Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Model Student Facilitator and Explaining dan Model Example Non Example terhadap Keterampilan Menulis Puisi Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 2 Kota Serang Sarniti, Sarniti; Hilaliyah, Tatu; Tisnasari, Sundawati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis perlu mendaptakan perhatian khusus, karena menulis merupakan bagain dari salah satu keterampilan yang harus dikuasi peserta didikyang sulit menulis akan sulit dalam menulis salah satunya menulis puisi. Akibat dari hal tersebut banyak peserta didik kurang berminat menulis puisi. Adapun, tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan pengaruh model Student facilitator and explaining, model Example Non Example, dan perbedaan Model Student facilitator and explaining, Model Example Non Example terhadap keterampilan menulis puisi peserta didik kelas X SMAN 2 Kota Serang. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kuantitaif berjenis eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel diambil.melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dari hasil tes menulis teks deskripsi berupa pretest beserta posttest di kelas kontrol dan eksperimen dengan instrumen penilaian yaitu Isi, Organisasi, tata bahasa, gaya, dan mekanik dalam kategori baik, sedangkan kelas kontrol masuk dalam kategori cukup, keduanya mencapai KKM 70. Selisih antara rata-rata posttest model student facilitator and explaining dan model example non examplea dalah 4,4 poin, menunjukkan perbedaan dalam manfaat dan hasil dari kedua metode tersebut. Oleh karena itu, model student facilitator and explaining lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi peserta didik kelas X di SMAN 2 Kota Serang. Dengan demikian, terbukti bahwa terdapat perbedaan signifikan antara model student facilitator and explaining dan model example non example terhadap keterampilan menulis puisi peserta didik, dengan kriteria pengujian – ttabel ≤ thitung≥ t ttabel atau --2,002 ≤ 3,875 ≥ 2,002, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima
Pengaruh Metode Pembelajaran Take and Give Learning dan Jig Saw terhadap Kemampuan Berdiskusi Peserta Didik Kelas X pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Pabuaran Dahlia, Euis; Hilaliya, Tatu; Tisnasari, Sundawati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 6.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berdiskusi peserta didik di Sekolah, umumnya masih terlihat cenderung tidak percaya diri dan malu dalam mengungkapkan persetujuan, bantahan, pikiran, ide bahkan pendapat saat sedang berdiskusi. Akibatnya, banyak peserta didik yang kurang bekerjasama saat kegiatan berdiskusi karena hanya menjadi milik peserta didik yang aktif dan tidak semua peserta didik secara merata bisa mengungkapkan idenya. Adapun tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan pengaruh metode Take and Give Learning, metode Jig Saw, dan perbedaan metode Take and Give Learning dan metode Jig Saw terhadap kemampuan berdiskusi peserta didik kelas X pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Pabuaran. Penelitian ini memanfaatkan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan pemilihan desain berupa pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel dengan cluster class. Teknik pengumpulan data dari hasil tes menulis yang disampaikan secara lisan berupa pretest-posttest kelas eksperimen dan kontrol dengan instrumen penilaian yakni, kelancaran, ketepatan stile penuturan, ketepatan kalimat, ketepatan kata, pemahaman, keruntutan penyampaian gagasan, kemampuan berargumentasi, keaslian dan keakuratan gagasan. Hasil menunjukkan pengaruh metode Take and Give Learning dengan rata-rata nilai pretest sebesar 59,56 dan nilai posttest sebesar 82,16. Kemudian, pengaruh metode Jig Saw dengan rerata nilai pretest sebesar 57,67 dan nilai posttest sebesar 74,2. Selanjutnya, hasil perbedaan posttest menunjukkan metode Take and Give Learning lebih unggul dengan selisih sebesar 7,96 poin. Disimpulkan bahwa metode Take and Give Learning lebih unggul dibandingkan dengan metode Jig Saw untuk diterapkan dalam meningkatkan kemampuan berdiskusi peserta didik.
PENGGUNAAN MEDIA YOUTUBE SEBAGAI BAHAN AJAR BERCERITA ULANG UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV SDN 2 BOJONG LELES LEBAK BANTEN Saroh, Siti; Yuliawati, Yuliawati; Tisnasari, Sundawati
PREDIKSI (PROFESI PENDIDIKAN INDONESIA) Vol 4, No 1 (2024): PREDIKSI (Profesi Pendidikan Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/prediksi.v4i1.34948

