Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

THE INHIBITION TEST OF SECONDARY METABOLITES COMPOUNDS FROM ENDOPHYTE BACTERIA IN BANANA PEEL AGAINST PATHOGENIC BACTERIA AND FUNGI: ENDOPHYTE BACTERIA IN BANANA PEEL Abbas, Sanatang; Yuliastri, Wa Ode; Rahul, Rahul
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 7 No. 1 (2025): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol7.Iss1/296

Abstract

Background: The abundant banana production in Southeast Sulawesi causes environmental problems due to the large amount of banana peel waste. Banana peels contain nutrients that are food for microbes, especially endophytic bacteria. Endophytic bacteria from banana peels can produce secondary metabolite compounds that are used as agents to inhibit the growth of pathogenic bacteria and fungi. The purpose of this study was to determine the inhibitory power of secondary metabolite compounds from bacterial isolate code KPM2 (Kulit Pisang Mas 2) on bacteria and fungi. Methods: The inhibition zones of secondary metabolite compounds from bacterial isolate code KPM2 against Propionibacterium acne and Staphylococcus aureus bacteria were 14 mm and 12 mm, respectively, while the inhibition zones of Erythromycin and Cefoxitin were 28 mm and 17.5 mm, respectively. Results: The inhibition zone test of secondary metabolite compounds from KPM2 bacterial isolates against Aspergillus niger and Candida albicans fungi were obtained at 19.5 mm and 27 mm respectively, while the inhibition zone of Ketoconazole antifungal was 21.5 mm and 45 mm respectively. Conclusion: This study was concluded that the secondary metabolite compounds produced by KPM2 bacterial isolates were able to inhibit the growth of Propionibacterium acne and Staphylococcus aureus bacteria as well as on pathogenic fungi Aspergillus Niger and Candida albicans.
Analisis Pengelolaan Obat Sistem Satu Pintu Pada UPTD Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka Tahun 2022 sufiati, Sufiati; Azizi Jayadipraja, Erwin; Yuliastri, Wa Ode
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v4i5.262

Abstract

Manajemen pengelolaan obat untuk kebutuhan obat publik didasarkan pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor No.74 Tahun 2016. Salah satu tujuan manajemen pengelolaan obat adalah menjamin ketersediaan obat. Manajemen pengelolaan obat yang tidak efisien dapat menyebabkan tingkat ketersediaan obat menjadi berkurang, terjadi kekosongan obat, serta banyaknya obat yang menumpuk akibat dari perencanaan yang tidak baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan obat di Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah kualitatif menggunakan metode deskriptif observasi dengan melakukan pengamatan  menggunakan wawancara langsung kepada informan yang ada dipuskesmas  Polinggona Kabupaten Kolaka, sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan informan staf puskesmas dan pasien. Hasil penelitian yang didapatkan Manajemen pengelolaan obat yang meliputi perencanaan, permintaan, penyimpanan, pendistribusian dan pengendalian di Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka sering terjadi pada penyimpanan yang tidak sesuai dengan syarat penyimpanan obat karena tidak dapat menampung semua obat dan bahan medis habis pakai . Hal itu sangat berpengaruh pada kualitas obat dan pelayanan Kesehatan. Disarankan kepada pihak Puskesmas Polinggona Kabupaten Kolaka untuk melakukan evaluasi tentang manajemen pengelolaan obat terkhusus pada kegiatan penyimpan obat agar kegiatan pengelolaan obat di Puskesmas dapat diselenggarakan dengan semaksimal mungkin dan juga diharapkan kepada Dinas kesehatan kabupaten Kolaka agar membenahi sarana dan prasarasa khususnya gudang obat.
Deteksi Gen NF-KB dan TLR4 pada Tikus Diet Tinggi Lemak Pra dan Pasca Pemberian Free Cell dari Bakteri Simbion Kulit Pisang Sanatang; Yuliastri, Wa Ode; Qadratillah, Dyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/28093151.v3i1.52

