Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Hubungan Faktor Risiko dengan Keberhasilan Asi Eksklusif dalam Pendekatan Biopsikososial badri, Putri rizki; Kesuma, Putri Zalika Laila Mardiah; Alfarizi, Ahmad Bayu; Asmalia, Resy; Urfi, Aiverda
Syifa'Medika Vol 16, No 1 (2025): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i1.9994

Abstract

Exclusive breastfeeding is breast milk (EBF) given to babies from 0-6 months of age without any additional food, including water. The goal is for babies to achieve optimal growth, development and health because breast milk contains complete nutrition for babies. Several factors that can influence breastfeeding are biological, psychological and social factors for breastfeeding mothers. This study aimed to determine the relationship between the biopsychosocial model and exclusive breastfeeding in Posyandu, Kelurahan 16 Ulu. This type of research was descriptive analytic with a cross sectional design, used primary data with a sample size of 64 people taken by purposive sampling. The results obtained were obtained from three factors, namely biopsychosocial, only educational variables from social factors related to exclusive breastfeeding. The statistical test results obtained a p value > 0.05 for all variables except education. So it can be concluded that there is a relationship between education and exclusive breastfeeding at Posyandu, Kelurahan 16 Ulu.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN TEKNOLOGI PEMETAAN DIGITAL EPICOLLECT5® SEBAGAI STRATEGI PENGENDALIAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE Ghiffari, Ahmad; Asmalia, Resy; Ihsan, Muhammad; Anwar, Chairil; Prameswarie, Thia; Ramayanti, Indri; Permana, Adhi; Utama, Budi; Artanto, Ardi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.4907-4912

Abstract

Kabupaten Ogan Ilir mencatat 117 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun 2018, menyoroti kerentanan wilayah ini terhadap wabah DBD. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Payaraman Timur yang berfokus pada pemanfaatan teknologi digital untuk pemetaan lokasi sarang nyamuk menggunakan aplikasi Epicollect5. Project dapat diikuti dengan mengunduh melalui Google Play atau Playstore, dengan judul “Sarang Nyamuk Aedes aegypti”. Pelatihan terdiri dari ceramah dan penggunaan aplikasi, yang telah disiapkan pada laman https://five.epicollect.net/myprojects/sarang-nyamuk-aedes-aegypti#. Hasil kegiatan didapatkan dari 42 peserta yang hadir, tiga orang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan. Pentingnya infrastruktur internet yang kuat dan literasi digital yang memadai untuk mendukung keberhasilan implementasi teknologi ini. Sebagai kesimpulan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil mencapai tujuan dengan masyarakat menunjukkan antusiasme dalam memanfaatkan teknologi pemetaan digital Epicollect5.
Skrinning Penyakit Kardiovaskular melalui Pemeriksaan Elektrokardiografi pada Penderita Hipertensi dan Diabetes Melitus Tipe 2 Mayasari, Ni Made Elva; Kesuma, Putri zalika; Asmalia, Resy; Wakila, Putri; Angela, Jenni
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024823

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular dan bersama Diabetes Mellitus bertanggung jawab atas separuh dari mortalitas penyakit kardiovaskular (PKV). Adanya risiko dan kematian yang tinggi disebabkan oleh PKV pada pasien DM maka diperlukan alat diagnosis dini PKV. Pemeriksaan Elektrokardiografi (EKG) pada saat istirahat direkomendasikan menjadi salah satu metode pemeriksaan untuk melakukan skrining PKV terutama pasien dengan riwayat hipertensi atau dicurigai menderita PKV. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlokasi di Klinik Dokter Keluarga (KDK) Fakultas Kedokteran UM Palembang dengan responden yaitu pasien KDK yang merupakan kelompok pasien berisiko yaitu pasien Hipertensi dan DM tipe 2. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan deteksi dini adanya PKV. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk pemeriksaan rekam jantung menggunakan alat EKG pada 25 orang pasien kemudian dilakukan interpretasi gambaran EKG. Berdasarkan hasil rekaman EKG didapatkan sebanyak 17 orang memiliki gambaran EKG normal dan 8 orang pasien yang memiliki gambaran EKG abnormal. Pada minggu berikutnya, dilakukan follow up bagi pasien yang memiliki gambaran EKG abnormal berupa edukasi satu persatu dan melakukan perujukan ke Pelayanan Kesehatan yang lebih tinggi untuk pemeriksaan dan tatalaksana lebih lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat mendeteksi secara dini Penyakit Kardiovaskular sehingga dapat dilakukan tatalaksana awal untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Raising Student Health Via Who’s 6-Step Hygiene During KKN Program in Payaraman District South Sumatra Ghiffari, Ahmad; Asmalia, Resy; Ihsan, Muhammad; Wildan, Sahrul; Kurnia, Aisyah Fadhilah; Sandi, Louwen; Fatihah, Nabila Nurul; Andelina, Rizky; Nurfauza, Aqila Meisya Putri Mulya; Hidayat, Muhammad Wahyu; Dwitania, Tasya Julia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i7.19894

