Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Aktivitas Sosial Masyarakat Kampung Pelangi Banjarbaru Sebagai Sumber Belajar IPS Rusli, Rusli; Subiyakto, Bambang; Putra, Muhammad Adhitya Hidayat
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 1 (2021): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.606 KB)

Abstract

Persoalan pada pembelajaran saat ini adalah tuntutan kurikulum yang kompleks sehingga menuntut kreativitas guru untuk memanfaatkan sumber belajar kontektual sedangkan sumber belajar IPS yang ada dan dimanfaatkan guru selama ini hanya fokus dikembangkan pada aspek kognitif. Gejala ini berdampak pada pandangan peserta didik dan masyarakat terhadap pembelajaran IPS, bahwa pembelajaran IPS hanya menghafal fakta dan konsep seharusnya pembelajaran IPS bisa dibuat menyenangkan dengan memasukkan sumber belajar yang ada di sekitar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Aktivitas Sosial Masyarakat Kampung Pelangi Banjarbaru yang kemudian dijadikan Sebagai Sumber belajar IPS. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Uji keabsahan data melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, member check, dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian ini menjelaskan beberapa bentuk aktivitas sosial yang ada di kampung pelangi Banjarbaru. Bentuk aktivitas tersebut yaitu, kebersihan lingkungan, pelatihan keterampilan wanita, bakti sosial dan arisan yasinan. Bentuk aktivitas sosial ini kemudian dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS yang kontekstual, dengan sumber belajar yang kontekstual diharapkan peserta didik dapat dengan mudah memahami materi pembelajaran yang diberikan oleh guru, sehingga pandangan tentang pembelajaran IPS yang hanya menghafal berubah dengan adanya sumber belajar yang kontekstual
Industri Pembuatan Jukung di Desa Pulau Sewangi Kecamatan Alalak Kalimantan Selatan Tahun 2010-2022 Najmi, Aulia; Subiyakto, Bambang; Nadilla, Dewicca Fatma; Subroto, Wisnu
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v8i2.35013

Abstract

Di masa lalu, jukung memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat Banjar, baik sebagai alat transportasi maupun simbol budaya. Kemajuan teknologi darat telah secara signifikan mengurangi peran penting jukung, yang menyebabkan penurunan produksi dan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab penurunan produksi jukung di kalangan masyarakat Banjar di Desa Pulau Sewangi dari tahun 2010-2022. Dengan menggunakan metode historis, penelitian ini melibatkan empat tahap: heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Pada tahap heuristik data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengrajin jukung, dan studi pustaka. Tahap kritik memverifikasi keaslian sumber dan menilai kredibilitas informasi. Pada tahap interpretasi, data dianalisis untuk memahami dampak ekonomi dan teknologi pada industri jukung. Historiografi menyusun interpretasi-interpretasi tersebut ke dalam sebuah narasi yang koheren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan ini disebabkan oleh peningkatan infrastruktur dan akses perjalanan darat yang telah mengubah pola transportasi. Selain itu, kelangkaan dan mahalnya harga kayu berkualitas semakin menghambat produksi jukung. Kesimpulannya, penurunan industri jukung terutama disebabkan oleh pergeseran ke arah transportasi darat yang lebih efisien dan sulitnya mendapatkan bahan baku yang diperlukan.   Historically, the jukung was a significant aspect of the Banjar people's lives, serving as both a mode of transportation and a cultural emblem. The advent of advanced land technology has resulted in a notable decline in the significance of the jukung, leading to a reduction in its production and utilization. The objective of this study is to ascertain the underlying factors that have contributed to the decline in jukung production among the Banjar community in Sewangi Island Village between the years 2010 and 2022. The historical method is employed in this research, which is comprised of four stages: heuristics, criticism, interpretation, and historiography. In the heuristic stage, data were collected through field observations, interviews with jukung craftsmen, and a review of relevant literature. In the critique stage, the veracity of the sources was established and the reliability of the information was evaluated. In the interpretation stage, the data is analyzed in order to gain insight into the economic and technological impacts on the jukung industry. Historiography synthesizes the interpretations into a coherent narrative. The results indicate that the decline is attributable to enhanced infrastructure and access to land travel, which have altered transportation patterns. Furthermore, the scarcity and elevated cost of premium wood have exacerbated the challenges associated with jukung production. In conclusion, the decline of the jukung industry is primarily attributed to the transition towards more efficient land transportation and the difficulty of obtaining the essential raw materials.
Implementation of Digitalization Marketing for UMKM in Manarap Lama Village Sari, Raihanah; Nugroho Putro, Herry Porda; Subiyakto, Bambang; Rusmaniah, Rusmaniah; Suwarjo, Suwarjo; Awaliyah, Hijatul
Journal of Social Development Vol 2, No 1 (2024): Journal of Social Development, May 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-sod.v2i1.12207

