Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Bauran Pemasaran 4p dalam Penyelenggaraan Event Oematan, Nanda Laurensia; Tunjungsari, Komang Ratih; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.752

Abstract

Industri jasa penyelenggaraan kegiatan MICE memberikan dampak langsung terhadap kegiatan promosi Indonesia. Kegiatan promosi merupakan salah satu strategi bauran pemasaran 4P untuk menarik minat konsumen. PT Daniswara merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang MICE dan event production. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi bauran pemasaran 4P yang bisa diimplementasikan di PT Daniswara. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode triangulasi melalui wawancara dan dokumentasi serta analisis interaktif Miles dan Huberman untuk mengevaluasi bauran pemasaran 4P dan strategi yang dapat dilakukan. Hasil dari penelitian ini berupa bauran pemasaran 4P yang dilakukan di PT Daniswara Conference Support and Logistic yang memiliki kekurangan di keragaman produk dan promosi perusahaan. Strategi yang dapat dilakukan adalah penambahan alat-alat event dan pengembangan kegiatan promosi yang mendalam untuk mendapat pasar yang lebih luas. MICE industry activities has a direct impact on Indonesia's promotional activities. Promotional activities are one of the 4P marketing mix strategies to attract consumer interest. PT Daniswara is a company engaged in MICE and event production. The purpose of this research is to determine the 4P marketing mix strategy that can be implemented at PT Daniswara. This qualitative research uses the triangulation method through interviews and documentation studies as well as Miles and Huberman's interactive analysis to evaluate the 4P's marketing mix and strategies that can be implemented. The results of this study are the 4P marketing mix conducted at PT Daniswara Conference Support and Logistics which has deficiencies in product diversity and company promotions. Strategies that can be done are adding event tools and developing in-depth promotional activities to get a wider market.
Pengolahan Nugget Berbahan Dasar Ikan Tenggiri (Scomberomorus Commerson) Mukha, I Kadek; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.767

Abstract

Setelah memperhatikan potensi besar sumber daya ikan yang melimpah, namun tidak menjamin tingginya tingkat konsumsi ikan di Indonesia, terutama di Bali di mana tingkat konsumsi ikan masih rendah, hal ini mendorong penulis untuk mengembangkan pemanfaatan ikan tenggiri sebagai bahan utama dalam pmbuatan nugget. Nugget merupakan produk olahan yang populer di Indonesia dan bisa terbuat dari daging ayam, ikan, atau seafood. Proses produksinya melibatkan penggilingan, pemasakan, pencetakan, dan pembekuan. Nugget memiliki daya tarik bagi masyarakat dan biasanya dihidangkan setelah digoreng. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menilai kualitas nugget yang terbuat dari ikan tenggiri berdasarkan rasa, aroma, warna, dan tekstur, serta menguji daya tahannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengn mengumpullkan data melalui observasi dan kuesioner. Analisis data dilakukan melalui pendekatan analisis organoleptik dengan melibatkan 30 panelis sebagai responden. Skor tertinggi dan terendah dalam penelitian ini ditentukan melalui rangkuman hasil kuesioner dari panelis, kemudian dianalisis berdasarkan interval nilai yang telah ditetapkan untuk setiap kriteria.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nugget yang terbuat dari ikan tenggiri memiliki kualitas yang sangat baik. Rasa, aroma, warna, dan teksturnya dinilai sangat positif, dengan rasa yang enak, aroma yang sedap, warna yang menarik, dan tekstur yang empuk. Uji daya tahan juga menunjukkan bahwa nugget ini dapat bertahan selama 7 jam pada suhu ruang dan 3 minggu pada suhu freezer setelah siap konsumsi. After noting the great potential of abundant fish resources, but not guaranteeing the high level of fish consumption in Indonesia, especially in Bali where the level of fish consumption is still low, this has prompted the authors to develop the use of mackerel as the main ingredient in making nuggets. Nuggets are processed products that are popular in Indonesia and can be made from chicken, fish or seafood. The production process involves milling, cooking, molding and freezing. Nuggets have an appeal to the public and are usually served fried. This study aims to assess the quality of nuggets made from mackerel based on taste, aroma, color, and texture, as well as to test their durability. The approach used in this study is an experimental method by collecting data through observation and questionnaires. Data analysis was carried out through an organoleptic analysis approach involving 30 panelists as respondents. The highest and lowest scores in this study were determined through a summary of the results of the questionnaire from the panelists, then analyzed based on the value intervals that had been set for each criterion. The results showed that the nuggets made from mackerel had very good quality. The taste, aroma, color and texture were rated very positively, with good taste, pleasant aroma, attractive color and soft texture. Durability tests also show that these nuggets can last for 7 hours at room temperature and 3 weeks at freezer temperature after they are ready for consumption.
Persepsi Wisatawan Generasi Z Terhadap Objek Wisata Pasar Ekstrem Tomohon Purba, George Michael Carona; Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i5.801

