p-Index From 2021 - 2026
7.251
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dakwah Tabligh KOMUNITAS JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Journal Analytica Islamica JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Lembaran Masyarakat: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Journal of Humanities and Social Studies Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia An Nadwah Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK) Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Jurnal khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mimbar Kampus ALTRUISTIK : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah Jurnal Lektur Keagamaan AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Innovative: Journal Of Social Science Research Maqolat: Journal of Islamic Studies Jurnal Pema Tarbiyah Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Asian Journal of Islamic Studies and Da'wah Tabsyir: Jurnal Dakwah Dan Sosial Humaniora El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Komunikan : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Jurnal Kawistara JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Sahafa Journal of Islamic Communication Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Tokoh Agama dalam Membangun Moderasi Beragama di Kota Aek Nabara Kabupaten Labuhanbatu Muktarruddin, Muktarruddin; Ritonga, Muhammad Husni
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 7 No 1 (2025): JIREH: Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v7i1.395

Abstract

This research aims to find out the role of religious figures in building religious moderation in the city of Aek Nabara, Labuhanbatu Regency. This research uses a qualitative approach. The research results explain that religion moderation in the city of Aek Nabara is local wisdom. The sociological and cultural ties between people of different religions in the city of Aek Nabara have been going on for a long time and there has never been any conflict between religions. There are six roles of religion figures in building religious moderation in the city of Aek Nabara. First, supporting the government in promoting religious moderation and national commitment. Second, informing and explaining the principles of religion moderation to the public. Third, building harmony between religious communities in the city of Aek Nabara. Fourth, caring for and building togetherness to build religious moderation. Fifth, remind the public to stay away from intolerant attitudes and sixth, be an example in implementing religious moderation for society and the ummah. The role of religious leaders makes the atmosphere of religious moderation in the city of Aek Nabara conducive.
Program Perwiritan Ibu-Ibu Al-Mukhlisin dalam Pencegahan Stunting Keluarga Karyawan Konveksi Di Kecamatan Medan Denai Rusdi Auliadi; Muktarruddin
Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jdk.v10i2.14033

Abstract

This study aims to describe the role of the Kaum Ibu Al-Mukhlisin religious gathering program in preventing stunting among families of garment factory workers in Medan Denai District. A qualitative descriptive method was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of ten active members of the group, including five core administrators and five mothers working as garment factory employees. The results show that the program has had an initial positive impact on raising awareness among mothers regarding stunting prevention. Internally, socialization activities have been implemented with a participation rate of 60%, although comprehension of the educational material remains uneven. Externally, challenges persist in family nutrition patterns, mothers’ understanding of stunting, and children’s growth conditions. Nevertheless, behavioral changes observed among the factory-working mothers such as increased attention to children’s nutrition and home cleanliness indicate the initial success of the educational initiatives integrated into religious activities. Therefore, the perwiritan (Islamic women’s gathering) has significant potential as a strategic community-based platform to support stunting prevention efforts. Keywords: religious gathering, stunting, garment worker mothers, religious-based education, stunting prevention   Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Program Perwiritan Kaum Ibu Al-Mukhlisin dalam upaya pencegahan stunting di kalangan keluarga karyawan konveksi di Kecamatan Medan Denai. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari sepuluh anggota aktif perwiritan, yaitu lima orang pengurus inti dan lima orang ibu yang bekerja sebagai karyawan konveksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program perwiritan telah memberikan kontribusi positif awal terhadap peningkatan kesadaran ibu-ibu dalam mencegah stunting. Secara internal, kegiatan sosialisasi telah berjalan dengan tingkat partisipasi mencapai 60%, namun pemahaman terhadap materi edukatif masih terbagi rata. Sementara itu, secara eksternal masih ditemukan tantangan dalam pola konsumsi gizi, tingkat pemahaman tentang stunting, serta kondisi pertumbuhan anak yang belum optimal. Meskipun demikian, perubahan perilaku yang ditunjukkan oleh ibu-ibu karyawan konveksi, seperti meningkatnya perhatian terhadap asupan gizi anak dan kebersihan lingkungan, menjadi indikator keberhasilan awal dari program edukasi yang dikemas dalam bentuk kegiatan keagamaan. Dengan demikian, perwiritan memiliki potensi sebagai sarana strategis dalam mendukung program pencegahan stunting berbasis komunitas. Kata kunci: perwiritan, stunting, ibu karyawan konveksi, edukasi keagamaan, pencegahan stunting
Instilling Marriage Values Among Muslim Karo Adolescents: An Islamic Counseling Perspective Rachmadillah, Laila; Muktarruddin, Muktarruddin
Altruistik : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan Vol 3 No 2 (2023): Altruistik : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan (July - December)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/altruistik.v3i2.70002

