Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Hubungan Manajemen Sistem Satu Pintu dengan Kepuasan Pasien Pada Instalasi Farmasi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari Putri, Desi Septiana; Lolok, Nikeherpianti; Useng, Yusuf
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i6.265

Abstract

Instalasi farmasi rumah sakit adalah departemen atau unit bagian di suatu rumah sakit di bawah pimpinan apoteker yang memenuhi persyaratan peraturan perundang undangan yang berlaku dan kompeten secara proposional farmasi rumah sakit dengan fasilitas penyelenggaraan yang bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan dan pelayanan Kefarmasian yang terdiri atas pelayanan paripurna mengcakup Perencanaan, produksi penyimpanan sediaan farmasi,dispensing obat berdasarkan resep penderita rawat inap dan rawat jalan. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian sebanyak 54 sampel. di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Metode analisis menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan antara dimensi pendaftaran resep, penggkajian dan pelayanan resep, pelayanan informasi obat, pelayanan konseling, evaluasi penggunaan obat, monitoring efek samping obat dengan tingkat kepuasan pasien (hubungan sedang) dan tidak ada hubungan antara pemantauan terapi obat, pembayaran resep dengan tinggkat kepuasan pasien (hubungan lemah). Kesimpulan penelitian ini harapkan dapat menjadi informasi yang berharga dalam mengkaji sekaligus sebagai bahan dalam memberikan kualitas pelayanan sehingga meningkatkan kepuasan pasien.
Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L) Sebagai Antidiabetes Melitus Pada Mencit yang Diinduksi Aloksan Jelina, Jamrahul; Lolok, Nikeherpianti; Dewi, Citra
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i1.595

Abstract

Penyakit Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan dunia karena bisa menyebabkan kematian dan kesakitan relatif sangat tinggi. Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L) merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang mengandung beragam senyawa bioaktif, salah satunya antosianin, yang berpotensi memberikan efek antidiabete melitus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas dan dosis optimal dari ekstrak ubi jalar ungu dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi aloksan. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan 25 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan (n= 5/kelompok) yaitu kontrol negatif (Na CMC 0,5%), kontrol positif (Glibenklamid 5 mg/kgBB) serta ekstrak ubi jalar ungu dosis 100, 200, 400 mg/kgBB. Pengukuran kadar glukosa dilakukan pada hari ke-1, ke-3, ke-7 dan ke-14 menggunakan metode GOD PAP kemudian dianalisis ANOVA satu arah dan uji LSD. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan antara kontrol negatif dan positif (p=0,002), yang menandakan induksi berhasil. Ekstrak dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB terbukti mampu menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan dibandingkan kontrol negatif (p < 0,001), sedangkan dosis 100 mg/kgBB belum memberikan efek bermakna. Penurunan glukosa tertinggi terjadi pada dosis 400 mg/kgBB pada hari ke -14. Disimpulkan bahwa Ekstrak etanol ubi jalar ungu menunjukkan aktivitas antidiabetes pada dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB. Semakin tinggi dosis, semakin besar pula penurunan kadar glukosa darah sesuai hasil uji statistik. Penelitian lanjutan dapat menggunakan jumlah sampel lebih besar dan variasi dosis lebih luas.
Kajian Interaksi Obat Pada Pasien Dispepsia di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum (RSU) Aliyah I Kota Kendari Mutiara; Lolok, Nikeherpianti; Useng, Yusuf
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.352

Abstract

Interaksi obat merupakan kejadian interaksi yang dapat terjadi bila penggunaan bersamaan dua macam obat atau lebih.Interaksi obat dapat menghasilkan efek yang menguntungkan dan merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi serta presentase kejadian interaksi obat dispepsia pada pasien rawat inap di RSU Aliyah I kota kendari. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan secara retrospektif yaiu mengumpulkan data sekunder berupa rekam medik pasien dispepsia. Populasi pasien sebanyak 145 dan yang memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 106 pasien. Analisis terajadinya interaksi obat dilakukan dengan menggunkan www.drugs.com, Lexicomp Drug Information Handbook edisi 21, dan www.medscape.com. Analisis interaksi obat dikategorikan ke dalam tingkat keparahan minor, moderat, dan major. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling. Hasil penelitian ditemukan bahwa potensi kejadian interaksi obat pada pasien dispepsia di RSU Aliyah I Kota Kendari, didapatkan 3 pasien interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan minor 3 kasus (2, 8%), kemudian tidak ditemukannya kejadian interaksi tingkat keparahan moderate dan interaksi tingkat keparahan major pada pasien dispepsia rawat inap di RSU Aliyah 1 kota kendari. Potensi interaksi obat yang terjadi pada pasien dispepsia dengan penyakit penyertanya dapat diliat dari interaksi yang terjadi penggunaan ranitidine dan paracetamol, kemudian penggunaan ranitidine dan ketorolac, serta kombinasi lansoprazole dan mecobalamin. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar melakukan pengembangan identifikasi potensi interaksi obat lebih spesifik dan perlu adanya monitoring dan evaluasi penggunaan obat pada pasien dispepsia untuk mencegah interaksi obat.