Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Konflik Batin Tokoh Utama dalam Film My Annoying Brothers adalah Dina Jasanti Permata, Indah; Hakim, Man; Yuniati, Ira; Paulina, Yanti
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jdvjc660

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konflik batin tokoh dalam karya sastra, khususnya film.  Film My Annoying Brother mengisahkan perjalanan hidup Kemal (Angga Yunanda), seorang atlet judo nasional berbakat yang mengalami konflik batin mendalam setelah kehilangan penglihatannya akibat kecelakaan. Kondisi tersebut memunculkan berbagai pergulatan emosional dalam diri Kemal, seperti perasaan marah, kecewa, putus asa, dan kehilangan makna hidup. Konflik batin Kemal semakin kuat dengan kehadiran kakaknya, Jaya (Vino G. Bastian), seorang mantan narapidana yang dibebaskan bersyarat dan ditugaskan untuk merawat Kemal.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik batin, faktor penyebab, dan penyelesaian konflik batin tokoh utama dalam film My Annoying Brother sutradara Dinna Jasanti. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data penelitian berupa dialog dan adegan yang menunjukkan konflik batin tokoh utama dengan teknik pengumpulan data simak dan catat.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat 83 data konflik batin yang meliputi depresi (8 data), frustasi (4 data), marah (10 data), kesedihan (15 data), kecemasan (21 data), rasa salah (9 data), dan kebimbangan (16 data). Bentuk yang paling dominan adalah kecemasan. Faktor penyebab konflik batin meliputi kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri, dengan yang paling dominan adalah kebutuhan sosial (37 data). Penyelesaian konflik batin meliputi mencari penyebab utama, berpikir positif, berani membuat keputusan, fokus pada diri sendiri, dan berdamai dengan takdir. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik batin tokoh utama menggambarkan proses penerimaan diri dan perkembangan karakter dalam film.   Kata Kunci: Film, Konflik Batin, Pendekatan Psikologi Sastra, Tokoh Utama
Interferensi Bahasa Rejang dalam Karangan Siswa Kelas VII SMP Negeri 20 Bengkulu Tengah Olvi Sulastri; Mahdijaya; Paulina, Yanti; Suyuthi, Hasmi; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kfg2q796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab interferensi bahasa Rejang dalam karangan siswa kelas VII SMP Negeri 20 Bengkulu Tengah yang dilatarbelakangi oleh fenomena kedwibahasaan, yaitu penggunaan bahasa Rejang sebagai bahasa ibu dan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa karangan narasi 15 siswa yang dikumpulkan melalui tes mengarang dan dianalisis menggunakan teknik analisis kesalahan berbahasa pada tataran morfologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi terjadi dalam bentuk penggunaan afiks, reduplikasi, dan pembentukan kata yang dipengaruhi oleh struktur bahasa daerah. Interferensi tersebut disebabkan oleh kebiasaan penggunaan bahasa ibu, rendahnya penguasaan kaidah bahasa Indonesia, lingkungan sosial yang dominan menggunakan bahasa daerah, serta kurangnya kesadaran siswa dalam penggunaan bahasa Indonesia yang tepat. Dampaknya terlihat pada ketidaksesuaian penggunaan bahasa Indonesia sehingga memengaruhi kualitas karangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran bahasa Indonesia yang lebih efektif dan pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Bahasa Rejang, Interferensi Bahasa, Karangan Siswa, Morfologi
Tindak Tutur Ilokusi dalam Akun Instagram Bengkuluinfo Ameylia Wulandari; Paulina, Yanti; Yuniati, Ira; Gunawan, Hafiz; Atmaja, Loliek Kania
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/51m47k07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur ilokusi dalam akun Instagram bengkuluinfo. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu jenis tindak tutur ilokusi apa saja yang terdapat dalam postingan dan komentar akun Instagram bengkuluinfo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan yang terdapat dalam unggahan dan komentar akun Instagram bengkuluinfo, sedangkan sumber data adalah akun Instagram bengkuluinfo dengan data yang dibatasi pada unggahan bulan Januari 2026. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca dan mengamati unggahan, kemudian mencatat tuturan yang mengandung tindak tutur ilokusi dengan menggunakan instrumen penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahap klasifikasi data, analisis data, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis tindak tutur ilokusi yang ditemukan, yaitu asertif, direktif, ekspresif, komisif,  dan deklaratif. Ditemukan 344 data, jenis tindak tutur asertif ditemukan 175 data, jenis tindak tutur direktif ditemukan 67 data, jenis tindak tutur ilokusi ekspresif ditemukan 91 data, jenis tindak tutur ilokusi komisif ditemukan 11 data, dan jenis tindak tutur ilokusi deklaratif tidak di temukan datanya. Tindak tutur asertif merupakan jenis yang paling dominan karena berfungsi menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dengan demikian, penggunaan tindak tutur ilokusi dalam akun Instagram bengkuluinfo didominasi oleh fungsi informatif dan persuasif. Kata Kunci: Instagram, Tindak Tutur Ilokusi, Pragmatik
