Claim Missing Document
Check
Articles

Sedentary Screen Time and Health-related Outcomes among Female Workers at North Aceh Government Office Sawitri, Harvina; Maulina, Nora; Rahayu, Mulyati Sri; Nadira, Cut Sidrah; Yuziani, Yuziani
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 2 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2025
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i2.21476

Abstract

A significant segment of the global labor force dedicates a significant portion of their working days to office environments, where they typically engage in sedentary activities such as using computers. An office worker's typical workday consists of more than six hours spent sitting down to play games on their smartphones or watch videos. During the workday, women sat for over six hours a day. The risk of all-cause mortality from cancer, coronary heart disease (CHD), and cardiovascular disease (CVD) was higher in women who reported the highest levels of sedentary behavior. This study aimed to assess the level of sedentary screen time in women and its association with health problems. A cross-sectional study was conducted among 115 female workers at the North Aceh Government Office from July 2023 to February 2024. Data were collected through face-to-face interviews using screen-time questionnaires and direct measures. Pearson correlation and independent t-tests were used to assess the correlation between screen time and health problems. Linear regression was used to see which variables were most related. The result shows that most female workers were young, civil servants, had grade 1 hypertension (35.7%) and were overweight (53%). Average screen use on a weekday is 476.87 minutes, average screen use on a weeknight is 194.61 minutes, and average screen use on a weekend is 491.48 minutes. Screen use on weekdays and weeknights can be potential predictors for BMI, and screen use on weekdays and weekends can be potential predictors for hypertension. 
Hepatitis C dengan Chronic Heart Failure di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara Nazaruddin, Nazaruddin; Maulina, Nora; Fawwaza, Nasywa; Sawitri, Harvina; Maulina, Fury; Wahyuni, Sri
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 3 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2025
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i3.21673

Abstract

Gagal jantung merupakan keadaan dimana jantung tidak lagi mampu memompa darah dalam jumlah yang memadai ke jaringan untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh (forward failure) atau kemampuan tersebut hanya dapat terjadi dengan tekanan pengisian jantung yang tinggi (backward failure) atau dapat pula keduanya. Penyakit hepatitis C adalah penyakit yang disebabkan virus hepatitis C. Virus hepatitis C merupakan salah satu virus RNA dari keluarga Flaviviridae. Virus hepatitis C dapat menyerang hati dan menyebabkan peradangan. Kasus pasien laki-laki 60 tahun datang dengan keluhan nyeri perut dan kembung sehingga pasien susah tidur serta kaki dan wajah bengkak disertai dengan keluhan nyeri dada dibagian kiri pasien. Buang air kecil juga seperti teh. Penatalaksanaan non farmakologi (tirah baring, kompres NaCl 0,9%) dan farmakologi diberikan inj. Ceftriaxone 1gr/12 jam, inj. Omeprazole 40mg/12 jam, inj.Ondansetron 1 amp/12 jam, Inj. Lasix 1 amp/12 jam, Nitrokaf retard 3x1, Urdahex 1x1, Lansoprazole 2x1, Sucralfat sirup 3x1c, Curcuma 2x1, Domperidone 3x1. Berdasarkan hasil anamesis dan pemeriksaan fisik pada pasien dapat ditegakkan Hepatitis C dengan CHF.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN ANAK SEKOLAH DASAR SEBAGAI TIM BURU SERGAP JENTIK DI SD 3 MUARA DUA KOTA LHOKSEUMAWE Sawitri, Harvina; Maulina, Nora
Jurnal Vokasi Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i1.3000

