Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

HUBUNGAN GAYA BELAJAR DAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS DI SMAN 1 SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN Fitra, Maydil; Azis, Daska; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i1.33798

Abstract

Prestasi belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya faktor psikologis yang terdiri dari minat belajar dan gaya belajar. Pada kegiatan belajar minat belajar mempunyai peran penting karena pelajaran akan berjalan lancar apabila ada minat, dan pendidik yang mengenal gaya belajar siswa akan mudah memahami dan menerima informasi. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan gaya belajar dan minat belajar dengan prestasi belajar Geografi siswa Kelas X IPS di SMA Negeri 1 Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan gaya belajar dan minat belajar dengan prestasi belajar Geografi siswa Kelas X IPS di SMA Negeri 1 Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi pada penelitian ini adalah siswa Kelas X IPS di SMA Negeri 1 Samadua Kabupaten Aceh Selatan yang berjumlah 23 orang sampel siswa, sehingga penelitian ini disebut penelitian populasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan 4 teknik yaitu regresi ganda, korelasi ganda, koefisien determinasi dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan koefisien korelasi berada pada kategori sedang dengan hasil analisis regresi ganda diperoleh Y = 25.51 + 0.71X1 + 0.51X2. Selanjutnya tingkat hubungan antara gaya belajar dan minat belajar dengan prestasi belajar Geografi memiliki koefisien korelasi sebesar 0.7070, diartikan terdapat hubungan positif dalam kategori kuat, secara koefisien determinasi ganda diperoleh hasil sebesar 49.98%. Uji hipotesis menunjukkan Fhitung Ftabel atau 9.99 3.49 yang berarti Ha diterima. Pembahasan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara gaya belajar dan minat belajar dengan prestasi belajar Geografi yang mana didukung oleh penelitian lain yang dikemukakan oleh Septi Eka Wahyuni (2021:214) dan Leo Charli (2019:57). Kesimpulannya terdapat hubungan antara gaya belajar dan minat belajar dengan prestasi belajar Geografi siswa Kelas X IPS di SMA Negeri 1 Samadua Kabupaten Aceh Selatan.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK SPANCER KAGEN DENGAN COURSE REVIEW HORAY DALAM MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMPN 18 BANDA ACEH Sari, Intan; Abdi, Abdul Wahab; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i3.33791

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran disekolah harus selalu memperhatikan masalah pembelajaran yang menarik minat belajar siswa di karenakan model pembelajaran merupakan elemen yang sangat penting didalam mencapai tujuan pembelajaran. Salah satunya dengan mengunakan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check Spancer Kagen dengan Course Review Horay. Masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar dan keaktifan siswa yang menggunakan model pembelajaran Pair Check Spancer Kagen lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Course Review Horay. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan hasil belajar dan keaktifan siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check Spancer Kagen dengan Course Review Horay terhadap pelajaran IPS terpadu di SMPN 18 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 18 Banda Aceh berjumlah 148 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, diambil 2 kelas penelitian yaitu kelas VII-1 sebanyak 30 siswa dan kelas VII-2 sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dan lembar observasi keaktifan siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil pengolahan data diperoleh nilai thitungttabel atau 1,1131,671, sehingga H0 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model perbelajaran Pair Check Spancer Kagen sama dengan hasil belajar yang diajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay. Selanjutnya, pengujian keaktifan siswa menggunakan statistik non parametrik Mann Whitney (Uji U) dengan menggunakan rumus U. Hasil pengolahan data diperoleh UhitungUtabel atau 083 sehingga H0 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keaktifan peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Pair Check Spancer Kagen sama dengan keaktifan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 BANDA ACEH Shulvia, Shulvia; Azis, Daska; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24693

Abstract

Model pembelajaran Snowball Throwing merupakan salah satu modifikasi dari teknik bertanya yang menitik beratkan pada kemampuan merumuskan pertanyaan yang dikemas dalam sebuah permainan yang menarik yaitu saling melemparkan bola salju (Snowball Throwing) yang berisi pertanyaan yang dilemparkan kepada teman. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-2 SMP Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 50%, ketuntasan klasikal 40%. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 75% dan klasikal 60%. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 95% secara individual dan secara klasikal menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktivitas yang sesuai atau 64%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 9 dengan persetase 81% dan pada siklus III meningkat menjadi 11 dengan persetase 100%. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,28 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 3,05 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,93 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 92% siswa di Kelas VIII-2 menyatakan dapat memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Snowball Throwing berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Banda Aceh
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GUIDED NOTE TAKING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MESJID RAYA Ryan, Rinaldi MAulika; Azis, Daska; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24692