Abstract

The phenomenon of religious conversion driven by marriage is increasingly prevalent among adolescents and young adults. This issue is often influenced by several factors, including cultural attachment, environmental pressure, and parental preoccupation with work, which limits open communication and supervision of their children. However, the lack of consistent religious guidance from parents during childhood and adolescence emerges as a dominant factor influencing religious conversion for marital reasons. This study aims to explore how Karo Muslim families instill marital values in their adolescent children and to understand the role of religious guidance in shaping these values. The research employed a qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. Participants included five Karo Muslim families with adolescent children, the Head of the Office of Religious Affairs (KUA), and religious leaders. The findings indicate that marital values are instilled by parents as children reach adolescence (baligh). Religious guidance is conveyed through advice, exemplary behavior, and parental supervision. However, the effectiveness of such guidance is often hindered by limited parental religious knowledge, strong adherence to cultural traditions, work-related busyness, and environmental influences. This study contributes to a deeper understanding of the intersection of family, religion, and culture in shaping adolescents’ perceptions of marriage and underscores the importance of continuous religious education within Muslim families.
Penyuluhan Pembuatan dan Strategi Pemasaran Kepah dalam Meningkatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Masjid Lama Kecamatan Talawi Batubara Masriana; Muktarruddin; Rizkie Ragilita; Rohima
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4321

Abstract

Penyuluhan merupakan salah satu cara efektif untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Khususnya dalam bidang pembuatan produk dari kerang, penyuluhan yang tepat dapat memberikan dampak signifikan terhadap kualitas dan nilai jual produk yang dihasilkan. Hakekatnya penyuluhan merupakan suatu kegiatan nonformal dalam rangka mengubah masyarakat menuju keadaan yang lebih baik seperti yang dicita-citakan. Strategi pemasaran yang efektif, baik melalui pendekatan tradisional maupun digital, menjadi kunci bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.tidak hanya itu, inovasi produk juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan penjualan Usaha Kopah Basinar melalui pemasaran. Metode yang digunakan dalam program kerja ini yaitu berupa penyuluhan dengan memberikan gambaran materi mengenai cara pemasaran. Hasil dari program kerja ini memberi dampak yang positif antara lain mereka menjadi tahu bagaimana cara pemasaran yang baik, dengan membuat beberapa akun penjualan dan menginovasi bentuk kemasan produk. Dengan program kerja ini, pemilik bisa meningkatkan penjualan melalui pemasaran dengan cara menguploud produk yang dihasilkan ke media sosial.
Peran Kebudayaan dalam Menguatkan Kerukunan Antarumat Beragama di Sidamanik, Kabupaten Simalungun Tifani, Tamara Dilla; Ar Rahma, Maulida; Patikasari, Cindy; Guru Singa, Maratus Soleha; Muktarruddin, Muktarruddin
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 2 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i2.896

Abstract

Sidamanik is one of the areas in Simalungun Regency, North Sumatra province. This area is located between two cultures, Islam and Christianity. The livelihood of Sidamanik residents is farming, such as rice, corn, and coffee. In addition, Sidamanik also has a very large tea plantation, which is a attraction for tourists. In terms of religious harmony, Sidamanik still maintains its culture and customs according to their respective beliefs.
Penggunaan Media Komunikasi dan Intraksi Pengurus Masjid dalam Memakmurkan Masjid Agung Sidikalang Kabupaten Dairi Gaja, Sofiah Siah Fitri; Abdullah, Abdullah; Muktarruddin, Muktarruddin
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(1), 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i1.8146

