Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Kebijakan Pemberdayaan Kelompok Perempuan Miskin di Nusa Tenggara Timur Khaerul Umam Noer; Sipin Putra; Endang Rudiatin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5577

Abstract

Abstrak Kemiskinan merupakan persoalan klasik di hampir semua wilayah di Indonesia, dan berbagai upaya telah dilakukan untuk menangani persoalan tersebut. Tulisan ini berfokus pada kebijakan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga di wilayah Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Program ini adalah program yang menggunakan pola pendekatan lintas bidang pembangunan secara terkoordinasi, dengan upaya yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga guna mencapai tingkat hidup yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pelaksanaan kebijakan pemberdayaan kelompok perempuan miskin, serta untuk mengetahui dan menganalisa faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaanya. Penelitian ini mempergunakan metode etnografi dalam pengumpulan dan analisis data. Dengan menggunakan model agile governance, terutama pendekatan dynamic governance, penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan yang direncanakan dapat diubah, direvisi, dan ditambahkan di dalam prosesnya. Berbeda dengan model kebijakan tipe air terjun, di mana kebijakan bersifat rigid dan kaku, berjalan satu tahapan berlanjut ke tahap berikutnya, model agile membuka peluang bagi pengambil kebijakan untuk melakukan refleksi dan revisi kebijakan di tengah prosesnya. Hal ini misalnya terlihat dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan yang diberikan kepada kelompok perempuan miskin, di mana mereka diberikan pelatihan-pelatihan sebagaimana yang sudah ditetapkan, akan tetapi kebijakan tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah dengan melihat kebutuhan dan potensi yang dimiliki kelompok perempuan miskin. Kata Kunci: Pemberdayaan, Agile Governance Model, Kelompok Perempuan Miskin
Cross-Border Trade Malaysia-Indonesia: Involvement of Buton Early Immigrants Siswanto, Hanif Abdurahman; Rudiatin, Endang
BASKARA : Journal of Business and Entrepreneurship Vol 6, No 2 (2024): BASKARA : Journal of Business and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54268/baskara.v6i2.21613

Abstract

Border trade in Sabah has occurred for centuries, extending back to pre-colonial times, and has progressed into economic integration, according to academia. In international relations, such border trade is defined as bottom-up border trade since it occurs naturally between two communities based on demand and supply rather than state involvement. This paper aims to discover cross-border trade practitioners beyond the border communities. This qualitative study adopts an inductive research strategy with unstructured interviews with four informants. This study found that early immigrants from Buton who migrated from Southeast Sulawesi to Sabah in the 1970s and early 2000s played an important role in maintaining and connecting border communities and consumers. Migrants carry out cross-border trading in Sabah between Indonesia and Malaysia. Border trade subsequently became not only a source of income for border communities but also a necessity for the survival of early immigrants, who until recently relied on border trading activities for commodity trading activities in the host country.
The Culture Policy for MSME in Digital and Their Prospects Rudiatin, Endang
BASKARA : Journal of Business and Entrepreneurship Vol 6, No 1 (2023): BASKARA: Journal of Business and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54268/baskara.v6i1.18535

Abstract

The current era of digitalization forces entrepreneurs to change their marketing strategy from direct sales to online sales, either in whole or in part. However, the transition is not easy for micro, small, and medium-sized enterprises () because of the limitations of knowledge and facilities they have, so the process goes gradually. The study aims to find out the contribution of online marketing for micro-small enterprises to the resilience of enterprises during the restrictions that have lasted for two years. The study is also a policy recommendation against some digital policy directions against MSME by the Ministry of Informatics and Communications of the Republic of Indonesia. The research object is a member of  ISMEA (Indonesia Small Medium Enterprises Association), which meets the business age criteria of more than 2 years, actively performs hybrid sales (online and offline), and is able to survive during that time. Research methods are carried out qualitatively through descriptive, participatory observation. In-depth interviews were conducted with informants selected using snowball techniques. The results of the research found that online marketing on MSME is carried out through independent web hosting or through marketplace or e-commerce applications available or be used simultaneously. Self-marketing has the advantage that it does not require commission fees from the other party, so the entire profit becomes the seller's. However, it also has a weakness with its limited market accessibility as it requires costs to promote the site. While marketing through the marketplace has the advantages of the wide range of the market and the limitation of the promotion of the applicator, it also has disadvantages such as commission fees for applicators and price competition with providers of similar products or services in the same application or other applications. The conclusion obtained is that MSME is more familiar with using social media compared to the marketplace, in addition to the fact that web hosting is rarely used, even though it is free. The stages providing an appearance in the application require their own skills. While the direction of the marketing digitization policy on MSME that has been running for this time has begun to form a culture of marketing digitalization for micro and small enterprises, especially the use of the application for product delivery.
Analisis Faktor Risiko Malnutrisi pada Balita Daerah Pesisir Jakarta Tahun 2022 Sugiatmi, Sugiatmi; Herlinah, Lily; Rudiatin, Endang; Wredatami, Putri
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 1 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.1.65-73