Abstract

Model pembelajaran Guided Note Taking merupakan model pembelajaran kooperatif yang menekankan pada kemampuan peserta didik dalam menangkap poin-poin penting dengan cara memberikan panduan berupa kisi-kisi yang belum sempurna agar metode ceramah yang dibawakan guru lebih mendapatkan perhatian peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 2 Mesjid Raya yang berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 40%, klasikal 30%. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 70% klasikal 60%. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 93% secara individual dan secara klasikal menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktivitas yang sesuai atau 64%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 9 dengan persetase 82% dan pada siklus III meningkat menjadi 11 dengan persetase 100%. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,24 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 3,04 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,90 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 96,3% siswa di Kelas VIII-1 menyatakan dapat memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Guided Note Taking berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 2 Mesjid Raya
Analisis Kemampuan Technological Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) Guru Geografi di Kota Banda Aceh Batubara, Dinda Zillatul Munawaroh; Furqan, M. Hafizul; Azis, Daska
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.27083

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan kerangka kognitif Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) guru geografi dan perbedaan kemampuan TPACK pada guru geografi di Kota Banda Aceh berdasarkan jenis kelamin, usia, latar belakang pendidikan dan lama pengalaman mengajar. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dikumpulkan data dari seluruh guru geografi yang tergabung dalam MGMP Geografi di Kota Banda Aceh menggunakan metode survei dan dokumentasi dengan instrumen kuesioner. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis statistik deskriptif untuk menghasilkan kategori jenjang kemampuan TPACK dan kategori jenjang kemampuan TPACK berdasarkan komponen pada guru geografi. Data kemudian dianalisis dengan teknik analisis inferensial non parametrik untuk menghasilkan perbedaan kemampuan TPACK guru geografi berdasarkan jenis kelamin, usia, latar belakang pendidikan dan lama pengalaman mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan TPACK guru geografi tergolong tinggi ditunjukkan oleh skor rata-rata empirik sebesar 158,31. Kemampuan TPACK guru geografi diukur berdasarkan komponen yaitu Technological Knowledge (TK), Pedagogical Knowledge (PK), Content Knowledge (CK), Technological Pedagogical Knowledge (TPK), Technological Content Knowledge (TCK), Pedagogical Content Knowledge (PCK), dan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) tergolong tinggi. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata kemampuan TPACK guru geografi di Kota Banda Aceh berdasarkan jenis kelamin, usia, latar belakang pendidikan dan lama pengalaman mengajar.
AKTIVITAS PENAMBANGAN MINYAK TANAH SECARA ILEGAL TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT GAMPONG BLANG SEUPENG KECAMATAN JEUMPA KABUPATEN BIREUEN Ruwaida, Ruwaida; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.32730

Abstract

ABSTRAKAktivitas minyak illegal tidak terlepas dari adanya permasalahan sosial dan ekonomi saat ini. Krisis ekonomi berkepanjangan mengakibatkan terbatasnya lapangan kerja sehingga masyarakat tingkat bawah cenderung mencari peluang untuk mendapatkan pendapatan yang cepat tanpa mengindahkan sebesar apapun resiko dampak yang diakibatkannya. rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah dampak aktivitas penambangan minyak tanah secara illegal terhadap sosial ekonomi masyarakat di Gampong Blang Seupeung Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen . metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskripsi kuantitatif Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 70% masyarakat menganggap bahwa dengan adanya aktivitas penambangan minyak tanah secara illegal dalam segi sosial ekonomi masyarakat meningkat bagi masyarakat yang mempunyai lahan minyak tanah tersebut. disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat dikembangkan menjadi lebih sempurna khususnya dalam penambangan minyak tanah illegal. harus ada tindakan dari pemerintah untuk membuat PT yang dari awalnya illegal menjadi legal, sehingga tidak hanya masyarakat setempat yang meningkatkan pereekonomian.Kata Kunci :Aktivitas Penambangan, Minyak Tanah, Illegal, Masyarakat
NILAI KEARIFAN LOKAL RUMAH ADAT TRADISIONAL RUNGKOH DI GAMPONG KUTO KECAMATAN KLUET TENGAH ACEH SELATAN Ruhana, Ruhana; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.32728

