Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Formulasi Etika Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Pendidikan Islam: Pendekatan Maqāṣid al-Sharī‘ah dan Tafsir Tematik Al-Qur’an Supriatin, Iit; Syarifah, Siti; Susilawati, Ela; Supriadi, Iki; Apriani, Risa
Halaqa: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2025): Halaqa : Journal of Islamic Education
Publisher : PT. Student RIhlah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61630/hjie.v1i2.28

Abstract

This study explores the ethical utilization of Artificial Intelligence (AI) in Islamic education through an integrative approach that combines maqāṣid al-sharī‘ah and thematic Qur’anic exegesis. This research aims to formulate a contextual and applicable Islamic ethical framework for the use of AI in learning processes. Employing a qualitative library research method, data were collected from primary sources (Qur’anic verses and tafsir) and secondary sources (academic journals, books, institutional reports). The findings reveal that AI can support Islamic education when ethically guided—by upholding the protection of religion (ḥifẓ al-dīn), intellect (ḥifẓ al-‘aql), life (ḥifẓ al-nafs), wealth (ḥifẓ al-māl), and lineage (ḥifẓ al-nasl). The study also articulates three core Qur’anic ethical principles—reason as wisdom, knowledge as divine trust, and moral accountability (amānah)—as the basis for AI development. The novelty of this research lies in integrating two classical Islamic methodologies to address contemporary technological challenges. Its implications span educational technology policy design, ethical guidance for Islamic AI developers, and teacher training curriculum for the digital era.
ANALISIS PREFERENSI KONSUMSI MINYAK GORENG KEMASAN OLEH RUMAH TANGGA DI KABUPATEN TASIKMALAYA Mustafiani, Dea; Farid, Hisam; Syarifah, Siti; Tiarahman, Robi
Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 5 No 2 (2025): Ekonom: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Yana Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/ekonom.v5i2.1085

Abstract

Analisis preferensi konsumsi minyak goreng kemasan oleh rumah tangga di kabupaten tasikmalaya Metode dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data diambil dari wawancara tidak terstruktur kepada informan. Wawancara tidak terstruktur merupakan wawancara yang dilakukan peneliti terhadap subjek penelitian secara bebas tidak terstruktur, hanya berpedoman pada garis besar masalah penelitian yang sedang diteliti faktor yang dapat mempengaruhi preferensi konsumen dalam memilih minyak goreng diantaranya merek, harga, kualitas, kemasan, serta promosi. Merek yang banyak digunakan oleh rumah tangga Kabupaten Tasikmalaya ini yaitu Minyak Kita, Sania, Rizki, Tropical, dan minyak Fitri. Konsumen biasanya mempertimbangkan harga yang ditawarkan oleh masing-masing minyak tersebut karena harga yang dipilih konsumen yaitu berkisar 10.000 sampai 17.000 per liternya. Minyak goreng yang beredar di pasaran saat ini sudah banyak dari berbagai jenis merek yang ada sehingga konsumen diberikan kesempatan untuk memilih produk minyak goreng kemasan yang lebih luas lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumsi minyak goreng kemasan oleh rumah tangga di Kabupaten Tasikmalaya. Analisis ini penting dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam memilih minyak goreng kemasan, sehingga dapat membantu para pelaku usaha dalam memasarkan produknya secara lebih efektif.
MANAJEMEN WAKAF DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG NO. 41 TAHUN 2004 Hidayat, Ahmad Riza; Hakim, Rizky Firmanul; Azma Zainul Taufiqulloh; Syarifah, Siti
Filantropi : Jurnal Manajemen Zakat dan Wakaf Vol. 4 No. 1 (2023): Filantropi
Publisher : Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/finalmazawa.v4i1.8029

