Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PELATIHAN PENINJAUAN ARTIKEL UNTUK REVIEWER POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA MELALUI OPEN JOURNAL SYSTEM Dika Rahayu Widiana; Marlina Nelly; Eky Novianarenti
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/cakrawalamaritim.v4i2.2855

Abstract

Salah satu peran penting reviewer adalah membantu meninjau artikel sehingga dapat dihasilkan artikel yang berkualitas dalam sebuah jurnal. Untuk bisa menghasilkan review dengan baik maka para reviewer harus memahami bagaimana mekanisme peninjauan artikel melalui open journal system (OJS). Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) memiliki empat jurnal. Keempat jurnal ini memerlukan reviewer yang berkualitas untuk menghasilkan artikel yang baik. Bagaimana melakukan review artikel melakukan open journal system belum dipahami dengan baik oleh para reviewer internal PPNS. Pelatihan ini dilaksanakan secara luring di PPNS dan diberikan kepada para editor dan dosen reviewer jurnal PPNS. Dosen PPNS merupakan reviewer internal yang akan melakukan tinjauan artikel untuk jurnal-jurnal yang ada di PPNS.
PELATIHAN PENGELOLAAN ARTIKEL JURNAL MELALUI OPEN JOURNAL SYSTEM UNTUK EDITOR POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA Dika Rahayu Widiana; Nely Marlina; Eky Novianarenti
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/cakrawalamaritim.v2i2.2882

Abstract

Editor adalah salah satu ujung tombak dalam suatu jurnal. Semakin berkualitas editor dari suatu jurnal maka semakin berkualitasnya suatu jurnal. Tugas editor sebagai penyuntung artikel memiliki peranan yang penting dalam sebuah jurnal.Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya memiliki empat jurnal dengan jumlah editor kurang lebih 20 editor. Selama ini korespondensi antara author dan reviewer dijembatani oleh editor melalui email sehingga banyak editor yang masih awam dengan pengorepasian open jlurnal system. Hal ini mengakibatkan terkendalanya dalam penerbitan artikel jurnal-jurnal di PPNS. Bagaimana pengelolaan artikel melalui OJS dengan baik perlu dipahami oleh seluruh editor jurnal di PPNS. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan mengenai pengelolaan artikel melalui OJS terutama di jurnal-jurnal yang ada di PPNS .
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN INDUSTRI PENGECORAN LOGAM DENGAN METODE COST BENEFIT ANALYSIS Widiana, Dika Rahayu; Nisa, Intan Zahrotun; Nugroho, Agung; Disrinama, Am Maisarah
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v10i1.20602

Abstract

Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan pengecoran logam di Jawa Timur tidak memenuhi peraturan perundangan pada beberapa aspek. Ketidaksesuaian tersebut diantaranya adalah kondisi tempat penyimpanan sementara (TPS) limbah B3 yang tidak sesuai maupun tidak adanya pengangkutan yang terjadwal sehingga menyebabkan TPS mengalami overload. Untuk meminimalisir ketidaksesuaian ini maka direncanakan alternatif pengelolaan yaitu perbaikan TPS dan melakukan penjadwalan pengangkutan limbah B3 tanpa perbaikan TPS. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan alternatif pengelolaan limbah B3 yang layak tetapi juga paling mudah untuk diterapkan. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah dengan observasi dan wawancara. Untuk pemilihan alternatif pengelolaan limbah B3 yang layak digunakan metode Net Present Value (NPV) dan Benefit Cost Ratio (BCR). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh alternatif pengelolaan limbah B3 yang paling layak adalah memperbaiki TPS serta melakukan penjadwalan pengangkutan limbah B3. Hal ini dibuktikan dengan nilai NPV yang positif dan nilai BCR yang lebih dari satu.
Analisis Probabilitas Human Error Pada Pekerjaan Printing Flexo Roll To Roll Menggunakan Metode Human Error Assessment and Reduction Technique Dinar, Arum Puspa; Widiana, Dika Rahayu; Kusminah, Imah Luluk; Ardliana, Thina; Nabil, Akhmad
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v1i1.10

