Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengelolaan Program Keluarga Harapan pada Sub Program Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga di Kabupaten Dompu (Studi Kasus di Desa Lepadi Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu) Muhamad Syarifudin; Ahmad Yamin; Efan Yudha Winata
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i6.1574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengelolaan PKH di Desa Lepadi Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu dan mengetahui dan mendeskripsikan strategi penguatan P2K2 PKH di Desa Lepadi Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari hasil pengumpulan data dari objek penelitian melalui wawancara. Informan penelitian adalah pendamping PKH, ketua kelompok PKM PKH di Desa Lepadi, dan staf Dinas Sosial Kabupaten Dompu. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Pengelolaan PKH di Desa Lepadi Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dan evaluasi.  Perencanaan PKH di Desa Lepadi terdiri dari dari beberapa tahap, yakni: pemilihan daerah dan pemilihan peserta PKH; pertemuan awal dan validasi calon peserta PKH; verifikasi atas pemenuhan syarat; dan pemuktahiran data. Tahap pelaksanaan dari pengelolan PKH terdiri dari pencairan dana.  Pengawasan pada anggota masyarakat pun dilakukan secara berkala. Sedangkan evaluasi bertujuan untuk melihat hasil dan dampak pelaksaan PKH. Strategi Penguatan P2K2 PKH di Desa Lepadi Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu terdiri dari peningkatan kesadaran dan pembentukan perilaku; peningkatan kecakapan keterampilan; dan peningkatan intelektual peserta PKH.
The Function of Happiness on Weakening and Strengthening Depressive Effect on Academics’ Suicidal Ideation Darmayanti, Kusumasari Kartika Hima; Anggraini, Erlina; Winata, Efan Yudha; Purwasih, Inda; Fakhriya, Siti Dini
Psychological Research on Urban Society Vol. 5, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Year to year, the suicide rate among academics in Nusa Tenggara Barat Province has risen because of various factors. Suicidal behavior results from suicidal ideation, which is triggered by negative emotions that cause psychological stress, such as depression. On the other hand, numerous previous studies found a contribution of happiness and depression to suicidal ideation. Hence, this study examined the significance of the role of happiness in moderating the effect of depression on suicidal ideation. Further, this was a survey study on academics in Nusa Tenggara Barat Province (n = 182). Moderator analysis was applied in this study using the PROCESS Macro version 3.0 installed in the IBM SPSS 23.00. The study’s findings have shown that happiness significantly moderates the effect of depression on suicidal ideation. The happier the person is, the lesser the depression impacts suicidal ideation. Moreover, these findings suggest that clinical psychologists working with academic clients should pay attention to increasing happiness as a resource for psychological interventions to reduce the severity of depression’s effect on suicidal ideation.
Hubungan Kematangan Emosi dengan Empati pada Bystander Cyberbullying Amanah, Wulan Aldira Rabiatul; Winata, Efan Yudha; Aisyah Putri Rawe Mahardika
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 4 No. 3 (2023): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v4i3.432

Abstract

This research aims to determine the relationship between emotional maturity and empathy in cyberbullying bystanders. This research method uses quantitative research methods with a correlational type. The sample for this research consisted of 86 students at the Sumbawa University of Technology. The sampling technique uses purposive sampling. The data in this research were obtained from research instruments in the form of an emotional maturity scale and an empathy scale. The scale used consists of 25 items and 18 items. The statistical method in this research uses the Pearson product moment correlation analysis technique. Based on the data analysis carried out, it is known that there is a relationship between emotional maturity and empathy. This is known from the significance value of p = 0.03 or p < 0.05 and the correlation coefficient value of r = 0.317 which is included in the weak category and shows that there is a positive relationship between emotional maturity and empathy in cyberbullying bystanders, both variables are positive variables or two variables that do not oppose each other. This means that the higher the emotional maturity, the higher the empathy and the lower the emotional maturity, the lower the empathy
PENGARUH PARENTING STYLE TERHADAP PERILAKU AGRESI VERBAL PADA PEMAIN JUDI ONLINE (SLOT) Dini Putri Afrilliani; Efan Yudha Winata
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Parenting Style terhadap perilaku Agresi Verbal pada Pemain Judi Online (Slot) di kabupaten sumbawa besar, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan Teknik snowball sampling adalah salah satu bagian dari nonprobability sampling, subjek dipilih atas kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Sampel penelitian berjumlah 100 sampel. Instrument penelitian terdiri dari dua skala yaitu skala Parenting Style dan Agresi Verbal. Hasil penelitian ini dapat dikatakan variabel Parenting Style memberikan pengaruh yang kecil terhadap Agresi Verbal dengan nilai koefesien determinasi (R Square) sebesar 0.134. Serta adanya pengaruh Parenting Style terhadap perilaku Agresi Verbal pada remaja di kabupaten sumbawa besar dengan hasil n signifikan sebesar 0,000 (<0.5).
Pengaruh Antara Parenting Style Terhadap Juvenile Delinquency Pada Remaja Di SMAN X Arni Gustiani; Efan Yudha Winata
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Parenting Style terhadap Juvenile Delinqeuncy (Kenakalan Remaja) pada remaja di SMAN X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sampel dipilih dengan pertimbangan tertentu sesuai kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Sampel penelitian berjumlah 114 sampel. Instrument penelitian terdiri dari dua skala yaitu skala Parenting Style dan Juvenile Delinquency. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara parenting style (gaya pengasuhan) terhadap juvenile delinquency (kenakalan remaja) dengan nilai signifikan (Sig.) 0.000 (<0,05) maka hipotesis alternative (Ha) diterima. Selanjutnya didapatkan hasil bahwa Parenting Style memberikan pengaruh terhadap Juvenile delinquency dengan nilai koefesien determinasi (R Square = 0,292) sebesar 29,2% sedangkan 70,8% lainnya disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Analisis Perbedaan Self-Disclosure di Media Sosial pada Remaja ditinjau Berdasarkan Pola Asuh Susanti, Elda; Winata, Efan Yudha
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2331

