Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Tindakan Pengancaman dan Penyelamatan Muka dalam Podcast ASIX Episode Anang dan Ghea: Kajian Pragmatik Bhrata, Pramudya Dhana; Amanda, Putri; Nugroho, Miftah
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i2.59589

Abstract

Penelitian ini berfokus pada tindakan pengancaman dan penyelamatan muka. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan bentuk/wujud strategi kesantunan khususnya yang mengacu pada tindakan pengancaman dan penyelamatan muka dalam podcast ASIX episode Anang&Ghea berdasarkan kajian pragmatik. Berkaitan dengan tujuan tersebut, jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa tuturan dari penutur dan mitra tutur (Anang dan Ghea). Sumber data utama yang digunakan sebagai objek dari penelitian ini berupa podcast ASIX episode Anang dan Ghea. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap (SBLC), teknik catat, dan analisis konten. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan model interaktif (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat banyak strategi kesantunan positif misalnya memberikan pujian/simpati, mengupayakan kesepakatan, memberi asumsi, dsb. Sedangkan temuan bentuk penggunaan strategi kesantunan negatif yang muncul pada ujaran bersikap pesimis, menggunakan bentuk pasif, nominalisasi.
TINDAK TUTUR MENGKRITIK DALAM KONTEN PODHUB “ULANG TAHUN VIDI ALDIANO” DI KANAL YOUTUBE DEDDY CORBUZIER Yosani, Yosephine Marrietta Ardhya; Zihan, Ahmad Khawarizmy; Nugroho, Miftah
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak tutur mengkritik dalam video podcast di kanal YouTube Deddy Corbuzier, khususnya pada episode "Vidi Podhub Ulang Tahun!! Selamat Tinggal Good Image" yang diakses pada 20 April 2024. Data berupa ujaran mengkritik yang diujarkan oleh Deddy Corbuzier, Vidi, Enzy, Chandika, dan Nino RAN. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan teknik catat dengan transkripsi ortografis. Analisis data menggunakan metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung (BUL) dan analisis isi. Penelitian menunjukkan adanya tiga pola sekuens tindak tutur mengkritik, yaitu pre-main-post, main-post, dan pre-main. Contoh sekuens pre-main-post ditunjukkan oleh Enzy yang mengkritik sifat glamor Vidi secara implisit dengan permintaan perubahan. Evaluasi negatif juga ditemukan, seperti kritik langsung Vidi terhadap jam dinding rolex, serta kritik Enzy dan Chandika terhadap kebiasaan buruk Vidi. Strategi mengkritik yang digunakan mencakup formula semantik permintaan perubahan dan penilaian negatif, baik secara implisit maupun eksplisit. Penelitian ini memberikan gambaran tentang variasi dan konteks penggunaan tindak tutur mengkritik dalam interaksi sehari-hari di media sosial, serta menunjukkan bagaimana kritik dapat disampaikan dengan berbagai strategi bahasa.
Tindak Tutur Direktif pada Film Ghost Writer (2019) Karya Bene Dion Rajagukguk Kristiyani, Marcella Wahyu; Yuliana, Arum; Fadillah, Dyah Nur; Latifah, Siti; Maharani, Winda Aprilia; Nugroho, Miftah
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v5i1.49056

