Claim Missing Document
Check
Articles

TINJAUAN KERUSAKAN LAPIS PERMUKAAN JALAN BERDASARKAN ANALISIS KADAR ASPAL Studi Kasus AC-BC (Asphalt Concrete Binder Course) Pada Ruas Jalan Sawah Besar Kabupaten Bone Bolango Dunggio, Abdul Hais; Husnan, Fakih; Rachman, Azis
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2017): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i2.148

Abstract

ABSTRAK Lapis perkerasan jalan akan mengalami kerusakan lebih cepat dari umur rencana yang ditentukan. Kerusakan perkerasan jalan pada umumnya disebabkan oleh sistem drainase yang kurang baik, volume beban lalu lintas, air, iklim, kondisi tanah dasar yang tidak stabil, material konstruksi perkerasan jalan, sistem pengolahan bahan yang kurang baik, dan kurang baiknya proses pemadatan atau hal-hal lain yang mempengaruhi kerusakan jalan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan lapis permukaan jalan AC-BC (Asphalt Concrete Binder Course) pada Ruas Jalan Sawah Besar Kabuparen Bone Bolango berdasarkan analisis kadar aspal dengan cara pengumpulan data pembanding dengan mengambil hasil Job Mix Formula (JMF) dari kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo Subdinas Bina Marga, dan melakukan pengetesan kadar aspal lapangan (extraksi test) Dari hasil pengujian Laboratorim, kadar aspal rata-rata lapangan didapat 4,95% sedangkan menurut Job Mix Formula (JMF) kadar aspal pilihan yang dibutuhkan adalah 5,5% ini berarti bahwa telah terjadi perbedaan kadar aspal sehingga ditengarai mengakibatkan kerusakan pada lapisan permukaan jalan. Pengaruh kurangnya kadar aspal tersebut menyebabkan antara lain: Rongga terisi aspal semakin berkurang ini berarti bahwa agregat yang terselimuti aspal akan tipis yang menyebabkan campuran AC-BC tidak akan bertahan lama sesuai dengan umur rencana serta dapat menyebabkan kerusakan pelepasan butiran pada lapisan aspal, yang lama kelamaan akan mengakibatkan terjadinya lubang-lubang kecil. Nilai rongga dalam campuran semakin besar yang menyebabkan campuran kurang kedap air dan udara, sehingga campuran AC-BC tersebut kurang baik dan menyebabkan kerusakan retak (crack). Kata Kunci : JMF, Extraksi dan Kadar Aspal
ANALISIS KINERJA DAN KAPASITAS ARUS LALU LINTAS PADA RUAS JALAN ACHMAD NADJAMUDDIN KOTA GORONTALO Lamani, Venny F.; Rachman, Azis; Ahmad, Abdul Fandit
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2017): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i2.150

Abstract

ABSTRAK Sebagai kota dengan predikat kota jasa, kota Gorontalo merupakan salah satu daerah dengan tingkat gangguan lalu lintas yang cukup besar. Gorontalo juga merupakan kota dengan tingkat perkembangan penududuk tinggi. Hal ini diprediksi akan mempengaruhi permasalahan transportasi. Keadaan ini dialami oleh Jalan Raden Saleh sebagai salah satu jalan di pusat perkotaan yang cukup sering terjadi masalah pada ruas jalannya. Analisis dan evaluasi perlu dilakukan agar tercipta efisiensi dan kenyamanan dalam berlalu lintas. Analisis yang dilakukan mengacu pada manual yang sesuai dengan kondisi ruas lalu llintas di Indonesia. Dalam hal ini dilakukan analisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 untuk memperhitungkan kinerja lalu lintas yang meliputi analisis operasional dan perencanaan untuk ruas jalan perkotaan. Selanjutnya untuk menentukan kriteria tingkat pelayanan (LOS) mengacu padaperaturan menteri Perhubungan No: KM 14 tahun 2006. Data lalu lintas di peroleh dari pencacahan jumlah kendaraan dilapangan yang dilakukan selama 6 hari pada jam – jam sibuk dan di sajikan dalam bentuk tabel data kendaraan, kemudian di analisis kinerja lalu lintasnya. Kecepatan kendaraan ringan sebagai parameter kinerja juga mengalami penurunan tiap tahunnya, sehingga waktu tempuh menjadi lebih lama. Hal ini menunjukan bahwa ruas jalan Raden Saleh memerlukan antisipasi untuk peningkatan kinerja jalan tersebut. Hal ini ditunjukan dengan penurunan derajat kejenuhan, kecepatan tempuh kendaraan ringan dan waktu tempuh. Kata Kunci : Ruas Jalan, Derajat Kejenuhan, Kecepatan Tempuh, Waktu Tempuh, Tingkat Pelayanan Jalan.
PERENCANAAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK DENGAN METODE PERT PADA PEKERJAAN PEMELIHARAAN BERKALA JALAN SAWAH BESAR Eto, Arpin; Tuloli, Yusuf; Rachman, Azis
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2017): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v5i2.156