Memanfaatkan Media Sosial Youtube Sebagai Sarana Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 36 Seluma Yopi Puspita Sari; Suyuthi, Hasmi; Gunawan, Hafiz; Paulina, Yanti; Hakim, Man; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/zafan479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media sosial Youtube sebagai sarana pembelajaran bahasa Indonesia di SDN 36 Seluma serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas V, dan peserta didik kelas V SDN 36 Seluma.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial Youtube dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk menyampaikan materi, meningkatkan motivasi belajar, mempermudah pemahaman peserta didik, serta meningkatkan keaktifan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Faktor pendukung meliputi tersedianya fasilitas pembelajaran, kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi, serta ketersediaan video pembelajaran yang relevan.Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan jaringan internet, gangguan teknis, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Secara keseluruhan, pemanfaatan media sosial youtube memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran bahasa Indonesia di SDN 36 Seluma karena mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif. Kata kunci: Bahasa Indonesia, Media Pembelajaran, Media Sosial YouTube, Sekolah Dasar
Kemampuan Menulis Surat Lamaran Pekerjaan pada Siswa Kelas XII SMAN 8 Seluma Yopa Anggun Natia; Yuniati, ira; Suyuthi, Hasmi; Gunawan, Hafiz; Paulina, Yanti
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6thv4w10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan pada siswa kelas XII SMAN 8 Seluma Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui metode tes unjuk kerja (performance test). Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XII A SMAN 8 Seluma. Data penelitian berupa skor hasil tes tertulis menulis surat lamaran pekerjaan yang dinilai berdasarkan delapan kriteria pokok surat resmi, meliputi penulisan tanggal, perihal, lampiran, alamat surat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, serta nama dan tanda tangan pengirim dengan akumulasi skor maksimal 100. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis surat lamaran pekerjaan bervariasi pada setiap indikator, di mana aspek penulisan isi surat dan ejaan masih menjadi tantangan utama. Simpulan penelitian ini memberikan gambaran komprehensif bagi guru dan institusi pendidikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran menulis surat resmi sebagai bekal peserta didik menghadapi dunia kerja. Kata Kunci: Analisis Kemampuan, Menulis, Siswa SMA, Surat Lamaran Pekerjaan  
Penggunaan Bahasa Daerah dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VIII MTs Panca Mukti Kabupaten Bengkulu Tengah Dea Ayu Lestari; Suyuthi, Hasmi; Yuniati, Ira; Paulina, Yanti
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/h0mwfb24

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa daerah dan faktor-faktor yang memengaruhinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII MTs Panca Mukti Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data berupa tuturan guru dan siswa yang mengandung penggunaan bahasa daerah selama proses pembelajaran, yang diperoleh melalui observasi dan perekaman. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah masih dominan dalam interaksi pembelajaran. Bahasa yang digunakan meliputi bahasa Jawa, bahasa Melayu Bengkulu, dan campuran keduanya dalam komunikasi antara guru dan siswa maupun antar siswa. Faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa daerah meliputi lingkungan sosial masyarakat, situasi pembelajaran, dan faktor psikologis. Bahasa daerah dipertahankan karena dianggap lebih mudah dipahami, lebih nyaman digunakan, serta mendukung kelancaran komunikasi, sehingga tetap berperan penting dalam menunjang interaksi pembelajaran di sekolah. Kata Kunci: Bahasa Daerah, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Sosiolinguistik, Variasi