Penggunaan teknologi digital yang semakin meluas di kalangan siswa sekolah dasar memberikan peluang besar dalam proses pembelajaran, namun juga menghadirkan risiko serius berupa cyberbullying dan perilaku bermedia yang tidak etis. Permasalahan yang ditemukan di SDIT Ar Royyan Pekanbaru menunjukkan bahwa banyak siswa terlibat dalam tindakan seperti ejekan di media sosial, komentar kasar, penggunaan bahasa tidak sopan saat bermain game daring, hingga tindakan lain seperti penyebaran pesan bernada merendahkan dan pelecehan verbal digital. Minimnya literasi digital, rendahnya etika berinternet, serta kurangnya edukasi formal mengenai keamanan digital menjadikan siswa rentan menjadi pelaku maupun korban perundungan siber. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya cyberbullying dan menanamkan etika digital melalui pendekatan edukatif dan interaktif berbasis teknologi. Metode kegiatan meliputi presentasi visual, video edukatif, diskusi kelompok, kuis digital, serta roleplay yang menggambarkan kasus nyata seperti flaming, harassment, trolling, impersonation, dan outing. Kegiatan diikuti oleh 30 siswa kelas IV dan V, diawali dengan pre-test yang menunjukkan hanya 45% siswa mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk cyberbullying beserta dampaknya. Setelah penyuluhan, hasil post-test meningkat signifikan menjadi 87%. Selain peningkatan kognitif, observasi lapangan menunjukkan perubahan sikap positif, seperti meningkatnya kehati-hatian siswa dalam berkomentar, menurunnya penggunaan bahasa kasar saat bermain daring, serta tumbuhnya empati terhadap korban cyberbullying. Guru pendamping juga melaporkan bahwa siswa mulai lebih terbuka dalam membicarakan pengalaman digital mereka dan meminta bimbingan dalam menggunakan media sosial dengan bijak. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis teknologi, dipadukan dengan metode partisipatif seperti roleplay dan gamifikasi, sangat efektif dalam meningkatkan literasi digital, kesadaran etika bermedia, dan kemampuan siswa dalam mengenali serta mencegah berbagai bentuk cyberbullying.