Abstract

Industri packaging merupakan suatu badan usaha yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi kemasan berupa woven bag (karung plastik). Perusahaan packaging ini mempunyai target kecelakaan nihil, namun fakta di lapangan masih terjadi kecelakaan kerja. Data kecelakaan kerja pada tahun 2019 hingga 2022 menunjukkan bahwa sebesar 41% kecelakaan kerja terjadi pada divisi ABM (Automatic Bag Machine). Divisi ABM merupakan divisi yang bergerak di bagian pekerjaan printing, dimana dalam proses pengerjaannya menggunakan mesin printing Flexo RTR. Faktor manusia menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan pada pekerjaan printing Flexo RTR dengan persentase sebesar 72%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Human Error Probability (HEP) pekerjaan printing flexo RTR (Roll To Roll) di perusahaan packaging. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) untuk mengetahui nilai probabilitas terjadinya human error. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan metode HEART dapat diketahui bahwa nilai probabilitas human error tertinggi yaitu terdapat pada subtask pengecekan hasil printing woven bag di roll mesin dengan hasil nilai HEP 0,6658, artinya bahwa kemungkinan terjadinya error adalah sebesar 66,58% termasuk probabilitas tinggi.
Analisis Kelayakan Tempat Penyimpanan Sementara Bahan Berbahaya dan Beracun di Perusahaan Foundry dengan Metode Cost Benefit Analysis Nisa, Intan Zahrotun; Widiana, Dika Rahayu; Nugroho, Agung
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v1i1.11

Abstract

Setiap orang atau badan yang menghasilkan limbah B3 wajib melakukan pengelolaan terhadap limbah B3 yang dihasilkannya. Perusahaan foundry menghasilkan limbah B3 yang harus dikelola sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun, berdasarkan hasil observasi menunjukkan adanya temuan-temuan yang tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Kondisi overload pada tempat penyimpanan sementara (TPS) limbah B3 saat ini juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan ekonomi dari alternatifempat penyimpanan sementara limbah B3 berdasarkan nilai manfaat yang didapatkan dan biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki kondisi saat ini pada tempat penyimpanan sementara limbah B3. Penelitian ini menggunakan metode Cost Benefit Analysis dengan kriteria perhitungan yaitu Net Present Value (NPV) dan Cost Benefit Ratio (CBR). Hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa penambahan tempat penyimpanan sementara (TPS) limbah B3 menghasilkan nilai manfaat yang lebih besar dengan hasil perhitungan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp 293.669.625,68 dimana nilai NPV > 0 dan nilai Benefit Cost Ratio sebesar 3,65 dimana nilai BCR CBR ≥ 1. Dari hasil analisis kelayakan dapat dinyatakan bahwa alternatif penambahan tempat penyimpanan sementara limbah B3 layak untuk dilakukan karena memberikan manfaat yang lebih banyak dibandingkan dengan alternatif lainnya.
Analisis Human Error Probability pada Pekerjaan Scaffolding Menggunakan Metode CREAM Ulfah, Nadia Salwa; amrullah, Haidar Natsir; Widiana, Dika Rahayu; Thohir, Ahmad
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v2i2.47

