Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUKU SASAK PADA MATERI IPAS KELAS IV DI SDN 27 CAKRANEGARA Maktum, Rohikal; Tahir, Muhammad; Hasnawati; Dewi, Nurul Kemala
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26963

Abstract

Pembelajaran berbasis kearifan lokal sangat penting untuk peserta didik sekolah dasar, karena dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap daerahnya sendiri. Tujuan penelitian adalah mengembangkan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Suku Sasak pada materi IPAS kelas IV yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D) dengan model 4D. Prosedur penelitian dari model ini terdiri 4 tahapan, yakni define, design, development dan dissiminate. Kemudian, pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli materi, ahli media, respon guru dan respon peserta didik. Data tersebut dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Modul pembelajaran setelah diuji kevalidan dan kepraktisan menunjukkan hasil uji validasi ahli materi sebesar 96.87% dengan kategori sangat valid, ahli media sebesar 92.64% dengan kategori sangat valid, respon guru sebesar 91.66% dengan kategori sangat praktis dan respon peserta didik sebesar 90.46% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan tujuan dan hasil analisis data dapat disimpulkan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Suku Sasak pada materi IPAS kelas IV dinyatakan sangat valid dan sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran.
Integrating Ethnopedagogy-Based E-Learning to Enhance Creativity of Prospective Elementary School Teachers: Student and Lecturer Perceptions Erfan, Muhammad; Suranti, Ni Made Yeni; Ibrahim; Istiningsih, Siti; Dewi, Nurul Kemala
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.11067

Abstract

In the digital era, integrating local cultural knowledge through ethnopedagogy makes science learning more contextual and engaging. This study examines the practicality of an ethnopedagogy-based e-learning tool for prospective elementary school teachers using the develop phase of the 4-D model. Practicality was assessed through classroom observations and questionnaires administered to both lecturers and students. Observation showed excellent implementation (average score 99.67%). Lecturers’ responses using a 1–5 Likert scale also showed high averages: 4.57 for the Semester Learning Plan, 4.64 for the Student Assignment Plan, 4.41 for the Student Worksheet, 4.35 for Teaching Materials, and 4.55 for the e-learning aspect. Student responses further confirmed the tool’s practicality, with scores of 4.35 for understanding ethnopedagogy, 4.75 for LMS engagement, 4.80 for ease of access and use, 4.46 for facilitating creativity, 4.85 for feedback and evaluation, and 5.00 for learning quality. The use of structured questionnaires provided comprehensive insights into the tool’s usability, cultural relevance, and effectiveness in facilitating interactive learning. Although minor loading issues occurred, they did not hinder learning. These findings indicate that the ethnopedagogy-based e-learning tool is highly practical and supports effective, culturally responsive science education at the elementary level.
Strategi Guru Terhadap Siswa Terindikasi Lamban Belajar di Kelas V SDN Repok Bijang Safira, Baiq Maulina; Makki, Muhammad; Dewi, Nurul Kemala
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1281

Abstract

Siswa lamban belajar merupakan siswa yang dalam menyerap informasi atau materi pelajaran cenderung lebih lambat dibandingkan siswa lain sebayanya yang ditandai dengan prestasi belajar rendah, membutuhkan waktu lebih lama dalam menyelesaikan tugas atau soal-soal tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru terhadap siswa terindikasi lamban belajar di kelas V SDN Repok Bijang. Aspek yang diteliti adalah bagaimana guru memberikan bimbingan atau dukungan melalui pemberian bantuan (scaffolding) terhadap satu orang siswa terindikasi lamban belajar yang ada di kelas V. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru kelas V. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai strategi yang diterapkan guru menekankan pada pemberian bantuan sebagai bentuk bimbingan atau dukungan terhadap siswa terindikasi lamban belajar di kelas V SDN Repok Bijang terbagi ke dalam dua strategi khusus yaitu pembelajaran kooperatif atau kolaboratif dan tutor sebaya (peer tutoring) dengan strategi awal yang diterapkan guru sebelum mengimplementasikan strategi tersebut antara lain; pemberian materi yang lebih disederhanakan dan dengan memanfaatkan media konkret, memberikan penjelasan secara berulang melalui pendekatan secara individual, bantuan teman sebaya yang lebih terampil, memberikan umpan balik yang positif, dan melakukan evaluasi strategi. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa guru kelas sudah mengetahui dan memahami tentang keberadaan siswa lamban belajar yang ada di kelas V. Guru kelas telah menerapkan berbagai strategi yang menekankan pada pemberian bantuan sebagai bentuk bimbingan atau dukungan khusus terhadap siswa terindikasi lamban belajar.
Model Role Playing Berorientasi Kearifan Lokal Cupak Gerantang Berbantuan AI Sebagai Upaya Revitalisasi Nilai Karakter di Sekolah Dasar Rusyada, Gozin Najah; Dewi, Nurul Kemala; Tahir, Muhammad; Hidayat, Irfan
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 7 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i7.4491

Abstract

This study aims to develop a Cupak Gerantang-based learning model utilizing Role Playing and Artificial Intelligence (AI) as a medium to strengthen character education based on Sasak local wisdom. This development is expected to become a pedagogical innovation that integrates cultural values, technology, and active learning methods. This study uses a Research and Development (R&D) approach with three main stages: (1) preliminary stage, (2) prototyping stage, and (3) assessment. The research subjects consist of two experts, one classroom teacher, and 20 students from SD Negeri 1 Jenggala, North Lombok Regency. Data were collected through observation, interviews, expert validation, and student response questionnaires, which were analyzed descriptively both qualitatively and quantitatively. The results of the study indicate that the learning model has a very high validity level, with an average score of 3.65 from media experts and 3.66 from learning experts. Limited trials showed practical categorization, with an average score of 3.45, covering aspects of ease of implementation, clarity of learning steps, and the attractiveness of AI-based animated media. Teachers and students gave a positive response to the integration of Cupak Gerantang digital animation equipped with AI voice-over features, as it was considered to enhance interactivity and understanding of moral values.