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang paling besar didunia. Iklimtropis menyebabkan adanya berbagai penyakit tropis. Salah satu penyakit tropisyang disebabkan oleh Demam Berdarah Dengue (DBD). Saat ini Kasus DBDtersebar di 472 kabupaten/kota di 34 Provinsi. Kematian Akibat DBD terjadi di219 kabupaten/kota. Upaya penanggulangan penyakit DBD secara epidemologisadalah dengan cara memutus mata rantai penularan antara host, agent danenvironment. Sekolah merupakan salah satu tempat yang rentan terhadappenyebaran penyakit demam berdarah, hal ini disebabkan karena masihrendahnya angka bebas nyamuk di sekolah-sekolah. Untuk mengurangipenyebaran penyakit demam berdarah di sekolah maka perlu diadakanpemberantasan jentik nyamuk. Tim Buru Sergap Jentik merupakan anggotamasyarakat yang secara sukarela memantau keberadaan jentik nyamuk Aedesaegypti di lingkungannya danmelakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)secara rutin. Peran tim buru sergap jentik sangat penting dalam sistemkewaspdaan dini mewabahnya DBD karena berfungsi untuk memantaukeberadaan dan menghambat perkembangan awal vektor penular DBD.Keaktifan kader tim buru sergap jentik dalam memantau lingkungannyadiharapkan dapat menurunkan angka kasus DBD. Oleh karena itu, diperlukanupaya peningkatan keaktifan tim buru sergap jentik melalui motivasi danedukasi. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan siswaterhadap pentingnya memberantas jentik nyamuk sebagai penyebab terjadinyapenyakit DBD yang ada di genangan air, meningkatkan pengetahuan siswauntuk dapat memotivasi siswa yang lain dalam menjalankan programpemerintah 3M dan membentuk Tim Buru Sergap Jentik Nyamuk di SDN 3Muara Dua. Metode pendekatan yang ditawarkan adalah edukasi, sosialisasi dankaderisasi. Hasil yang diperoleh adalah bahwa terdapat perubahan pengetahuansiswa sekolah sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi dengan nilai p value0.00001 (α 0,05) menggunakan paired t test, juga telah terbentuknya tim burusergap jentik nyamuk sebanyak 3 tim.
PEMBERDAYAAN DESA SEHAT DENGAN PEMBINAAN RUMAH TANPA ASAP ROKOK DI DESA UTEUNKOT, KECAMATAN MUARA DUA, KOTA LHOKSEUMAWE Maulina, Nora; Sawitri, Harvina
Jurnal Vokasi Vol 6, No 2 (2022): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i2.3055

Abstract

Merokok mempunyai  pengaruh yang sangat buruk terhadap kebiasaan individu, sifat perokok dapat menyebabkan kecanduan (adiktif) secara permanen yang berakibat menjadi sesuatu yang sangat sulit untuk dihilangkan. Kebiasaan merokok pada masyarakat Desa uteunkot masih sangat tinggi, ini dapat dilihat dari data kunjungan masyarakat pada fasilitas kesehatan dengan keluhan gangguan saluran pernafasan dan riwayat merokok dari anggota keluarga. Tujuan dilaksanakan pengabdian ini adalah guna mengurangi risiko penyakit saluran pernafasan yang diakibatkan oleh asap rokok baik pada perokok pasif maupun aktif terutama adalah keluarga dekat mereka yang terpapar tanpa diketahui dapat  menyebabkan angka kesakitan bagi anak,istri dan keluarga lainnya. Rumah tanpa asap rokok menjadi salah satu solusi bagi perokok aktif agar lebih memerhatikan kesehatan keluarga nya supaya tidak merokok didalam rumah. Sosialisasi bahaya merokok dilingkungan keluarga dengan penyuluhan pada masyarakat Desa uteunkot serta membagi brosur tentang bahaya merokok dan pembentukan kader dari anggota keluarga terdekat guna mengevaluasi tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Hasil yang didapat dalam pengabdian ini adalah, pengetahuan masyarakat desa Uteunkot lebih baik terhadap bahaya paparan asap rokok dan terciptanya Rumah tanpa asap rokok dan melalui program pengabdian ini kesadaran dari perokok aktif semakin baik sehingga dapat menjaga anggota keluarga dari berbagai penyakit saluran pernafasan serta mengurangi kuantitas rokok yang dikonsumsi perhari nya serta melalui program pengadian ini, terbentuknya kader agar dapat mengevaluasi perokok aktif guna mendukung rumah tanpa asap rokok.
PELATIHAN MANAJEMEN DATA MENGGUNAKAN SOFTWARE UNTUK DOSEN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALIKUSSALEH TAHUN 2020 Sawitri, Harvina; Yuziani, Yuziani
Jurnal Vokasi Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v5i1.2160

