Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) TOSS DI DESA JANGKURANG KECAMATAN LELES Raesalat, Riksa; Nurbudiwati, Nurbudiwati; Alawiyah, Mutiara Desvianti
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik (JPKP) Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v15i1.148

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, termasuk di Desa Jangkurang Kecamatan Leles. Dalam pencegahan stunting belum maksimal dalam Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dikarenakan dalam satu tahun di bagi kedalam dua tahapan, serta kesadaran orang tua yang rendah akan pentingnya konsumsi makanan bergizi, dalam pencegahan stunting harus diperhatikan mengenai gizi, dan perbaikan sanitasi dan air bersih, maka dari itu dengan melibatkan seluruh stackholder dapat membangun dukungan dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman mengenai gizi yang baik pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang digunakan oleh Pemerintah Desa Jangkurang dalam pencegahan stunting melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) TOSS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan teori Kotten (2006) tentang tipe-tipe strategi pencegahan stunting diantaranya  strategi organisasi, program strategi, strategi institusional, dan strategi pendukung sumber Daya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Kasi Kemasyarakatan Kecamatan Leles, Ahli Gizi Puskesmas, Kader posyandu dan orang tua anak pravelensi stunting. Selain itu, observasi langsung dan dokumentasi juga dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang implementasi program. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa hambatan yang terjadi terhadap program PMT di  Desa Jangkurang. Di antaranya Pemberian pola makan ibu terhadap anak, kurangnya kesadaran tentang sanitasi, ibu yang tidak menerima anaknya dikategorikan sebagai anak stunting serta penyuluhan yang minim terhadap remaja. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya terus meningkatkan strategi pencegahan stunting yang holistik dan terintegrasi di tingkat desa, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.
Pendampingan Product Branding melalui Pengembangan Website dan Instagram bagi Pengrajin Eceng Gondok di Kabupaten Garut Kusmiati, Eti; Nurbudiwati, Nurbudiwati; Fakhrun Shiddieq, Diqy
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15809

Abstract

Water hyacinth craftsmen must prioritize product branding through websites and Instagram to construct a strong product image, captivate consumer attention, and extend their market reach. The primary aim of the service is to assist water hyacinth craftsmen in broadening their market and enhancing product accessibility through the development of websites and strategic use of Instagram for social media marketing. The specific focus is on the Waluya Mukti Sejahtera water hyacinth craftsmen group in Sukamukti Village, Banyuresmi District, Garut Regency. The service encompasses rigorous training and mentoring to effectively develop websites and leverage Instagram for social media marketing. The impact of this service has been substantial, as the craftsmen now recognize the indispensable nature of websites and Instagram as powerful branding tools for improving product visibility, establishing business credibility, and fostering consumer trust.
OPTIMALISASI PELAYANAN PADA UMKM DI BIDANG PARIWISATA MENGGUNAKAN PENDEKATAN HUMAN SIGMA Sari, Intan Tenisia Prawita; Rismanto, Hilman; Nurbudiwati, Nurbudiwati; Rauf, Mohamad Iqbal Abdul; Purnawan, Ade
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 2 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i2.15678

Abstract

Tingkat kedatangan pengunjung merupakan salah satu faktor utama keberlangsungan usaha UMKM yang bergerak dalam sector pariwisata berkelanjutan. Para pengelola tempat wisata sekaligus pelaku UMKM harus memiliki strategi untuk melakukan peningkatan pelayanan melebihi ekspektasi konsumen sehingga timbul keterikatan konsumen dan tingkat kedatangan kembali pun meningkat. Pendekatan yang dapat digunakan untuk menilai keeratan hubungan antara konsumen dengan karyawan adalah melalui metode Human Sigma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai keeratan hubungan antara konsumen dengan karyawan dan pengelola UMKM pariwisata dengan menggunakan Metode Human Sigma. 100 pengunjung dan karyawan dari berbagai UMKM kepariwisataan di Kabupaten Garut ambil bagian dalam penelitian. Variabel penelitian dibedakan berdasarkan consumer engagement dan Employee Engagement.  Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diketahui dengan pendekatan Human Sigma, UMKM Bidang Pariwisata di Kabupaten garut kondisinya adalah non optimized atau tidak optimal dengan nilai keterikatan Konsumen sebesar 47%, dan nilai keterikatan Pegawai sebesar 48 %, Selain itu diperoleh juga nilai Human Sigma 33.59%. Oleh karena itu, diperlukan adanya langkah-langkah yang berekesinambungan dan berkelanjutan dalam pelayanan UMKM.Kata Kunci : Human Sigma, Pariwisata, Pelayanan, UMKM.
ANALISIS RESPONS MAHASISWA FISIP UNIGA TERHADAP KONTEN HOAKS DI INTERNET MENGGUNAKAN MODEL SOR Nurbudiwati, Nurbudiwati; Adnan, Zulkifli; Dwiana, Ahmad Fahmi; Permatasari, Rd. Intan
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 2 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i2.15524