Abstract

Pekerjaan scaffolding merupakan pekerjaan yang cukup kompleks dan memiliki risiko tinggi. Kompleksnya tahapan pada pekerjaan scaffolding dan selama proses pengerjaannya dilakukan secara cepat dapat memungkinkan terjadinya kecenderungan manusia untuk melakukan kesalahan atau human error. Berdasarkan data perusahaan pada tahun 2021-2023, pernah terjadi kecelakaan kerja pada saat melakukan pekerjaan scaffolding yang diakibatkan oleh human error. Human error adalah kesalahan manusia dalam pengambilan keputusan dimana berbeda dengan aturan atau prosedur yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis human error terhadap pekerja yang bertugas dalam pekerjaan scaffolding untuk mengetahui nilai Human Error Probability (HEP) dari setiap langkah pekerjaan tersebut. Metode yang digunakan dalam menganalisis nilai HEP pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode Cognitive Reliability and Error Analysis Method (CREAM). Metode CREAM merupakan salah satu metode Human Reliability Analysis (HRA) untuk menilai keandalan manusia dengan mengevaluasi kemungkinan terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh manusia selama melakukan pekerjaan tertentu. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan metode CREAM, dapat diketahui bahwa nilai probabilitas human error tertinggi yaitu terdapat pada subtask mengecek struktur scaffolding dengan nilai HEP 0,1. Usulan perbaikan yang dapat diberikan untuk mengurangi probabilitas human error yaitu dengan menyediakan instruksi kerja yang lebih detail dan rinci terkait pekerjaan tersebut, menyediakan checklist inspeksi scaffolding, dan memberikan fasilitas sertifikasi scaffolding inspector kepada pekerja yang bertugas untuk melakukan pengecekan scaffolding.
Identifikasi Kondisi Kinerja Lingkungan menggunakan pendekatan Integrated Environmental Performance Measurement (IEPMS) di Balai PIALAM Agnimaya, Aulia Putri; Apriani, Mirna; Widiana, Dika Rahayu; Nugraha, Deni Purwana
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v2i2.67

Abstract

Balai Pialam merupakan instansi pemerintahan yang bergerak dibidang pengolahan air limbah domestik secara komunal yang terletak di Daerah Istemewa Yogyakarta. Pengukuran kinerja lingkungan digunakan untuk pemenuhan PROPER hijau. Pengukuran kinerja lingkungan menggunakan metode Integrated Environmental Performance Measurement System (IEPMS). Selanjutnya dilakukan penyusunan Key Environment Performance Indicator (KEPI), nilai KEPI yang didapatkan akan dianalisis dan dievaluasi menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penilaian KEPI dilakukan menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) kemudian dilakukan scoring system menggunakan Trafic Light System (TLS). Pada validasi KEPI teridentifikasi aspek kuantitatif sebanyak 19 KEPI dan aspek kualitatif sebanyak 8 KEPI. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan nilai total kinerja lingkungan Balai PIALAM sebesar 9,092 dengan kategori hiau yang terdiri dari 3 KEPI berkategori merah, 2 KEPI berkategori kuning, dan 22 KEPI berkategori hijau.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Penggunaan Perangkat GPS untuk Meningkatkan Keamanan dan Keselamatan Nelayan Kecil di Kenjeran Surabaya Arumsari, Nurvita; Praharsi, Yugowati; Khumaidi, Agus; Aju, Irma Rustini; Widiana, Dika Rahayu; Indriawati, Melta Anindya
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v8i1.34