Abstract

Kearifan lokal merupakan pengetahuan atau kebiasaan yang diwariskan secara turun temurun dan memiliki nilai-nilai yang menjadi karakteristik masyarakat tertentu. Wujud kearifan lokal yaitu rumah adat Rungko sebagai salah satu ciri khas masyarakat Kluet Tengah. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat pada rumah adat Rumoh Rungkoh di daerah Kluet Tengah. Metode dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan, data-data hasil wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian diambil kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan dimana setiap sisi Rumoh adat Rungkoh memiliki makna tersendiri, masyarakat Gampong mempercayai Rumah Rungkoh memiliki daya tarik tersendiri dari kalangan luar daerah karena rumah Rungkoh ini memiliki nilai kearifan lokal di setiap sudut rumah nya. saran kepada masyarakat agar lebih menjaga Rumoh adat Rungkoh dari segala sisi, dan tidak menghilangkan nilai kearifan yang ada dan pemerintah daerah harus selalu menjaga nilai kebudayaan identitas Rumah Rungkoh.Kata kunci: Kearifan Lokal, Rumah Adat Rungkoh, Aceh Selatan.
ANALISIS DAYA DUKUNG FISIK KAWASAN WISATA MATA-IE HILLSIDE DESA LAMBARO KEUH KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR Nabila, Amelia Putri; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.32721

Abstract

Mata-Ie Hillside merupakan salah satu wisata air yang terletak di lereng gunung Bukit Barisan, untuk memanfaatkan suatu sumber daya alam dan mengelola suatu kawasan wisata perlu memperhatikan kesesuaian daya dukung kawasan wisata karena setiap area wisata mempunyai kemampuan yang berbeda dalam menyerap jumlah wisatawan. Daya Dukung Fisik adalah jumlah maksimum wisatawan yang dapat masuk secara fisik ke area tertentu selama waktu tertentu. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi daya dukung fisik kawasan wisata Mata-ie Hillside dengan menggunakan Metode kuantitatif yang terdiri atas metode pengumpulan data dan analisis daya dukung wisata dan menggunakan teknik analisis data deskriptif komparatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan kawasan wisata Mata-Ie Hillside secara keseluruhan dapat menampung wisatawan per hari sebanyak 7. 263 orang/harinya untuk luas area 2,8 hektar dan dapat menampung 303 orang pada kolam 1 dan 611 pada kolam 2. Untuk wahana ATV sport dapat menampung 2.449 orang /hari dan 452 orang wisatawan pada gazebo/harinya.kata kunci: Kawasan, Wisata, Mata-Ie Hillside, Daya Dukung
Upaya Pemerintah Dalam Pemulihan Sektor Pariwisata Pasca Pandemi Covid 19 Di Aceh sarmila, sarmila; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1.1 (2023): Edisi Khusus Jurnal Pendidikan Geosfer Juli 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.1.32119

Abstract

ABSTRAK Covid 19 mempengaruhi banyak sektor sepanjang tahun 2020 yang merebak secara global di Indonesia, salah satunya sektor pariwisata. Sektor pariwisata mengalami dampak yang besar. Penurunan kunjungan wisatawan pada tahun 2019-2020 yakni menurun sebanyak 1.279.431 wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai upaya yang di lakukan Pemerintah dalam pemulihan pasca Covid 19. Untuk membangkitkan sektor pariwisata di Provinsi Aceh, Penelitian ini di lakukan menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan wawancara dengan informan penelitian kepada kepala seksi analisa pengembangan segmen pasar Dinas budaya dan pariwisata Provinsi Aceh. Di analisis dengan teknik Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, Penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah di lakukan, Pemerintah Aceh melakukan strategi dan mitigasi yang terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tanggap darurat, pemulihan, dan New normal. Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah, para pelaku usaha dan industri wisata berhasil untuk meningkatkan aktivitas pariwisata. Jumlah wisatawan mulai merangkak naik seiring kepercayaan mereka akan penerapan protokol kesehatan yang berbasis CHSE. Kebijakan dan usaha yang di lakukan oleh pemerintah Aceh telah membuat pariwisata di Aceh kembali bangkit dan sedikit demi sedikit menjadi normal kembali. Semua itu tentu saja berkat dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak yang terlibat.Kata kunci : Pandemi, Pariwisata, Normalisasi, Strategi, CHSE
IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG IKLIM (ProKlim) DI GAMPONG LAMBUNG KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH Furqan, M. Hafizul; Azis, Daska; Wahyuni, Risma
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v5i2.21691

Abstract