Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Perencanaan Instalasi Pengolahan Lumpur IPA IKK Pemangkat Perumda Air Minum Kabupaten Sambas Wahyudi, Wahyudi; Purnaini, Rizki; Apriani, Isna
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v8i3.235-250

Abstract

AbstrakPengolahan air minum di IPA IKK Pemangkat menggunakan koagulan berupa tawas, sehingga menghasilkan sisa olahan dalam bentuk lumpur yang bersumber dari unit clarifier dan filtrasi yang akan mencemari sungai jika langsung di buang tanpa proses pengolahan. Tujuan dari perencanaan ini mengetahui debit lumpur yang dihasilkan, merencanakan IPL (Instalasi Pengolahan Lumpur), mengetahui kebutuhan terhadap luas lahan dan menghitung RAB. Berdasarkan hasil laboratorium, lumpur yang dihasilkan dari IPA IKK Pemangkat memiliki kadar TSS sebesar 6.100 mg/l yang melewati batas baku mutu, berdasarkan PerMen LH No.5 Tahun 2014 yang hanya mengizinkan kadar TSS sebesar 200 mg/l. Debit lumpur yang dihasilkan dari pengolahan IPA IKK Pemangkat sebesar 150,96 m3/hari. Unit IPL yang direncanakan masing-masing terdiri 1 unit diantaranya yaitu bak pengumpul, unit gravity thickening, unit belt filter press, bak penampung filtrat, bak tangki supernatan dan bak penampung dry cake. Perencanaan unit IPL ini membutuhkan luas area sebesar 79 m2 dengan rencana anggaran biaya pembangunan sebesar Rp. 3.418.831.142,75. Kata kunci: Lumpur, Rencana Anggaran Biaya, Sungai Pelanjau, Tawas.AbstractDrinking water processing at the IKK Pemangkat WTP uses a coagulant in the form of alum, resulting in residue in the form of sludge originating from the clarifier and filtration units which will pollute the river without processing. This planning aims to find out the mud discharge produced, plan the IPL, find out the area of land needed and calculate the RAB. Based on laboratory results, the sludge produced from the Pemangkat IKK WTP has a TSS level of 6.100 mg/L which exceeds the limit of quality standard, based on Minister of Environment Regulation No. 5 of 2014 which only allows TSS levels of 200 mg/L. The sludge discharge produced from the IKK Pemangkat IPA processing is 150,96 m3/day. The planned IPL units each consist of 1 unit including a collection tank, gravity thickening unit, belt filter press unit, filtrate storage tank, supernatant tank and dry cake storage tank. The planning for this IPL unit requires an area of 79 m2 with a planned construction cost budget of Rp. 3,418,831,142.75. Keywords: Aluminium, Mud, Budget Plan, Pelanjau River.
Studi Re-Desain Operasional Bak Pengendap Unit Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) Kota Pontianak Putri, Amalia Nabila; Winardi, Winardi; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i3.78141

Abstract

Air limbah domestik bersumber dari aktivitas hidup sehari-hari (PERMENLHK 68, 2016). Air limbah   apabila tidak dikelola secara baik akan dapat menimbulkan masalah lingkunhgan maupun kesehatan. Oleh sebab itu upaya Kementrian PUPR bersama Pemerintah Daerah untuk penyediaan prasarana dan sarana air limbah domestik adalah membangun Program Sanitasi Berbasis Masyarakat Islamic Development Bank (SANIMAS IDB) berupa SPALDT. Salah satu lokasi penerima manfaat pada tahun 2016 berlokasi di Gg. Tri Dharma RT 007/RW 025, Kelurahan Sungai Beliung. Kinerja IPAL di Gg. Tri Dharma dapat dikatakan cukup baik, namun nilai TSS masih beeada di atas baku mutu. Oleh sebab itu diperlukan studi lanjutan desain opeerasionl pada bak pengendap unit SPALDT untuk meningkatkan kinerja IPAL. Data yang diperlukan yaitu dimensi bak pengendap yang terdapat pada DED, jumlah pengguna sarana sanitasi, layout IPAL, luas lahan yang tersedia, serta kunjungan langsung. Kriteria desain sesuai Pedoman Teknis Pelaksanaan SANIMAS IDB, 2018. Perencanaan bangunan dengan bak sedimentasi unit SPALDT Program SANIMAS IDB di Gg. Tri Dharma yang telah di re-desain memiliki volume sebesar 14 m3 dengan panjang 2,4 m, lebar 1,2 m, dan tinggi 4,9 m. Sistem operasional yang dapat diterapkan pada bak pengendap agar dapat beroperasi secara berkelanjutan dengan melakukan pemeliharaan sesuai dengan pedoman dan pentingnya peran masyarakat (pemanfaat) dalam menamin terpeliharanya sarana sanitasi yang ada. Rencana aggaran biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 65.550.000,00.
Penerapan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Mengurangi Limbah pada Industri Pengolahan Kayu Mulyana, Tineke; Wardana, Naura Afifah; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 13, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v13i1.87189