Abstract

Ketergantungan para nelayan kecil di kawasan Kenjeran terhadap iklim dan cuaca berdampak pada panjangnya durasi melaut dimana sekali berangkat bisa sampai seharian di laut. Saat terjadi kondisi bahaya nelayan sulit untuk meminta bantuan karena perangkat keselamatan yang dimiliki terbatas akibat mahalnya harga pasaran perangkat yang disertai dengan teknologi. Jika tiba-tiba terjadi cuaca ekstrem nelayan hanya menunggu di kapal sampai kabut itu hilang, sebelum melanjutkan perjalanan melaut. Untuk meminimalisir terjadinya risiko kecelakaan, maka dalam kegiatan pengabdian ini diaplikasikan suatu perangkat berbasis GPS, jaringan seluler, dan Internet of things (IOT) dinamakan HORORS. Petugas dapat mengetahui posisi kapal nelayan dengan presisi melalui interface ground sector yang telah dibuat secara realtime, dan akan menerima notifikasi apabila terjadi kecelakaan atau kondisi bahaya. Dari hasil penilaian oleh 15 nelayan pada saat In Depth Interview demonstrasi, dimensi kinerja dan ketahanan perangkat dinilai kurang baik. Hal ini juga dibuktikan melalui uji coba koneksi telah menunjukkan hasil bahwa alat ini hanya mampu menerima koneksi dengan jarak Ground Sector (GS) maksimum 1300 km. Sedangkan penilaian terhadap dimensi ketahanan perangkat diuji dengan memasukkan perangkat ke dalam air. Hasilnya dianggap masih belum memadai dikarenakan sampling waktu uji hanya sekali dengan durasi kurang dari 20 menit. Sementara itu rata-rata jarak melaut nelayan per hari sekitar 10 – 20 km dengan durasi rata-rata 6 – 8 jam. Dengan demikian, program pengembangan ke depan agar berkelanjutan untuk perangkat ini adalah penyempurnaan kinerja dan inovasi perangkat. Inovasi perangkat diperlukan dengan menambahkan menu prediksi cuaca, angin dan curah hujan yang lebih akurat pada hari yang sama
SUSTAINABLE MATERIALS MELALUI SOLIDIFIKASI-STABILISASI LIMBAH SANDBLASTING MENJADI BETON FEROSEMEN Cahyono, Luqman; Carina, Annisa'; Dwi Pratiwi, Wiwik; Fardina, Firda; Widiana, Dika Rahayu; Prasetyo Utomo, Agung Rahayu; Rizal Fahmi, M.
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 02 (2024): Volume 04 No. 02 (November) 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v4i02.7877

Abstract

Limbah sandblasting dari proses pembersihan permukaan kapal dengan cara menyemprotkan partikel pasir silica dengan tekanan tinggi. Limbah ini dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) karena mengandung berbagai jenis polutan, terutama logam berat. Berdasarkan data jumlah timbulan limbah sandblasting digalangan kapal bisa mencapai 12.100 kg/bulan. Limbah sandblasting berpotensi digunakan sebagai bahan pengganti agregat halus dalam pembuatan material konstruksi dengan metode solidifikasi-stabilisasi. Salah satu aplikasi potensial pemanfaatan limbah sandblasting adalah pembuatan beton ferosemen. Ferosemen merupakan material komposit terdiri mortar semen yang diperkuat tulangan wiremesh. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan limbah sandblasting sebagai penggati agregat halus beton ferosemen yang tentunya memenuhi standar mutu teknis dan lingkungan guna menghasilkan material ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif, dimana material akan diuji dengan pengujian gradasi, berat jenis, daya serap air, XRF, TCLP, Kuat Tekan dan Kuat Lentur. Hasil uji karakterisasi bahan yang dipakai hasilnya memenuhi standar gradasi dalam SNI 03 2834 2000, standar berat jenis dan daya serap air dalam SNI 03 1970 2008, serta hasil uji XRF dan TCLP yang menunjukkan bahwa kandungan logam berat B3 berupa Barium, Seng, dan Copper dalam limbah sandblasting nilainya berada kurang dari baku mutu PP No. 22 Tahun 2021 Lampiran XI. Keseluruhan hasil uji karakteristik tersebut akan digunakan dalam penelitian ini sesuai dengan peraturan sehingga dapat dipakai untuk mix design beton ferosemen. Selanjutnya, mix design yang dibuat memiliki komposisi dengan rasio 1 semen : 1,5 limbah sandblasting dan 1 semen : 2 limbah sandblasting. Hasil kuat tekan nilai tertinggi rata-rata sebesar 34,30 MPa pada campuran 1S-2LSB. Hasil uji kuat lentur juga menunjukkan beton ferosemen dengan rasio 1 semen : 2 limbah sandblasting memiliki rata-rata kuat lentur tertinggi yaitu 18,87 Mpa. Nilai tertinggi pada uji tekan dan lentur dihasilkan campuran 1S-2LSB. Hal ini menunjukan penggunaan limbah sandblasting tidak hanya meningkatkan kekuatan material pada campuran tertentu, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan limbah industri, sehingga mendukung upaya konstruksi berkelanjutan.
ANALISIS KETAHANAN LENTUR DAN KELAYAKAN LINGKUNGAN PADA PELAT BETON FEROSEMEN BERBAHAN LIMBAH SANDBLASTING DAN FLY ASH Cahyono, Luqman Cahyono; Pratiwi, Wiwik Dwi; Widiana, Dika Rahayu
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 1, Februari 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i1.31655