Abstract

ABSTRAK Di Indonesia ataupun di negara lain pembangunan dilaksanakan dalam berbagai proyek. Untuk itu diperlukan pengelolaan ataupun manajemen yang baik dan berkualitas. Sukses tidaknya suatu proyek amat ditentukan oleh kebijakan yang diambil. Ini berarti pada saat memulai dan menyelesaikan proyek perlu direncana, diorganisasi, diarahkan, dikoordinasi dan diawasi dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu untuk pembangunan diperlukan landasan proyek yang baik antara lain dengan mempertimbangkan waktu sehingga tidak akan mengakibatkan keterlambatan. Salah satu metode yang digunakan untuk perencanaan waktu pelaksanaan suatu proyek adalah metode PERT (Project Evalution and Review Technique) atau teknik evaluasi dan peninjauan ulang proyek. Jika pada metode-metode yang lain digunakan suatu pendekatan determinitas satu angka yang menyatakan suatu kepastian, maka pada metode PERT digunakan pendekatan probabilitas tiga angka yang dipersiapkan untuk menghadapi situasi dengan tingkat ketidakpastian yang tinggi. Hasil perhitungan rencana waktu pelaksanaan yang dilakukan dengan metode PERT diperoleh lintasan kritis pada kegiatan A (Mobilisasi), C (Galian Biasa), E (Lapis Pondasi Agregat Kelas B), F (Lapis Pondasi Agregat Kelas A), H (Lapis Aus Aspal Beton (AC-BC)), J (Lapis Aus Aspal Beton (AC-WC)) dan L (Lapis Pondasi Agregat Kelas B Bahu Jalan) dengan rentang distribusi 3S = 3,00, sehingga diperoleh penyelesaian proyek dengan waktu paling cepat 38 – 3,00 = 35,00 hari dan penyelesaian waktu paling lambat 38 + 3,00 = 41,00 hari. Setelah dilakukan analisis dengan target waktu penyelesaian proyek (Td) sebesar 35 hari kemungkinan/peluang proyek itu dapat selesai 100 % sebesar 0,09 %, apabila semua pekerjaan ditargetkan selesai 100 % pada hari ke-38, maka kemungkinan/peluang proyek tersebut dapat selesai 100 % sebesar 51,20 %, apabila semua pekerjaan ditargetkan selesai 100 % pada hari ke-41, maka kemungkinan/peluang proyek tersebut dapat selesai 100 % sebesar 99,91 %. Kata Kunci : Metode PERT, Probabilitas, Rentang Distribusi
PERENCANAAN SISTEM NORMALISASI SUNGAI BUBODE DI KECAMATAN TOMILITO KABUPATEN GORONTALO UTARA Tintia, Linda; Rachman, Azis; Alitu, Aryati
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2018): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v6i1.158

