; Lolok, Nikeherpianti; Risky, Sartini; Marhanto, Eka Dharma Putra; S, Helty; Yati, Mimi; Halid, Nur Hatidjah Awaliyah; Rahmaniar, Dian; Himaniarwati, Himaniarwati; Pusmarani, Jastria; Nasir, Nur Helina; Nurshavira, Nurshavira
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.465

Abstract

Pada  analisis situasi yang dilakukan kepada  masyarakat desa lalowaru kecamatan moramo utara kabupaten konawe selatan diketahui masih kurangnya pengetahuan masyarakat terkait pencemaran lingkungan serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Salah satu dampak yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan berupa polusi udara yang berakibat terjadinya penyakit gangguan pernafasan. Berdasarkan data survey awal menunjukan bahwa Kelurahan Lalowaru memiliki jumlah sebaran penyakit gangguan pernafasan per tahun 2023 merupakan prevalensi penyakit tertinggi yaitu sebanyak 792 kasus, diikuti oleh hipertensi sebanyak 192 kasus dan penyakit TB + Paru sebanyak 82 kasus.  Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pengetahuan, mencegah penularan, dan penanganan ISPA serta hipertensi pada masyarkat kelurahan Lalowaru. Model kegiatan yang dilakukan yaitu sosialisasi mengenai pencemaran lingkungan, cara pencegahan dengan penggunaan terapi Uap sederhana dan workshop pembuatan minuman jahe madu untuk mencegah terjadinya penyakit gangguan pernafasan seperti ISPA, Bronkhitis dan TBC.  Serta dilakukan pula pembinaan terkait peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan penanganan Pola Hidup Bersih Sehat.
Analisis Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus Tipe 2 Periode Januari – Juni 2023 di Rumah Sakit X Mawaddayanti, Desri; Lolok, Nikeherpianti; Azlimin
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i4.212

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia). Pasien DM dengan komplikasi, biasanya akan mendapatkan terapi polifarmasi. Polifarmasi adalah meresepkan obat melebihi obat yang diperlukan secara klinis atau penggunaan obat lebih dari lima jenis obat. Polifarmasi salah satu faktor penyebab terjadinya Drug Related Problems (DRPs). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian DRPs pada pasien rawat jalan dengan diagnosa diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit X. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dan dilakukan secara retrospektif dengan data rekam medik pasien. Sampel penelitian ini sebanyak 70 sampel yang diambil secara purposive sampling. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini bahwa kasus DRPs pada pasien rawat jalan diabetes melitus tipe 2 periode januari – juni di Rumah Sakit X yaitu terdapat kasus potensi interaksi obat. Hal ini dapat terjadi karena adanya penggunaan obat yang lebih dari satu sehingga meningkatkan terjadinya interaksi obat. Kesimpulan penelitian ini yaitu ditemukan kejadian DRPs pada kategori interaksi obat. Sementara untuk kategori indikasi yang tidak di obati, pemilihan obat yang tidak tepat, dosis subterapeutik, gagal menerima obat, overdosis, reaksi obat yang merugikan dan penggunaan obat tanpa indikasi tidak ditemukan kejadian DRPs pada pasien rawat jalan Diabetes Melitus tipe 2 di Rumah Sakit X
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Rawat Jalan di UPTD Puskesmas Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Angelea, Ria; Surianto , Toto; Lolok, Nikeherpianti
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.211

Abstract

ISPA adalah penyakit saluran pernapasan atas atau bawah, biasanya menular yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala sampai penyakit yang parah dan mematikan, tergantung pada patogen penyebabnya, faktor lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotic yang tepat indikasi, tepat dosis, tepat obat, tepat pasien dan lama pemberian pada pasien ISPA Rawat jalan di Puskesmas Wangi – Wangi kabupaten Wakatobi 2023. Jenis Penelitian ini jenis penelitian ini adalah menggunakan observasi dengan metode deskriptif dengan pengambilan data secara restrosfektif  yaitu penelitian berdasarkan rekam medik pasien pada pasien terdiagnosa infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di puskesmas wangi – wangi kabupaten wakatobi pada periode bulan Januari – April tahun 2023 dan sampel di gunakan yaitu sebanyak 58  data rekam medik. Data yang di peroleh di tabulasi dalam bentuk jumlah presentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Puskesmas Wangi – Wangi kabupaten Wakatobi Rasionalitas penggunaan antibiotik pada Pasien ISPA yaitu di peroleh Hasil pada Tepat indikasi 100%, Tepat dosis 93,1%, Tepat Obat 100%, Tepat Pasien 100%, dan lama pemberian 100%. Dari hasil yang di peroleh dapat di simpulkan bahwa evaluasi penggunaan antibiotik pada Pasien ISPA di puskesmas Wangi – Wangi kabupaten Wakatobi  sudah menunjukan ketepatan berdasarkan Kategori Tepat indikasi, Tepat obat, Tepat pasien, dan lama pemberian Tetapi belum Menunjukan ketepatan Dosis
Efforts to Increase Knowledge and Prevent Stunting through Utilization of Local Food Resources in Wawatu Village, Southeast Sulawesi Marhanto , Eka Dharma Putra; Heltty; risky, sartini; lolok, nikeherpianti; yati, mimi; juliansyah, risky; Kasim , Moh. Alief Widyanto; Alam, Fitri Narcahyani; Juhriya, Aminatul
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan status gizi untuk kesehatan ibu hamil dan bayi sangat diperlukan untuk mengurangi kejadian risiko stunting dengan melalui program pemberian makanan tambahan, pelatihan pengolahan berbasis makanan lokal juga memberikan ilmu parenting tumbuh kembang anak sehingga dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat di desa. Peningkatan akses terhadap sumber air bersih dan sanitasi yang baik di Desa Wawatu juga dapat mengurangi penyakit yang diakibatkan oleh lingkungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemberian edukasi kesehatan terkait stunting kepada seluruh masyarakat Desa Wawatu. Pemberian informasi ini dilakukan melalui media leaflet cetak dan slide PowerPoint, dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Informasi yang disampaikan mencakup panduan dan pengetahuan tentang pemberian nutrisi yang tepat bagi keluarga dalam upaya mencegah stunting. Hasil penelitian dengan Intervensi Fisik berupa Pemberian Paket Stunting, Demo Masak Abon Ikan, Nugget Kelor, Dan Jahe Latte, Pemberian Makanan Tambahan, Pembagian Masker, Pengadaan Kalender Edukasi Cegah Potensi Stunting, Kunjungan Keluarga Potensi Stunting Melalui Door to Door, Pemberian Vitamin, Pembuatan Kompos Takakura, Pembuatan Saringan Sederhana. Sedangkan Intervensi Non Fisik berupa Penyuluhan Cegah Stunting, Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Tentang Bahaya & Pencegahan ISPA, Survey Kepemilikan Jamban Layak, Parenting Pemantauan Tumbuh Kembang Anak. Setelah dilakukan intervensi maka didapatkan hasil yang pengetahuan Masyarakat meningkat dan menambha wawasan lebiih luas tentang pentingnya Kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar.
Identifikasi Senyawa Dan Uji Efek Antidiabetes Melitus Ekstrak Terpurifikasi Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) Pada Mencit (Mus musculus) Dengan Induksi TTGO dan Induksi Aloksan Susana, Sri Riska Wahyu; Lolok, Nikeherpianti; Bariun, La Ode
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.198