Abstract

The wood processing industry is a crucial sector that utilizes forest resources to produce various value-added products. In Pontianak City, wood processing industries produce items such as door and window frames, doors, windows, and cabinets. The aim of this study is to identify clean production alternatives for the wood processing industry. The research methods include field studies and descriptive analysis of the production process and the potential waste generated. The production process in Pontianak's wood processing industry includes several stages: receiving and unloading raw materials, cutting wood to the required size, profiling products, smoothing wood surfaces, and final assembly of finished products. Each of these stages has the potential to generate waste, including unused wood scraps, wood dust, and shavings from the smoothing process. This study offers recommendations for clean technologies that can be applied to reduce this waste. These clean technologies include the production of active carbon, using wood dust waste as partition material, producing bio briquettes and wood pellets as alternative fuels, and using wood waste as a growing medium for oyster mushroom cultivation. Additionally, wood waste can be used to create creative products, such as entertainment and educational games.
Analisis Produksi Bersih Industri Skala Kecil (Rumahan) di Kota Pontianak Frisilla, Maria Casandra; Pramudyaningrum, Retno; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i1.73128

Abstract

Produksi bersih merupakan pendekatan inovatif dan terpadu terhadap pengelolaan lingkungan yang dapat diterapkan di seluruh siklus produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tahapan proses produksi, mengetahui output yang dihasilkan baik berupa produk setengah jadi maupun limbah dan rancangan penerapan produksi bersih yang akan mengurangi limbah yang dihasilkan untuk industri perumahan pempek. Penelitian ini dilaksanakan di industri pempek skala kecil (rumahan) yang terletak di Komplek Asabri Permai No.14, Jl. Sungai Raya Dalam, Kec. Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya dengan titik koordinat 0 ° 5'16.10"S dan 109 °21'14.12"E. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data  yang diperoleh dari survey lapangan berupa wawancara dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis dari literatur ilmiah seperti jurnal, penelitian terdahulu, studi literatur terkait industri pempek skala kecil (rumahan). Produksi bersih yang diterapkan di sektor pempek skala kecil rumahan diharapkan dapat meningkatkan keuntungan dan efisiensi dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Pengolahan Limbah Cair Rumah Makan dengan Menggunakan Specialized Domestic Waste Water Mixed Treatment Syawfani, Raina; Farhan, Muhammad; Khairunnisa, Aulia; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i2.76330