Abstract

In a film, dialogues between characters often contain directive speech acts that aim to influence the interlocutor. The film Ghost Writer (2019) contains various forms of directive speech acts. This study aims to describe and analyze the forms and functions of directive speech acts in the film Ghost Writer (2019). This study was conducted using a descriptive qualitative research method. Data collection was carried out using method seen above with the involved tan-free conversation technique and the note-taking technique. In this study, techniques pilah match with decisive element (PUP) was chosen to analyze the data. The results of the study indicate that there are nine forms of directive speech acts in the film Ghost Writer (2019), namely ordering, warning, urging, prohibiting, requesting, inviting, suggesting, asking, and advising. This study proves that the use of directive speech acts displays communication between characters related to the context that underlies it. Abstrak Dalam suatu film, dialog antar tokoh sering mengandung tindak tutur direktif yang bertujuan untuk mempengaruhi lawan tutur. Film Ghost Writer (2019) memiliki berbagai bentuk tindak tutur direktif di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, serta menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur direktif dalam film Ghost Writer (2019). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pada pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Dalam penelitian ini, teknik Pilah Unsur Penentu (PUP) dipilih untuk menganalisis data. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat sembilan bentuk tindak tutur direktif dalam film Ghost Writer (2019), yaitu menyuruh, memperingatkan, mendesak, melarang, meminta, mengajak, menyarankan, bertanya, dan menasihati. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan tindak tutur direktif menampilkan komunikasi antar tokoh berkaitan dengan konteks yang melatarbelakanginya.
Dunia Arab Saudi dan Islam dalam pandangan orang Indonesia: Narasi pekerja migran dalam novel Pelukis Gurun Pasir (2018) karya Fuad Abdurahman Susanto, Dwi; Nugroho, Miftah; Wati, Rianna
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol. 49, No. 1
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The world of Saudi Arabia in the diaspora experiences of Fuad Abdurahman is written in a novel entitled Pelukis Gurun Pasir (2018). The problems discussed in this study are: (1) the position of subject or author in the narrative structure of the text, (2) the author's relationship with the country of origin, and (3) the voices that appear within the migrant subject in dealing with Saudi Arabian tradition. The theory used is diaspora poetics, which emphasizes the concept of language expression as part of the subject's identity. The object of the research is Pelukis Gurun Pasir (2018) and the author's response to traditions in Saudi Arabia. The data include the narrative structure of the novel’s text, the ideas in the text, the author's biography, and diaspora discourse or social situations. The results show that the image of Saudi Arabian society tends to be evaluated negatively by emphasizing on the chaotic sexuality description of Arabic men, making Saudi Arabia a masculine country. In addition, the author finds tolerant Islamic values in Indonesia, which causes his longing to return to Indonesia. Dunia Arab Saudi dalam pengalaman diaspora Fuad Abdurahman dituliskan dalam Pelukis Gurun Pasir (2018). Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) posisi subjek atau pengarang dalam tata naratif teks (2) hubungan pengarang dengan negeri asal, dan (3) suara-suara yang muncul dalam diri subjek migran dalam menghadapi tradisi Arab Saudi. Teori yang digunakan adalah puitika diaspora yang menekan pada konsep ekpresi bahasa sebagai bagian dari identitas subjek. Objek kajian penelitian adalah novel Pelukis Gurun Pasir (2018) dan tanggapan pengarang terhadap tradisi di Arab Saudi. Data yang digunakan adalah tata naratif teks novel, gagasan yang muncul dalam teks, riwayat pengarang, dan wacana diaspora atau situasi sosial. Hasil penelitian ini adalah bahwa citra masyarakat Arab Saudi cenderung dinilai secara negatif dengan menekankan pada deskripsi seksualitas yang kacau dari laki-laki Arab sehingga Arab Saudi adalah negeri maskulin. Selain itu, pengarang justru menemukan nilai-nilai keislaman yang toleran berada di Indonesia sehingga pengarang merindukan pulang ke Indonesia.
Penguasaan Afiks Pada Anak Usia 5 Tahun Yuliana, Arum; Astuti, Hanis Tri; Ayu, Nabila Naura; Rijandra, Rifqi Fawwaz; Wahyuningtyas, Wahyuningtyas; Nugroho, Miftah
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 9, No 2 (2025): JURNAL LITERASI OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/literasi.v9i2.19288

Abstract

Usia lima tahun, anak mengalami periode keemasan yang berkaitan dengan kemampuan mereka untuk memperoleh bahasa sehingga sangat penting untuk mengetahui bentuk-bentuk kata yang mereka kuasai, terutama dalam proses pembentukan kata khususnya afiksasi. Tujuan penelitian ini, yakni untuk mendeskripsikan afiks yang dikuasai anak umur lima tahun serta kaitannya dalam sudut pandang psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui metode simak libat cakap dengan teknik lanjutan berupa teknik rekam dan teknik catat. Proses analisis data dilakukan melalui metode agih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa afiksasi yang paling banyak dikuasai oleh Bella adalah sufiks, sedangkan yang paling sedikit dikuasai adalah konfiks. Afiksasi yang dikuasai oleh Bella tersebut berupa afiksasi dalam bahasa nonformal. Penguasaan tersebut dipengaruhi adanya faktor lingkungan sosial dan penggunaan percakapan sehari-hari.
Pelatihan DAI bagi Remaja Masjid pada Forum Remaja Masjid se-Kabupaten Karanganyar Syukri, Hanifullah; Yustanto, Henry; Sawardi, F.X.; nugroho, miftah; Widyastuti, Chattri S; Widyastuti, Hesti; Ginanjar, Bakdal
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.44206