Abstract

Presence of sandblasting waste produced from the shipbuilding industry and fly ash waste from industry and electric steam power plants in Indonesia is relatively high in quantity and has the potential to cause serious environmental pollution. This research aims to utilize sandblasting waste and fly ash into thin plate material applied to ferrocement concrete, where the silica and aluminum oxide content from fly ash replaces some of the cement, silica sand from sandblasting waste replaces sand, and additional wire mesh or wire mesh is added as reinforcement. The method used is a quantitative experiment, where the material to be used is tested for gradation, specific gravity, water absorption capacity, XRF, and TCLP. The finished ferrocement concrete is tested for flexural strength. The materials used in this research meet the gradation standards in SNI 03 2834 2000, the specific gravity and water absorption standards in SNI 03 1970 2008, as well as the XRF and TCLP test results which show that the B3 heavy metal content is Barium, Zinc and Copper. in sandblasting waste the value is below the quality standards of PP No. 22 of 2021 Appendix XI. All the results of the raw material characteristic tests used in this research are following regulations so that they can be used for ferrocement concrete mix designs. Furthermore, the mix design created has a composition with a ratio of 1 cement: 1.5 sandblasting waste, 1 cement: 1.5 sandblasting waste: 50 fly ash, 1 cement: 2 sandblasting waste, and 1 cement: 1 sandblasting waste: 50 fly ash. The flexural strength test results show that ferrocement concrete with 1 cement: 2 sandblasting waste has the highest average flexural strength, 18.87 MPa (K 100). This quality suits construction work that does not require too heavy vertical loads. ABSTRAK Keberadaan limbah sandblasting yang dihasilkan dari industri galangan kapal dan   limbah abu terbang atau fly ash dari industri dan PLTU di Indonesia jumlahnya relatif tinggi dan bersifat B3 yang berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan serius. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah sandblasting dan fly ash menjadi material pelat tipis diaplikasikan pada beton ferosemen, di mana kandungan silika dan  aluminium oksida dari fly ash menggantikan sebagian semen, pasir silika dari limbah sandblasting menggantikan pasir, dan diberi tambahan wiremesh atau kawat jala sebagai penguat. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif, di mana material yang akan digunakan diuji gradasi, berat jenis, daya serap air, XRF dan TCLP, lalu pada beton ferosemen yang sudah jadi dilakukan uji kuat lentur. Bahan-bahan yang diaplikasikan pada eksperimen ini memenuhi standar gradasi dalam SNI 03 2834 2000, standar berat jenis dan daya serap air dalam SNI 03 1970 2008, serta hasil uji XRF dan TCLP yang menunjukkan bahwa kandungan logam berat B3 berupa Barium, Seng, dan Copper dalam limbah sandblasting nilainya berada kurang dari baku mutu PP No. 22 Tahun 2021 Lampiran XI. Keseluruhan hasil uji karakteristik raw material yang digunakan dalam penelitian ini sesuai dengan peraturan sehingga dapat dipakai untuk mix design beton ferosemen. Selanjutnya, mix design yang dibuat memiliki komposisi dengan rasio 1 semen : 1,5 limbah sandblasting, 1 semen : 1,5 limbah sandblasting : 50 fly ash, 1 semen : 2 limbah sandblasting, dan 1 semen : 1 limbah sandblasting : 50 fly ash. Hasil uji kuat lentur menunjukkan beton ferosemen dengan rasio 1 semen : 2 limbah sandblasting memiliki rata-rata kuat lentur tertinggi yaitu 18,87 MPa (K 100). Mutu tersebut cocok untuk pekerjaan konstruksi yang tidak memerlukan beban vertikal terlalu berat.