Abstract

Village Manarap Lama is one of the sasirangan producing villages, which is why this village is often also called sasirangan village. Results processed sasirangan usually for sale traditionally through several shops located in Manarap village itself starting from old, middle and new Manarap. This of course makes the scope of sales narrow and only buyer Which come To the store just Which know product they And the impact to income UMKM Alone Which No increase, so that required a solution in the form of training on digital marketing so that UMKM from Sasirangan village in Manarap Lama village can introduce their products to potential consumers both online and online. online or offline with the aim of getting far-reaching benefits more big from previously. Activity devotion done in a way stare advance directly with MSME actors in Sasirangan village in Manarap Lama Village, Banjar Regency. They given training menegai application digitalization marketing covers sales via social media such as WhatsApp, Twitter, Instagram, Facebook and marketplace, as well as creating interesting videos to introduce their products with help a blogger. Results activity This form making website by representatives of the Manarap Lama Village community which contains marketing of their products form Sasirangan Cloth, Good Which Still in the form of raw materials nor Sasirangan Cloth Which Already processed into clothes.
Flipbook Maker is an Electronic Learning Media for Social Studies Subjects Subiyakto, Bambang; Jumriani, Jumriani; Syaharuddin, Syaharuddin; Rusmaniah, Rusmaniah; Triyono, Sigit; Jannah, Fathul
Journal of Social Development Vol 2, No 2 (2024): Journal of Social Development, November 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-sod.v2i2.13505

Abstract

Technology integration in learning is essential in this digital era to improve student interaction and understanding. This community service aims to develop and implement Flipbook Maker as an electronic learning media for Social Sciences (IPS) subjects. The methods used in this community service activity include the planning, training, implementation, and evaluation stages. First, a needs analysis was conducted to determine the material to be presented as a flipbook. Second, IPS teachers were given intensive training on integrating Flipbook Maker into the curriculum.Furthermore, the flipbooks that had been created were tested in several classes to see their effectiveness and student responses. The activity results showed that using Flipbook Maker as an electronic learning medium can increase student interest, facilitate material delivery, and enrich learning resources. The evaluation showed that most students felt more motivated and helped understand IPS material. Thus, Flipbook Maker can be an alternative and innovative learning media for IPS subjects.
Training on Classroom Action Research Proposal Making to Improve Skills for Social Studies Teacher Deliberation in Banjarbaru City Ilhami, M. Ridha; Abbas, Ersis Warmansyah; Subiyakto, Bambang; Mutiani, Mutiani; Sari, Raihanah; Julia, Siti
Journal of Social Development Vol 2, No 1 (2024): Journal of Social Development, May 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/j-sod.v2i1.12206

Abstract

The skills of junior high school social studies teachers in Banjarbaru City must be improved. Therefore, the Lambung Mangkurat University service team collaborated with MGMP IPS through a partnership program. The aim is to improve their ability to develop classroom action research (PTK) in that place. The purpose of this training is to improve teachers' ability to design PTK proposals in accordance with the needs of learning improvement. The training participants totaled 28 teachers, and the service methods used included lectures, interactive discussions, and PTK proposal clinic training. As a result of the training, junior high school social studies teachers who are members of MGMP IPS Banjarbaru City made several PTK proposals. In summary, teachers who attended the training were able to make a class action research proposal.
Entrepreneurship Material on Economic Concepts in Social Studies Learning Mukti, Muhammad Riyaldi; Rajiani, Ismi; Putra, Muhammad Adhitya Hidayat; Rusmaniah, Rusmaniah; Subiyakto, Bambang
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 4, No 2 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kss.v4i2.5646

Abstract

Konsep utama dari materi pembelajaran IPS ini berkaitan dengan produksi, distribusi dan konsumsi. Ekonomi selalu berkaitan dengan kebutuhan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, baik barang maupun jasa. Terbukti adanya kontribusi materi kewirausahaan bagi perkembangan Indonesia dalam peluang usaha yang di jadikan sebagai lahan bisnis dengan mencurahkan seluruh waktunya untuk menciptakan peluang usaha yang kreatif dan inovatif. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan materi kewirausahaan dalam pembelajaran IPS yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia. Materi pembelajaran IPS memiliki peran penting dalam proses belajar mengajar dan mengandung makna jiwa kewirausahaan yang bertanggung jawab, pantang menyerah, percaya diri dan kemampuan dalam berwirausaha. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Strategi pencarian dengan mencari buku, ebook, dan jurnal melalui google scholar. Pencarian data sarjana di Google menggunakan kata kunci dengan mencari jurnal penelitian yang dipublikasikan di internet, baik jurnal, buku maupun ebook. Hasil dari artikel ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan nilai-nilai ekonomi dan memiliki jiwa wirausaha.
The Impact of the Sei Alalak I Bridge Development Project on the Social and Economic Life of the People of Alalak Utara Village, Banjarmasin City Gunawan, Doni; Subiyakto, Bambang; Handy, Muhammad Rezky Noor; Rusmaniah, Rusmaniah; Ilhami, M. Ridha
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 4, No 2 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kss.v4i2.5551