Abstract

Pasar Ekstreme Tomohon merupakan salah satu objek wisata budaya yang ada di Sulawesi Utara. Keberadaan objek wisata ini kerap memicu kontroversi dan berbagai macam perspektif dari berbagai macam kalangan usia, termasuk Generasi Z. Generasi Z merupakan orang yang lahir pada kurun tahun 1995-2010, serta merupakan penduduk terbanyak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan generasi Z terhadap objek wisata pasar ekstreme tomohon di Sulawesi Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripftif kuantitatif dimana data diperoleh melalui kuesioner dengan tujuh indikator, diantaranya: persepsi internal, persepsi eksternal, atraksi, amenitas, aksesibilitas, dan ancillary. Hasil penelitian menunjukkan wisatawan Generasi Z memberikan tanggapan dengan akumulasi rata rata nilai 3,04 dari 5, dengan kategori ragu-ragu. Data tersebut menunjukan bahwa persepsi serta komponen pariwisata yang dimiliki Pasar Ekstreme Tomohon sudah baik, namun adapun beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Dalam pengembangan kedepanya perlu disarankan adanya peningkatan terkait fasilitas umum di objek wisata pasar ekstrem tomohon khususnya toilet, melaksanakan kegiatan bersih bersih setelah jam operasional, serta untuk pemerintah kedepan hendaknya mulai melakukan kolaborasi dengan luar negeri untuk lebih memperkenalkan uniknya budaya yang dimiliki oleh masyarakat lokal sulawesi utara, khususnya objek wisata Pasar Ekstreme Tomohon. Tomohon Extreme Market is one of the cultural tourist attractions in North Sulawesi. The existence of this tourist attraction often triggers controversy and various perspectives from various age groups, including Generation Z. Generation Z are people born in the period 1995-2010, and are the largest population in Indonesia. This research aims to determine the perceptions of generation Z tourists towards the Tomohon extreme market tourist attraction in North Sulawesi. The method used in this research is a quantitative descriptive method where data is obtained through a questionnaire with seven indicators, including: internal perception, external perception, attractions, amenities, accessibility and ancillary. The research results show that Generation Z tourists responded with an average accumulated score of 3.04 out of 5, in the doubtful category. This data shows that the perception and tourism components of the Tomohon Extreme Market are good, but there are several aspects that need to be improved. In future development, it is recommended that there be improvements related to public facilities at the Tomohon extreme market tourist attraction, especially toilets, carrying out cleaning activities after operational hours, and for the future the government should start collaborating with foreign countries to further introduce the unique culture of the local people of North Sulawesi, especially the Tomohon Extreme Market tourist attraction.
Implementasi Standard Operating Procedure Resepsionis Dalam Melakukan Check-In dan Check-Out Sintyawati, Ni Wayan; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i6.818