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Bagaimana intraksi komunikasi antara pengurus masjid agung sidikalang dalam memamurkan mesjid dan Penggunaan media komunikasi intraksi pengurus masjid agung sidikalang dalam memakmurkan mesjid. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini digunakan studi dokumenter, wawancara, observasi. Hasil Penelitian mendapati Dalam menjalankan komunikasi intraksi bapak Dunggar Angkat sangat bagus dalam menjalakan komunikasi terbuka kepada anggotanya, bapak dungar angkat selalu terbuka untuk menerima ide dan gagasan dari pengurus lain dan kritik yang membangun dalam usaha untuk memakmurkan mesjid, Ketua masjid Agung juga mempunyai sifat yang bijaksana terhadap apa saja yang disampaikan oleh pengurus, Dalam menjalankan tugas pengurus tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kordinasi dan kerjasama artinya sifat utama dalam praktek berorganisasi.Media komunikasi intraksi yang gunakan pengurus mesjid Agung Sidikalang Yang pertama adalah Media Sosial yang digunakan untuk informasi kajian dan kegiatan yang di lakukan Mesjid Agung serta media komunikasi yang digunakan para pengurus dalam berbagai kegiatan dan merencanakan serta mendiskusikan agenda-agenda dalam memakmurkan mesjid Agung Sidikalang. Yang Kedua TV yang berada di mesjid, media ini berupa tampilan-tampilan yang bisa dilihat oleh masyarakat, berupa pesan-pesan dakwah atau media-media yang menggunakan audio, melalui slide, serta vidio-vidio dakwa dan kegiatan yang sudah dilakukan mesjid Agung Sidikalang. Yang ketiga youtube channel secara khusus jadi bisa diakses dimedia atau di pesan-pesan yang berkaitan dengan Masjid Agung Sidikalang. Dan beberapa vidio kajian-kajian yang dilakukan mesjid Agung Sidikalang. Yang terakhir adalah media amal sholih,media amal sholih ini sifatnya lebih umum. Jadi segala apa saja yang ada di Mesjid Agung Sidikalang ini harus berbuah amal, menjadi dakwah, mulai pesan-pesan yang berada di bangunan, dan segala aktivitasnya itu mejadi media. Misalkan Mesjid Agung Sidikalang untuk menarik jamaah itu dengan disediakan air minum 24 jam, penyediaan teh manis 24 jam, kemudian pelayanan-pelayanan yang ekstra, memberikan service ke jama’ah dengan peyediaan tempat yang bersih, sejuk, nyaman, kering, tidak ada air yang berceceran, itu semua media dalam memakmurkan Mesjid Agung Sidikalang.
Peran konseling pranikah dalam menurunkan angka perceraian di kota Tanjung Balai Lubis, Wahyu Gunawan; Muktarruddin, Muktarruddin
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323413

Abstract

Perkawinan adalah ikatan suci dan nyata antara laki-laki dan perempuan, yang bersatu sebagai pasangan dan pasangan, yang bertujuan untuk membangun keluarga yang menyenangkan dan abadi, didasarkan pada iman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di kota Tanjung Balai, Sumatera Utara, Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan yang dikenal sebagai studi yang fokusnya adalah mengumpulkan informasi mengenai gejala atau kejadian tingkat masyarakat. Hasil penelitian ini adalah bahwa proses konseling pranikah di Kota Tanjung Balai memegang peranan penting dalam memberikan pemahaman dan persiapan calon pengantin sebelum memasuki kehidupan pernikahan, sejalan dengan ajaran Islam meskipun tidak wajib. Meskipun angka perceraian belum menunjukkan penurunan yang signifikan, program konseling pranikah yang dijalankan oleh Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) KUA Kota Tanjung Balai diharapkan dapat membantu pasangan pengantin menjaga keharmonisan rumah tangga mereka. Konseling pranikah berperan sebagai media pendidikan utama bagi calon pengantin, memberikan pemahaman peran dan tanggung jawab bagi calon pengantin, berperan sebagai manajemen konflik, dan untuk lebih memahami komitmen antar calon pengantin. Keberhasilan konseling pranikah dalam mengurangi kasus perceraian yaitu melalui pasangan pengantin yang sudah mengikuti bimbingan pranikah serta yang dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga hubungan dalam pernikahan.
TikTok as a Cathartic Space Content Analysis of the @hendrabdrudy Account in Alleviating Work-Related Stress Khatibah, Khatibah; Muktarruddin, Muktarruddin
Jurnal Kawistara Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.104443