Abstract

Malnutrisi pada anak tetap menjadi salah satu penyebab terpenting morbiditas dan mortalitas di dunia. Di Indonesia, malnutrisi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menilai proporsi malnutrisi dan faktor-faktor terkait diantara balita di daerah pesisir Jakarta. Desain penelitian ini adalah cross sectional berbasis masyarakat dilakukan pada 177 balita berusia 6-59 bulan dan dipilih secara purposive sampling dengan waktu penelitian selama 6 bulan. Hasil analisis univariat menunjukkan terdapat 25 balita (14.1 %) memiliki status gizi malnutrisi berdasarkan indeks BB/PB atau BB/TB. Analisis bivariat dengan uji Chi-Square menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara pendidikan ibu (p value = 0,76), status pekerjaan ibu (p value = 1,00), pendapatan keluarga (p value = 0,24), riwayat penyakit ISPA (p value = 0,36), tingkat pengetahuan ibu (p value = 0,82), asupan energi (p value = 0,51), karbohidrat (p value = 0,88), lemak (p value = 1,00), dan protein  (p value = 0,52) balita dengan kejadian malnutrisi pada balita. Diharapkan kepada ibu balita agar lebih variatif dalam memilih menu untuk konsumsi balita.
PEMBENTUKAN KARAKTER KEPEMIMPINAN DALAM PEMBELAJARAN ROBOTIK Zulfitria, Zulfitria; Suryadi, Ahmad; Rudiatin, Endang; Arif, Zainal; Lubis, Maysaroh
MISYKAT AL-ANWAR JURNAL KAJIAN ISLAM DAN MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ma.7.1.53-62

Abstract

Pelatihan Pembuatan Detergen Cair Alami dari Lerak sebagai Implementasi Model Pemberdayaan Kelompok Usaha ISMEA Sumarni, Lilik; Rudiatin, Endang; Nugrahani, Ratri Ariatmi; Tohari, Moh Amin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyrakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.6.1.55-61