Abstract

Dosen, sebagai salah satu komponen penting dalam dunia pendidikan perguruan tinggi, membutuhkan sejumlah keterampilan yang termasuk dalam hard skills yang berguna bagi mereka dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karenanya dosen dituntut untuk memiliki kemampuan mengelola data (data management) yang umumnya diperoleh melalui training. Sejumlah training yang terkait dengan pengelolaan data diperlukan oleh dosen karena sangat berguna dalam berbagai aktivitas ilmiah seperti penelitian. Salah satu training yang dibutuhkan adalah keterampilan menggunakan teknologi komputer dengan menggunakan software atau aplikasi tertentu yang dapat menunjang aktivitas ilmiah dosen. Tujuan kegiatan manajemen data bagi dosen di lingkungan FK Unimal tahun 2020 ini adalah meningkatkan keterampilan dosen dalam mengelola data (data management) pada sejumlah kegiatan dalam tri dharma perguruan tinggi, mengetahui penggunaan sejumlah software dan aplikasi yang dapat menunjang aktivitas tri dharma perguruan tinggi dan membangun kemandirian dosen dalam aktivitas mengelola data seperti memasukkan (input) data, mengolah data, menganalisis data, dan presentasi data. Metode pelaksaan pelatihan menggunakan pendekatan antara lain orientasi dimana dosen diberikan informasi tentang manajemen data dan manajemen data statistic ( software atau aplikasi ), training mengajarkan manajemen data dan manajemen data statistic (software atau aplikasi) untuk mendapatkan kemampuan hard skill dan melakukan percobaan untuk penerapan manajemen data dan manajemen data statistic (software atau aplikasi) ke masing-masing dosen. Hasil dan luaran yang diperoleh adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan dosen dalam manajemen data dan penggunaan aplikasi yang mendukung terlaksananya tridharma perguruan tinggi, terbitnya berita di media massa online dan submitted artikel pada jurnal nasional tidak terakreditasi.
KESIAPAN, EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PRAKTEK CUCI TANGAN 6 LANGKAH MENURUT WHO GUNA MENGHADAPI PANDEMI CORONAVIRUS PADA SISWA SD DIANA LHOKSEUMAWE Maulina, Nora; Sawitri, Harvina
Jurnal Vokasi Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v5i1.2060

Abstract

Corona virus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai berat, seperti common cold atau pilek dan penyakit yang serius seperti MERS dan SARS. Gejalanya demam , batuk, sesak napas yang membutuhkan perawatan di RS. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya preventif (pencegahan terhadap suatu penyakit atau masalah kesehatan) dan promotif (peningkatan derajat kesehatan) pada seseorang, sehingga dapat dikatakan sebagai pilar Indonesia Sehat. Upaya yang dilakukan adalah cuci tangan menurut standar WHO dan penyediaan tempat cuci tangan, aktivitas ringan serta membaca doa. Pengabdian ini dilakukan di SDIT Diana As Saffa Kota Lhokseumawe pada bulan November dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 1-3 SD berjumlah 60 orang. Pelasanaan pengabdian diikuti dengan antusiasme yang tinggi oleh seluruh siswa. Diharapkan Melalui program pengabdian ini, pengetahuan guru dan siswa dapat meningkat tentang kesiapan dalam menghadapi wabah pandemic coronavirus, dapat meningkat tentang cara mencuci tangan baik dan benar sesuai standar WHO, tempat cuci tangan yang sesuai standar dapat tersedia di sekolah. Diharapkan pada pengabdian selanjutnya agar dapat dilakukan keberlanjutan dari pengabdian ini
KARAKTERISTIK PERILAKU MEROKOK MAHASISWA UNIVERSITAS MALIKUSSALEH 2019 Sawitri, Harvina; Maulina, Fury
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Vol.6 : No.1 (Mei, 2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/averrous.v6i1.2663

Abstract

Konsumsi rokok dikalangan remaja dan mahasiswa meningkat setiap tahunnya. Data The Tobacco Atlas menyebutkan Indonesia memiliki jumlah perokok remaja pria terbesar (66%). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik serta faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada mahasiswa pria di Universitas Malikussaleh. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah sampel 192 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa 71,4% responden berusia 20-24 tahun dan 28,5%  berusia 16-19 tahun. Sementara 62,5% responden menghabiskan 1-10 batang rokok per hari, 28,6% mengkonsumsi rokok 11-20 batang per hari, 5,2% mengkonsumsi 21-30 batang rokok per hari dan 3,6% mengkonsumsi >30 batang rokok per hari. Lamanya responden segera merokok setelah bangun tidur adalah >60 menit sebanyak 53,6%, 31-60 menit sebanyak 19,8%, 6-30 menit sebesar 12% dan dalam 5 menit sebesar 14,6%. Faktor yang mempengaruhi perilaku merokok dari persentase tertinggi adalah faktor kesenangan (55,7%), stress (51,6%), stimulasi (37,5%), pegangan (37%), sosial (35,4%), kebiasaan (31,3%) dan craving (28,6%). Kesimpulannya sebagian besar responden adalah berusia 20-24 tahun dengan sebagian besar konsumsi rokok 1-10 batang per hari serta lebih dari setengah responden mengkonsumsi rokok lebih dari 60 menit setelah bangun tidur dengan faktor yang paling mempengaruhi perilaku merokok adalah faktor kesenangan dan stres.
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Remaja di SMP Negeri 3 Lhokseumawe Nadira, Cut Sidrah; Rahayu, Mulyati Sri; Sawitri, Harvina; Maulina, Nora; Wahyuni, Sri; Husna, Cut Asmaul
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 3 No. 2: Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v3i2.21708