Abstract

Remaja masjid merupakan salah satu elemen yang turut pula membantu kemakmuran masjid. Salah satu wujud kemakmuran masjid yang dilakukan oleh remaja masjid adalah turut pula mengisi kegiatan keagamaan melalui ceramah atau pidato. Dengan turut berceramah atau berpidato diharapkan remaja masjid siap meneruskan penceramah yang usianya telah lanjut. Agar kemampuan pidato remaja masjid semakin mumpuni, pelatihan pidato bagi mereka perlu dilakukan. Hal ini juga berlaku di remaja masjid yang terdapat di Kabupaten Karanganyar. Supaya remaja masjid lancar dalam berpidato, kegiatan pelatihan berpidato diadakan dengan tujuan agar mereka memiliki pengetahuan dan pemahaman perihal teknik berpidato yang baik di depan umum.
TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA SINIAR “NGOBROL SORE SEMAUNYA (NSS)” DALAM KANAL YOUTUBE CXO MEDIA Fitria, Ringga Nur; Nugroho, Miftah
Nuansa Indonesia Vol 25, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i2.81782

Abstract

Tindak tutur direktif merupakan tindak tutur yang diujarkan oleh penutur dengan harapan mitra tutur dapat memberikan reaksi melakukan sesuatu sebagai bentuk efek ujaran yang dituturkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realisasi tindak tutur direktif pada siniar “Ngobrol Sore Semaunya (NSS)” dalam kanal YouTube CXO Media. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Data yang digunakan berupa tuturan yang dihasilkan oleh pembawa acara dan narasumber. Data diambil dari video tayangan acara “Ngobrol Sore Semaunya” yang di unggah ke kanal YouTube CXO Media. Metode penyediaan data menggunakan metode simak yang dilanjutkan dengan teknik catat. Selanjutnya data dianalisis menggunakan metode analisis kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam acara “Ngobrol Sore Semaunya” dalam Kanal YouTube CXO Media terdapat delapan macam tindak tutur direktif yakni menyuruh, menyarankan, memperingatkan, meminta, melarang, mengizinkan, berdoa dan bertanya. Kata kunci: tindak tutur direktif, pragmatik, Ngobrol Sore Semaunya
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM “OBROLAN SEHAT MENTAL” ADJIE SANTOSOPUTRO Maulitania, Adelia; Nugroho, Miftah
Nuansa Indonesia Vol 25, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i1.81746

Abstract

Penelitian tentang penggunaan bahasa oleh seseorang atau sekelompok orang yang berprofesi sebagai praktisi kesehatan mental sampai saat ini belum banyak dilakukan. Berdasarkan celah tersebut, penelitian tentang tindak tutur direktif oleh para praktisi kesehatan mental dalam acara bincang “Obrolan Sehat Mental” ini perlu dilakukan. Pemilihan tindak tutur direktif sebagai objek kajian dilatarbelakangi oleh beragamnya subtindak tutur direktif yang muncul dalam acara bincang “Obrolan Sehat Mental” yang menjadi sumber data dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan realisasi tindak tutur direktif dalam “Obrolan Sehat Mental” menggunakan metode simak serta teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat sebagai metode dan teknik pemerolehan data, kemudian metode analisis kontekstual sebagai metode analisis data. Dalam penelitian ini, data yang diteliti adalah tuturan antara pembawa acara dan narasumber yang berprofesi sebagai praktisi kesehatan mental. Pada acara bincang ini, pembawa acara menyajikan topik permasalahan kesehatan mental, kemudian narasumber akan membahas topik tersebut melalui sudut pandang seorang pakar di bidangnya. Melalui penelitian ini, data yang diperoleh menunjukkan kebaruan dari penelitian-penelitian sebelumnya. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa dalam “Obrolan Sehat Mental” terdapat tindak tutur direktif meminta, menyarankan, bertanya, mengajak, melarang, mengizinkan, memperingatkan, dan berdoa.Kata kunci: tindak tutur, tindak tutur direktif, Obrolan Sehat Mental
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM ACARA “AYO SEHAT” DI KOMPAS TV Putri S., Hanifah Yulia; Nugroho, Miftah
Nuansa Indonesia Vol 25, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i2.81775