Abstract

Waqf is not just a religious practice, but is also an economic instrument that can make a significant contribution to the welfare of the people. In this context, law no. 41 of 2004 is the legal basis for regulating and managing waqf in Indonesia. In this research, a qualitative method with a literature study approach was used to explore an in-depth understanding of waqf management from the perspective of Islamic law and Law No. 41 of 2004. The concepts and principles of waqf management in Islam, as explained in the Al-Quran, provide a solid foundation for fair, transparent and sustainable management of waqf assets. The verses of the Koran that talk about establishing prayers, paying zakat, and bowing together with those who bow down create a framework that includes spiritual, social, and cooperative dimensions in the management of waqf. Wakaf bukan sekadar amalan keagamaan, tetapi juga merupakan instrumen ekonomi yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan umat. Dalam konteks ini, undang-undang No. 41 tahun 2004 menjadi landasan hukum yang mengatur dan mengelola wakaf di Indonesia. Dalam penelitian ini, metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur digunakan untuk menggali pemahaman mendalam tentang manajemen wakaf dalam perspektif hukum Islam dan undang-undang No. 41 tahun 2004. Konsep dan prinsip manajemen wakaf dalam Islam, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran, memberikan fondasi yang kokoh untuk pengelolaan harta wakaf yang adil, transparan, dan berkesinambungan. Ayat Al-Quran yang berbicara tentang mendirikan salat, menunaikan zakat, dan rukuk bersama-sama dengan orang-orang yang rukuk menciptakan kerangka kerja yang mencakup dimensi spiritual, sosial, dan kerjasama dalam pengelolaan wakaf.
MANTRA PENGASIH MANDI ULAR CINTAMANI: KAJIAN STRUKTURAL, FUNGSI, DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Syarifah, Siti; Syifanaya, Raissa; Fahira, Dima Azharul; Mulyaningsih, Indrya
Jurnal Tradisi Lisan Nusantara Vol 3, No 2 (2023): Volume 3, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jtln.v3i2.647

Abstract

Abstract: This study aims to describe or describe the structure, function, and meaning of the self-compassion mantra, namely the mantra "Mandi Ular Cintamani". The research method used is descriptive method in the form of qualitative, by applying a structural approach. Data collection tools used are listening, reading, and note taking techniques. The validity technique used is triangulation. The data analysis used in this study is the data analysis technique of Miles and Huberman, which contains four components of the data analysis process, including the process of collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. Judging from the results of data analysis, the structure of the spell was found, including: title element, opening element, intention element, suggestion element, purpose element, and closing element. Then, this mantra serves to conquer evil or evil things, fill supernatural powers, a medium of communication with God, amorous charms, and to shackle the human and jinn spirits. Meanwhile, the mantra cintamani snake bath has a figurative or connotative meaning. This research can be applied or implemented in junior high school grade VII odd semester, namely Basic Competency 3.14 and 4.14 about folk poetry.
Case Report: Aspiration Pneumonitis as a Rare Complication Following Hydrogen Peroxide Intoxication Putri, Maulinda; Suhartomi; OK Yulizal; Syarifah, Siti
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 31 No 4 (2025): JULI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v31i4.3404

Abstract

Introduction: Suicide rates continue to rise globally, with self-poisoning being a common method in some developing countries. This report reported a case of hydrogen peroxide ingestion leading to aspiration pneumonitis, a less-discussed complication compared to gastrointestinal toxicity. Case Illustration: A 41-year-old woman presented to the emergency unit 8 hours post-ingestion of a hydrogen peroxide-based toilet cleaner. Symptoms included vomiting, hoarseness, faintness, and frothing at the mouth. The physical examination revealed dyspnea, irritability, a cleaning solution odor in the oral cavity, rhonchi in the middle and lower lung fields, epigastric tenderness, and increased bowel sounds. Gastric lavage with 200 mL of saline was performed, and activated charcoal and sucralfate syrup were administered via a nasogastric tube. The patient had previously received ranitidine at another facility and was also treated with omeprazole and ondansetron. Laboratory results showed leukocytosis, and a chest x-ray indicated bilateral lung infiltration and increased broncho-vascular pattern. Discussion: Early and proper intervention by trained healthcare professionals, combined with preventive measures such as positioning the patient in a semi-upright position and avoiding emetogenic liquids, is essential. Conclusion: This case showed the importance of prompt management involving gastric lavage, mucosal protection, acid suppression, and absorption inhibition. Nonetheless, respiratory complications, such as aspiration pneumonitis, remain challenging to prevent.
Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pembelajaran Di Sekolah MDTA Ar-Rohmah Melalui Implementasi Kurikulum Terstruktur dan Terukur Syarifah, Siti; Rohmah, Erifka Awaliah
Al-ihsan: Jurnal Pengabdian Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Al-Ihsan : Jurnal Pengabdian Agama Islam
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/aijpai.2024.19036