Abstract

ABSRAK Masalah sungai di Kabupaten Gorontalo Utara Khususnya Di Desa Bubode Kecamatan Tomilito telah menjadi hal penting dengan sering terjadinya bencana banjir di musim penghujan.Yang sangat mengganggu kehidupan masyarakat dan menghambat sarana transportasi, serta menimbulkan kerugian harta benda yang cukup besar nilainya. Untuk itu dalam merencanakan suatu sistem normalisasi sungai khususnya pada sungai Desa Bubode perlu diketahui adalah banyaknya air hujan yang jatuh atau debit curah hujan yang mengalir ke sungai Bubode.Salah satu yang bisa menjadi acuan perencanaan bangunan pengendalian banjir adalah analisis profil muka air banjir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui debit banjir sungai bone dengan kala ulang, 5, 10, 20, 50, 100 tahun dan mengetahui kondisi kritis profil muka air banjir Sungai Bubode. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menghitung perkiraan nilai debit menggunakan Analisis frekuensi distribusi normal,distribusi log normal,distribusi log pearson Type III, dan distribusi Gumbel. Kemudian diuji dengan menggunakan uji Chi-Kuadrat dan Uji Smirnov-Kolmogorov terhadap data data curah hujan yang diambil dari pos Molingkapoto air sungai Bubode Tahun 2007-2016. Analisis profil muka air dianalisis dengan Software HEC-RAS 4.0. Hasil penelitian memberikan debit banjir sungai bubode dengan kala ulang 5,10,20,50,dan 100 tahun secara berturut-turut adalahkalaulang 5 tahun (Q5) Sebesar 171 m3/det, kalaulang 10 tahun (Q10) 282 m3/det, kalaulang 20 tahun (Q20) sebesar 385 m3/det, kalaulang 25 tahun (Q50) sebesar 526 m3/det, kalaulang 100 tahun (Q100) sebesar 668 m3/det,. Dan kondisi Kritis frofil muka air banjir pada elevasi muka air dari STA 0 – STA 500 yang memberikan elevasi kurang lebih 12-14 mdan menunjukan bagian yang mengalami aliran kritis B9 (STA 450) terdapat titik terjadinya aliran kritis. Aliran kritis dapat memberikan perubahan penurunan tinggi muka air. Kata kunci : Sungai Bubode,Profil Muka Air,HEC-RAS
EVALUASI SISTEM DRAINASE DI KELURAHAN BUGIS KOTA TIMUR GORONTALO Buta, Desrin S; Rachman, Azis; Ntau, Rahmaway
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2018): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v6i1.161

Abstract

ABSTRAK Saat ini begitu banyak permasalahan lingkungan yang terjadi. Salah satunya adalah masalah banjir atau genangan air yang disebabkan oleh kelalaian kita dalam menjaga lingkungan. Persoalan ini diakibatkan karena kurangnya perhatian dalam megelola sistem drainase. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Bugis Kota Timur Gorontalo, dengan mengumpulkan data dari instansi terkait berupa data curah hujan di stasiun Telaga Bunggalo dan Bone Tumbihe. Sesuai dengan hasil perhitungan analisis curah hujan rencana diperoleh curah hujan rencana dengan kala ulang 5 tahun sebesar 122,068 mm yang digunakan untuk mengetahui besar debit banjir. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh besarnya debit yang ada pada saluran yang terputus sebesar = 4,48204 m3/det dan = 8,63479 m3/det untuk saluran yang tidak terputus. Hasil dari perhitungan dimensi saluran untuk lebar dasar saluran (b) antara 0,09 m - 0,79 m dan kedalaman saluran (h) antara 0,07 m – 0,64 m untuk keseluruhan saluran baik yang terputus maupun tidak terputus. Kata Kunci : Curah Hujan, Drainase, Dimensi
STUDI PENANGANAN BANJIR DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) DI DESA PONTOLO Apriani, Apriani; Rachman, Azis; Alitu, Aryati
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2018): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v6i1.167

Abstract

ABSTRAK Kondisi saat ini begitu banyak permasalahan, terutama di kawasan pemukiman selaras dengan perkembangan kehidupan masyarakat yang semakin maju dan modern, serta memerlukan rasa aman terhadap bahaya banjir atau genangan air yang selalu mengancam pada tiap tahun musim penghujan datang khususnya di Kec. Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara, Adapun upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana banjir yang terjadi di Desa Pontolo, yaitu dengan membuat tanggul penampung air, sistem sumur resapan yang terhubung dengan sistem drainase, Buanglah sampah pada tempatnya, Membersihkan saluran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Rasional Penelitian ini dilakukan di Desa Pontolo kec. Kwandang Kab. Gorontalo Utara, dengan mengumpulkan data dari instansi terkait berupa data curah hujan di stasiun Malingkapoto dari tahun 2007-2016. Langkah perhitungan dengan menghitung Parameter Statistik, Distribusi normal,Distribusi Log Normal, Distribusi Gumbel, Distribusi Log Person III, Curah hujan Rencana dan Uji Smirnov-Kolmogorov. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakuakan dengan menggunakan metode Rasional karena luasan daerah aliran relatif tidak terlalu besar. Maka nilai Q yang di peroleh dari hasil perhitungan Debit Rencana yaitu 0.06856 m3/ det. Kata Kunci : Penanganan Banjir, Curah Hujan, Debit Banjir
ANALISIS KAPASITAS LALU LINTAS PADA SIMPANG TIGA BERSINYAL DAN SIMPANG EMPAT TAK BERSINYAL: Studi Kasus : Simpang Tiga Jalan Jendral Sudirman – Jalan HB. Jasin dan Simpang Empat Jalan HB. Jasin – Jalan Jeruk – Jalan Kenangan Baruadi, Sapril; Rachman, Azis; Ursilu, Suratman
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i1.196