Abstract

The problem of learning motivation of fourth grade students at SDN 2 Bojong Leles became the basis for conducting this class action research (CAR). The purpose of this Class Action Reseach is to increase students' learning motivation by applying the use of YouTube media. The use of YouTube media can create a more meaningful learning process where students experience learning using audio-visual media. The subjects of this study were fourth grade students at SDN 2 Bojong Leles, totaling 43 students. This research was conducted in 2 cycles with four stages in each cycle, namely planning, action, observation and reflection. Data collection methods used are the method of documentation, observation, interviews and tests. The data obtained in this study are quantitative data and qualitative data. The results showed that the first cycle was 60% at the first meeting and increased to 65% at the second meeting, so that the average percentage value for cycle I was 62.5%. In cycle II, it obtained a percentage value of 75% at the first meeting and increased at the second meeting, namely to 80% so that the average percentage value for cycle II was 77.5%. Based on these results, it can be concluded that the use of YouTube media can increase learning motivation in class IV students at SDN 2 Bojong Leles. Keywords: Use of Youtube Media, Learning Motivation
Perubahan Bunyi Fonologi dalam Gangguan Psikogenik Tuturan Manja Pada Remaja Dewasa Indriyani, Indriyani; Kalamsyah, Isnayni; Tisnasari, Sundawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19849

Abstract

Language speakers are not only on the side of direct communication; they may also be seen as individuals with established psychological. This psycholinguistic study examines the phenomenon of psychogenic language disorder in the form of childlike speech behavior among young adults, focusing on a subject referred to as VA (20 years old) who exhibits such speech patterns with her partner. The aim of this research is to describe the phonological alterations that occur and to identify the psychological factors underlying this childlike speech behavior. This study employs a qualitative descriptive method with a case study approach, using observation and interviews as data collection techniques. The findings reveal that the subject's childlike speech behavior involves various phonological changes, such as dissimilation, anaptyxis, metathesis, and zeroization. This phenomenon is not caused by any physical disorder, but rather by a psychological drive to seek attention and affection. These findings highlight the significant role of psychological aspects in language production and underscore the importance of considering psychogenic factors in psycholinguistic studies, particularly in understanding mild language disorders of psychological origin.
CADEL SEBAGAI GANGGUAN FONOLOGIS PADA REMAJA: TINJAUAN PSIKOLINGUISTIK TERHADAP ARTIKULASI FONEM /R/ Riyanni, Khaila; Adqiyah, Liya; Tisnasari, Sundawati
Arbitrer : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2025): Arbitrer : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol7no2hlm99-110

Abstract

Gangguan pelafalan fonem /r/ atau yang umum dikenal sebagai cadel merupakan salah satu bentuk gangguan fonologis yang dapat memengaruhi kemampuan komunikasi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena cadel dari sudut pandang psikolinguistik, dengan menyoroti faktor penyebab dan dampaknya terhadap kemampuan berbicara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap dua remaja yang mengalami kesulitan dalam melafalkan bunyi /r/. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan, kondisi fisiologis alat ucap, dan kemungkinan faktor genetik menjadi penyebab utama gangguan tersebut. Selain itu, gangguan ini juga memengaruhi rasa percaya diri dan interaksi sosial individu. Kajian ini menekankan pentingnya pendekatan lintas disiplin, baik dari aspek linguistik, psikologis, maupun medis dalam penanganan gangguan fonologis.
PERBANDINGAN SPEECH DELAY PADA RAMA (L) DAN KASHI (P): ANALISIS PENYEBAB DAN SOLUSI Noper, Amanda Devina; Nugroho, Astria Novianti; Tisnasari, Sundawati
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v10i2.1320

Abstract

Speech delay merupakan hambatan yang sering kali terjadi pada anak usia dini dan tidak memandang jenis kelamin. Banyaknya penelitian mengatakan bahwa jenis kelamin lelaki lebih dominan dan rentan terkena gangguan tersebut. Selain itu, penelitian ini akan membandingkan penyebab penyakit dari kedua jenis kelamin dan menemukan solusi baik preventif maupun kuratif. Akibat jangka panjang keterlambatan bahasa pada anak akan menggangu prestasi akademik, kemampuan bersosialisasi yang rendah, dan pasif. Temuan ini selaras dengan psikolinguistik yang menekankan pentingnya interaksi antara aspek kognitif, neurologis, dan lingkungan dalam perkembangan bahasa anak. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengurangi gangguan keterlambatan bahasa menjangkiti anak usia dini dan menciptakan generasi berkarakter. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara langsung bersama orang tua dan anak terdekat dari tim penyusun. Dan ditemukan hasil perbedaan signifikan serta solusi yang relevan dari penyebab keduanya. Orang tua memiliki peran penting dalam pemerolehan bahasa anak usia dini. Isi dalam penelitian dapat dijadikan sebagai referensi pembaca maupun orang tua untuk memiliki pengetahuan pranikah dan parenting yang sangat penting guna melahirkan generasi dan keluarga yang sehat. Kata Kunci: speech delay; psikolinguistik; jenis kelamin; lingkungan sehat
Dampak Meme Anomali Brainrot Pada Pemerolehan Kosakata Gen-Alpha: Studi Kajian Psikolinguistik Azizah, Fauziyah; Saputra, Kaman Jaya; Tisnasari, Sundawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20082