Abstract

The study was aimed to analyze the disparity of self-disclosure of adolescence on social media viewed based on pattern of care. The study used quantitative approach with the type of study was comparative study. The sampling technique deployed in this study was purposive sampling technique, with the total samples were 351 samples. The research instrument consisted of two scales, they were self-disclosure scale and pattern of care scale. The result of the study showed that there was a significant difference between self-disclosure and pattern of care in adolescence. In the T-test calculation using Equal Variance Assumed (assuming the same variance, the analysis results were obtained with a significance value (Sig.) of 0.000, which means it is smaller than 0.05, so it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected. Thus, it can be concluded that there is a difference in self-disclosure on social media in adolescents as viewed based on parenting patterns
Parents and high school students’ social interaction Saputra, Muhammad Oktarico; Darmayanti, Kusumasari Kartika Hima; Meyrinda, Jesyia; Zaharuddin, Zaharuddin; Afifah, Sarah; Despiana, Dwi; Fadhli, Muhammad; Winata, Efan Yudha
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 19, No 3: August 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v19i3.21751

Abstract

Parenting style is an essential factor for social anxiety, but research from different countries showed inconsistent empirical evidence. Therefore, this research examines the influence of parenting style (parental demandingness and responsiveness) on social anxiety among high school students in Indonesia. Four hundred high school students in Palembang City, Indonesia, were involved, with girls (n=244, 61%) and boys (n=156, 39%). The results of path analysis using the Mplus 7 showed that maternal (β=-0.123; p=0.001) and paternal demandingness (β=-0.149; p=0.020) significantly negatively influence social anxiety. For the responsive parenting style, the results found that maternal (β=0.035; p=0.026) and paternal responsiveness (β=0.649; p=0.000) positively influence high school students' social anxiety. Parenting styles explain 35.3% of social anxiety variance. This finding become a reference as a program to intervene in students’ social anxiety based on demanding and responsive parenting styles.
EVALUASI PROGRAM KAMPANYE KESEHATAN MENTAL BERBASIS DIGITAL DI KALANGAN MAHASISWA JURUSAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MATARAM Talitha, Rahma; Winata, Efan Yudha; Manihuruk, Hema Alini
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa menjadi isu yang semakin penting, terutama dalam menghadapi tekanan akademik dan sosial. Kampanye kesehatan mental berbasis digital di Jurusan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram dirancang untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya kesehatan mental dan memberikan akses informasi yang lebih mudah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kampanye ini dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan program di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Theory of Change (TOC) dengan metode penelitian campuran (Mixed Method) yang menggabungkan survei dan analisis kualitatif. Data dikumpulkan dari 123 mahasiswa yang berpartisipasi dalam kampanye melalui kuisioner dan pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 94,3% mahasiswa menilai materi kampanye bermanfaat, 92,7% tertarik dengan penggunaan hashtag, dan 91% merasa sesi tanya jawab memberikan wawasan baru dalam memahami dan mengelola stres. Faktor pendukung utama adalah relevansi materi dan interaksi langsung dengan pemateri, sedangkan faktor penghambat meliputi desain visual yang masih dapat ditingkatkan dan jangkauan program yang terbatas pada satu fakultas. Rekomendasi strategis meliputi peningkatan kualitas visual media kampanye, keberlanjutan program dengan integrasi ke dalam kebijakan kampus, perluasan jangkauan melalui kolaborasi lintas fakultas, serta penguatan layanan konseling berbasis digital. Dengan evaluasi berbasis TOC, penelitian ini memberikan landasan bagi pengembangan kampanye kesehatan mental yang lebih efektif dan inklusif di lingkungan perguruan tinggi.
WHAT WILL YOU DO AFTER GRADUATED FROM UNIVERSITY? INCREASING CAREER DECISION SELF-EFFICACY THROUGH CAREER COUNSELING Darmayanti, Kusumasari Kartika Hima; Dimas Teguh Prasetyo; Winata, Efan Yudha; Sakti, Pratiwi
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.559 KB) | DOI: 10.21009/JKKP.071.03