Abstract

Remaja merupakan investasi penting untuk pembangunan berkelanjutan dan kemajuan suatu bangsa. Untuk mewujudkan tujuan tersebut pendidikan, sosial, kesehatan fisik dan mental remaja sangat penting diperhatikan. Penyakit menular maupun tidak menular masih terus menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat global, terutama pada golongan usia remaja 10 hingga 19 tahun. Berbagai faktor yang dapat mencetuskan penyakit atau bahkan kematian pada remaja seperti merokok, penyalahgunaan NAPZA, kurang gizi serta kurang aktivitas fisik, dapat dicegah dengan memberikan edukasi yang efektif. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Lhokseumawe ini dihadiri oleh 15 orang yang merupakan perwakilan dari kelas VII sampai IX. Solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi melalui metode ceramah dibantu dengan media audio visual dan leaflet terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi remaja terutama di lingkungan sekolah yang diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sehingga siswa, guru maupun masyarakat lingkungan sekolah menjadi lebih sehat, serta dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan terkait perilaku hidup bersih dan sehat bagi remaja di lingkungan sekolah sehingga diharapkan berdampak bagi perubahan perilaku. Hasil yang didapatkan adalah terdapat peningkatan pengetahuan siswa-siswi terkait PHBS sesudah dilakukan sosialisasi.
Edukasi Farmakologi Terapan: Pembuatan Oralit Mandiri dan Deteksi Dini DBD dengan Uji Torniquet pada Santri di MTs Syamsudduha Aceh Utara Yuziani, Yuziani; Sofia, Rizka; Sawitri, Harvina; Maulina, Meutia; Mellaratna, Wizar Putri; Siregar, Sarah Rahmayani
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 3 No. 2: Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v3i2.24076

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian utama, terutama di wilayah-wilayah endemis. Salah satu upaya strategis untuk menurunkan angka keparahan kasus DBD adalah melalui deteksi dini dan penanganan awal berbasis edukasi farmakologi terapan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembuatan oralit mandiri sebagai langkah awal penanganan dehidrasi, serta penerapan uji tourniquet sebagai metode sederhana untuk deteksi dini DBD. Kegiatan dilaksanakan di MtsS Syamsudduha Aceh Utara dalam bentuk edukasi interaktif yang mencakup ceramah, demonstrasi pembuatan oralit, dan pelatihan praktik uji tourniquet. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta, serta observasi langsung terhadap keterampilan praktik peserta. Hasil didapatkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 40,76% berdasarkan hasil perbandingan pre-test dan post-test. Selain itu, sebagian besar peserta mampu melakukan uji tourniquet secara tepat sesuai pedoman yang dikeluarkan oleh WHO. Evaluasi keterampilan juga menunjukkan bahwa 95% peserta berhasil membuat oralit mandiri dengan benar. Edukasi farmakologi terapan terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap DBD dan kemampuan penanganan awal dehidrasi. Intervensi semacam ini sangat relevan untuk diterapkan di komunitas, terutama di daerah endemis. Kata Kunci: Farmakologi terapan, oralit mandiri, DBD, uji tourniquet, edukasi masyarakat
Gambaran Karakteristik dan Kualitas Hidup pada Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) Penderita Hipertensi di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe Khusnia, Lutfiatul; Sawitri, Harvina; Yuziani, Yuziani
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1318

Abstract

Hipertensi yang tidak terkontrol memiliki risiko yang tinggi untuk terjadinya komplikasi. Komplikasi tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup. Program Pengelolaan Penyakit hipertensi masuk ke dalam Jaminan Kesehatan Nasional bernama Prolanis dengan tujuan agar pesertanya mencapai kualitas hidup yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan kualitas hidup peserta prolanis penderita hipertensi di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Menggunakan rancangan cross-sectional yang dilakukan pada bulan Juni 2021-Februari 2022 di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Sampel ditentukan dengan total sampling dengan jumlah 35 orang. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner WHOQOL-Bref. Hasil penelitian ini didapatkan mayoritas karakteristik responden adalah lansia awal (51,4%), jenis kelamin perempuan (91,4%), tidak bekerja (88,6%), pendidikan Sekolah Dasar (34,3%), dan status kawin (77,1%), serta lama menderita hipertensi dengan durasi ? 5 tahun (45,7%). Derajat hipertensi terbanyak yaitu hipertensi derajat 1 (40,0%). Kualitas hidup terbanyak berdasarkan tiap domain yang berada dalam kategori baik yaitu kesehatan fisik (57,1%), kesejahteraan psikologis (57,1%), dan hubungan lingkungan (51,4%), sedangkan hubungan sosial terbanyak dalam kategori sedang (42,9%). Perlu dilakukannya sosialisasi kepada peserta prolanis agar lebih komitmen dan aktif dalam mengikuti kegiatan prolanis sehingga didapatkan kualitas hidup yang lebih baik terutama domain hubungan sosial