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bagian Front Office Department. Studi ini dilakukukan untuk mengetahui bagaimana implementasi standard operating procedure resepsionis dalam melakukan check-in dan check-out di Amandari Resort Ubud. Penelitian ini dilatar belakangi karena masih didapati tamu yang kebingungan dengan informasi mengenai hotel yang seharusnya sudah mereka ketahui setelah melakukan proses check-in. Dan juga sering didapati barang tamu yang ketinggalan pada saat melakukan proses check-out. Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui bagaimana implementasi standard operating procedure resepsionis dalam melakukan check-in dan check-out adalah dengan melakukan observasi dan wawancara. Wawancara ini dilakukan langsung dengan Ibu Agung Asrami selaku Front Office Supervisor di Amandari Resort Ubud. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kualitatif, data yang tidak berupa angka tetapi data yang berupa keterangan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa implementasi standard operating procedure sudah diterapkan dengan cukup baik, namun terdapat beberapa prosedur yang jarang diterapkan dikarenakan keterbatas waktu dan juga selalu menyesuaikan dengan kedaan dan juga kondisi dilapangan. This research was conducted in the Front Office Department. This study was conducted to determine how the implementation of receptionist standard operating procedures in checking in and check-out at Amandari Resort Ubud. This research is motivated because there are still guests who are confused with information about the hotel that they should have known after the check-in process. And also often found guest items that are missed during the check-out process. The measuring tool used to determine how the implementation of the receptionist's standard operating procedure in checking in and check-out is by observing and interviewing. This interview was conducted directly with Ibu Agung Asrami as Front Office Supervisor at Amandari Resort Ubud. The data used in this study is qualitative data, data that is not in the form of numbers but data in the form of information. The results of this study show that the implementation of standard operating procedures has been implemented quite well, but there are some procedures that are rarely applied due to time constraints and also adjust to the situation and also conditions in the field.
Analisis Kualitas Fasilitas Daya Tarik Wisata Monkey Forest Ubud Bali Setiawan, I Kadek Doni; Semara, I Made Trisna; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kualitas fasilitas Daya Tarik Wisata Monkey Forest berdasarkan Peraturan Menteri Pariwisata No. 3 Tahun 2018. Terdapat permasalahan pada fasilitas viewdeck dan ditoilet. Belum tersedia viewdeck di area Monkey Forest dan fasilitas dalam toilet disabilitas. Dari hal tersebut terdapat kesenjangan antara fasilitas yang ada di monkey forest dengan fasilitas yang seharusnya yang ada di Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No.3 Tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fasilitas yang ada di Monkey Forest telah memenuhi sebagian besar persyaratan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pariwisata No. 3 Tahun 2018. Fasilitas di Monkey Forest memberikan kenyamanan dalam berwisata dengan fasilitas yang lengkap. Fasilitas pendukung di Monkey Forest, seperti area parkir, toko suvenir, dan area istirahat, juga memadai dan sesuai dengan persyaratan Peraturan Menteri Pariwisata. Fasilitas toilet dan tempat makan juga tersedia, yang meningkatkan kenyamanan pengunjung. Dalam hal kebersihan, pengelola Monkey Forest secara rutin menjaga kebersihan area wisata dengan melakukan pembersihan dan pengawasan secara teratur. Secara keseluruhan, kualitas fasilitas yang ada di Monkey Forest sudah baik dan sudah memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Pariwisata No. 3 Tahun 2018. This study aims to analyze the quality of Monkey Forest Tourist Attraction facilities based on the Minister of Tourism Regulation no. 3 of 2018. There are problems with the viewdeck and toilet facilities. There is no viewdeck in the Monkey Forest area and facilities in disabled toilets. From this there is a gap between the facilities in the monkey forest and the facilities that should be in the Regulation of the Minister of Tourism and Creative Economy No.3 of 2018. The results of the study show that the facilities in the Monkey Forest have fulfilled most of the requirements set out in the Regulation Minister of Tourism No. 3 of 2018. Facilities at the Monkey Forest provide comfort in traveling with complete facilities. Supporting facilities at the Monkey Forest, such as parking areas, souvenir shops, and resting areas, are also adequate and in accordance with the requirements of the Minister of Tourism RegulationsOverall, the quality of the existing facilities at the Monkey Forest is good and meets the requirements of the Minister of Tourism Regulation no. 3 of 2018.
Potensi Pantai Bohay Sebagai Daya Tarik Wisata Pantai Putra, Kimberley; Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Suarmana, I Wayan Restu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.834