Abstract

Kecenderungan sebagian mahasiswa  menerima berita tanpa melakukan pengecekan kebenaran, namun ada juga yang lebih skeptis dan memeriksa keaslian berita sebelum menerimanya. Kesadaran akan kebijakan dalam menggunakan media sosial menjadi hal yang penting, berita media social diterima dengan penuh, tanpa disaring dulu dan langsung disebarkan kepada pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk dan persepsi mahasiswa FISIP Universitas Garut terhadap berita hoax di lingkungan mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi persepsi mahasiswa terhadap berita hoax, yang umumnya dianggap sebagai informasi yang tidak jelas kebenarannya atau sumbernya. Persepsi masing-masing informan terhadap berita hoax sangat variatif, terkelompokan berdasarkan jenis berita yang di terimanya Mahasiswa tersebut  mengidentifikasi berita hoax sebagai propaganda, misinformasi, dan konfirmasi bias, yang bertujuan untuk mempengaruhi opini publik dengan menyebarkan informasi yang salah atau tidak akurat. Teori persepsi dan teori Stimulus-Respon digunakan untuk memahami bagaimana mahasiswa menanggapi berita hoax, sementara teori Stimulus Organism Respon digunakan untuk menjelaskan pentingnya perhatian, pengertian, dan penerimaan dalam pembentukan sikap terhadap informasi baru tentang berita hoax yang sangat dipengaruhi oleh variabel internal, seperti pengetahuan, nilai-nilai, dan sikap mereka terhadap isu-isu tertentu. Dari segi respons, menunjukkan adanya   kecurigaan serta kehati-hatian yang tinggi terhadap berita yang dianggap dapat merugikan atau memanipulasi opini publik. Sebaliknya, sebagian mahasiswa menunjukkan reaksi berupa ketidakpedulian, mungkin karena sudah terbiasa dengan paparan informasi yang belum terverifikasi di media sosial.Kata Kunci : Berita Hoax, Media, Sikap, Stimulus, Organism, Respon
STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) TOSS DI DESA JANGKURANG KECAMATAN LELES Raesalat, Riksa; Nurbudiwati, Nurbudiwati; Alawiyah, Mutiara Desvianti
Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik (JPKP) Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36624/jpkp.v15i1.148

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, termasuk di Desa Jangkurang Kecamatan Leles. Dalam pencegahan stunting belum maksimal dalam Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dikarenakan dalam satu tahun di bagi kedalam dua tahapan, serta kesadaran orang tua yang rendah akan pentingnya konsumsi makanan bergizi, dalam pencegahan stunting harus diperhatikan mengenai gizi, dan perbaikan sanitasi dan air bersih, maka dari itu dengan melibatkan seluruh stackholder dapat membangun dukungan dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman mengenai gizi yang baik pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang digunakan oleh Pemerintah Desa Jangkurang dalam pencegahan stunting melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) TOSS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan teori Kotten (2006) tentang tipe-tipe strategi pencegahan stunting diantaranya  strategi organisasi, program strategi, strategi institusional, dan strategi pendukung sumber Daya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Kasi Kemasyarakatan Kecamatan Leles, Ahli Gizi Puskesmas, Kader posyandu dan orang tua anak pravelensi stunting. Selain itu, observasi langsung dan dokumentasi juga dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang implementasi program. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa hambatan yang terjadi terhadap program PMT di  Desa Jangkurang. Di antaranya Pemberian pola makan ibu terhadap anak, kurangnya kesadaran tentang sanitasi, ibu yang tidak menerima anaknya dikategorikan sebagai anak stunting serta penyuluhan yang minim terhadap remaja. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya terus meningkatkan strategi pencegahan stunting yang holistik dan terintegrasi di tingkat desa, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan stunting.
Public Service Governance And Accountability: A Reform Raesalat, Riksa; Nurbudiwati, Nurbudiwati; Hanifah, Hani Siti; Tenaesah, Erna Siti; Oroji, Ahmad Muhammad
Islamic Research Vol 7 No 2 (2024): Islamic Research
Publisher : Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47076/jkpis.v7i2.338