Abstract

Persoalan limbah menjadi hal yang perlu di prioritaskan. Oleh karena itu dibutuhkan detergen yang ramah lingkungan, efektif membersihkan dan menggunakan produk halal. Detergen memiliki dampak yang besar dalam merusak ekosistem. Kandungan surfaktan (ABS) pada detergen dapat merusak biota air. Demikian pula busa yang dihasilkan detergen disinyalir dapat menyebabkan mikroorganisme didalam air kekurangan oksigen. Kemasan detergen umumnya berbahan plastik menambah tinggi pencemaran lingkungan. Oleh sebab dibuat salah satu produk inovasi sebagai solusi yaitu detergen ramah lingkungan. Bahan pembuatan detergen cair ini adalah Buah Lerak (Sapindus rarak D), Air Bunga Kamboja, Daun Salam, Daun Bidara dan daun sereh.  Buah Lerak sebagai sumber bahan baku produk pembersih rumah tangga misal sabun dan shampoo, berbeda dengan sabun konvensional karena menghasilkan busa yang lebih sedikit, cocok untuk pakaian berwarna, bermotif dan bukan putih. Air bunga kamboja, berfungsi menambah pembusaan dan pewangi, pengawet, Daun Bidara mengandung flavonoid, tannin sebagai antibakteri, sedangkan bahan fragrance menggunakan Daun Sereh, Salam dan Kulit Jeruk. Metode pembuatan Detergen Cair dari buah lerak; (1).Siapkan buah lerak tanpa biji (2). Masukkan ke panci dan tambahkan bahan lain (3). Rebus (4). Tambahkan fragrance (5). Dinginkan  (6). Saring (7). Kemas. Hasil adalah bahwa pelaksanaan pelatihan pembuatan detergen ramah lingkungan, halal, bernilai ekonomi, serta sebagai peluang bagi mahasiswa atau wirausaha. Bertempat Harjamukti. Cimanggis Depok, mitra ISMEA (Indonesian Small Medium Enterprises Association) mahasiswa, dan stakeholder. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan kegiatan, mitra terbantu dengan adanya kegiatan ini, memberi stimuli, serta meningkatkan komunikasi antara wirausahawan, menambah semangat organisasi, ilmu dan wawasan mengenai inovasi produk ramah lingkungan.Persoalan limbah menjadi hal yang perlu di prioritaskan. Oleh karena itu dibutuhkan detergen yang ramah lingkungan, efektif membersihkan dan menggunakan produk halal. Detergen memiliki dampak yang besar dalam merusak ekosistem. Kandungan surfaktan (ABS) pada detergen dapat merusak biota air. Demikian pula busa yang dihasilkan detergen disinyalir dapat menyebabkan mikroorganisme didalam air kekurangan oksigen. Kemasan detergen umumnya berbahan plastik menambah tinggi pencemaran lingkungan. Oleh sebab dibuat salah satu produk inovasi sebagai solusi yaitu detergen ramah lingkungan. Bahan pembuatan detergen cair ini adalah Buah Lerak (Sapindus rarak D), Air Bunga Kamboja, Daun Salam, Daun Bidara dan daun sereh.  Buah Lerak sebagai sumber bahan baku produk pembersih rumah tangga misal sabun dan shampoo, berbeda dengan sabun konvensional karena menghasilkan busa yang lebih sedikit, cocok untuk pakaian berwarna, bermotif dan bukan putih. Air bunga kamboja, berfungsi menambah pembusaan dan pewangi, pengawet, Daun Bidara mengandung flavonoid, tannin sebagai antibakteri, sedangkan bahan fragrance menggunakan Daun Sereh, Salam dan Kulit Jeruk. Metode pembuatan Detergen Cair dari buah lerak; (1).Siapkan buah lerak tanpa biji (2). Masukkan ke panci dan tambahkan bahan lain (3). Rebus (4). Tambahkan fragrance (5). Dinginkan  (6). Saring (7). Kemas. Hasil adalah bahwa pelaksanaan pelatihan pembuatan detergen ramah lingkungan, halal, bernilai ekonomi, serta sebagai peluang bagi mahasiswa atau wirausaha. Bertempat Harjamukti. Cimanggis Depok, mitra ISMEA (Indonesian Small Medium Enterprises Association) mahasiswa, dan stakeholder. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan kegiatan, mitra terbantu dengan adanya kegiatan ini, memberi stimuli, serta meningkatkan komunikasi antara wirausahawan, menambah semangat organisasi, ilmu dan wawasan mengenai inovasi produk ramah lingkungan.
Peningkatan Daya Saing UMKM Produk Makanan Ringan Melalui Diseminasi Teknologi Suwandi, Agri; Rahmalina, Dwi; Susilawati; Rudiatin, Endang
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 4 No 2 (2023): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v4i2.4108

Abstract

Covid-19 berdampak ke segala sektor, salah satunya sektor ekonomi. Hal ini dirasakan secara signifikan oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengalami krisis ekonomi. Pasalnya, menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19 juga sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha UMKM. Krisis ekonomi yang dialami UMKM tanpa disadari dapat menjadi ancaman bagi perekonomian nasional. Oleh karena itu pembinaan dan bantuan untuk pelaku UMKM di masa pandemi perlu menjadi perhatian banyak sektor, salah satunya adalah lembaga Pendidikan. Untuk membangkitkan kembali kondisi ini diperlukan solusi mitigasi dan pemulihan. Langkah mitigasi prioritas jangka pendek adalah dengan menciptakan stimulus pada sisi permintaan dan mendorong platform digital (online) atau konsep manajemen dan pemasaran digital economyuntuk memperluas kemitraan. Upaya lainnya yaitu melalui kerjasama dalam pemanfaatan inovasi dan teknologi tepat guna yang dapat menunjang perbaikan mutu dan daya saing produk, proses pengolahan produk, kemasan dan sistem pemasaran serta lainnya. Pengabdian dilakukan dalam bentuk diseminasi teknologi untuk mitra berupa mesin, pelatihan alih teknologi dan pembekalan kewirausahaan, manajemen dan pemasaran dalam bentuk digital (digital economy concept) serta pelatihan penerapannya. Hasil dari kegiatan pengabdian diseminasi ini adalah meningkatkan produk produktivitas, kualitas dan daya saing produk, khususnya produk makanan ringan.
Mahkamah Konstitusi dalam Perjalanan Reformasi Birokrasi Ibrahim, Siti Noor Khatija; Rahmawati, Rosyida; Rudiatin, Endang
International Journal Administration, Business & Organization Vol 5 No 1 (2024): IJABO
Publisher : Asosiasi Ahli Administrasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61242/ijabo.24.389

