Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Inovasi Penggunaan Canva Edu dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Interaktif Anak Usia Dini pada Guru PAUD Pujiarto, Pujiarto; Aulia, Rachmasari; Afrianti, Nina; Canna, Nurhasanah; Nurhasanah, Nurhasanah; Ismawati, Iis; Catur Wulansari, Erma; Maimunah, Maimunah
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 1 (2024): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v5i1.349

Abstract

Penggunaan aplikasi teknologi Canva Edukasi yang saat ini sedang berkembang masih belum digunakan secara merata oleh para pendidik PAUD di wilayah Kabupaten Bekasi: Hal ini dikarenakan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh para pendidik PAUD.   Berdasarkan hal tersebut, kami mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pancasakti ingin memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini melalui program pengabdian kepada masyarakat. Metode Drills & Practice digunakan untuk meningkatkan keterampilan atau memperkuat penguasaan konsep dalam kegiatan pendampingan pengembangan media pembelajaran dengan Canva Edu ini.. Kegiatan ini bertujuan agar para guru PAUD memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi Canva Education. Kegiatan pengabdian dilakukan selama satu bulan sejak tanggal 2 November hingga tanggal 2 Desember 2023, yang dimulai dari Workshop Canva Edu pada tanggal 2 November 2023. Peserta kegiatan dihadiri oleh 91 orang pendidik di TK Ulil Albab Kecamatan Waringin Kurung Kabupaten Bekasi. Hal ini mendukung mereka untuk mengembangkan media pembelajaran yang interaktif bagi anak didiknya. Hasil yang diperoleh setelah para guru mengikuti workshop dan mentoring ini adalah 96,6% guru memahami dan mampu menggunakan aplikasi Canva, khususnya dalam pembuatan buku cerita anak.
Characteristics of Production Factors and Production of Zero Tillage System Rice Farming Mukhlis, Mukhlis; Ismawati, Iis; Sillia, Nova; Fitrianti, Siska; Ukrita, Indria; Wisra, Raeza Firsta; Raflis, Hidayat; Hendriani, Riva; Hanum, Latifa; Ibrahim, Hasan; Nofianti, Sri; Marta, Andrik; Sari, Nila
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 8 (2024): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i8.8542

Abstract

Zero tillage system is able to prepare the land for plants to grow and produce well by paying attention to the ecological balance of the environment, especially water and soil. The purpose of this study was to determine the characteristics of production factors and production characteristics of rice paddy farming with no-tillage system. This research used descriptive method, conducted in Taram village, Harau sub-district. Sample determination using snowball sampling method, with a total sample of 50 farmers. Data collection by interview using questionnaires for primary data and documentation method for secondary data. Data analysis used qualitative descriptive analysis with a triangulation approach. The results showed the characteristics of production factors include: paddy field area 0.25 - 2.0 ha, seed requirement 8 - 60 kg/acre, compost fertiliser 0.25 - 2 tonnes/acre, Urea fertiliser 25 - 200 kg, NPK Phonska fertiliser 25 - 200 kg, herbicide 1 - 3 litres, insecticide 1 - 2 litres, labour consists of labour within the family and labour outside the family, including: Labour and female labour, and capital consists of cash, hoes, and knapsack sprayers. The amount of farm labour can be reduced by up to 145%, especially in land preparation activities, because there is no tillage and only spraying of residual rice stalks and weeds. Rice production characteristics: Total production of 800 - 6,200 Kg/acre, with an average of 2,262.80 Kg. The selling price of rice production was IDR 7,500/kg - IDR 7,800/kg, with an average of IDR 7,710/Kg.
FINANCIAL PERFORMANCE AND FINANCIAL DISTRESS BEFORE AND DURING THE COVID-19 PANDEMIC: Empirical Evidence from the Tourism and Hospitality Firms Listed on Indonesia Stock Exchange Soleha, Nurhayati; Mayuni, Ani; Ismawati, Iis
Management Science Research Journal Vol. 1 No. 3 (2022): August 2022
Publisher : PT Larva Wijaya Penerbit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56548/msr.v1i3.20

Abstract

This study aims to analyze differences in financial performance and financial distress before and during the covid-19 pandemic in Indonesian tourism and hospitality companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Financial performance is measured using the Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), and Return on Equity (ROE) proxies, whilst Financial distress is measured using the Altman Z-Score model. The tests used are descriptive statistics test, normality test by using Kolmogorov-Smirnov, and hypothesis test by using Wilcoxon Signed Rank Test from 25 firms for the 2019-2020 period. The results of this study indicate that there are differences in the conditions of financial performance and financial distress before and during the covid-19 pandemic. Most of the companies (96%) was a decline in financial performance conditions during the pandemic so many companies experienced financial difficulties.
Edukasi dan Penilaian Status Gizi pada Remaja Putri sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Pejaten Ismawati, Iis; Agustin, Evi Avicenna; Nihlatunnisa, Nihlatunnisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.663