Abstract

This study analyzes how the TikTok account @hendrabdrudy functions as a cathartic space to alleviatework-related stress, particularly in the educational environment. Using a qualitative approach and content analysis techniques, this research explores key themes in the videos uploaded by Hendra Brudy, as well as audience responses reflected through comments, likes, and shares. The findings indicate that the use of humor, relatable personal narratives,and strong visual expressions are key elements in helping users manage stress. Additionally, social interactions in the comment sections reinforce TikTok’s role as a virtual community where individuals feel heard and supported. The Spiral of Silence theory is applied to analyze how social media facilitates individuals in speaking out about work-related stress that they may have previously suppressed. The results show that TikTok not only serves as an entertainment platform but also as an effective tool for supporting mental health in the workplace. This research contributes to theliterature on social media and mental health, offering practical insights for content creators and organizations on how to utilize social media as a means to foster a more supportive work environment.
Sinergi dalam perbedaan: pola komunikasi harmonis antara tokoh agama Islam dan Kristen untuk toleransi beragama Muhammad Aldi Syahputra; Muktarruddin Muktarruddin
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 2 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30033310000

Abstract

Konflik sering muncul di antara komunitas agama di Indonesia sebagai akibat dari miskomunikasi atau kurangnya pengetahuan agama. Konflik antar umat beragama secara khusus disebabkan oleh rasa saling tidak percaya dan ketidakadilan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan bagaimana cara komunikasi antara para pemimpin agama Islam dan Kristen di Desa Batang Terap yang mencerminkan toleransi. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian lapangan deskriptif kualitatif. Metodologi Penelitian Ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus adapun data dalam penelitian ini berupa data primer dan data skunder. Penelitian ini dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk menggali informasi secara luas dan mendalam tentang berbagai kondisi yang ada dan situasi yang muncul di masyarakat sehingga dapat memberikan nilai tambah pada pengetahuan secara unik tentang fenomena individual, organisasi, sosial dan politik. Penelitian dilakukan di kelurahan batang teran daerah yang memiliki penduduk yang heterogen khususnya dalam hal agama yaitu Agama Islam dan Agama Kristen sehingga. Hasil penelitian ini antara lain Sikap toleransi yang dimiliki masyarakat juga sangat tinggi terbukti dengan adanya sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan agama, adanya sikap jujur dan kesadaran diri dalam perbedaan agama, serta terjalinnya komunikasi baik melalui kegiatan gotong royong ataupun kegiatan tradisional di masyarakat Kelurahan Batang Terap. Faktor pendukung dalam Membina toleransi umat beragama antara lain: Sejauh ini untuk memperkuat faktor pendukung tentu saja adanya sifat bangsa indonesia yang religius, adanya nilai nilai luhur budaya yang telah berakar dalam masyarakat seperti gotong royong, saling hormat menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya, kerjasama dikalangan intern umat beragama, antar umat beragama dan antara umat beragama dengan pemerintah.
The Da’wah Strategy of the Indonesian Mosque Youth and Adolescent Communication Body Organization in Addressing Inter-Youth Brawls in Tanjung Morawa District Khafifa Inda Syahrani; Muktarruddin Muktarruddin
