Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Lunggi Journal

PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN FIQIH DI KELAS IV MIS DARUL IHSAN SEPINGGAN PASCA KEBAKARAN TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Tiara Nur Afni; Aslan; Astaman
Lunggi Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan secara jelas tentang: 1) Mengetahui proses Pembelajaran Fiqih di Kelas IV MIS Darul Ihsan Sepinggan Pasca Kebakaran Tahun pelajaran 2022/2023. 2) Mengetahui problematika Pembelajaran Fiqih di Kelas IV MIS Darul Ihsan Sepinggan Pasca Kebakaran Tahun pelajaran 2022/2023. 3) Mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi problematika Pembelajaran Fiqih di Kelas IV MIS Darul Ihsan Sepinggan Pasca Kebakaran Tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, adapun teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: Proses Pembelajaran Fiqih di Kelas IV MIS Darul Ihsan Sepinggan Pasca Kebakaran Tahun pelajaran 2022/2023. Menggunakan perencanaan berupa RPP yang dilakukan dengan menggunakan metode dalam proses pembelajaran seperti metode ceramah, tanya jawab, praktek. Problematika Pembelajaran Fiqih di Kelas IV MIS Darul Ihsan Sepinggan Pasca Kebakaran Tahun pelajaran 2022/2023. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam penyampaian materi pada siswa kelas IV yaitu, peserta didik, waktu yang tersedia, bahan ajar, serta sarana dan prasarana, guru dan lingkungan sosial. Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi problematika pelajaran Pembelajaran Fiqih .di Kelas IV MIS Darul Ihsan Sepinggan Pasca Kebakaran Tahun pelajaran 2022/2023 melalui pendekatan seperti keimanan dengan cara memberikan hapalan, pengalaman berupa praktek, dan kebiasaan berupa mengamalkan
IMPLEMENTASI PROGRAM KEAGAMAAN DALAM MENGAJARKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA KELOMPOK C DI MTS YASTI SEKABAU Deli; Aslan; Zuri
Lunggi Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap tentang: 1) perencanaan program keagamaan dalam mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelompok C di MTs Yasti Sekabau 2) pelaksanaan program keagamaan dalam mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelompok C di MTs Yasti Sekabau 3) evaluasi program keagamaan dalam mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelompok C di MTs Yasti Sekabau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan obervasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, display data dan verifikasi data / penarikan kesimpulan. Adapun teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Perencanaan program keagamaan dalam mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelompok C MTs Yasti Sekabau adalah Guru mempersiapkan sarana dan prasarana, mempersiapkan media dan metode serta mempersiapkan materi. 2) Pelaksanaan program keagamaan dalam mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelompok C MTs Yasti Sekabau Menggunakan sarana dan prasarana serta media yang ada dan siswa dites perorangan untuk membaca Al-Qur’an. 3) Evaluasi program keagamaan berjalan kurang lebih 3 tahun dalam mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelompok C MTs Yasti Sekabau yaitu: 1) Evaluasi formatif. 2) Evaluasi sumatif
PROBLEMATIKA GURU KELAS V DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SDS TARBIYATUL ISLAM SAMBAS TAHUN AJARAN 2024-2025 Irnawati, Hesti; Aslan; Sera Yuliantini
Lunggi Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang: 1) Problematika yang dihadapi guru kelas V dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar di SDS Tarbiyatul Islam Sambas Tahun Pelajaran 2024-2025; 2) Strategi guru kelas V dalam mengatasi Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SDS Tarbiyatul Islam Sambas Tahun Pelajaran 2024–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian Deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru mengalami berbagai problematika dalam penerapan Kurikulum Merdeka, di antaranya: kurangnya pemahaman terhadap konsep kurikulum merdeka, keterbatasan sarana seperti kurangnya buku ajar dan proyektor, serta keterbatasan prasarana seperti tidak ada perpustakaan sekolah, semua siswa harus naik kelas walau ada yang belum menguasai kompetensi, siswa yang belum terbiasa belajar mandiri, kesulitan dalam pelaksanaan penilaian, kurangnya dukungan orang tua, serta kesulitan menyusun capaian dan tujuan pembelajaran. Untuk mengatasi problematika tersebut, (2) Guru melakukan berbagai strategi, seperti mengikuti pelatihan implementasi kurikulum merdeka dan belajar mandiri melalui Platform Merdeka Mengajar, rutin mengikuti KKG, memanfaatkan media sederhana, membimbing siswa secara bertahap menuju kemandirian belajar, melakukan kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua, serta meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dengan kepala sekolah serta rekan sejawat.