Abstract

ABSTRACT The 63rd KKN program at Universitas Muhammadiyah Palembang involved medical students in community service, focusing on raising awareness and practice of the WHO 6-step handwashing method to prevent infections and promote nutritional health. This study aimed to evaluate the effectiveness of community education on proper handwashing techniques among elementary students. The outreach program included preparation, implementation, and evaluation phases, with educational materials, school visits, counseling, demonstrations, and hands-on practice. A total of 43 students SDN 6 participated, showing significant improvements in knowledge and behavior. At SDN 1, MIN 1 Payaraman and KKN Posko, educational activities and WHO handwashing initiatives were implemented; however, no pre-tests or post-tests were administered. The six-step handwashing education and the automatic hand soap dispenser effectively enhanced students' knowledge and enthusiasm for cleanliness through handwashing at UPT SPD N 06. To maintain this program, the school should implement frequent educational sessions and guarantee the provision of adequate clean water inside the school premises. Keywords: 6-Step Handwashing WHO; Automatic Foam Soap Dispenser, Behavior Change, Elementary School Students, KKN Program
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PEMAKAIAN OVITRAP UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT DBD Ramayanti, Indri; Zalmi, Ghina; Saputra, Yogi; Dhimas, Fandika; Hasanah, Khalifah; Asmalia, Resy; Prameswarie, Thia
Jurnal Vokasi Vol 6, No 3 (2022): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i3.2578

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan infeksi akibat virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes spp. Kasus DBD di Sumatera Selatan menunjukan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Faktor penyebab yaitu rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pemberatasan penyakit DBD. Tujuan kegiatan ini untuk melakukan penyuluhan kesehatan sebagai upaya pencegahan DBD dan mengurangi kepadatan nyamuk dengan pelatihan pembuatan ovitrap sederhana. Metode yang digunakan berupa penyuluhan tentang bionomik vektor, etiologi penyakit dan teknik pengendalian vektor dengan memperkenalkan metode ovitrap air gula dan ragi roti. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan berjalan  dengan  baik  dan  lancar.  Seluruh  peserta  yang hadir   menunjukkan    adanya    respon positif dan peningkatan    pemahaman    tentang    penyebaran  dan pemberantasan  penyakit  DBD,  di  mana  pada pelaksanaan penyuluhan mencerminkan keinginan untuk memahami cara pengendalian DBD dan  mampu  menjelaskan kembali  tentang  materi  yang  telah  disampaikan. Pendampingan pembuatan alat ovitrap juga memberikan manfaat  yaitu dapat meminimalisir dan mengurangi populasi nyamuk di sekitar rumah warga. 
Educational Intervention on Knowledge, Attitudes, and Preventive Behaviors Toward Tuberculosis and Hypertension in Kelurahan Binaan Badri, Putri Rizki Amalia; Artanto, Ardi; Asmalia, Resy; Anggina, Dientyah; Fitriani, Deska; Iskandar, Zhafirah; Yogustri, Adharia; Kurniati, Leni; Widyanti, Putri; Asri, Afina; Anzani, Tsabitah; Sulistiani, Taris; Larasati, Delvi; Sani, Regina; Yuvita, Uly; Taqiyah, Fakhriyah
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261382