Abstract

Pembangunan infrastruktur memberikan peranan yang sangat penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi, satu diantaranya yaitu pembangunan jembatan Sei Alalak 1. Namun, dalam proses pembangunannya memerlukan waktu yang relative lama sehingga hal ini dapat memberikan dampak terhadap massyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan Dampak Proyek Pembangunan Jembatan Sei Alalak I Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat di Kelurahan Alalak Utara. Penelitian in menggunakan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan kecermatan dan triangulasi (sumber dan teknik). Hasil penelitian :  Dampak sosial ekonomi masyarakat di Kelurahan Alalak Utara berupa bantuan atau ganti rugi dari pemerintahan terhadap pembangunan jembatan ini karena diketahui dalam pembangunnya menyebabkan beberapa rumah masyarakat menjadi retak. Hal ini menimbulkan ketergantungan dalam masyarakat dengan adanya bantuan tersebut. Selain itu, beberapa pemilik usaha di sekitar jembatan mengaku usahanya menjadi lebih sepi semenjak ada proyek pembangunan karena jalan disekitarnya juga harus ditutup. Dengan diresmikannya Jembatan Sei Alalak 1, hal ini juga meningkatkan perekonomian masyarakat. Dampak lain yang dirasakan masyarakat sekitar adalah banyaknya debu yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari karena menyebabkan rumah menjadi kotor dan juga gangguan pada pernapasan. 
Local Cultural Values in the Banjar Community Maimunah, Siti; Syaharuddin, Syaharuddin; Mutiani, Mutiani; Subiyakto, Bambang; Jumriani, Jumriani
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 4, No 2 (2023): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, APRIL 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kss.v4i2.6649

Abstract

Nilai budaya lokal dipandang sebagai warisan sosial yang unggul, dimana nilai dari budaya tersebut dapat memiliki kebanggaan dan kebesaran martabat suatu masyarakat, juga merupakan nilai yang sangat berharga. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi nilai-nilai budaya lokal masyarakat Banjar di Kelurahan Alalak Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, pengamatan dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan digunakan dalam analisis data Sedangkan uji keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan, member check, dan triangulasi. Hasil penelitian: nilai budaya Banjar; hubungan manusia dengan Tuhan konsep nilai religi, hubungan manusia dengan alam, hubungan manusia dengan manusia konsep nilai sosial, dan hubungan manusia dengan diri sendiri konsep nilai moral.
Community-Based Flood Management on The Bank of The Kelayan River, South Banjarmasin District Hidayat, Rahmi; Arisanty, Deasy; Alviawati, Eva; Subiyakto, Bambang; Hadi, Rizali
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v11i2.20531

Abstract

Broad knowledge and open thinking are not widely possessed by the community in the Kelayan riverbank area. This study aims to determine the planning of organization, direction, coordination and control to be able to manage community-based floods in the riverbank area. This study uses a descriptive qualitative method with a naturalistic approach. Data were obtained through observation, interviews, and documentation. The data sources obtained through primary data itself which are the subjects of this study include the heads of RT, RW, environmental observers, community leaders and several government officials related to community-based flood management in the area. The research subjects were selected using the Snowball Sampling technique. Data analysis was carried out using narrative and discourse analysis. Based on the results of the study, it was found that planning, organizing and coordination in the Kelayan riverbank community were quite insightful to the community regarding the importance of environmental protection so that natural disasters do not occur, so that organization needs to be considered. Thus, it can be concluded that community-based flood management produces alternatives or solutions so that there is no more flooding in the Kelayan riverbank area, South Banjarmasin District, so that it becomes a safe and comfortable environment to live in.
STRENGTHENING LOCAL RIVER TRANSPORTATION (KLOTOK) AS RIVER TOURIST ATTRACTION Mutiani, Mutiani; Putra, M. Adhitya Hidayat; Abbas, Ersis Warmansyah; Subiyakto, Bambang; Oktaviani, Ndaru Mukti
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 4, No 2 (2020): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v4i2.2467

Abstract

Klotok as a river transportation mode is interesting to study. However, not much research focuses on how the role of klotok as a mode of transportation can attract tourists. Klotok becomes an icon as a river tourism icon because it presents a uniqueness for the audience. This study aims to describe how the role of klotok and its existence for the Banjar community. Interviews were conducted with three community groups, namely: klotok owners, traders, and visitors to the Siring Menara Pandang tourist destination. This is intended to provide a complete description of the function of klotok as a mode of water transportation, especially in river areas. The results of the study describe how klotok as a mode of water transportation is moored on the edge of the Martapura River, precisely Siring Menara Pandang. The choice of location is because Siring Menara Pandang is a public space that is used as well as a tourist destination. Revitalizing the river by prioritizing the river as a selling price to tourists has positioned klotok as a vital mode of transportation. Based on its development, klotok not only acts as a mode of river transportation but also as a choice of entertainment attractions for river tourism