Abstract

One of the biggest challenges that have to be faced by students of university is deciding on a specific career after graduating from university. The aims of this study are for knowing what students needed (study 1) and for testing whether career counseling can increase CDSE students of the university (study 2). In study 1, we use qualitative and quantitative approaches. On the other side, study 2 uses Quasi-Experimental within-subject pre and post-tests designed to monitor the role of career counseling on students. Study 2 involves (N=15) students CDMSES-SF is adopted in Bahasa and Culture. Using the Wilcoxon test on SPSS 24, we intend to know the significance of changes in students' CDSE. The results from study 1 are what needed on career counseling is materials concerning on grooming and writing curriculum (54.8% of 31 students), planning for facing the environment where they work (51.6% of 31 students), and tips and strategies to obtain a scholarship for the master program (54.8% of 31 students). Then, results of study 2 indicate there is a significant change of gathering occupational information (Z=–2.194; p<.05) and making plans for the future (Z=–2.204; p<.05) after career counseling. From this research, future career counseling concerns gathering occupational information and making plans for the future. Keywords: career counseling, CDSE, graduation, university students Apa yang Akan Anda Lakukan Setelah Lulus dari Universitas? Meningkatkan Career Decision Self-Efficacy Melalui Konseling Karier Abstrak Salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh mahasiswa adalah membuat keputusan tentang karier tertentu setelah lulus dari universitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang dibutuhkan siswa (studi 1) dan untuk menguji apakah konseling karier dapat meningkatkan siswa CDSE dari universitas (studi 2). Dalam studi 1, kami menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Di sisi lain, Studi 2 menggunakan Kuasi-Eksperimental dengan pra dan pasca tes subjek yang dirancang untuk memantau peran konseling karier pada siswa. Studi 2 melibatkan (N=15) siswa CDMSES-SF diadopsi dalam Bahasa dan Budaya. Menggunakan uji Wilcoxon pada SPSS 24, kami bermaksud untuk mengetahui pentingnya perubahan pada CDSE siswa. Hasil dari studi 1 adalah apa yang diperlukan pada konseling karier adalah materi mengenai kurikulum perawatan dan menulis (54,8% dari 31 siswa), perencanaan untuk menghadapi lingkungan tempat mereka bekerja (51,6% dari 31 siswa), dan tips serta strategi untuk memperoleh beasiswa untuk program master (54,8% dari 31 siswa). Kemudian, hasil penelitian 2 menunjukkan ada perubahan yang signifikan dalam mengumpulkan informasi pekerjaan (Z=–2,194; p<0,05) dan membuat rencana untuk masa depan (Z=–2,204; p<0,05) setelah konseling karier. Dari penelitian ini, konseling karier masa depan berkaitan dengan gathering occupational information and making plans for the future. Kata kunci: CDSE, konseling karier, mahasiswa, wisuda
Confirmatory Factor Analysis of the Academic Self-Efficacy Scale: An Indonesian Version Darmayanti, Kusumasari Kartika Hima; Anggraini, Erlina; Winata, Efan Yudha; Mardianto, M. Fariz Fadillah
JP3I (Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 2 (2021): JP3I
Publisher : FAKULTAS PSIKOLOGI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jp3i.v10i2.19777

Abstract

Several studies regarding academic self-efficacy are developed in which a valid and reliable measurement is needed. One of the well-known instruments used to measure college students' academic self-efficacy is The Academic Self-Efficacy Scale (TASES). It was designed by Sagone and Caroli (2014), comprising four dimensions, i.e., self-engagement, self-oriented decision-making, others-oriented problem-solving, and interpersonal climate. This instrument contained 30 items at first, but two items were removed after testing the factor analysis, and 28 items remained. This study examined the validity of the adaptation of TASES into the Indonesian version. This scale was adapted into the Indonesian version using confirmatory factor analysis (CFA), involving 166 Indonesian college students studying at universities in Indonesia and abroad. The CFA results showed that the items which were distributed in 4 dimensions in this scale are found to fit except three items of interpersonal climate dimension. Therefore those three items have been eliminated. In addition, the coefficient of Cronbach's Alpha of TASES Indonesian version is highly reliable. Ultimately, the TASES Indonesian version consisting of 25-item within four dimensions has shown to be a reliable and valid measurement for academic self-efficacy in the Indonesian context.