Abstract

Tuberculosis (TB) and hypertension remain major public health burdens in Indonesia, contributing to the country’s persistent double burden of disease. Community-based health promotion programs serve as a strategic approach to enhance awareness and preventive behaviors. This research aim to evaluate the effect of educational interventions on knowledge, attitudes, and preventive behaviors related to tuberculosis and hypertension under the Kelurahan Binaan. A pre–post interventional study was conducted among 83 adult participants selected using inclusion and exclusion criteria. Interventions included health education on TB and hypertension and dietary counseling delivered through lecture-based methods. Data on knowledge, attitudes, and preventive behaviors were collected using validated questionnaires. Wilcoxon Signed Rank and McNemar tests were applied for analysis. Significant improvements were observed in knowledge of tuberculosis (Z = –6.050; p 0.001) and hypertension (Z = –4.735; p 0.001). Attitudes toward TB (p = 0.012) and hypertension (p 0.001) also increased significantly. Preventive behavior significantly improved for both TB (Z = –3.632; p 0.001) and hypertension (p 0.001). Correlation analysis revealed significant associations between knowledge, attitudes, and preventive behaviors. Educational and dietary interventions effectively improved community knowledge, attitudes, and preventive behaviors toward tuberculosis and hypertension. Sustainable and continuous education programs are recommended to maintain these improvements.
Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun dan Pencegahan Kecacingan: Intervensi Kesehatan untuk Siswa Sekolah Dasar di Palembang Ghiffari, Ahmad; Risdianyah, Risdiansyah; Permana, Adhi; Artanto, Ardi; Utama, Budi; Asmalia, Resy; Badri, Putri Rizki Amaliah; Ihsan, Muhammad
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24598

Abstract

ABSTRAKKegiatan penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) ini dilaksanakan di SD Negeri 188 Palembang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan praktik CTPS yang benar. Menggunakan metode edukatif berupa penyuluhan melalui media visual dan demonstrasi, serta pendampingan langsung kepada siswa, kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi penyebaran penyakit infeksi melalui kebiasaan mencuci tangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan, dengan rata-rata nilai post-test meningkat sebesar 0,47 poin dari nilai pre-test. Kegiatan ini telah berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan di tingkat sekolah dasar dan menjadi model bagi kegiatan serupa di wilayah lain. Penting bagi guru dan pihak sekolah untuk mengintegrasikan kebiasaan CTPS dalam rutinitas harian, seperti sebelum makan. Kata Kunci: Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Kecacingan, Penyuluhan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).  ABSTRACT The handwashing with soap (HWWS) educational intervention was implemented at SD Negeri 188 Palembang to enhance elementary school students’ knowledge and practical skills in proper hand hygiene. The program applied structured health education methods, including audio-visual presentations, live demonstrations, and guided practice. This intervention aimed to prevent the transmission of infectious diseases associated with poor hand hygiene behavior. Evaluation using pre-test and post-test assessments showed a measurable improvement in students’ knowledge, with a mean post-test score increase of 0.47 points compared to the pre-test. These findings indicate that structured HWWS education effectively improves hand hygiene awareness among elementary school students and supports school-based health promotion programs as a sustainable community health intervention model. It is essential for teachers and school authorities to integrate handwashing hygiene habits into daily routines, such as before meals. Keywords: Clean and Healthy Living Behavior, Handwashing Hygiene, Health Education, Helminthiasis.
Edukasi interaktif pencegahan stunting dan kesehatan gigi anak prasekolah melalui pemberian PMT Moris Cookies berbahan daun kelor Anggina, Dientyah Nur; Asmalia, Resy; Fatihah, Tarishah Jannah; Lucretia, Daniswara; Ganeshty, Naura Hisanah; Hartini, Nur; Shabirah, Rafifah; Pratama, Erlangga Yoga; Putry, Meita Liani; Astradarmawan, M. Kevin
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/Hummed.V6I3.204

Abstract

Stunting is a long-term nutritional issue that impacts children’s physical and cognitive development. Efforts to prevent stunting need to be initiated early through nutritional education and improvement of health behaviors, including oral hygiene. Nutritional problem and dental health are interrelated because dental and oral disorders such as caries can reduce children’s appetite and nutritional intake, thereby worsening the risk of stunting. This activity aimed to increase the nutritional knowledge and understanding the oral hygiene of preschoolers and parents through interactive education and supplementary feeding (PMT) of Moris Cookies made from Moringa Leaves as a source of nutrients. This activity was conducted at PAUD Mutiara Hati, Jejawi Village, involving 20 children and parents. The education was delivered through stunting counceling, the practice of brushing teeth using Tooth Doll and the distribution of PMT Moris Cookies. The result of this activity showed that 66.6% of respondents understood the educationional materials provided, and the children showed enthusiasm for the consumption of Moris Cookies and the practice of brushing their teeth. This activity contributed to improving nutrition and oral hygiene knowledge and it is expected to be the first step in supporting stunting prevention efforts at the preschoolers level.
Penyuluhan tatap muka dan pemeriksaan PCR feses dalam meningkatkan pemahaman tentang koinfeksi kecacingan pada penderita HIV-AIDS kota Palembang Ghiffari, Ahmad; Anwar, Chairil; Prameswarie, Thia; Asmalia, Resy; Febriani, Ratika; Yolanda, Nadhea; Faradila, Faradila; Qamariah, Nurul; Dalila, Dalila; Risti, Sanely
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/Hummed.V7I1.211