Abstract

The research aims to describe the governance and accountability of public services during a reform by taking the research object in Indonesia. The research uses qualitative methods which help describe and understand the substance of an event by strengthening it through phenomenological methods to analyze the same symptoms with different views and a historical approach based on sources of knowledge that occurred in the past. Sources of data from several literature include the Al-Qur'an, al-Hadith, books and journals that are relevant to the research. The data analysis technique uses triangulation as a strategy used to validate data from data sources and themes in a coherent manner. The results of this research recommend that the discussion of public services be related to public services, the public sector and service provision or service delivery which refers to activities and services carried out to meet the needs of the general public. Implementation of service duties and supervision of public services through the system implemented by the state results in poor public services to the community. In an Islamic perspective, the actualization of the application of the Islamic system in aspects of public services will create a bureaucracy that is simple, easy and efficient, responds quickly with the ability and capability to handle people's affairs. Likewise, fulfilling other public needs such as education, health and so on comes from efficient and effective management of natural resources. It is this reform that will ensure the true welfare of society.
Public Service Governance And Accountability: A Reform Raesalat, Riksa; Nurbudiwati, Nurbudiwati; Hanifah, Hani Siti; Tenaesah, Erna Siti; Oroji, Ahmad Muhammad
Islamic Research Vol 7 No 2 (2024): Islamic Research
Publisher : Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47076/jkpis.v7i2.338

Abstract

The research aims to describe the governance and accountability of public services during a reform by taking the research object in Indonesia. The research uses qualitative methods which help describe and understand the substance of an event by strengthening it through phenomenological methods to analyze the same symptoms with different views and a historical approach based on sources of knowledge that occurred in the past. Sources of data from several literature include the Al-Qur'an, al-Hadith, books and journals that are relevant to the research. The data analysis technique uses triangulation as a strategy used to validate data from data sources and themes in a coherent manner. The results of this research recommend that the discussion of public services be related to public services, the public sector and service provision or service delivery which refers to activities and services carried out to meet the needs of the general public. Implementation of service duties and supervision of public services through the system implemented by the state results in poor public services to the community. In an Islamic perspective, the actualization of the application of the Islamic system in aspects of public services will create a bureaucracy that is simple, easy and efficient, responds quickly with the ability and capability to handle people's affairs. Likewise, fulfilling other public needs such as education, health and so on comes from efficient and effective management of natural resources. It is this reform that will ensure the true welfare of society.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN JABAR ZERO NEW STUNTING DI DESA SIRNAGALIH KABUPATEN TASIKMALAYA Purnawan, Rd. Ade; Nurholipah, Ai Nafitria; Mulyaningsih, Mulyaningsih; Nurbudiwati, Nurbudiwati
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 3 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i3.17071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan Jabar Zero New Stunting di Desa Sirnagalih, Kabupaten Tasikmalaya. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan tujuh informan pada periode Februari-Maret 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan Jabar Zero New Stunting di Desa Sirnagalih memberikan dampak positif, meskipun terdapat sejumlah tantangan dalam implementasinya. Kendala tersebut meliputi minimnya sosialisasi dan pemahaman masyarakat tentang kebijakan, rendahnya partisipasi dalam kegiatan posyandu, keterbatasan sumber daya manusia, dan kurangnya koordinasi antara berbagai pihak terkait. Salah satu permasalahan utama yang ditemukan adalah kurangnya kolaborasi antara masyarakat dan kader. Rekomendasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar untuk memperbaiki dan mengembangkan upaya-upaya yang bertujuan untuk mengurangi angka stunting hingga mencapai nol pada tahun 2025.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI DESA PASANGGRAHAN KECAMATAN CILAWU KABUPATEN GARUT Nurbudiwati, Nurbudiwati; Sukma, Alda Hadiyanti; Purnawan, Rd. Ade
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20523