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kapasitas lalu lintas simpang tiga jalan jendral sudirman – simpang empat jalan kenangan, meningkatkan pengaturan lalu lintas pada simpang tiga jalan jendral sudirman – simpang empat jalan kenangan dan mengetahui seberapa besar pengaruh kinerja arus lalu lintas di persimpangan. Metode yang digunakan adalah MKJI 1997. Adapun langkah – langkah yang dilakukan adalah mengumpulkan data masukan, menghitung nilai kapasitas seperti kapasitas dasar (smp/jam), faktor penyesuaian lebar jalan, faktor penyesuaian pemisah arah, faktor penyesuaian hambatan samping dan bahu jalan dan faktor penyesuaian ukuran kota serta menghitung nilai derajat kejenuhan. Kesimpulan penelitian kapasitas yang terjadi di ruas jalan jendral sudirman sangatlah padat apalagi pada jam sibuk. Arus Lalu Lintas maksimum yang diperoleh pada jam puncak tertinggi sebesar 1639 kend/jam pada hari Senin pukul 17.00 – 18.00. Dengan adanya Kapasitas maksimum terjadi pada hari senin yakni sebesar 1082,1 smp/jam, maka usaha yang harus di lakukan agar jalan tersebut menjadi lancer, aman dan efektif yakni penambahan lebar jalan dan perubahan fase sinyal yang selama ini terjadi. Derajat kejenuhan (DS) terjadi pada hari Senin sebesar 0,7395 smp/jam, hal ini menunjukkan bahwa simpang ini masih dibawah standar 0,85 yang berarti persimpangan tersebut masih layak digunakan, tetapi dengan adanya nilai derajat kejenuhan yang hampir mendekati standar maka hendaknya di pasang rambu lalu lintas untuk pelarangan gerakan belok kiri langsung. Kata Kunci: Kapasitas Lalu Lintas, Simpang, Bersinyal & Tak Bersinyal ABSTRACT This study aims to determine the performance of the traffic capacity of the three intersections of the Sudirman street - the memory intersection of the four roads, improve the traffic management at the intersection of the three roads of the Sudirman - intersection of the memory four streets and find out how much influence the performance of the traffic flow at the intersection. The method used is MKJI 1997. The steps taken are collecting input data, calculating capacity values ​​such as basic capacity (pcu / hour), road width adjustment factors, direction separator adjustment factors, side and shoulder barriers adjustment factors and adjustment factors city ​​size and calculates the degree of saturation. The conclusions of the capacity research that took place on the Sudirman road section were very crowded especially during rush hour. The maximum Traffic Flow obtained at the highest peak hour is 1639 vehicles / hour on Monday at 17:00 - 18:00. With the maximum capacity occurring on Monday which is 1082.1 pcu / hour, efforts must be made so that the road becomes smooth, safe and effective, namely the addition of the width of the road and the phase signal changes that have been occurring. The degree of saturation (DS) occurs on Monday at 0.7395 pcu / hour, this indicates that this intersection is still below the standard of 0.85 which means that the intersection is still feasible to use, but with the value of the degree of saturation which is almost close to the standard, it should be install traffic signs to ban direct left turn. Keywords: Traffic Capacity, Intersections, Signals & Not Signals
KUAT TEKAN BETON UNTUK MUTU TINGGI 45 MPA DENGAN FLY ASH SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN Mohamad, Rahmat Muhlis; Rachman, Azis; Mointi, Rahayu
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i1.199

