Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Natural pest control diversity on Oryza sativa L. (Poaceae) managed in organic and conventional cultivation systems in Desa Tegal Sari, Ogan Komering Ulu Timur, South Sumatera Gilang Putra Bintang; Weri Herlin; Chandra Irsan; Oktaviani
Bioma Vol. 21 No. 2 (2025): Bioma
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/bioma.v21i2.54756

Abstract

Natural controls, such as predators and parasitoids, play a crucial role in maintaining the stability of agricultural ecosystems through biological pest control mechanisms. On the rice agriculture systems, we propose to evaluate the diversity and abundance of natural controls in organic and conventional rice cultivation systems in Tegal Sari Village, Ogan Komering Ulu Timur Regency, South Sumatra. Observations were conducted using a systematic survey method employing various types of insect traps, with organism identification carried out to the level of type. This research is expected to contribute to both academic and practical domains. The results revealed the presence of 10 arthropod species from four orders, including Araneae, with dominant species such as Pardosa pseudoannulata, Tetragnatha extensa, Tetragnatha montana, Tetragnatha sp., Tigrosa annexa, and Zygiella are always higher on the organic rice agricultural system compared to the conventional system. The diversity analysis indicated that sweep nets were more effective in capturing natural controls compared to other traps, with a Shannon-Wiener diversity index value of 2.17, suggesting moderate diversity. These findings emphasize that organic farming supports biodiversity conservation and provides a scientific foundation for the development of pest management strategies.
Latihan Range of Motion sebagai Intervensi Keperawatan dalam Peningkatan Kekuatan Otot Pasien Stroke: Literature Review Oktaviani; Akbar Nur; Rita Ningsih; Sumarli; Irwan
Journal Kiara : Nursing and Midwifery Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Kiara : Nursing and Midwifery - Advancing Sustainability Future Nursing
Publisher : Journal Kiara : Nursing and Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan gangguan neurologis akibat gangguan suplai darah ke otak yang sering menimbulkan hemiparesis dan penurunan kekuatan otot. Rehabilitasi dini melalui latihan Range of Motion (ROM) menjadi salah satu intervensi non-farmakologis yang direkomendasikan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan fungsi motorik pasien. Tujuan: Menelaah dan menganalisis bukti ilmiah mengenai efektivitas latihan ROM terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke. Metode: Penelitian ini merupakan literature review dengan penelusuran artikel pada database elektronik seperti PubMed, Scopus, ProQuest, CINAHL, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci: stroke, range of motion, dan muscle strength. Kriteria inklusi meliputi artikel tahun 2016–2020, desain quasi-eksperimental, systematic review, dan studi observasional yang menilai kekuatan otot sebelum dan sesudah intervensi ROM. Sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Sebagian besar studi (n=10) menggunakan desain quasi-eksperimental dan menunjukkan peningkatan signifikan kekuatan otot setelah latihan ROM (p<0,05). Sebanyak 11 artikel membahas ROM aktif dan 4 artikel ROM pasif. Latihan dilakukan 2 kali sehari selama 15–35 menit dengan durasi intervensi minimal 4 minggu. Instrumen yang umum digunakan adalah Manual Muscle Testing (MMT) dan handgrip dynamometer. Kesimpulan: Latihan ROM, baik aktif maupun pasif, efektif meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke dan direkomendasikan sebagai bagian dari program rehabilitasi keperawatan berbasis bukti.