DAMPAK KELUARGA BROKEN HOME TERHADAP PRESTASI AKADEMIK DAN PERILAKU SOSIAL ANAK KELAS VI DI MIS TARBIYAH TEBAS TAHUN AJARAN 2024-2025 Misa Sari; Aslan; Mauizatul Hasanah
Lunggi Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang dampak prestasi akademik bagi siswa yang mengalami keluarga broken home di MIS Tarbiyah Tebas Tahun Ajaran 2024-2025, dan mengetahui dampak perilaku sosial bagi siswa yang mengalami keluarga broken home di MIS Tarbiyah Tebas Tahun Ajaran 2024-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga broken home berdampak pada penurunan minat belajar, kesulitan memahami materi, dan rendahnya prestasi akademik siswa akibat minimnya dukungan emosional serta keterlibatan orang tua. Namun, sebagian siswa tetap termotivasi berkat dorongan internal dan peran guru. Dalam aspek sosial, siswa cenderung mengalami perilaku menyimpang, kesulitan konsentrasi, rendah motivasi, sikap agresif, antisosial, hingga gangguan emosi dan moral. Meski demikian, dukungan sekolah dan lingkungan sosial berfungsi sebagai faktor pelindung yang signifikan.
PERAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN DAN KREATIVITAS SISWA DI TINGKAT DASAR Saputri Alalpala Arestu; Aslan; Rona
Lunggi Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari ditemukannya fenomena di SDN 22 Sulur Medan tentang peran kurikulum merdeka belajar dalam mengembangkan kemandirian dan kreativitas siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang: 1) Strategi yang digunakan guru untuk mengembangkan kemandirian dan kreativitas siswa melalui kurikulum merdeka belajar. 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kurikulum merdeka belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi, member check dan perpanjangan pengamatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Strategi yang digunakan untuk mengembangkan kemandirian dan kreativitas siswa melalui kurikulum merdeka di SDN 22 Sulur Medan menggunakan penerapan strategi Pembelajaran Berdiferensiasi, Project Based Learning (PjBL), Problem Based Learning (PBL), serta Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang saling melengkapi dalam mendukung tercapainya tujuan Kurikulum Merdeka. Pembelajaran berdiferensiasi membantu mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam, PjBL menumbuhkan kreativitas dan kolaborasi melalui pengalaman nyata, PBL melatih berpikir kritis dan pemecahan masalah, sementara P5 menanamkan karakter sesuai nilai Pancasila. (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan Kurikulum Merdeka di SDN 22 Sulur Medan untuk mengembangkan kemandirian dan kreativitas siswa yang didukung oleh pelatihan guru, dukungan sekolah, ketersediaan sumber daya, keterlibatan orang tua, serta inovasi pembelajaran. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa kurangnya pelatihan guru, resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan rendahnya partisipasi orang tua. Oleh karena itu, optimalisasi faktor pendukung dan upaya mengatasi hambatan tersebut sangat diperlukan agar tujuan Kurikulum Merdeka dapat tercapai secara maksimal.
SISTEM KESEPAKATAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MEMBERIKAN PEMAHAMAN KEDISIPLINAN SISWA DI KELAS VII SMP NEGERI 4 SAMBAS TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Siti Nurul Huda; Aslan; Muspian
Lunggi Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem kesepakatan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai upaya memberikan pemahaman tentang kedisiplinan kepada siswa kelas VII di SMP Negeri 4 Sambas. Kesepakatan kelas merupakan bagian dari strategi pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka yang melibatkan partisipasi aktif guru dan siswa dalam merancang aturan bersama demi menciptakan lingkungan belajar yang tertib dan bertanggung jawab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini meliputi guru Pendidikan Agama Islam, siswa kelas VII dan Kepala Sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Bentuk kesepakatan kelas yang diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam diwujudkan melalui empat elemen utama, yaitu kontrak belajar, berupa kesepakatan awal antara guru dan siswa tentang aturan dan tanggung jawab bersama.Aturan perilaku, seperti memberi salam saat masuk kelas, menjaga kebersihan, bersikap sopan, dan berpartisipasi aktif.Rutinitas pembelajaran, misalnya berdoa bersama, menyimak materi dengan sungguh-sungguh, serta bersikap tertib dan disiplin selama pembelajaran.Konsekuensi dan apresiasi, yaitu penerapan sanksi jika melanggar dan pemberian pujian atas kedisiplinan siswa. 2. Implikasi pada implementasi kesepakatan kelas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VII tahun pelajaran 2024/2025. Tercermin dari meningkatnya keteraturan siswa dalam menjalani pembelajaran, seperti kehadiran yang konsisten, kerapian dalam berpakaian, serta sikap yang lebih tertib dan sopan terhadap guru dan teman sebaya. Kedisiplinan tidak hanya dipengaruhi oleh aturan yang berlaku, tetapi juga oleh kesadaran siswa untuk menjunjung nilai-nilai keislaman yang diajarkan melalui mata pelajaran PAI. 3. Faktor-faktor yang memengaruhi kedisiplinan siswa dalam implementasi kesepakatan kelas mencakup faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi motivasi pribadi siswa untuk menjadi lebih baik, menaati aturan, dan bertanggung jawab. Faktor eksternal mencakup peran guru sebagai teladan dan penegak aturan, pengaruh positif teman sebaya, serta dukungan dan pengawasan dari keluarga.