Abstract

This study analyzes the impact of Brainrot memes on Generation Alpha's vocabulary development from a psycholinguistic perspective. Qualitative methods were used through semi-structured interviews with 7-10 year old children and parents. Results show that Brainrot memes introduce new vocabulary significantly through digital platforms. Children can adopt the absurd words in their daily communication. However, there are also negative effects such as difficulty in choosing the right language register and a tendency to think less critically. In conclusion, although Brainrot memes can enrich vocabulary, overexposure has the potential to hinder the formation of a productive mental lexicon. The need for parental supervision of digital content and strengthening language learning in structured contexts is suggested.
Kajian Psikolinguistik Gangguan Berbicara Cadel pada Tokoh Utama Laki-laki dalam Film Geez dan Ann 2021 Anisa, Aulia Fitri; Raihany, Faiza; Tisnasari, Sundawati
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v4i3.45317

Abstract

One of the most obvious language disorders is lisp. This difficulty in pronouncing words fluently is included in the language disorder. This research will discuss the slurred speech disorder of the actor Junior Robert in the movie Geez & Ann 2021. The purpose of this research is to identify and describe the speech sounds in the movie. The interesting problem for researchers to study is how the speech sounds of lisp sufferers on the main male character in the movie Geez & Ann 2021 using psycholinguistic studies. The approach used is descriptive qualitative including the approach of the listening method along with the basic technique of tapping and the advanced technique of free listening and note taking. The results found were 22 phoneme changes and omissions. The researcher identified 4 classifications of slurred language disorder experienced by the character Geez. Abstrak Salah satu gangguan berbahasa yang cukup jelas diketahui ialah cadel. Kesulitan mengucapkan kata-kata dengan fasih ini termasuk ke dalam gangguan berbahasa. Penelitian ini akan membahas mengenai gangguan berbicara cadel terhadap aktor Junior Robert dalam film Geez & Ann 2021. Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasikan juga mendeskripsikan bunyi tuturan yang ada di film tersebut. Adapun permasalahan yang menarik untuk peneliti kaji ialah bagaimana bunyi tuturan penderita cadel pada karakter utama pria dalam film Geez & Ann 2021 dengan menggunakan kajian psikolinguistik. Pendekatan yang digunakan ialah deskriptif kualitatif meliputi ancangan metode simak beserta teknik dasar sadap dan teknik lanjutan simak bebas libat cakap serta catat. Hasil yang ditemukan ialah 22 perubahan dan pelesapan fonem. Peneliti mengidentifikasikan 4 klasifikasi gangguan berbahasa cadel yang dialami oleh karakter Geez.
PENGEMBANGAN MEDIA FLASHCARD BERBASIS LITERASI UNTUK MELATIH KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS I SEKOLAH DASAR Rosanti, Sri; Yuliana, Rina; Tisnasari, Sundawati
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v11i2.4932

Abstract

This study aims to describe the development, feasibility, and student responses toward literacy-based flashcard media as a learning tool to improve early reading skills among first-grade students. The research employed a Research and Development (R&D) approach adapted from the Borg and Gall model, which consisted of six stages. The subjects of this study were first-grade students. Data were collected through interviews, questionnaires, and documentation. The results of the study show that: (1) the average score from media experts was 69.33%, categorized as “Feasible”; (2) the average score from material experts was 94.15%, categorized as “Highly Feasible”; (3) the average score from language experts was 95%, categorized as “Highly Feasible”; and (4) the average student response score was 89%, categorized as “Very Good.” Based on these findings, it can be concluded that the literacy-based flashcard media is feasible to use and can serve as an effective teaching aid to develop early reading skills among elementary school students.
ANALISIS BENTUK PENYIASATAN STRUKTUR PADA NOVEL RUMAH TANPA JENDELA KARYA ASMA NADIA Kapsah, Kapsah; Husnul Mawadah, Ade; Tisnasari, Sundawati
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i1.66

Abstract

This study analyzes the novel using a statistical approach. The research method is a qualitative-descriptive method. The purpose of this study is to describe the form of structuring that is contained in the novel House without Windows by Asma Nadia. As for data collected through library research research techniques, see techniques and note techniques. The data used in this study are excerpts from the novel that are the source of the data. The source of the data in this study is the novel House without Windows by Asma Nadia. In addition, the data obtained are classified based on their shape in order to facilitate the analysis. Data analyzed are data that have been tested for validity by validators who are experts in their fields. Referring to the knife analysis of the stylistic approach, we found a form of structural alignment. So, it can be concluded that the form of structuring data obtained from the novel House without Window by Asma Nadia 55 data with detailed data, 9 data repetition, 4 data parallelism, 7 data anaphora, 9 data antithesis, 7 data alliteration, climax as much as 1 data, asindeton as much as 13 data, rhetorical questions as much as 4 data, and polisidenton as much as 1 data. While the least data found was polysindeton and climax data, and no anticlimactic data was found.