Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Community Empowerment

SOSIALISASI KEBIJAKAN TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH Sanisah, Siti; Rejeki, Sri; Fauzan, Fauzan; Sirajuddin, Sirajuddin; Rochayati, Nurin; Bilal, Arpan Islami; Azali, Lia; Edi, Edi; Mardiana, Ana; Sar'i, Muhammad
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.32014

Abstract

ABSTRAK                                                                            Kasus kekerasan di sekolah terindikasi meningkat dari waktu ke waktu, dibutuhkan upaya ekstra untuk mencegah dan menangani kasus dimaksud agar tidak terus berkembang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi kebijakan tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan sekolah. Pengabdian dilakukan dalam bentuk sosialisasi dengan mitra strategis pengabdian adalah SMP Negeri 5 Jonggat dengan melibatkan 50 orang sebagai peserta sosialisasi. Kegiatan pengabdian terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, penyusunan materi sosialisasi, pelaksanaan sosialisasi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata pemahaman peserta dari 45 (pre-test) menjadi 85 (post test), kepuasan  88, relevansi materi sosialisasi 90, tanggapan dan pengalaman peserta mencapai 85 serta terbentuknya komitmen bersama dalam mencegah dan menangani kekerasan di sekolah. Kegiatan diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem perlindungan berkelanjutan di sekolah. Disarankan agar pihak sekolah melakukan kegiatan serupa secara berkala sebagai ruang edukasi untuk meminimalisir kasus kekerasan di sekolah sehingga tercipta ruang yang aman dan nyaman untuk seluruh penghuni sekolah. Kata kunci: Sosialisasi Kebijakan; Pencegahan dan Penanganan Kekerasan; Lingkungan Sekolah; TPPK. ABSTRACTCases of violence in schools are indicated to increase from time to time, and extra efforts are needed to prevent and handle these cases so that they do not continue to grow. This community service aims to socialize policies on preventing and handling violence in the school environment. The service was carried out in the form of socialization with the strategic partner of the service SMP Negeri 5 Jonggat involving 50 people as socialization participants. The service activity consists of four stages, namely planning, preparation of socialization materials, implementation of socialization, and evaluation and follow-up. The results of the activity showed an increase in the average understanding of participants from 45 (pre-test) to 85 (post-test), satisfaction from 88, relevance of socialization material to 90, responses and experiences of participants reached 85, and the formation of a joint commitment in preventing and dealing with violence in schools. The activity is expected to be the first step in creating a sustainable protection system in schools. It is recommended that schools conduct similar activities periodically as an educational space to minimize cases of violence in schools so as to create a safe and comfortable space for all school occupants. Keywords: Policy Socialization; Violence Prevention and Handling; School Environment; TPPK
PELATIHAN INTEGRASI QUIZIZZ DAN EDUCAPLAY UNTUK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GAMIFIKASI Rezkillah, inang irma; Husen, Husen; Izzah, Namia; Kholifi, Nadia Al; Fajria, Siti; Rahmawati, Suci; Andriani, Wiwit; Safutri, Wini Aulia; Bilal, Arpan Islami; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Mariyati, Yuni
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34301

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Media pembelajaran berbasis digital merupakan aktualisasi guru dalam meningkatkan kompetensi terkhusus untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi. Hal ini menjadi pertimbangan kepala sekolah SDN 3 Jerowaru selaku mitra untuk melaksanakan pelatihan integrasi platform quizizz dan educaplay untuk pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi. Pelaksanaan pelatihan dilakukan di SDN 3 Jerowaru untuk 14 guru disekolah. Tahap awal pelatihan dengan pembagian angket pretest sebelum memberi pelatihan oleh pemateri. Penyampaian materi terkait pengenalan aplikasi dan demonstrasi cara mengoperasikan aplikasi. Tidak sampai disana, guru-guru mempraktikan secara langsung pada laptop masing-masing. Tahap akhir yaitu pemberian postest sebagai evaluasi untuk mengetahui peningkatan komptensi guru. Hasil pretest menunjukkan bahwa 8 dari 14 guru masih memiliki keterbatasan dalam pemanfaatan aplikasi digital untuk pembelajaran. Setelah mengikuti pelatihan, terjadi peningkatan signifikan pada rata-rata skor posttest guru, dari 62,1 menjadi 90,7, serta peningkatan kepercayaan diri dan motivasi dalam mengembangkan media interaktif di kelas. Guru juga menunjukkan antusiasme tinggi dan kolaborasi aktif selama pelatihan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan integrasi Quizizz dan Educaplay efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru terhadap inovasi pembelajaran digital. Diharapkan, model pelatihan ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan profesionalisme guru di era digital. Kata kunci: Quiziz; Educaplay, Elementary, Interaktif  ABSTRACTDigital-based learning media serve as a means for teachers to actualize and enhance their professional competencies, particularly in developing interactive gamified learning tools. This consideration prompted the principal of SDN 3 Jerowaru, as the partner institution, to organize a training program focused on the integration of Quizizz and Educaplay platforms for the development of interactive gamified learning media. The training was conducted at SDN 3 Jerowaru and involved 14 teachers from the school. The initial stage of the training began with the distribution of a pre-test questionnaire to assess baseline knowledge prior to the delivery of material by the instructors. The content covered an introduction to the applications and a demonstration of how to operate them effectively. Importantly, teachers were also given the opportunity to directly practice using the platforms on their respective laptops. In the final stage, a post-test was administered to evaluate improvements in teacher competence. The pre-test results revealed that 8 out of 14 teachers still faced significant limitations in utilizing digital applications for instructional purposes. However, following the training, there was a marked improvement in the teachers’ average post-test scores, increasing from 62.1 to 90.7. In addition, teachers reported increased confidence and motivation in developing interactive media for classroom use. High levels of enthusiasm and active collaboration were also observed throughout the training sessions. This activity demonstrated that training on the integration of Quizizz and Educaplay is effective in enhancing teachers’ knowledge, skills, and attitudes toward digital learning innovation. It is hoped that this training model can serve as a reference for the ongoing professional development of teachers in the digital era. Keywords: Quizizz; Educaplay; Elementary; Interactive