Abstract

ABSTRAK Beton diminati karena banyak memiliki kelebihan-kelebihan dibandingkan dengan bahan lainnya, antara lain harganya yang relatif murah, mempunyai kekuatan yang baik, bahan baku penyusun mudah didapat, tahan lama, tahan terhadap api, tidak mengalami pembusukan. Inovasi teknologi beton selalu dituntut guna menjawab tantangan akan kebutuhan, beton yang dihasilkan diharapkan mempunyai kualitas tinggi meliputi kekuatan dan daya tahan tanpa mengabaikan nilai ekonomis. Pada pengujian kuat tekan beton ini kekuatan beton yang terjadi pada umur 28 hari dengan mengganti sebagian semen dengan Fly Ash sebesar 25%, 30%, 35% dan 40% dari berat semen, dapat dilihat bahwa semakin besar nilai Fly Ash yang digunakan maka nilai kuat tekan yang didapat semakin rendah dari nilai tekan yang direncanakan sebesar 45 MPa. Hal ini terlihat pada hasil pengujian kuat tekan yang terjadi yakni pada campuran kadar Fly Ash 25% nilai kuat tekan yang di dapat sebesar 53,31 MPa dan pada pada campuran kadar Fly Ash 40% nilai kuat tekan yang di dapat sebesar 41,08 MPa. Adapun untuk mendapatkan kuat tekan yang baik pada beton dengan menggunakan campuran Fly Ash maka dalam pembuatan beton mutu tinggi diperlukan campuran material yang berkualitas dan bahan yang digunakan harus teruji dengan baik agar dalam pengujian kuat tekan akan didapatkan hasil yang sesuai dengan rencana. Kata Kunci: Beton, Fly Ash, Kuat Tekan ABSTRACT Concrete demand caused by it have advantages compared to other materials, such as the price is relatively inexpensive it, has good strength, constituent raw materials easily available, durable, resistant to fire, do not decay. Concrete technology innovation is always required in order to meet the needed, the result of concrete is expected to have a high quality cover strength and durability without neglecting economic value. In testing the compressive strength of concrete is concrete strength occurred at 28 days by replacing some of cement with fly ash by 25%, 30%, 35% and 40% of the weight of cement, it can be seen that the greater value of Fly Ash used the strong value press obtained the lower of the value of the planned press at 45 MPa. This is seen in the results of compressive strength testing happens that the mixture of fly ash content of 25% of the compressive strength is 53.31 MPa and in the mix of 40% fly ash content of the compressive strength is 41.08 MPa. For getting a good compressive strength of the concrete by using a mixture of Fly Ash, the high quality concrete made, it mix by required quality materials and the materials used have to tested properly so that the compressive strength test results that will be obtained in accordance with the plan. Keywords : Concrete, Fly Ash, Compressive Strength
EVALUASI ALINEMEN VERTIKAL PADA RUAS JALAN DESA TIMBONG KECAMATAN BANGGAI TENGAH KABUPATEN BANGGAI LAUT Indriani, Susan; Rachman, Azis; Abdullah, Aning Yustica Sari
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i2.208

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini di lakukan di desa Timbong Kecamatan Banggai Tengah Kabupaten Banggai Laut,Sulawesi Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian perencanaan alinemen vertical berdasarkan kondisi lalu lintas saat ini dengan menggunakan pedoman Bina Marga No.038/TBM?1997. Berdasarkan hasil evaluasi dengan data kendaraan, di dapat lebar jalur dan bahu ideal menurut penetuan lebar jalur dan bahu jalan sebesar 6,0m dan 1,0m.sedangkan hasil evaluasi kecepatan rencana, berdasarkan persamaan yang telah ditentukan untuk jarak pandang henti dengan kecepatan rencana 28,83m sampai dengan 35,61m. dan dengan melihat hasil pengukuran aktual lebar jalur pada alinemen vertikal sesuai bahkan melebihi lebar ideal yang telah ditentukan yaitu 6,40m tetapi belum memiliki bahu jalan, nilai kelandaian sebesar 10% tidak sesuai dengan aturan yaitu maksimum 9% tapi masih dikategorikan aman. Maka dari itu harus adanya penambahan rambu lalu lintas di ruas jalan desa Timbong Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut karena melihat kelandaian yang di miliki 10%, hal ini agar pengguna jalan lebih berhati-hati untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan walaupun jalan tersebut masih dikategorikan aman. This research was conducted in Timbong village, Central Banggai District, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi. The purpose of this study is to evaluate the suitability of vertical paragraph planning based on current traffic conditions using Bina Marga guidelines No.038/TBM?1997.Based on the evaluation results with vehicle data, the ideal lane and shoulder width according to the track width and shoulder of the road is 6.0m and 1.0m.while the results of the evaluation of the speed of the plan, based on the equation stipulated for the stop visibility with a plan speed of 28.83m to 35.61m. and by looking at the actual measurement results of the width of the path on the corresponding vertical paragraph even exceeding the ideal specified width of 6.40m but not yet having the shoulder of the road, the base value of 10% does not comply with the rules which is a maximum of 9% but is still categorized as safe. Therefore, there should be the addition of traffic signs in the road section of Timbong Sub-District of Banggai Tengah, Banggai Laut Regency because it sees thelandaan that has 10%, this is so that road users are more careful to anticipate accidents even though the road is still categorized as safe.
ANALISIS KEMACETAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN PROF. DR. H. ALOE SABOE KOTA GORONTALO: (STUDI KASUS RUAS JALAN PASAR MOODU) Pobela, Dira Sucilya; Rachman, Azis; Ursilu, Suratman
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i2.209