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 16 No. 1 (2026): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Youth brawls represent a persistent social problem that reflects broader issues related to unstructured leisure time, weak social supervision, and negative peer influence. This study aims to analyze mentoring strategies implemented to anticipate and reduce youth brawls through a community-based and value-oriented approach. Employing a qualitative field research design, data were collected through in-depth interviews with anonymized informants and supported by documentation. The data were analyzed using an interactive qualitative analysis model involving data reduction, data display, and conclusion drawing, with trustworthiness ensured through source, technique, and time triangulation. The findings reveal that preventive strategies centered on positive collective activities, dialogical counseling, and leadership development play a significant role in redirecting adolescents away from risky nighttime behaviors. Rather than relying on punitive measures, the approach emphasizes behavioral substitution, value internalization, and youth empowerment. Verbatim-based analysis indicates a shift in adolescents’ self-perception, sense of purpose, and social belonging, which contributes to a decline in conflict-prone activities. Leadership training further supports the sustainability of behavioral change by positioning adolescents as active agents within their peer groups. This study contributes to the field of community-based mentoring and da’wah management by demonstrating that contextual, participatory strategies can effectively address recurring youth social problems. The findings offer practical implications for stakeholders in designing preventive youth development programs grounded in local social realities.
Co-Authors Abdi Verdiansyaf Abdul Rahman Abdul Rahman Pais Nasution Abdullah Abdullah Abdullah, H. Agung Pratama Kudadiri Ahmad Sakban Dwiva Ahmad Tamrin Sikumbang Ahmad Tamrin Sikumbang Aisyah Amini Salam Alpa Rizky Alya Hamzah Panggabean Amanda, Gilang Surya Annisa Erina Nainggolan Ar Rahma, Maulida Arif Syafi'i Arofah Sri Mulyani Aulia, Ananda Rizky Aulia, Najwa Azzira Innayah Berkah Anshori Debi Ardila Sembiring Dwiva Ramadhani Ginting Eki Kuswananda Elfi Yantii Ritonga Elsa Jeynita Agustias Elvira Zahra Emiya kampina Fadhlan Habib Fathiha Zahra Damanik Fauzi Ahmad Muda Gaja, Sofiah Siah Fitri Guru Singa, Maratus Soleha Hamdal Afgani Dalimunthe Heri Ernanda Icka Bella Sriwahyuni Ika Sartika Ilham Anggianto Ilham Kurniawan Ilham Mirzaya Putra Ilmi Shobron Irma Oktavia Irma Yanti Lubis Izzatul Muthmainnah Juni Hidayati Batubara Kafi Khadafi Ahmad Khafifa Inda Syahrani Khairanda Akbar Habibie Khairun Nasri Ritonga Khairunisa Harani Harahap Khatibah Khatibah Lia Nur Fatmawati Lubis, Wahyu Gunawan M. Syahdan Khotib Pane M.Rifky Azhar Hasibuan M.Rifky Azhar Hasibuan Mailin, Mailin Manik, Heri I Gajah Mansyursyah Mansyursyah Mansyursyah Margolang Mansyursyah, Mansyursyah Masriana Maysaroh Maysaroh Mega Aulia Putri Mirzaya, Ilham Moehammad Harmain Muhammad Aldi Syahputra Muhammad Ayyubi Muhammad Ferry Syahputra Muhammad izwan Muhammad Kahfi Saragih Muhammad Nur Muhammad Raditia Handika Muhammad Yusuf Kamala Muhammad Zidan Sayrevi Muniruddin Mustika Anggraini Nabillah Miftaful Jannah Naldi Hasbullah Batubara Nandini Nasution, Syafiratunnisa Natasya Natasya Nur Syahfitri Nurdini Lady Taminta Br. Purba Nurganti Nurhalizah, Nurhalizah Nursadimah Berutu Nurul Husna Paradia Kristanti Dewi Patikasari, Cindy Putri Imelda Rachmadillah, Laila Rahmat Ridho Aljaera Rahmatan Lilalamin Rakhas Djuniardi Restilia, Tuti Rini Handayani Riri Stepani Ritonga, Fahmi Adha Ritonga, Mardina Ratna Sari Ritonga, Muhammad Husni Rizkie Ragilita Rohima Rusdi Auliadi Rusydi Aulia Siregar Sabna Sabilla Saragih, Afria Ulfa Sarifah Aini Sarmila Haerani Selvira Amanda Shinta Aprilia Sihombing, Nur Asia Siregar, Yudi Andhika Siti Annisa Marsanda Sitorus, Mujahidin Abdulhadi Sophia Lajuba Sri Tsulatsiah Putri Nabila Ginting Sri Tsulatsiah Putri Nabila Ginting Supriadi Syavika, Nurul Syifa Arrahman T. Rifa Hanafi Tamrinsikumbang, Ahmad Thahirah Azzahra Tifani, Tamara Dilla Tifani,, Tamara Dilla Vira Nabila Vira Nabila Wijaya, Ardiansyah Zakia Aulia