Abstract

The purpose of this study is to analyze the bureaucratic ethics of the Constitutional Court related to the objectives and constitutional values in the decisions of the Constitutional Court judges, as well as the role of bureaucratic reform based on Presidential Regulation Number 81 of 2010. The method used is a literature study. This method involves analyzing secondary data from Constitutional Court decisions, laws and regulations, and other scientific literature focusing on the research topic. The results showed that ethical violations by Constitutional Court judges are a serious challenge to the integrity of the Constitutional Court institution. After the amendment of the 1945 Constitution after the reform, the Constitutional Court became the highest judicial institution against corruption, collusion, and nepotism. Despite four amendments, legal irregularities in the Constitutional Court still occur, indicating that post-reform law enforcement has not been optimal. The main challenge is the inability of the bureaucracy to serve the public interest. The importance of bureaucratic reform is illustrated by the need to improve the integrity of the Constitutional Court, rebuild public trust, and ensure that this institution continues to function as a justice enforcer that serves the public interest.
RESPON PEREMPUAN TERHADAP KEKERASAN SEKSUAL (STUDI KASUS DI KERETA REL LISTRIK JABODETABEK) Aris S; Endang Rudiatin
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempuan hingga kini masih sering dianggap sebagai the second human being (manusia kelas dua), yang berada di bawah superioritas laki-laki.. Hal ini menyebabkan begitu banyaknya tindakan-tindakan yang merendahkan perempuan salah satunya adalah yang terjadi di transportasi umum. Kereta Rel Listrik Commuter Line merupakan salah satu moda transportasi umum yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Jabodetabek, karena murah,efisien dan nyaman, tetapi dibalik itu banyak orang terutama wanita yang pernah mengalami kekerasan seksual di KRL. Disini saya akan menganalisis respon korban, saksi, dan petugas keamanan dalam peristiwa kekerasan seksual di Kereta Rel Listrik Commuter Line Jabodetabek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi kasus, yang mengandung empat tipe data yaitu: wawancara, observasi, dokumen dan materi audio-visual untuk kolom dan bentuk spesifik dari informasi seperti siswa, administrasi untuk baris. Penyampaian data melalui matriks ini ditujukan untuk melihat kedalaman dan banyaknya bentuk dari pengumpulan data, sehingga menunjukkan kekompleksan dari kasus tersebut. Respon yang dilakukan oleh Informan saat mengalami kejadian kekerasan seksual pun sangat berbeda-beda. Ada yang merespon dengan cara menjauh atau berpindah ke dalam gerbong lain dan ada pula yang merespon dengan cara bersikap biasa saja namun jika sudah keterlaluan baru akan melaporkannya kepada petugas, dan ada yang merespon dengan memarahi pelaku. Kata kunci: Respon Perempuan, Kekerasan Seksual, Kereta Rel Listrik Jabodetabek
STRATEGI FUNDRAISING DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS PROGRAM “TERSENYUM” RUMAH SOSIAL KUTUB JAKARTA SELATAN) Stafhanie Dumas; Muhammad Sahrul; Sokhivah Sokhivah; Endang Rudiatin
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Perlu ada alternatif sumber pendanaan untuk perputaran biaya operasional serta dalam kaitannya untuk menjalankan  program sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi fundraising di Lembaga Non-Profit yang merupakan bagian dari organisasi pelayanan sosial.. Rumah Sosial Kutub menjadi wadah terpercaya dalam pengelolaan sumber daya limbah minyak jelantah. Dengan adanya fenomena sosial pada lembaga Rumah Sosial Kutub dalam mendayagunakan hasil perolehan dana dari pengumpulan minyak jelantah, ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Sosial Kutub terhadap Lingkungan yang bersih dan peduli terhadap pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini ditujukan dalam rangka mengetahui bagaimana strategi fundraising melalui program tersenyum untuk program pemberdayaan masyarakat. Penelitian lapangan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta menganalisis data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Lembaga Rumah Sosial Kutub dalam Program Tersenyum menggunakan metode Fundraising yaitu Face To face dan Campaign, strategi yang digunakan  dalam program tersenyum ini dengan sosialisasi langsung dengan masyarakat, serta melakukan  promosi untuk menghimpun minyak Jelantah melaui media komunikasi  seperti internet, website resmi, social media seperti IG dari Rumah Sosial Kutub. Dari metode fundraising yang diterapkan Rumah Sosial Kutub, masyarakat tertarik dengan program “tersenyum”. Hasilnya Rumah Sosial Kutub dapat mengumpulkan minyak jelantah dan hasil penjualan minyak jelantah berupa dana operasional untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan menyesuaikan program yang ada masing-masing wilayah yang ikut serta dalam program “tersenyum” ini, seperti bantuan bahan pokok seperti minyak goreng, santunan kepada anak yatim, santunan kepada dhuafa, santunan kepada lansia jompo, serta bantuan asupan gizi bagi anak yang memiliki berat badan dibawah garis merah.Kata kunci: Strategi Fundraising, Metode Fundraising, Pemberdayaan Masyarakat