Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Implementasi Pelatihan Diagnosa Penyakit Nilam untuk Meningkatkan Produktivitas Petani di Kecamatan Arongan, Aceh Barat: Implementasi Pelatihan Diagnosa Penyakit Nilam untuk Meningkatkan Produktivitas Petani di Kecamatan Arongan, Aceh Barat Vina Maulidia; Faizal Faizal; Cut Eriana; Safrizal Safrizal; Maulidil Fajri; Irvan Subandar; Agustinur Agustinur; Siti Aminah; Afrizal Afrizal
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2768

Abstract

Program pelatihan untuk mendiagnosis penyakit pada tanaman nilam diselenggarakan sebagai tanggapan atas masih rendahnya kemampuan petani dalam mengenali berbagai penyakit yang sering menyerang tanaman tersebut dan pengaruhnya terhadap penurunan hasil panen di Kecamatan Arongan, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan petani dalam mengamati tanda-tanda penyakit dan menerapkan teknik pengendalian yang tepat di lahan mereka. Proses pelaksanaan mencakup kegiatan penyuluhan, observasi langsung di lapangan, serta diskusi kelompok agar peserta dapat memahami setiap langkah secara aplikatif dalam pengendalian penyakit, peserta atau petani nilam berjumlah 25 orang. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengenali penyakit utama pada tanaman nilam seperti serangan budok, layu bakteri, dan busuk akar, serta memahami cara pengendaliannya. Petani juga melaporkan adanya peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi gejala awal penyakit dan adanya perbaikan kondisi tanaman setelah menerapkan teknik yang dipelajari. Kegiatan ini memberikan manfaat konkret berupa peningkatan kemampuan diagnostik petani dan penguatan peran kelompok tani dalam menjaga kesehatan tanaman terutama setelah kunnjungan kebun. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengendalian penyakit tanaman dan memberikan dampak positif bagi praktik budidaya nilam di Kecamatan Arongan, Kabupaten Aceh Barat.
PENGARUH JENIS PUPUK KANDANG DAN DIAMETER STEK TERHADAP PERTUMBUHAN STEK BIBIT KELOR DI KAMPONG TANAH BARA KECAMATAN GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL Rina Srimeliana Padang; Irvan Subandar
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6297

Abstract

Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai banyaknya manfaat yang terkandung pada tanaman kelor menyebabkan perkembangan tanaman kelor di Kampong Tanah Bara masih rendah. Mengatasi hal tersebut diperlukan usaha untuk memperbanyak produksi tumbuhan kelor. Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan mempercepat keberhasilan teknik pembibitan melalui pembiakan secara vegetatif di Kampong Tanah Bara, maka perlu penggunaan jenis pupuk kandang  dan ukuran diameter stek yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk kandang dan diameter stek batang terhadap pertumbuhan bibit kelor. Penelitian dilaksanakan di rumah bibit Kampong Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil, pada Bulan November sampai dengan Desember 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 faktor yaitu jenis pupuk kandang yang terdiri atas tigaperlakuan yaitu pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam, dan pupuk kandang kambing. Faktor kedua adalah diameter stek yang terdiri atas tiga  ukuran, yaitu 2,1-3 cm, 3,1-4 cm, dan 4,1-5 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter stek berpengaruh terhadap panjang tunas umur 2,3,4 dan 5 MST, terhadap diameter tunas umur 2,4 dan 5 MST, diameter stek  tidak berpengaruh terhadap panjang tunas 3 MST.Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan diameter 4,1-5 cm. Diameter stek tidak  berpengaruh terhadap jumlah tangkai daun dan terhadap jumlah tunas. Jenis pupuk kandang berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah pengamatan. Tidak terdapat interaksi antara jenis pupuk kandang dan diameter stek terhadap pertumbuhan bibit kelor.