Abstract

Pantai Bohay merupakan daya tarik wisata di Desa Bhinor Harmony yang memiliki potensi dan keindahan alam. Saat ini wisata Pantai Bohay belum dikelola dengan baik. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis potensi Pantai Bohay sebagai daya tarik wisata menggunakan teori 4A yaitu (attraction, accessibility, amenity, ancillary). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan analisis teks. Hasil penelitian yaitu di Pantai Bohay mempunyai potensi yaitu atraksi wisata berupa terumbu karang yang masih dikeramatkan oleh warga, lokasi yang strategis, fasilitas menyediakan restaurant dan café, toilet, masjid dan mempuyai fasilitas pendukung yaitu meeting room untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Bohay Beach is a tourist attraction in Bhinor Harmony Village which has potential and natural beauty. Currently, Bohay Beach tourism has not been managed well. The aim of this research is to analyze the potential of Bohay Beach as a tourist attraction using the 4A theory, namely (attraction, accessibility, amenities, ancillary). This study used descriptive qualitative method. Data was collected through interview techniques, observation and text analysis. The results of the research are that Bohay Beach has potential, namely tourist attractions in the form of coral reefs which are still sacred to residents, strategic location, facilities providing restaurants and cafés, toilets, mosques and supporting facilities, namely meeting rooms to meet visitors' needs.
Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Tingkat Hunian Kamar Hotel pada Masa Pandemi Covid-19 Septiawan, I Kadek Yudik; Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Purnantara, I Made Hadi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i8.850

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pemasaran di RV Hotel by MaxOne Gianyar dalam meningkatkan tingkat hunian kamar hotel dalam masa pandemi Covid-19 dengan tujuan untuk mengetahui potensi internal dan eksternal, dan untuk mengetahui strategi alternatif yang dapat diterapkan di RV Hotel by MaxOne Gianyar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dokumentasi, dan juga penyebaran kuesioner kepada 3 responden. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif berupa bauran pemasaran 4P, IFAS- EFAS dan analisis SWOT. Data primer diperoleh dari hasil wawancara, pemberian bobot dan rating untuk faktor-faktor IFAS, EFAS, sedangkan data sekunder diperoleh dari gambaran umum profil hotel dan dokumen tertulis dari RV Hotel by MaxOne Gianyar. Hasil penelitian dengan analisis SWOT didapat posisi RV Hotel by MaxOne Gianyar berada pada kuadran II, yakni menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan cara strategi diversifikasi (produk/jasa). Dengan demikian, strategi yang dapat dilakukan RV Hotel by MaxOne Gianyar adalah dengan mengantisipasi ancaman eksternal yang dimiliki perusahaan dan memanfaatkan kekuatan perusahaan dari segi internal. This study discusses the marketing strategy at RV Hotel by MaxOne Gianyar in increasing the occupancy rate of hotel rooms during the Covid-19 pandemic to know the internal and external potential and find alternative strategies that can be applied at RV Hotel by MaxOne Gianyar. Data collection techniques in this study were by conducting interviews, observation, documentation, and also distributing questionnaires to 3 respondents. The data analysis technique used is descriptive qualitative in the form of a 4P marketing mix, IFAS-EFAS, and SWOT analysis. Primary data were obtained from interviews, giving weights and ratings for IFAS and EFAS factors, while secondary data was obtained from an overview of hotel profiles and written documents from RV Hotel by MaxOne Gianyar. The results of the study using a SWOT analysis showed that the position of RV Hotel by MaxOne Gianyar was in quadrant II, namely using strength to take advantage of long-term opportunities using a diversification strategy (product/service). Thus, the strategy that can be carried out by RV Hotel by MaxOne Gianyar is to anticipate external threats owned by the company and take advantage of the company's strengths from an internal perspective.
Pengaruh Pemesanan Kamar Melalui Travel Agent Terhadap Tingkat Hunian Kamar Yama, I Ketut Satria; Sanjaya, I Wayan Kiki; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i9.865