Abstract

Abstrak Kota Gorontalo merupakan daerah yang memiliki potensi untuk berkembang dan bersaing dengan daerah lain, slaah satunya dalam hal pembangunan dibidang perhubungan khususnya tentang transportasi darat. Jalan adalah salah satu sarana transportasi yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup manusia. Di beberapa ruas jalan di Gorontalo kemampuan jalannya masih sangat terbatas, salah satunya yaitu di ruas jalan Prof. Dr. H. Aloe Saboe Kota Gorontalo (tepatnya di ruas jalan pasar Moodu yang setiap hari senin selalu ada pasar mingguan yang menyebabkan terjadinya kemacetan di ruas jalan tersebut, mengingat hari senin adalah hari yang sibuk. Karena itulah penulis mengambil judul penelitian “Analisis Kemacetan Lalu Lintas di ruas Jalan Prof. Dr. H. Aloe Saboe Kota Gorontalo (Studi kasus ruas jalan pasar Moodu). Untuk mengetahui bagaimana hambatan samping serta tingkat pelayanan jalan di ruas jalan Prof. Dr. H. Aloe Saboe maka diperlukan data primer dan data sekunder. Data primer yang diperlukan yaitu data volume lalu lintas, data geometrik jalan, survey hambatan samping dan survey kecepatan sesaat. Sedangkan data sekunder yang diperlukan yaitu data jumlah penduduk di Kota Gorontalo. Berdasarkan hasil analisis di peroleh kecepatan arus bebas pada ruas jalan Prof. Dr. H. Aloe Saboe senilai 29,48 km/jam, nilai kapasitas 1930,1 smp/jam, hambatan samping 421 kejadian/jam masuk dalam kategori hambatan samping sedang( M),serta tingkat pelayanan jalan masuk dalam kategori B yang artinya arus masih stabil dengan volume lalu lintas sedang dan kecepatan mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas, kepadatan rendah serta hambatan internal lalu lintas belum mempengaruhi kecepatan. Abstract Gorontalo city is an area that has the potential to develop and compete with other areas, the other slaah in terms of development in the field of transportation, especially about land transportation. Roads are one of the most important means of transportation in the survival of human life. On some roads in Gorontalo the road capability is still very limited, one of which is on the street Prof. Dr. H. Aloe Saboe Gorontalo City (precisely on moodu market road which every Monday there is always a weekly market that causes congestion on the road, considering monday is a busy day. That's why the authors took the title of the study "Analysis of Traffic Congestion on the road prof. Dr. H. Aloe Saboe City gorontalo (Case study of Moodu market road).To find out how the side barriers and the level of road service in the road section prof. Dr. H. Aloe Saboe then primary data and secondary data are required. The primary data required are traffic volume data, road geometric data, side obstacle surveys and instantaneous speed surveys. While the secondary data required is the data of the population in Gorontalo City. Based on the results of the analysis obtained free flow speed on the road segment Prof. Dr. H. Aloe Saboe worth 29.48 km/h, capacity value 1930.1 smp/h, side barriers 421 events/hour fall into the category of medium side obstacles ( M), as well as the level of road service entered in category B which means the flow is still stable with the volume of moderate traffic and the speed is starting to be limited by traffic conditions, low density and internal traffic barriers have not affected the speed.