Abstract

Diet tinggi lemak menyebabkan risiko obesitas. Obesitas ini dapat menyebabkan inflamasi tingkat rendah akibat aktivasi Nuclear Factor Kappa Beta (NF-kB) melalui Toll Like Receptor (TLR-4). Pada penelitian ini peran free cell dari bakteri simbion kulit pisang diharapkan mampu menurunkan ekspresi gen NF-kB  dan TLR-4 pada tikus diet tinggi lemak. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeteksi gen NF-kB  dan TLR4 pada tikus diet tinggi lemak pra dan pasca pemberian free cell dari bakteri simbion kulit pisang. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain pre post control. Sampel pada penelitian ini menggunakan isolat bakteri kulit pisang yang berasal dari penelitian sebelumnya dengan kode KPM2. Hewan uji yang digunakan pada penelitian ini dikelompokkan menjadi 4 kelompok perlakuan, kelompok normal diberi pakan normal; kelompok kontrol negatif diberi Na-CMC; kelompok kontrol positif diberi orlistat; kelompok uji diberi free cell dari isolat bakteri KPM2. Hasil penelitian dengan menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) menunjukkan bahwa diet tinggi lemak dapat mengaktifkan NF-KB dan TLR-4 pada kelompok negatif dan positif yang diberi pakan lemak tinggi yang ditandai dengan teramplifikasinya pita pada gen target. Sedangkan pada kelompok uji tidak terlihat pita gen target yang teramplifikasi akibat adanya variasi biologis pada setiap hewan uji. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu gagal mendeteksi gen NF-KB dan TLR-4 yang ditandai dengan tidak teramplifikasinya pita gen NF-kB dan TLR-4 pada tikus diet tinggi lemak pra dan pasca pemberian free cell dari bakteri simbion kulit pisang. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini agar dapat melakukan penelitian lebih lanjut mengenaI jenis-jenis sitokin pro-inflamasi yang spesifik terhadap obesitas.
Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Scabies di Pesantren Minhajut Thullab Karuniawati, Kadek Ayu; Rahmawati; Yuliastri, Wa Ode
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v2i2.187

Abstract

Berdasarkan data dari Puskesmas Andoolo Utama menunjukkan bahwa kasus scabies 3 tahun terakhir selalu terjadi peningkatan setiap tahunnya, pada tahun 2018 sebanyak 35 kasus, tahun 2019 sebanyak 46 kasus dan tahun 2020 sebanyak 57 kasus dengan angka pelaporan paling sering terjadi pada anak usia anak-anak (10-12) tahun. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian scabies pada santri di Pondok Pesantren Minhajut Thullab Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 254 orang, dengan jumlah sampel 72 responden. Hasil penelitian dengan uji chi square menunjukkan ada hubungan signifikan antara kejadian scabies dengan variabel personal hygiene kebersihan kulit (p-value=0,002). Variabel yang tidak signifikan adalah sanitasi air bersih (p-value=0,382), dan sarana pembuangan sampah (p-value=0,332). Disarankan bagi santri pondok untuk meningkatkan upaya kebersihan diri seperti (mandi 3 kali sehari dan menjaga kebersihan pakaian). Bagi pihak pengelola pondok untuk meningkatkan pemeliharaan fasilitas sanitasi dasar yang sesuai dengan syarat kesehatan.
A Edukasi Pemanfaatan Bunga Telang (Clitoria ternatea) pada Penderita Hipertensi di Desa Bumi Indah, Kabupaten Konawe Yuliastri, Wa Ode; Purnama, Prawara; Yanti, Fitri; Putri, Eka Dharma; Yati, Mimi; Asri, Nur Ainun; Aprianto, Hendri
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.675

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang melibatkan tekanan darah yang tidak terkontrol. Masyarakat banyak yang belum mengetahui terkait pengetahuan tentang penyakit hipertensi, pola hidup sehat, dan pemanfaatan bunga telang sebagai tanaman yang dapat mencegah penyakit hipertensi. Pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan edukasi terkait penyakit hipertensi dan cara pencegahan penyakit hipertensi serta sosialisasi bunga telang sebagai antihipertensi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan didesa Bumi Indah, kecamatan Konawe. Metode pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini adalah edukasi dan pelatihan pembuatan minuman seduh yang berasal dari bunga telang. Peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah Perempuan atau ibu rumah tangga serta laki laki yang memiliki potensi dalam ketertarikan terhadap minuman seduh yang berasal dari bunga telang. Hasil dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini menunjukkan bahwa Masyarakat mengerti terkait penyakit hipertensi dan pencegahan penyakit hipertensi serta ketertarikan dalam mengolah bunga telang menjadi minuman seduh dan cara pengolahannya. Kegiatan ini memiliki manfaat Kesehatan dan dapat berpotensi dalam menurunkan angka penyakit hipertensi di desa Bumi Indah.
Uji Efektivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andong Merah (Cordyline fruticosa (L.) A. Chev.) dan Daun Majapahit (Crescentia cujete L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Rusman, Atika; Yuliastri, Wa Ode; Ridwan, Bai Athur
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.173

