Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Pesona.

PERBANDINGAN HASIL FITTING KEMEJA PRIA ANTARA POLA SISTEM SOEKARNO DAN POLA SISTEM DINAMIS TAILOR Nurhijrah, Nurhijrah; Suryana, Syarifah
Pesona Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/pesona.v4i2.66390

Abstract

Penelitian ini merupakan studi komparatif dengan pendekatan eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: 1) tingkat kecocokan atau fitting factor kemeja pria ukuran L berdasarkan pola sistem Soekarno, 2) tingkat kecocokan atau fitting factor kemeja pria ukuran L berdasarkan pola sistem Dinamis Tailor, serta 3) perbedaan fitting factor antara kedua pola tersebut. Penelitian melibatkan 20 panelis yang terdiri dari 5 dosen ahli tata busana, 10 mahasiswa tata busana, dan 5 masyarakat umum. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif, skala Likert, uji prasyarat analisis, dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Fitting factor kemeja pria dengan pola sistem Soekarno mencapai persentase 90,55%, yang termasuk kategori "tepat". 2) Fitting factor kemeja pria dengan pola sistem Dinamis Tailor mencapai persentase 92,77%, juga dalam kategori "tepat". 3) Berdasarkan uji Independent Sample T-Test menggunakan SPSS 23, nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,138 (> 0,05) menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara kedua pola. Namun, analisis deskriptif mengungkap bahwa pola sistem Dinamis Tailor memberikan hasil fitting factor yang lebih tinggi dibanding pola sistem Soekarno, dengan selisih 2,22%.
Preferensi Konsumen Generasi Z Terhadap Desain Busana Minimalis Pada E-Commerce Suryana, Syarifah; Nurhijrah, Nurhijrah
Pesona Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren fashion minimalis semakin berkembang di kalangan konsumen muda, khususnya Generasi Z yang tumbuh dalam era digital dan memiliki kecenderungan terhadap kesederhanaan, estetika bersih, serta nilai keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi konsumen Gen Z terhadap desain busana minimalis yang dipasarkan melalui platform e-commerce. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan penyebaran kuesioner kepada 120 responden Gen Z yang aktif berbelanja fashion secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenyamanan bahan, desain simpel, warna netral, dan tampilan visual produk yang menarik secara signifikan memengaruhi preferensi mereka. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi pelaku industri fashion digital dalam merancang strategi desain dan pemasaran yang sesuai dengan karakteristik dan nilai-nilai Gen Z.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA KELAS XII PADA MATA PELAJARAN PRODUKSI BUSANA DAN MENGHIAS BUSANA Nurhijrah, Nurhijrah; Suryana, Syarifah
Pesona Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat minat belajar siswa kelas XII jurusan Tata Busana pada mata pelajaran Produksi Busana dan Menghias Busana melalui empat indikator utama: perhatian terhadap mata pelajaran, perasaan senang terhadap pembelajaran, ketekunan dalam menyelesaikan tugas, dan ketertarikan untuk mendalami materi di luar jam pelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, tanpa manipulasi variabel. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII Jurusan Tata Busana yang telah mengikuti seluruh materi pembelajaran terkait, dengan teknik purposive sampling sebagai dasar penentuan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki minat belajar yang cukup tinggi. Sebanyak 90% siswa menunjukkan perhatian yang baik terhadap pelajaran, dan 80% siswa menyatakan merasa senang selama mengikuti pembelajaran. Dalam hal ketekunan, 80% siswa menunjukkan usaha yang sungguh-sungguh dalam menyelesaikan tugas, baik secara individu maupun kelompok. Namun, hanya 60% siswa yang menunjukkan ketertarikan untuk mendalami materi di luar jam pelajaran. Sebagian siswa merasa terkendala oleh keterbatasan waktu, sarana, atau kurangnya motivasi pribadi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat belajar siswa cenderung tinggi saat proses pembelajaran bersifat praktik dan produktif. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan penguatan dukungan fasilitas sangat dianjurkan guna meningkatkan minat belajar siswa secara berkelanjutan.