Abstract

Pariwisata merupakan perjalanan dari tempat satu ke tempat lain dengan tujuan untuk berlibur, dan di setiap tempat wisata biasanya banyak tersedia penginapan bagi wisatawan. Di setiap daerah tempat tujuan wisata dipastikan memiliki banyak penginapan atau yang biasa disebut Hotel. Hotel memiliki banyak klasifikasi sesuai tingkatan yang ada. Online travel agent adalah agen yang menyediakan pemesanan kamar melalui internet. Online Travel Agent calon tamu memiliki pilihan hotel yang sangat beragam sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Pemesanan hotel melalui online travel agent dapat dilakukan melalui E-Commerce, agoda, dan traveloka. Pemesanan kamar melalui online travel agent dapat mempengaruhi tingkat hunian kamar di Hotel Alila Seminyak. Banyak keunggulan yang diterima konsumen dalam memesan kamar melalui online travel agent mulai dari pilihan yang banyak, fasilitas yang dijabarkan secara lengkap hingga penilaian tamu yang pernah menginap di Hotel Alila Seminyak. Tourism is a journey from one place to another with the aim of having a vacation, and in every tourist place, there are usually many lodgings available for tourists. In every tourist destination area, it is certain that there are many inns or what is commonly called hotels. Hotels have many classifications according to existing levels. Online travel agents are agents that provide room reservations via the internet. Online Travel Agent prospective guests have a very diverse selection of hotels according to their wishes and needs. Hotel reservations through online travel agents can be done through Agoda and Traveloka E-Commerce. Booking a room through an online travel agent can affect the room occupancy rate at Hotel Alila Seminyak. There are many advantages that consumers receive in booking rooms through online travel agents, ranging from many choices, and facilities that are fully described, to assessments of guests who have stayed at the Alila Seminyak Hotel.
Pengaruh Karakteristik Individu dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Wangsa, I Wayan Kevin Ari; Wirawan, Putu Eka; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i9.872

Abstract

Observasi guna menentukan karakteristik individu dan komitmen organisasi pada kinerja karyawan Hotel Maxone Jimbaran. Pengumpulan data memakai kuesioner dan sensus digunakan pengambilan sampel. Data diproses dari respons penuh 39 responden. Dari hasil analisis diketahui ada efek positif dan signifikan karakteristik individu pada kinerja karyawan dengan nilai penghitungan 2,984 dan pentingnya 0,005 <0,05, komitmen organisasi mempengaruhi kinerja karyawan, dengan nilai jumlah 3,859 dan pentingnya 0,000 <0,05. Ada pengaruh positif dan signifikan antara karakteristik individu dan komitmen organisasi dalam kinerja karyawan Hotel Maxone Jimbaran dengan nilai penghitungan 34,927 dan pentingnya 0,000 <0,05. This study aims to determine individual characteristics and organizational commitment to employee performance at Hotel Maxone Jimbaran. The research method uses a quantitative approach with questionnaire data collection techniques sampling with mixing method techniques. The data is processed from the full response of 39 respondents. From the results of the analysis, it is known that there is a positive and significant effect of individual characteristics on employee performance with a calculated value of 2,984 and the importance of 0.005 <0.05, organizational commitment affects employee performance, with a total value of 3.859 and an importance of 0.000 <0.05. There is a positive and significant influence between individual characteristics and organizational commitment in the performance of employees of Hotel Maxone Jimbaran with a calculation value of 34.927 and the importance of 0.000 <0.05.
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pramana, Made Ananda Ari; Koeswiryono, Dika Pranadwipa; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i9.875

