Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Banten Otonan Sederhana Sesuai Sastra Agama Hindu Saridewi, Desak Putu; Sudarsini, Ni Nengah; Dikta, Putu Gede Asnawa; Sari, Cokorda Istri Ayu Intan Permata
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2024): Oktober 2024-Januari 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i3.521

Abstract

Permasalahan umat Hindu terkait pemahaman tentang banten merupakan isu yang kompleks dan berakar dalam tradisi serta praktik keagamaan. Fokus pembahasan yaitu tentang pemahaman masyarakat tentang otonan dan persepsi mengenai banten otonan yang dipandang rumit karena keterbatasan pengetahuan dan waktu, serta bagaimana solusi dari problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi dengan tiga tahap pelaksanaan yaitu, presentasi, praktik (demonstrasi) dan evaluasi serta diskusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat masyarakat dalam mengikuti pelatihan pembuatan banten cukup besar, terlebih perkembangan jaman yang seolah menuntut masyarakat lebih memilih instan dengan membeli daripada membuat sendiri banten otonan dikarenakan pemahaman yang kurang dan persepsi tentang banten yang masih dirasa terlalu rumit. Melalui pelatihan ini, masyarakat menjadi lebih paham serta mampu untuk membuat banten otonan sederhana sesuai dengan sastra Agama Hindu.
Campur Kode Luar Bahasa Fandom “ARMY” pada Kolom Komentar Postingan Instagram @army_indonesiaa: Kajian Sosiolinguistik Yuliani, Ni Made; Sukri, Sukri; Saridewi, Desak Putu
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk campur kode luar bahasa fandom ARMY pada kolom komentar postingan instagram at army underscore indonesiaa berdasarkan kajian morfologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan morfologi yang dilengkapi dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yakni suatu teknik yang menggambarkan dan menginterpretasikan arti data-data yang telah terkumpul dengan memberikan perhatian dan merekam sebanyak mungkin aspek situasi yang diteliti pada saat itu. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berbentuk hasil screenshootan kolom komentar akun Instagram at army underscore indonesiaa. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan teori campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis campur kode ke luar pada kolom komentar akun Instagram at army underscore indonesiaa yang hampir keseluruhan komentar tersebut berasal dari para Army yang merupakan sebutan dari penggemar BTS. Adapun dua jenis campur kode keluar tersebut adalah campur kode antara bahasa Indonesia dengan bahasa Korea sebanyak lima belas data dan campur kode antara bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris sebanyak lima belas data
Inovasi Kolaboratif Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Dan Ekonomi Di Banjar Amerta Sari, Kecamatan Ree, Kabupaten Sumbawa: Program Pkm Berbasis Ekonomi, Hukum, Pendidikan Dan Kebudayaan Hindu Somiartha, Putu; Saridewi, Desak Putu; Sudarma, I Made; Pancawati, Ni Luh Putu Anom; Satya Widari, Ni Nyoman; Hery Juniawan, Ida Bagus; Habibi, mr; Timor Prajawati, Yanti; Mahadiwya Pradnya Paramita, Ni Made; Aji Dwi Sesa Putra, I Made
Dharma Sevanam : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : IAHN Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/sjpkm.v4i2.3086

Abstract

This study aims to evaluate the impact of the Community Partnership Program (PKM) collaboration based on the economy, law, education, and Hindu culture in Banjar Amerta Sari, Ree District, Sumbawa Regency. Thru interviews, observations, and document studies, this research reveals that the PKM program has a positive impact on increasing community income thru Hindu culture-based entrepreneurship, agricultural technology training, and strengthening legal understanding and skills education. This program also strengthens the preservation of Hindu culture and enhances understanding of customary law as a channel for dispute resolution. The main challenges faced are limited access to technology and financial support for micro-enterprises, which hinders business development. This research concludes that multidisciplinary collaboration combining economics, law, education, and Hindu culture can be a sustainable solution for empowering rural communities and improving their quality of life.
Legal Counseling to Prevent Domestic Violence by Young Indonesian Army Soldiers Creates a Sukinah Bhawantu Family Wijaya, Dewa Gde Danansasmita; Lukman, Dwi Ratna Kamala Sari; Andriani, I Gusti Ayu Agung; Saridewi, Desak Putu; Rencani, Ni Ketut; Surata, I Ketut; Dikta, Putu Gede Asnawa
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.4919

Abstract

Abstract Domestic violence (DV) is a crime that still frequently occurs in society, yet many victims are reluctant to report it due to legal misunderstandings or social pressure. Domestic violence is not only a moral issue but also a criminal offense. This article analyzes the dangers and sanctions of domestic violence for young Indonesian Army soldiers. The purpose of this study is to increase the understanding of New Soldiers regarding the criminal law aspects related to domestic violence based on Law No. 23 of 2004, as a phenomenon that occurs in society Methods: The activity method includes counseling and interactive discussions at each Srada Bhakti activity. These activities are expected to empower new, unmarried soldiers to contribute to the elimination of domestic violence. The findings of this program aim to provide in-depth insight into Law No. 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence, combined with the principles of Dharma in Hindu teachings that emphasize ahimsa (anti-violence), obligations between husband and wife, and the important value of harmony in the family for young Hindu soldiers. The Dharma Grehasta Counseling Program and Family Mediation This program is directed at developing young soldiers in living a household life in accordance with the principles of Grihastha Ashrama (stages of family life in the Hindu tradition). The "CURHAT" session for young soldiers with Hindu trainers in preparation for the Grihasta level becomes a trading topic so that the education carried out at the education center is not monotonous in military activities but is added with material related to social activities.