Abstract

Penyakit infeksi merupakan penyebab utama tingginya angka kesakitan dan angka kematian yang disebabkan olehmikroorganisme seperti bakteri yaitu Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini adalah penelitianeksperimental yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol daun andong merah(Cordyline fruticosa (L.) A. Chev.) dan daun majapahit (Crescentia cujete L.) yang diperoleh di Desa Ranooha Lestari,Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis ujistatistik non parametrik yaitu uji Kruskal-Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney dengan taraf signifikasiyaitu P < 0,05. Hasil pengujian skrining fitokimia ekstrak etanol daun andong merah dan daun majapahit positifmengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Berdasarkan hasil pengujian antibakteri kombinasiekstrak etanol daun andong merah dan majapahit dengan perbandingan konsentrasi 50% : 25% terbukti dapatmenghambat pertumbuhan bakteri dengan diameter zona hambat 10,3 mm yang tergolong sedang pada bakteri S. aureusdan 13,4 mm yang tergolong kuat pada bakteri E.coli. Akan tetapi kombinasi ekstrak etanol daun andong merah dan daun majapahit belum efektif sebagai antibakteri dikarenakan nilai keefektifannya < 50% dari perbandingan dengan nilai kontrol positif ciprofloxacin.
Peran Tenaga Farmasi Dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan Wahyuningsih, Ria; Yuliastri, Wa Ode; Ali Hanafi, La Ode
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.347

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan suatu pelayanan langsung yang bertanggung jawab kepada pasien berkaitan dengan sediaan farmasi untuk mencapai hasil yang pasti demi meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pengetahuan berhubungan dengan kepatuhan minum obat hubungan peran tenaga farmasi dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis hubungan peran tenaga farmasi dalam peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenispenelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk analisis univariat dan analisis bivariat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 224 responden dengan jumlah sampel yaitu 71 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dengan cara memilih sampel berdasarkan kriteria inklusi yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini dari 71 responden menunjukan yaitu Ada hubungan signifikan pelayanan infotmasi obat dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diperoleh nilai Asymp.sig. (2 sided) 0,047 < 0,05. Ada hubungan signifikan pengelolaan obat dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diperoleh nilai Asymp.sig. (2 sided) 0,047 < 0,05. Tidak ada hubungan signifikan komunikasi informasi dan edukasi dengan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Langara Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan. Diharapkan agar meningkatan Infrastruktur dan Sumber Daya nvestasikan dalam peningkatan infrastruktur dan sumber daya yang mendukung pelayanan kefarmasian. Ini bisa mencakup fasilitas yang memadai, alat komunikasi, dan akses ke informasi dan bahan edukasi terbaru
Uji Aktivitas Gastroprotektif Ekstrak Etanol Rumput Laut Merah (Eucheuma cottoni) Pada Mencit (Mus musculus) Yang Diinduksi Aspirin H. Muh Sale, Yusri Indah; Yuliastri, Wa Ode; Pusmarani, Jastria
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i2.426

Abstract

Gastroprotektif merupakan kemampuan faktor endogen tertentu untuk melindungi mukosa lambung. gastroprotektiftergantung pada keseimbangan antara mekanisme agresif dan defensif dan dalam keberhasilan pengobatan (tukak lambung, komplikasi gastrointestinal atas). Salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai obat adalah rumput laut merah (Eucheuma cottoni). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas gastroprotektif ekstrak etanol rumput laut merah (Eucheuma cottoni) pada mencit (Mus musculus). Jenis penelitian ini adalah analitik eksperimental. Sampel diekstraksimenggunakan metode maserasi. Skrining metabolit sekunder terhadap alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid. Uji pendahuluan dosis penginduksi untuk menentukan dosis optimal. Pengujian aktivitas gastroprotektif dengan menggunakan kontrol positif (sukralfat dosis 500 mg/5 ml), kontrol negatif (Na.CMC 0,5%), kontrol induksi (aspirin dosis 1000 mg/kgBB), serta 3 kontrol perlakuan suspensi rumput laut merah dosis 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB dan 600 mg/kgBB. Jenis analisis data menggunakan uji Krusal Wallis dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ekstrak etanol rumput laut merah (Eucheuma cottoni). memiliki aktivitas gastroprotektif pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi aspirin menunjukkan bahwa pemberian ekstrak rumput laut merah dapat melindungi mukosa lambung dari kerusakan akibat penginduksi aspirin menunjukkan nilai signifikan p = 0,001<0,05. Ekstrak rumput laut (Euchuma cottoni) dengan dosis 400 mg/kgBB dan 600 mg/kgBB efektif memberikan aktivitas gastroprotektif yang sebanding dengan sukralfat yang dilihat dari skor ulkus yakni 100%. Sebaikanya perlu dilakukan uji toksisitas yang mungkin timbul akibat ekstrak rumput laut merah (Euchuma cottoni)