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kinerja karyawan dengan beban kerja serta lingkungan kerja, baik secara terpisah maupun simultan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan tentang hubungan antara beban kerja dengan kinerja karyawan: Terdapat hubungan negatif yang signifikan secara statistik antara beban kerja dengan kinerja karyawan, dengan nilai t-hitung sebesar -4,323 dan signifikansi tingkat 0,000. Nilai t-hitung untuk hipotesis ini adalah 4,289, dan tingkat signifikansi untuk hipotesis ini adalah 0,019. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan tempat kerja memiliki dampak positif dan substansial terhadap kinerja karyawan. Jumlah pekerjaan yang diharapkan dilakukan oleh karyawan dan suasana di mana mereka diharapkan untuk melakukannya memiliki dampak yang cukup besar pada kinerja karyawan. F-hitung untuk temuan ini adalah 26,581, dan tingkat signifikansinya adalah 0,000. Besarnya pengaruh jumlah pekerjaan dan suasana tempat kerja terhadap kinerja karyawan adalah 53,1%. Peneliti dapat memberikan rekomendasi sebagai berikut: Hotel Andaz Bali diharapkan dapat memberikan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan jabatan karyawan, serta memberikan target yang jelas kepada karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi karyawan. At the Hotel Andaz Bali, the purpose of this study is to investigate the relationship between employee performance and the workload as well as the working environment, both separately and simultaneously. This investigation is being carried out at the Andaz Hotel in Bali. The sample for the study consisted of the fifty people who responded to the survey. The Classical Assumption Test, Multiple Linear Regression Analysis, the Coefficient of Determination Test, the F Test, and the t Test are the methods of data analysis that have been utilized in the course of this investigation. According to the findings of the research, the following can be deduced about the relationship between workload and employee performance: There is a statistically significant negative relationship between workload and employee performance, with a t-count value of -4.323 and a significance level of 0.000. The t-count value for this hypothesis is 4.289, and the significance level for this hypothesis is 0.019. This suggests that the workplace environment has a positive and substantial impact on employee performance. Both the amount of work that employees are expected to do and the atmosphere in which they are expected to do it have a considerable impact on employee performance. The F-count for this finding is 26.581, and the significance level is 0.000. The extent of the influence that the amount of work and the atmosphere of the workplace have on employee performance is 53.1%. Researchers are in a position to make the following recommendation: The Andaz Bali Hotel should be expected to provide jobs that are in accordance with the abilities and positions of employees, as well as provide clear targets to employees and create a comfortable working environment for employees.
Co-Authors A.A. Ayu Arun Suwi Arianty Amir, Firlie Lanovia Anak Agung Istri Putera Widiastiti Anita Swantari, Anita Antara, Ida Bagus Ketut Soma Arianty, A.A. Ayu Suwi Arianty, Anak Agung Ayu Arun Suw Arik Agustina Artadi, I Wayan Dedi Astawa, I Komang Jericho Oka Astuti, Ni Luh Gde Sari Dewi Cahyanti, Ni Komang Novitri Danuwangsa, Reyhan Dewi, I Gusti Ayu Melistyari Dewi, I Gusti Ayu Melisyari Dika Pranadwipa Koeswiryono, Dika Pranadwipa Effendie, Mahardhika Wijaya Febianti Febianti I Kadek Ariana, I Kadek I Made Darsana I Wayan Restu Suarmana, I Wayan Restu I Wayan Sukma Winarya Prabawa Jois , Ni Kadek Julia Kadek Ayu Ekasani Lolo, Stefanny Falia Mukha, I Kadek Muliadiasa, I Ketut Ni Made Ayu Natih Widhiarini Nitayani, Komang Tresia Oematan, Nanda Laurensia Pantiyasa, I Wayan Pramana, Made Ananda Ari Prasetya, Putu Wibby Purba, George Michael Carona Purnantara, I Made Hadi Putra, I Gede Seadityawan Putra, Kimberley Putri, Ni Luh Putu Indah Amertha Putri, Putu Renita Amelia Putriningsih, Desak Putu Erlita Putu Eka Wirawan Putu Ratih Pertiwi Putu Sabda Jayendra Ramantha, Ngakan Putu Gede Restiawan, I Gede Ferry Sanjaya, I Wayan Kiki Saputra, Enggar Dipayana Dwi Saputra, I Gusti Ngurah Agung Oka Saputra, I Made Wira Sari, Ni Kadek Yusnia Purnama Satria, I Kadek Rama Putra Semara, I Made Trisna Septiawan, I Kadek Yudik Setiawan, I Kadek Doni Sintyawati, Ni Wayan Suadnyan, I Wayan Sudarmawan, I Wayan Eka Suka, Gabriella Debora Ginting Tunjungsari, Komang Ratih Vinola Wangsa, I Wayan Kevin Ari Widada, Magdalena Cahyani Priyastika Ningsih Yama, I Ketut Satria Yanti, Ni Putu Eka