Abstract

Air limbah yang berasal dari rumah makan mengandung konsentrasi bahan organik tergolong tinggi. Sebagian besar rumah makan tidak mengolah limbah yang dihasilkan secara tepat, sehingga terjadi pencemaran terhadap perairan disekitarnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efisiensi penyisihan parameter BOD dan TSS pada limbah rumah makan menggunakan kombinasi grease trap dan anaerob-aerob dan mengetahui perbandingan hasil proses pengolahan dengan baku mutu yang berlaku. Bahan yang diperlukan pada penelitian ini meliputi air limbah rumah makan, bioball, kerikil, EM4 dan gula merah. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kombinasi grease trap dan pengolahan anaerob-aerob. Proses pengolahan anaerob selama 5 hari dan dilanjutkan dengan pengolahan aerob selama 8 hari. Efisiensi penurunan BOD sebesar 98.54 %, TSS sebesar 95.87%. Hasil pengolahan limbah rumah makan yaitu kadar BOD dari 584 mg.L-1 turun menjadi 8.52 mg.L-1 dan kadar TSS dari 105 mg.L-1 turun menjadi 4.33 mg.L-1. Sedangkan parameter pH mengalami kenaikan dari 3.88 menjadi 7.51. Penurunan ini dipengaruhi oleh penambahan oksigen dan EM4 yang membantu proses penumbuhan biofilm. Berdasarkan hasil analisa, tidak adanya pengaruh nyata dari lamanya waktu tinggal terhadap penurunan parameter pencemar.
Pengolahan Limbah Cair Industri Kecil Kulit Lumpia X di Kota Pontianak Sholata, Fitria; Syifa, Nabilah Nur; Abshar, Khairul; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 11, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v11i3.68134

Abstract

Industri yang ada di Kota Pontianak semakin bertambah, salah satu industri yang banyak ditemui adalah industri makanan. Selain berdampak positif, industri makanan juga memiliki dampak negatif, salah satunya adalah limbah hasil pengolahan yang menimbulkan masalah lingkungan. Salah satu industri kecil makanan di Pontianak yaitu industri kulit lumpia, limbah cair yang dihasilkan mengandung zat berbahaya yang dapat mencemari lingkungan jika tidak diolah dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan air limbah yang tepat untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat rancangan dan metode alat serta untuk mengetahui efektifitas pengolahan air limbah pada industri kulit lumpia. Alat yang digunakan untuk mengurangi dampak negatif limbah dirancang dengan proses pengendapan, kombinasi filtrasi-adsorpsi dan aerasi dengan menggunakan zeolit, pasir dan busa spon sebagai media filter. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa effluen hasil pengolahan pH telah memenuhi baku mutu namun BOD dan TSS masih diatas baku mutu dengan efisiensi pengolahan -10% BOD dan 36,36% TSS sehingga diperlukan pengolahan lebih lanjut.
Analisis Tingkat Pencemaran Terhadap Kualitas Air Sumur Penduduk Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit Wulandari, Desy; Utomo, Kiki Prio; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i1.74726

Abstract

Sungai Limau Village is a coastal area that is prone to groundwater pollution. The raw water source used by residents comes from groundwater by digging wells of poor quality. This research aims to determine whether there has been contamination of residents' well water in Sungai Limau Village based on testing Biological Oxygen Demand (BOD) and Total Suspended Solid (TSS) parameters as well as providing information to residents regarding the appropriate location of wells to be used as a source of raw water. The groundwater sampling method refers to SNI 6989.58:2008 and is taken by Grab Sampling. BOD parameter testing is tested ex-situ in the laboratory in accordance with SNI 6989.72:2009. TSS parameters were tested ex-situ in the laboratory in accordance with SNI 06-6989.3-2004. Then the results of the well water quality test are mapped to the distribution of each parameter. Based on the results of the well water quality test, a value was obtained that exceeded the quality standard according to PP No.22 of 2021 Class 1 for raw water, the Biological Oxygen Demand (BOD) parameter with a value of 123,279 mg/L. So the well water of the residents of Sungai Limau Village is not suitable for use as a source of raw water because it has been polluted by organic materials.
Pengolahan Limbah Cair Pencucian Kendaraan Dengan Menggunakan Metode Kombinasi Adsorpsi Dan Filtrasi Wadiana, Sorasuh; Afsari, Afsari; Iqbal, Muhammad; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v11i2.66193