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan intervensi sejak dini, termasuk pada masa remaja. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan menilai status gizi remaja putri di Desa Pejaten sebagai upaya pencegahan stunting. Metode pelaksanaan meliputi edukasi gizi interaktif, pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, dan IMT), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Partisipasi sekolah dan puskesmas setempat menjadi pendukung utama dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi yang signifikan pada remaja putri, dengan persentase kategori "baik" meningkat dari 0% menjadi 40%. Hasil penilaian status gizi menunjukkan bahwa 59% remaja putri memiliki gizi baik, 28% gizi kurang, 10% gizi lebih, dan 4% obesitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian besar remaja memiliki status gizi baik, terdapat masalah gizi ganda (gizi kurang dan gizi lebih) yang memerlukan intervensi berkelanjutan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendekatan edukasi gizi interaktif dan penilaian status gizi secara berkala efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja tentang gizi seimbang. Disarankan agar program serupa dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lintas sektor untuk mendukung upaya pencegahan stunting sejak masa remaja.
Characterization and Quality Improvement of Organic Compost Using Geothermal Brine from PT Pertamina Geothermal Energy Permana, Indra; Nirwanto, Yogi; Ismawati, Iis; Nuriansyah, Rifan; Rahmawati, Gina; Ardian Pratama, Nata; Fadhlurrahman A, Syafiq; Nur Fadila, Azzahra
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10 nomor 4 tahun 2025 Terbit Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i4.7388

Abstract

Compost is an organic amendment capable of improving soil physical, chemical, and biological properties, yet its relatively low nutrient content often requires high application rates. This research aimed to evaluate the effects of different compost formulations enriched with geothermal brine on macronutrient composition and to identify the best compost–brine formulation that meets the nutrient requirements set by the Indonesian Ministry of Agriculture Regulation No. 261/2016. The study employed seven compost formulations with three replications, each supplemented with 20% geothermal brine, arranged in a randomized block design. Observed parameters included compost temperature and weight during decomposition, as well as total N, total P₂O₅, total K₂O, and total CaO content. The geothermal brine used in this study contained high concentrations of essential minerals, particularly potassium and calcium, along with relevant micronutrients such as boron. Formulations containing higher proportions of sheep manure exhibited rapid temperature increases in the initial phase, followed by faster stabilization, whereas grass-dominant mixtures decomposed more slowly due to higher lignin content and elevated C/N ratios. Among all treatments, formulation G (15% sheep manure, 60% grass, 20% coffee husk, 2.5% dolomite, and 2.5% zeolite) produced the highest levels of macronutrients—N, P, K, and Ca—surpassing other formulations and aligning with compost quality standards. Overall, incorporation of geothermal brine effectively enhanced potassium and calcium levels across all compost mixtures
Board Gender Diversity and Corporate Tax Avoidance: Examining the Moderating Effect of CSR Latifahiansyah, Inas; Soerono, Ayu Noorida; Ismawati, Iis
Journal of Applied Business, Taxation and Economics Research Vol. 5 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : PT. EQUATOR SINAR AKADEMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54408/jabter.v5i2.540

Abstract

This study examines the effect of female board directors on corporate tax avoidance, with Corporate Social Responsibility (CSR) as a moderating variable. The study uses a quantitative method with secondary data from the annual reports of 30 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2018 to 2022, yielding 150 observations. The data are analyzed using multiple regression and moderated regression analysis (MRA). The results indicate that board gender diversity has a significant negative effect on corporate tax avoidance, suggesting that female directors restrain tax avoidance practices. However, CSR does not moderate this relationship. This research provides originality by integrating transformational leadership theory with agency theory to explain the direct role of female directors in a developing country context. The findings imply that policymakers and corporations can benefit from promoting gender diversity on boards as a mechanism to enhance tax compliance, while also recognizing that CSR disclosure alone may not be sufficient to influence the ethical decision-making dynamics related to taxation.
Peningkatan Kapabilitas Peserta Didik Vokasi Melalui Teaching factory: Inisiasi Inkubator Bisnis Produk Unggulan Siswa SMK Ismawati, Iis; Mardaweni, Riri; Albany, Sophia Fadhila; Irmawanti, Irmawanti; Aryanti, Lisa Ayu; Debora, Fransisca; Ramadhanti, Lifia Citra; Kusumastuti, Diah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20995

Abstract

Background: Teaching factory (TeFa) di SMK MedikaCom Bandung telah berhasil mengembangkan berbagai produk unggulan, namun menghadapi kendala serius dalam aspek pemasaran dan standardisasi produk yang menghambat potensi komersialisasi. Keterbatasan ini meliputi belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi, lemahnya identitas merek, dan minimnya pemanfaatan pemasaran digital. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas siswa melalui serangkaian pelatihan yang komprehensif guna menginisiasi pembentukan inkubator bisnis. Metode: Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan intensif yang mencakup empat pilar utama: (1) penyusunan SOP dan alur proses produksi; (2) desain kemasan dan branding menggunakan Canva; (3) pembuatan konten promosi; serta (4) pengelolaan platform penjualan di marketplace. Hasil: Hasil kegiatan ini berhasil menghasilkan purwarupa desain produk, draf SOP, serta akun penjualan yang siap diaktifkan. Selain itu, kegiatan ini secara keseluruhan, 80% peserta sangat setuju dan 33,33% setuju, bahwa pelatihan ini memberikan manfaat besar bagi mereka dalam pengembangan kegiatan TeFa selanjutnya. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil menjawab persoalan prioritas yang dihadapi sekolah. Sebagai tindak lanjut, terbentuk inisiasi unit inkubator bisnis yang dikelola siswa untuk memastikan keberlanjutan program secara mandiri.