Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Dinamika Resistensi dan Adopsi QRIS pada UMKM Makassar: Analisis Kualitatif dengan Pendekatan Teori Nudge Zaimar, Fina Ruzika; Adriansyah, Adriansyah; Haruna, Hasisa; Windarsari, Wiwin Riski; Ridha, Achmad
Jurnal Liabilitas Vol 10 No 2 (2025): Volume 10 No.2, Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54964/liabilitas.v10i2.508

Abstract

This study aims to explore the dynamics of resistance and adoption of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Makassar City using a qualitative approach and the Nudge Theory framework. This study focuses on an in-depth understanding of the factors that encourage and hinder QRIS adoption, by exploring the perspectives of both user and non-user businesses. Data were obtained through in-depth interviews with 10 MSMEs in the culinary sector and analyzed using thematic analysis methods. The results show that the decision to adopt QRIS is influenced by factors such as ease of access (simplification), social influence (social norm), default option settings(default option), information visibility (salience), the way of conveying information (framing), and providing feedback (feedback). Conversely, resistance to QRIS is driven by limited digital literacy, a lack of understanding of the benefits, and concerns about the risks of digital transactions. This finding confirms the relevance of Nudge Theory in explaining MSME decision-making behavior. This research contributes to the development of behavior-based strategies to promote digital financial inclusion in the MSME sector. Keywords: QRIS, MSMEs, Nudge Theory, Technology Resistance, Digital Financial Inclusion
Digital-Based Informal Entrepreneurship Education: Transforming Social Media into a Business Learning Space Nurhayani, Nurhayani; Isma, Andika; Windarsari, Wiwin Riski; Alisyahbana, Andi Naila Quin Azisah; Muflih, Betania Kartika
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies Vol. 6 No. 2 (2025): VOL. 6, NO. 2 (2025): JE3S, JUNE 2025
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62794/je3s.v6i2.9587

Abstract

The development of digital technology has driven transformations in various aspects of life, including entrepreneurship education. This study examines how social media can be utilized as an informal learning space to support digital-based entrepreneurship education without being limited by space and time. Using a qualitative approach and literature review, this article explores the role of platforms such as Instagram, TikTok, and YouTube in disseminating entrepreneurial knowledge, building business communities, and creating flexible and accessible learning ecosystems. The results show that social media is not only a means of business promotion but also plays a role as an interactive and inspiring educational medium. The use of experience-based content, tutorials, and entrepreneurial success stories is a key strategy in educating audiences, both informally and formally. This article recommends optimizing the use of social media by educators, MSMEs, and entrepreneurial communities to expand access to relevant and contextual business learning in the digital era.
Musik, Royalti, dan Konsumen: Analisis Kualitatif Pengaruh Kebijakan Hak Cipta di Pusat Perbelanjaan Windarsari, Wiwin Riski
Jurnal Akuntansi Pajak dan Manajemen (TAJAM) Vol 8 No 2 (2025): TAJAM : Jurnal Akuntansi Pajak dan Manajemen
Publisher : Politeknik Sawunggalih Aji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37601/tajam.v8i2.351

Abstract

Music is a crucial element in shaping public space atmospherics, particularly in shopping malls. It functions not only as entertainment but also as a strategic tool to influence consumer mood, comfort, and behavior. In Indonesia, the use of music in public spaces is regulated under Law No. 28 of 2014 on Copyright, which requires royalty payments to composers through the National Collective Management Organization (LMKN). This study aims to analyze the impact of music royalty policies on consumer behavior and shopping interest in shopping malls. A qualitative descriptive approach was employed using a case study design, involving in-depth interviews, direct observation, and document analysis. The findings reveal that most consumers perceive music as enhancing comfort, extending visit duration, and encouraging shopping interest. Respondents noted that slow-tempo music created a relaxed atmosphere, while fast-tempo music produced a more dynamic ambiance. Although most consumers were unaware of the royalty obligation, they supported the policy once explained, viewing it as protection for creators’ rights. Therefore, royalty policies should be considered not only as legal requirements but also as strategic investments that enhance shopping experiences while promoting the sustainability of the national music industry.
Pelatihan Digital Marketing dengan Pendekatan Customer Journey bagi Generasi Muda Riu, Isma Azis; Windarsari, Wiwin Riski; Ridha, Achmad; Arif, Hery Maulana; Erwin, Erwin
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 3 (2025): September, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i3.163