Abstract

Kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap peningkatan terhadap kualitas pelayanan telah menunjukan kondisi yang semakin penting untuk ditanggapi oleh birokrasi pemerintahan terutama dalam era globalisasi seperti sekarang ini degan demikian Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor apa yang paling berpengaruh dalam Kualitas Pelayanan Publik di Desa Pasanggrahan Kecamatan Cilawu Kabupaten GarutMenurut Zeithaml-Parasuraman-Berry, dalam Pasolong (2011) ada lima dimensi kualitas pelayanan, Bukti fisik (Tangible), Kehandalan (Reliability), Daya tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), dan Emphaty (empati) dengn varibel faktor X1 Gedung, X2 Tempat Parkir, X3 Sarana, X4 Terpercaya, X5 Tepat Waktu, X6 Akurat, X7 Pelayanan cepat, X8 Membantu Pelayanan X9 Menerima keluhan, X10 Pengetahuan, X11 Kemampuan, X12 Sikap, X13 Perhatian, X14 Saran faktor-faktor yang peneliti analisis terbentuk menjadi 3 faktor. Faktor pertama yaitu sarana prasarana, akurat, kemampuan, saran memiliki nilai kontribusi total paling tinggi sebesar 29,5%. Faktor Kedua yaitu Gedung, terpercaya dan waktu dengan nilai total kontribusi sebesar 17,5%. dan Faktor Ketiga yaitu membantu pelayanan, menerima keluhan dan pengetahuan dengan total nilai kontribusi sebesar 12,5%. Berdasarkan atas faktor-faktor yang terbentuk, dapat kita lihat bahwa faktor utama yang memiliki nilai kontribusi paling tinggi, untuk itu diperlukannya evaluasi dengan melengkapi sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan serta memperbaiki manajemen terkait pelayanan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayan publik desa pasanggrahan kecamatan Cilawu
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2021 TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM SEMBAKO Purnawan, Rd. Ade; Rahmawati, Lusi; Nurbudiwati, Nurbudiwati; Nuraini, Rd. Putri Aprilia
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20524

Abstract

Kemiskinan dan Kerentangan pangan di Indonesia merupakan masalah yang sangat kompleks, sehingga pemerintah Indonesia selama waktu yang lama telah berusaha untuk mengatasi masalah tersebut dengan membuat beberapa program sosial. Salah satu program yang dikeluarkan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pokok adalah Program Sembako. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses implementasi program sembako di Desa Mekargalih Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III yang menekankan pada empat dimensi utama yang mempengaruhi suatu proses kebijakan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Penelitian ini tidak hanya memiliki nilai penting dalam konteks lokal, tetapi juga dalam konteks yang lebih luas, baik dari segi kebijakan publik maupun kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang dilakukan di Desa Mekargalih. Penetapan informan dilakukan teknik purposive sampling dengan 6 informan terpih. Teknik dan alat pengumpulan data dilakukan   dengan   cara   observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program sembako di Desa Mekargalih belum berjalan secara maksimal berdasarkan empat dimensi komunikasi, sumber daya, disposis dan struktur birokrasi. Hal ini disebabkan oleh beberapa indikator yang terjadi, seperti masyarakat yang merasa terbebani karena harus pergi jauh kekantor pos, tidak optimalnya sosialisasi yang dilakukan, kurangnya pemahaman KPM terhadap bantuan yang diterima, ketidak tepat sasaran dalam menentukan KPM sehingga tujuan program belum terlaksana secara optimal.