Abstract

The co-infection of HIV with helminthiasis might accelerate the progression of HIV to AIDS, making a thorough comprehension of this condition essential for patients. This counseling session was conducted in the Ilir Timur 2 District (Dobu Coffee) with 30 HIV patients, employing a face-to-face methodology that included presentations by speakers and laboratory analyses of fecal materials. The comprehension was evaluated using a pre-test and post-test involving 34 participants, yielding an average pre-test score of 51.42 (standard deviation: 16.75) and a post-test score of 71.39 (standard deviation: 16.96), demonstrating a significant improvement. A PCR study indicated that 24 patients were positive for helminth infections. The results suggested a beneficial effect on participants' knowledge, but with score discrepancies. The detection of helminth infections in patients demands further investigation, including investigations on the correlation between helminth infections and the immune function of HIV patients. Additionally, routine examinations must be conducted as an integral part of patient health surveillance to guarantee beneficial early detection.
Co-Authors Ahmad Ghiffari Alfarizi, Ahmad Bayu Alqiftiyah, Khofifah Amar, Ilham Kasbawan Amurothalliba, Alda Ridho Andelina, Rizky Angela, Jenni Anggina, Dientyah Anggina, Dientyah Nur Anisa Suardin, Lucille Anzani, Tsabitah Arifin, Stievy Artanto, Ardi Asri, Afina Astradarmawan, M. Kevin Azhara, Alya badri, putri rizki Badri, Putri Rizki Amalia Bagus Setiawan, Rifqi Budi Utama, Budi Chairani, Liza Chairil Anwar Dalila, Dalila Dhimas, Fandika Dientyah Nur Anggina Dwi P., M. Amien Dwitania, Tasya Julia Faradila, Faradila Fatihah, Nabila Nurul Fatihah, Tarishah Jannah Fitriani, Deska Ganeshty, Naura Hisanah Hartini, Nur Hasanah, Khalifah Heriyanti, Nurhanni Pebi Indriyani Indriyani Iskandar, Zhafirah Julia Liona Putria, Sinta Kesuma, Putri Zalika Kesuma, Putri Zalika Laila Mardiah Kurnia, Aisyah Fadhilah Kurniati, Leni Larasati, Delvi Lucretia, Daniswara Malik, Salsabila Hidayati Mayasari, Ni Made Elva Muhammad Ihsan Muhammad Wahyu Hidayat, Muhammad Wahyu Mukhtarudin, Kuntafie Al Haq Nurfauza, Aqila Meisya Putri Mulya Nurul Qamariah, Nurul Oktariza, Rury Tiara Oktavian, Muhammad Adli Zidan Pamudji, Raden Permana, Adhi Pramasyastri, Vina Prameswarie, Thia Pratama, Erlangga Yoga Putri Erlyn Putri Widyanti Putri, Marina Dwi Putry, Meita Liani Ramadhani, Abeliza Ramayanti, Indri Ratika Febriani Razaky, Muhammad Roihan Risdiansyah Risdiansyah Risdianyah, Risdiansyah Risti, Sanely Rosita, Yanti Safitri, Rizka Nabila Sandi, Louwen Sani, Regina Saputra, Amja Saputra, Cahyo Ansori Sari, Selfiani Talia Shabirah, Rafifah Shalshabilla, Alysha Titania Silvana, Rista Suarni, Ertati Sulistiani, Taris Taqiyah, Fakhriyah Urfi, Aiverda Wakila, Putri Waspodo, Waspodo Wildan, Sahrul Yogi Saputra, Yogi Yogustri, Adharia Yolanda, Nadhea Yuvita, Uly Zalika, Putri Zalmi, Ghina