Abstract

Tindak tutur direktif merupakan tindak tutur yang memiliki poin penting untuk membuat petutur melakukan sesuatu. Penelitian ini membatasi masalah dengan berfokus pada pengunaan bahasa yang mengandung tindak tutur direktif oleh pembawa acara dan narasumber dalam acara “Ayo Sehat” di Kompas TV. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan penggunaan tindak tutur direktif dalam acara “Ayo Sehat” di Kompas TV. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Data berbentuk tuturan yang dihasilkan oleh pembawa acara dan narasumber. Data diambil dari video tayangan acara “Ayo Sehat” yang diunggah ke kanal YouTube Kompas TV. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik catat. Data dianalisis menggunakan metode kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam acara “Ayo Sehat” di Kompas TV terdapat tujuh macam tindak tutur direktif. Tujuh macam tindak tutur tersebut meliputi menyuruh, menyarankan, meminta, melarang, bertanya, mengizinkan, dan berdoa.Kata kunci: pragmatik, tindak tutur direktif, Ayo Sehat
PENGGUNAAN STRATEGI KETIDAKSANTUNAN NEGATIF DALAM KANAL YOUTUBE CURHAT BANG DENNY SUMARGO Ans, A’idah Husna Luthfiyyah; Nugroho, Miftah
Nuansa Indonesia Vol 25, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i1.81752

Abstract

Artikel penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang penggunaan strategi ketidaksantunan negatif antara pembawa acara (PA) dan narasumber (N) dalam kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo. Data dalam penelitian ini berupa dialog yang di dalamnya terdapat tuturan yang mengandung bentuk strategi ketidaksantunan negatif dalam kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo. Sumber data yang digunakan yakni lima video dalam kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo. Artikel penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode simak menggunakan teknik unduh dan teknik catat. Data dalam artikel penelitian ini dianalisis menggunakan metode analisis kontekstual dan disajikan dengan metode informal. Hasil penelitian penggunaan strategi ketidaksantunan negatif yang ditemukan pada kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo terdiri dari lima substrategi, yaitu (i) menakut-nakuti, (ii) mencemooh atau mengejek orang lain, (iii) menyalahkan orang lain, (iv) meremehkan orang lain, dan (v) melanggar ruang pribadi.Kata kunci: pragmatik, strategi ketidaksantunan negatif, kanal youtube curhat bang denny 
Co-Authors Amanda, Putri Amatullah, Atikah Anggraini, Melina Anisa, Anne Anita Rahayu Ans, A’idah Husna Luthfiyyah Astuti*, Agil Mila Tri Astuti, Hanis Tri Ayu, Nabila Naura Azzahra, Azalea Azzahra, Kania Difia Bakdal Ginanjar Bhrata, Pramudya Dhana Carelino, Alexander Fanky Djatmika Djatmika Djatmika, Djatmika Dwi Purnanto, Dwi Dwi Susanto Eka Rahmawati, Pradita Aprilia Fadillah, Dyah Nur Febriyanti, Nur Aini Fitria, Ringga Nur Hidayati, Mardliyyah Jaya, Mido Mashela Khoironi, Haris Khoirunnisa, Krismonika Kifaya, Kinanti Nadia Kristiyani, Marcella Wahyu Kulsum*, Lastunna Umi Lestari, Clarisma Avistha LUKMAN, LUKMAN Lutfiana, Aufa Daffa Maharani, Tiara Eka Maharani, Winda Aprilia Mahbub, Moh. Tarojjil Mardiyani, Mei Lestari Maulitania, Adelia Nosita, Rohmah Tri Novianto, Muhammad Akhbar Nugraheni, Retno P, Putri Amalia Dwi Pitriyanti, Pitriyanti Pribalisty, Nesa Aureola Puspitasari, Niken Dwi Putra, Gagas Roskadasya Indra Putri S., Hanifah Yulia Putri, Ananta Arabella Andhika Putri, Jemima Jannah Darla Putri, Nabila Destya Rahman, Zakyah Eka Rajwa, Aliifa Khoiru Rijandra, Rifqi Fawwaz Rosidah, Khotimatul Rustan, Megawati Salsabiila, Fardha Yoedya Sawardi, F.X. Siti Latifah Solehah, Diya Ayu Sumarlam Sumarlam, Sumarlam Suparnoputeri, Bellawati Syukri, Hanifullah Tarjana, Sri Samiati Tsaniah, Alviana Dewi Ulhaq, Fadhiil Dhiya Wahyuningtyas, Wahyuningtyas Wakidah, Anisa Wati, Rianna Widyastuti, Chattri S Widyastuti, Hesti Yosani, Yosephine Marrietta Ardhya Yuliana, Arum Yunita, Tria Yustanto, Henry Zihan, Ahmad Khawarizmy