Abstract

Latar belakang penelitian ini berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah MDTA ARROHMAH dengan penerapan kurikulum terstruktur dan terukur. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang mengidentifikasi dan memanfaatkan aset lokal untuk mendukung pengembangan pendidikan. Dalam implementasinya, kurikulum dikembangkan berdasarkan potensi dan kebutuhan sekolah, dengan melibatkan komunitas dan pemangku kepentingan. Hasil dari penerapan kurikulum ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pengetahuan siswa, serta keterlibatan aktif komunitas. Kesimpulannya, kurikulum yang terstruktur dan terukur, bila dikembangkan dengan pendekatan ABCD, efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di MDTA ARROHMAH, mendorong partisipasi komunitas, dan memperkuat hasil pendidikan secara keseluruhan.
Analisis Loyalitas Gen Z Terhadap Layanan E-Commerce Sari, Indah Anggraeni Purnama; Wibowo, Uud; Syarifah, Siti; Amri, Whan Augustin Ainul; Septiana, Teodora
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis loyalitas Generasi Z terhadap layanan e-commerce di Indonesia serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Generasi Z dikenal sebagai digital natives yang memiliki karakteristik konsumsi unik, sensitif terhadap harga, mengutamakan kualitas, serta menginginkan pengalaman belanja yang cepat, praktis, dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) yang bersumber dari artikel ilmiah nasional dan publikasi terkait e-commerce serta perilaku konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loyalitas Gen Z terbentuk melalui kombinasi faktor rasional dan emosional. Faktor rasional meliputi harga yang kompetitif, kualitas produk, serta promosi, sedangkan faktor emosional mencakup pengalaman belanja interaktif, personalisasi, keterlibatan komunitas digital, serta nilai keberlanjutan yang ditawarkan platform. Analisis strategi Shopee, Tokopedia, dan TikTok memperlihatkan perbedaan pendekatan dalam mempertahankan loyalitas Gen Z: Shopee melalui gamifikasi dan customer experience, Tokopedia dengan program loyalitas dan kolaborasi brand ambassador, serta TikTok lewat konten autentik, tren viral, dan algoritma personalisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa loyalitas Gen Z tidak dapat dibangun hanya dengan diskon atau promosi jangka pendek, melainkan membutuhkan kualitas layanan yang konsisten, pengalaman belanja yang relevan, serta nilai keberlanjutan yang sejalan dengan gaya hidup generasi ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis bagi pengembangan literatur perilaku konsumen digital, serta menjadi masukan praktis bagi perusahaan e-commerce dalam merumuskan strategi yang lebih efektif untuk mempertahankan loyalitas Generasi Z.
Evaluasi Formulasi Teh Celup dari Kombinasi Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) dan Buah Ara (Ficus carica L.) sebagai Antibakteri terhadap Staphylococcus aureus Husni, M. Irgisyach Aqilla; Simat, Marcelina Oktavia Mayang Sari; Suhartomi, Suhartomi; Hendrianto, Hendrianto; Syarifah, Siti; Putri, Maulinda; Widyawati, Tri
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 4 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i4.1205