Abstract

Sejalan dengan perkembangan kota dan daerah, volume air limbah pencucian kendaraan akan terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah kendaraan. Banyaknya jasa pencucian kendaraan dapat memperburuk kualitas lingkungan karena tidak adanya pengolahan air bekas pencucian dan langsung dibuang begitu saja ke badan air. Air limbah pencucian yang dibuang secara langsung tanpa pengolahan dapat mengakibatkan meningkatnya kandungan fosfat, TSS (Total Suspended Solid) dan COD (Chemical Oxygen Demand) pada badan air. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak dari limbah cair pencucian kendaraan yakni dengan melakukan metode pengolahan secara sederhana dengan filtrasi dan adsorpsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dan pengaruh penerapan media filter dan adsorben dalam menurunkan kandungan TSS dan COD. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi absorpsi dan filtrasi dengan menggunakan media pasir silika, kerikil, karbon aktif dan zeolit dengan ketebalan masing-masing media sebesar 5 cm serta ketebalan ijuk sebesar 2 cm sebagai sekat pada setiap lapisan media filter. Berdasarkan hasil penelitian, metode adsorpsi dan filtrasi dapat menurunkan kadar COD sebesar 94,19 % dari 116 mg/L menjadi 6,74 mg/L dan kadar TSS sebesar 98,95% dari 1900 mg/L menjadi 19,9 mg/L.
Analisis Teknologi Bersih Dan Minimasi Limbah Pada Industri Kerupuk Basah Rumahan Kota Pontianak Salsabila, Siti Zahra Widi; Pratama, Surya; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i1.73118

Abstract

Seiring permintaan kerupuk basah di Kalimantan Barat yang semakin meningkat maka limbah yang berasal dari industri Kerupuk basah juga akan semakin meningkat. Limbah tersebut berupa limbah cair seperti air bekas pencucian dan limbah padat seperti kepala ikan dan tulang ikan setelah dilakukan pemisahan dengan daging ikan yang digunakan. Strategi yang lebih proaktif berdasarkan prinsip pengurangan limbah dan efisiensi diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Hal ini disebut sebagai minimalisasi limbah untuk produksi bersih. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan menggunakan observasi langsung dan wawancara dengan pemilik industri kerupuk basah.Proses produksi kerupuk basah yang terdiri dari 7 tahap yaitu proses pembersihan ikan, proses fillet ikan, proses pemotongan ikan, proses pengadonan, proses perebusan, proses pengemasan, dan proses penyimpanan.. Proses produksi saus kacang yang terdiri dari 6 tahap yaitu proses pengupasan bahan (bawang putih), proses pencucian bahan, proses perebusan bahan (cabai kering), proses penggorengan bahan (kacang) , proses penggilingan, dan proses pemasakan Alternatif yang dapat ditawarkan antara lain Penambahan SOP, Good House Keeping (GHK), Perpanjangan Masa Pakai Air, Reuse dan Reduce Air Perebusan, Pemanfaatan kulit bawang putih, Pemanfaatan limbah minyak goring serta Merubah Limbah Padat Menjadi Kompos.
Analisis Kualitas Air Limbah Pasar Bahagia di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya Fitri, Shintiya Murhaliza; Apriani, Isna; Fitrianingsih, Yulisa
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v11i2.65505

Abstract

Pasar Bahagia terletak di Gg. Debu, Jalan K.H. Abdurrahman Wahid, Desa Kuala Dua, Sungai Raya. Pasar Bahagia telah beroperasi selama 2 tahun. Kegiatan perdagangan di Pasar Bahagia menghasilkan limbah padat dan limbah cair. Limbah cair Pasar Bahagia berasal dari air bekas pencucian ikan,unggas, daging, sayur-sayuran, buah-buahan, hingga kebutuhan pokok lainnya. Air limbah dari hasil kegiatan Pasar Bahagia dalam sehari mencapai 3550 liter/ hari. Perlu dilakukan analisis kualitas air limbah Pasar Bahagia yang bertujuan untuk mengetahui apakah limbah cair yang dihasilkan sesuai baku mutu dan aman apabila dibuang ke perairan secara langsung. Analisis air limbah dilakukan dengan merujuk pada PerMenLHK Nomor 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. Hasil analisis diketahui bahwa parameter total coliform, minyak dan lemak berada di bawah baku mutu, sedangkan parameter BOD, COD, TSS, dan Amonia berada di atas baku mutu. Parameter yang melebihi standar baku mutu dapat mencemari lingkungan sehingga memerlukan pengolahan sebelumdibuang ke perairan.