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara konsumen berinteraksi dengan produk maupun jasa, sehingga pemahaman tentang customer journey menjadi penting bagi generasi muda yang akan terjun ke dunia usaha maupun industri kreatif. Sayangnya, mahasiswa dan remaja pada umumnya masih memiliki keterbatasan dalam memahami konsep pengalaman pelanggan serta penggunaan tools digital marketing untuk menganalisis perilaku konsumen. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan generasi muda dalam memanfaatkan digital marketing dengan pendekatan customer journey. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap, yaitu penyadaran melalui seminar mengenai tren pemasaran digital, penguatan kapasitas melalui pelatihan penggunaan tools seperti Google Analytics, Meta Ads Manager, dan Canva, serta pemberian daya melalui praktik penyusunan peta customer journey sederhana. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan remaja umum, dibagi ke dalam enam kelompok kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep customer journey, keterampilan penggunaan tools digital marketing, serta kemampuan menyusun strategi pemasaran berbasis pengalaman pelanggan. Pelatihan ini membuktikan bahwa pemahaman customer journey dapat membantu generasi muda merancang strategi pemasaran yang lebih efektif, berfokus pada kebutuhan konsumen, dan mampu meningkatkan daya saing bisnis di era digital.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Bagi Pemilik Rumah Kos di Jalan Siti Dg Kati Kota Makassar Macenning, A. Reski Almaida Dg; Negara, Satria Putra Jaya; Hasnidar, Hasnidar; Rahmat, Muhammad Rijal Alim; Windarsari, Wiwin Riski
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v4i3.385

Abstract

Usaha rumah kos merupakan salah satu bentuk usaha mikro yang tumbuh pesat di daerah Abdesir sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan tempat tinggal sementara bagi mahasiswa, pekerja, dan pendatang. Meskipun potensial, mayoritas pemilik rumah kos masih belum menerapkan pengelolaan keuangan yang baik dan terstruktur. Minimnya literasi keuangan menyebabkan ketidaktahuan terhadap kondisi riil keuangan usaha, kesulitan dalam membuat laporan, serta kendala dalam pengambilan keputusan usaha yang tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemilik kos dalam menyusun laporan keuangan sederhana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik langsung menggunakan template berbasis Excel, serta pendampingan pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai jenis dan fungsi laporan keuangan, serta kemampuan menyusun laporan keuangan dasar seperti arus kas dan laba rugi. Sebanyak 85% peserta mengalami peningkatan pemahaman, dan 75% mampu mengaplikasikan materi dalam praktik. Respon peserta sangat positif, dan sebagian besar menyatakan komitmen untuk menerapkan pencatatan keuangan secara berkelanjutan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam memberdayakan pelaku usaha mikro agar dapat mengelola usahanya secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Revolusi Digital UMKM : Bagaimana Marketplace dan Media Sosial Mengubah Permainan di Era Pasca-Pandemi Riu, Isma Azis; Windarsari, Wiwin Riski; Hardiyanti, Andi Ariyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2676

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi digital yang dialami Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada era pasca-pandemi, dengan fokus pada integrasi marketplace dan media sosial sebagai strategi pemasaran. Marketplace merupakan kanal transaksi yang memperluas jangkauan konsumen, sedangkan media sosial menjadi sarana utama untuk membangun brand awareness, engagement, dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur terhadap tiga UMKM di Kota Makassar yang mewakili pola adaptasi digital berbeda. Data wawancara dilengkapi observasi aktivitas digital dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten autentik dan konsistensi posting berperan penting bagi engagement, sementara iklan berbayar dan kolaborasi influencer efektif untuk penetrasi pasar baru. Peran komunitas daring terbukti krusial dalam memperkuat electronic word of mouth (e-WOM), sedangkan marketplace lebih dominan pada tahap transaksi. Tabel ringkasan dan timeline strategi menegaskan dinamika adaptasi UMKM dari pra-pandemi hingga pasca-pandemi, dengan perbedaan strategi survival mode dan growth mode. Temuan ini memperkuat literatur mengenai omnichannel marketing dan memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM serta pemangku kebijakan untuk mendukung peningkatan literasi digital, infrastruktur, dan kolaborasi kreatif. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori pemasaran digital dan penguatan daya saing UMKM di Indonesia.
Evaluasi Efisiensi Operasional dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Studi pada ecoBali Recycling Adriansyah, Adriansyah; Yusuf, Yulia Yunita; Windarsari, Wiwin Riski
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2709