Abstract

The development of natural-based antibacterial agents is essential to reduce dependency on antibiotics and the risk of resistance. Sweet orange peel and fig fruit contain bioactive compounds with potential antibacterial effects. This study aimed to develop tea bag formulations made from sweet orange peel with the addition of fig fruit as an additive and to evaluate their in vitro antibacterial activity against Staphylococcus aureus. This experimental study employed two approaches, including disc diffusion and microdilution on several combination formulations of sweet orange peel and fig tea bags. The formulations consisted of F1 (1 g sweet orange peel and 1 g fig), F2 (1.5 g sweet orange peel and 0.5 g fig), and F3 (1.75 g sweet orange peel and 0.25 g fig). The disc diffusion assay showed that all formulations exhibited weak antibacterial activity against Staphylococcus aureus, producing inhibition zones of approximately 6–7 mm, except for F3 infusion, which demonstrated the widest inhibition zone with a mean diameter of about 8.21 mm (P-Value = 0.688). In the microdilution test, the MIC of F3 infusion was found to be 40 mg/mL, while the MBC was not detected at the tested concentrations. Overall, it can be concluded that the infusion of the tea bag formulation containing 1.75 g sweet orange peel and 0.25 g fig was the most promising combination; however, its antibacterial activity remained weak and was bacteriostatic rather than bactericidal.
Model Evaluasi Autentik Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Siti Syarifah; Natibah, Siti; Hamzah, Rahmatika; Najamuddin, Dudun
Celebes Journal of Elementary Education Vol 3 No 2 (2025): Celebes Journal of Elementary Education : Desember (2025)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/cjee.v3i2.5144

Abstract

Evaluasi autentik merupakan pendekatan penilaian yang menekankan pada keterlibatan peserta didik dalam aktivitas nyata yang mencerminkan tantangan dan tuntutan dunia luar sekolah. Pendekatan ini tidak hanya mengukur hasil akhir pembelajaran, tetapi juga proses berpikir, kemampuan analitis, dan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam implementasi evaluasi autentik dalam proses pembelajaran di MA Syamsul ‘Ulum, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik. Selain itu, penelitian ini juga menelaah strategi yang digunakan dalam penerapan evaluasi autentik dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama proses implementasinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di kelas, serta dokumentasi pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan evaluasi autentik mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui tugas-tugas berbasis proyek, diskusi kelompok, penilaian sejawat, serta kegiatan reflektif. Namun, pelaksanaan evaluasi autentik juga menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan guru, serta hambatan dalam penyusunan instrumen evaluasi yang tepat. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan model evaluasi yang kontekstual dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di lembaga pendidikan menengah.
Corelation Between Level of Knowledge and Antibiotic Use Behaviour in Kelurahan Sei Putih Timur, Medan KABAN, SRI MELINDA; Kumar, Ajith; Hafaz Zakky Abdillah; Anggrreiny; Siti Syarifah
Journal of Endocrinology, Tropical Medicine, and Infectious Disease (JETROMI) Vol. 7 No. 4 (2025): Journal of Endocrinology, Tropical Medicine, and Infectious Disease (JETROMI)
Publisher : TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jetromi.v7i4.20830

Abstract

Background: Antibiotics are one of the great discoveries in the world of health that have saved many lives since their invention by Sir Henry Flaming in 1928. Not long after its discovery, antibiotic usage faced a new issue, which is antibiotic resistance that caused antibiotic effectivity to decrease and caused millions of deaths ever since. Until now, antibiotics have become a global threat that has to be solved. This research aims to determine the community’s knowledge level about antibiotics, if their use of antibiotics is rational, and if knowledge about antibiotics in the community will affect their usage of antibiotics. Method: A cross-sectional strategy is used in this descriptive-analytical study. The population and sample of this study were the community of Kelurahan Sei Putih Timur 2 Medan that met the criteria of respondents of 120 people.T Results and Discussion: The results obtained were 38 respondent (31.7%) has insufficient level of knowledge about antibiotics, 56 respondent (46.7%) has sufficient knowledge and 26 respondent (21.7%) has good knowledge about antibiotics. The number of respondent who has rational usage of antibiotics was 69 (57.5%) and the other 51 respondent (42.5%) has irrational usage of antibiotics. From analysis, 63 respondent, has sufficient to good knowledge about antibiotics and rational usage of it. Conclusion: Most of the antibiotic use behaviour of the East Sei Putih 2 Community is classified as rational, and has sufficient knowledge about antibiotics