Abstract

Diabetes melitus atau penyakit kencing manis merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup. Diabetes melitus disebabkan oleh gangguan metabolisme yang terjadi pada organ pankreas yang ditandai dengan peningkatan gula darah atau sering disebut dengan kondisi hiperglikemia yang disebabkan karena menurunnya jumlah insulin dari pankreas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa yang terkandung dalam ekstrak terpurifikasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum) dan aktivitas antidiabetes melitus pada mencit yang diberikan ekstrak terpurifikasi daun cengkeh dengan induksi glukosa dan induksi aloksan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dilakukan purifikasi menggunakan metode ekstraksi cair-cair dengan pelarut etil asetat:aquadest (1:1). Selanjutnya dilakukan skrining fitokimia untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder apa saja yang terkandung dalam ekstrak terpurifkasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum). Ekstrak terpurifikasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum) dengan dosis 300 mg/KgBB diujikan sebagai antidiabetes dengan 2 metode induksi TTGO (glukosa) dan Aloksan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan One-Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil skrining fitokimiasenyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak terpurifikasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum) yaitu senyawa alkaloid, fenol, tannin, saponin, flavonoid, dan steroid. Hasil induksi TTGO (glukosa) dan induksi aloksan pada uji efek antidiabetes melitus dengan ekstrak terpurifikasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum) 300 mg/KgBB terhadap mencit secara signifikan dapat menurunkan kadar gula darah dibandingkan kontrol negatif (p<0,05) dan hasilnya tidak berbeda nyata dengan kelompok kontrol positif (p>0,05).
Analisis Drug Related Problems (DRPs) Obat Antidepresan Pada Pasien Depresi di Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Hadawiyah, Silviatul; Lolok, Nikeherpianti; Hanafi, Laode Ali
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.246

Abstract

Drug Related Problems (DRPs) merupakan masalah yang akan terjadi yang berkaitan dengan terapi obat yang sedang digunakan oleh penderita. Kejadian DRP merupakan penyebab kematian 4 dari 6 orang pasien dan biaya untuk kejadian DRP dua kali lebih besar dibandingkan terapi yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengedintifikasi kejadian dan angka kejadian DRP kategori interaksi obat overdose, underdose, ada obat tidak ada indikasi, ada indikasi tidak ada obat, reaksi obat yang tidak diharapkan pada pasien depresi di Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini bersifat deskriktif dilaksanakan secara retrospektif. Populasi dalam penelitian ini semua data rekam medis pasien depresi rawat jalan sebanyak 45 pasien. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik sampling jenuh atau sampling sensus, yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Berdasarkan analisis pada 45 data rekam medis dengan diagnosis akhir mengalami depresi yang menjalani rawat jalan sejak periode Januari – Desember 2022 di Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya DRP pada kategori interaksi obat sebanyak 15 pasien dengan presentase (100%) sedangkan pada overdose, underdose, ada obat tidak ada indikasi, ada indikasi tidak ada obat dan reaksi obat yang tidak diharapkan tidak didapatkan kasus DRP. Perlu adanya peran yang maksimal dari dari dokter dan farmasi di Rumah Sakit Jiwa untuk memonitoring dan mengevaluasi penggunaan obat pada pasien agar tidak terjadi DRPs. Untuk pada peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian secara prospektif agar dapat mengamati pengobatan yang diberikan kepada pasien yang tidak dapat diamati secara retrospektif.