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efisiensi operasional ecoBali Recycling dalam pengelolaan sampah berkelanjutan di Bali, sebuah destinasi wisata yang menghadapi krisis sampah serius. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa input operasional mencakup sampah dari berbagai sumber, tenaga kerja terampil, teknologi digital, peralatan mekanis, energi, serta dukungan komunitas. Output yang dihasilkan tidak hanya berupa material daur ulang, kompos, dan produk upcycling, tetapi juga pengurangan volume sampah ke TPA serta peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi lingkungan. Manajemen waktu kerja fleksibel melalui lembur sukarela dan shift tambahan terbukti menjaga konsistensi layanan meski terjadi lonjakan volume sampah. Pelatihan intensif karyawan, penerapan sistem digital, serta kolaborasi dengan mitra lokal dan internasional memperkuat efisiensi operasional perusahaan. Dengan melayani lebih dari 2.100 pelanggan dan mengelola rata-rata 7 ton sampah per hari, ecoBali menunjukkan kinerja internal yang baik meskipun kontribusinya terhadap total sampah Bali masih di bawah 5%. Temuan ini menegaskan peran ecoBali sebagai model pengelolaan sampah berbasis efisiensi, teknologi, dan kolaborasi lintas pihak, serta memberikan kontribusi nyata pada penerapan prinsip circular economy di sektor pariwisata.
Punchline Yang Dibayar: Determinan Keputusan Pembelian Dengan Moderasi Persepsi Harga Pada Special Show Stand-Up Comedy Di Kota Makassar Ridha, Achmad; Anastasya, Lidya; S, Samsu Alam; Windarsari, Wiwin Riski
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audience experience dan emotional attachment terhadap purchase decision pada pertunjukan special show stand-up comedy di Kota Makassar, dengan price perception sebagai variabel moderasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman penonton dan keterikatan emosional berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian tiket. Pengalaman yang menyenangkan selama pertunjukan, bersama dengan keterikatan emosional yang kuat terhadap komika, mendorong niat pembelian ulang dan rekomendasi kepada orang lain. Persepsi harga terbukti memoderasi hubungan antara pengalaman penonton dan keputusan pembelian, namun tidak mempengaruhi hubungan antara keterikatan emosional dan keputusan pembelian. Model penelitian mampu menjelaskan 62,4% variasi keputusan pembelian tiket. Penelitian ini mengonfirmasi pentingnya pengalaman emosional dalam meningkatkan loyalitas dan niat pembelian di sektor hiburan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa promotor dan komika perlu mengutamakan pengalaman otentik dan membangun keterikatan emosional dengan audiens untuk meningkatkan keputusan pembelian. Saran untuk penelitian selanjutnya mencakup penggunaan pendekatan longitudinal dan perluasan variabel serta lokasi studi.
Pelatihan Identifikasi dan Pemetaan Peluang Usaha bagi Mahasiswa sebagai Persiapan Berwirausaha Riu, Isma Azis; Windarsari, Wiwin Riski; Ridha, Achmad; Arif, Hery Maulana; Adriansyah
KATALIS : Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): KATALIS : Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Candela Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63288/jipm.v1i2.9

Abstract

Kewirausahaan menjadi salah satu kunci dalam mencetak generasi muda yang mandiri dan inovatif, sekaligus solusi terhadap tingginya angka pengangguran terdidik di Indonesia. Data BPS tahun 2024 menunjukkan lebih dari satu juta lulusan perguruan tinggi belum memiliki pekerjaan, sehingga mahasiswa perlu dibekali keterampilan berwirausaha sejak dini. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi mahasiswa adalah keterbatasan dalam mengidentifikasi serta memetakan peluang usaha secara sistematis. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui pelatihan identifikasi dan pemetaan peluang usaha. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahapan, yaitu penyadaran melalui seminar interaktif, penguatan kapasitas melalui praktik penyusunan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT, serta pemberian daya melalui pendampingan penyusunan rencana bisnis sederhana. Kegiatan diikuti oleh 35 mahasiswa yang dibagi menjadi lima kelompok kecil agar pendampingan lebih intensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep kewirausahaan, keterampilan menyusun BMC, kemampuan analisis SWOT, serta motivasi mahasiswa untuk berwirausaha. Ide usaha yang dihasilkan beragam dan relevan dengan tren pasar, seperti kuliner sehat, jasa edukasi berbasis aplikasi, dan produk ramah lingkungan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam membekali mahasiswa untuk membaca peluang usaha dan menyusun strategi bisnis yang lebih terstruktur. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi dalam menyiapkan mahasiswa menjadi wirausahawan muda yang berdaya saing serta mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi.
DILEMA KONSUMSI DI TENGAH BOIKOT: MENGAPA KONSUMEN MASIH MEMBELI PRODUK STARBUCKS? Analisis Faktor Keputusan Pembelian atas Produk yang Diboikot di Kota Makassar Achmad Ridha; Wiwin Riski Windarsari; Azlan Azhari; Lidya Anastasya
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 14 No. 2 (2025): JUNI
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v14i2.2986

Abstract

Introduction: This study investigates the factors influencing consumer decisions to continue purchasing Starbucks products in Makassar amid active boycott campaigns linked to geopolitical issues. The phenomenon reflects the rise of political consumerism, where moral, ideological, and social values intersect with consumption behavior. Despite mounting public pressure, many consumers persist in their consumption habits, raising questions about the psychological and social drivers that shape these decisions. Methods: This quantitative study employed Exploratory Factor Analysis (EFA) to examine data collected through Likert-scale questionnaires distributed to 180 respondents. The 18 indicators used in the instrument were derived from relevant literature, previous research, and preliminary observations. The aim was to identify the underlying dimensions that explain why consumers remain loyal to a brand under socio-political pressure. Results: The factor analysis identified four key dimensions: (1) Emotional Attachment and Brand Perception, (2) Social Influence and Environmental Pressure, (3) Psychological Response to Boycott, and (4) Autonomy and Self-Identity. The findings reveal that emotional loyalty, product satisfaction, and perceived quality strongly influence continued purchasing behavior. Additionally, mechanisms such as cognitive dissonance and symbolic resistance help consumers rationalize their decisions, while weak social pressure and personal autonomy further support brand loyalty. These results suggest that consumer resistance to boycott appeals is shaped by complex interplays between psychological attachment, social context, and self-image. Keywords: Consumer Decision, Political Consumerism, Boycott, Brand Loyalty, Exploratory Factor Analysis