Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Sikap Toleransi Siswa SDN 1 Balun dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (Ditinjau dari Dimensi Berkebhinekaan Global) Nurhidayat, M. Arif; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Humairah, Humairah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.488

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurangnya sikap toleransi yang dimiliki oleh siswa terhadap keberagaman yang dimiliki oleh teman sebayanya baik itu keberagaman agama, suku, budaya maupun sosial. Oleh karena diperlukan sikap toleransi untuk mengatasi munculnya sikap intoleransi pada siswa sekolah dasar. Dalam mengatasi permasalahan tersebut penulis perlu meneliti tentang analisis sikap toleransi dalam implementasi kurikulum ditinjau dari dimensi berkebhinekaan global di SD Negeri 1 Balun, dengan tujuan untuk mengetahui sikap toleransi siswa dalam implementasi kurikulum merdeka terutama pada penerapan dimensi berkebhinekaan global serta menemukan solusi berupa upaya menguatkan sikap toleransi pada diri siswa yang dilakukan oleh pihak sekolah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas 4 SD Negeri 1 Balun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa SD Negeri 1 Balun sudah baik dilihat dari aspek karakter sikap toleransi yaitu aspek kedamaian, aspek menghargai perbedaan dan individu serta aspek kesadaran. Upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam penguatan sikap toleransi ialah  mengadakan kegiatan kunjungan rumah ibadah masing-masing agama, kegiatan buka puasa bersama dan paskah pelajar dengan semua siswa serta mengadakan kegiatan pentas seni untuk menanamkan sikap toleransi siswa terhadap keberagaman.
Peran Pendidik dalam Menanamkan Nilai Moral pada Peserta Didik di SDN 4 Made (Ditinjau dari Dimensi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia) Mafruhan, Mafruhan; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Mudayan, Arfian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi penurunan dan kemerosotan nilai moral pada siswa. Karena itu, peran pendidik dalam menanamkan nilai moral pada peserta didik di SDN 4 Made diperlukan. Untuk menyelesaikan masalah ini, penulis akan melakukan penelitian dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tempat penelitian ini adalah SDN 4 Made Lamongan. Studi ini melibatkan pendidik atau guru (guru kelas II dan V). Wawancara, dokumentasi, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Data primer dan sekunder digunakan dalam penelitian ini. Untuk menguji keabsahan data yang didapat, penelitian ini menggunakan metode analisis data model Miles & Huberman, serta metode triangulasi metode/metode. Penelitian ini menemukan bahwa guru di kelas II dan V menanamkan nilai moral berdasarkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia pada aspek tolong menolong, memaafkan, sopan santun, saling menghormati, tanggung jawab, disiplin, dan berbagi di setiap indikator. Penanaman nilai moral ini menghasilkan peserta didik memiliki kepribadian dan karakter yang baik. Pendidik SDN 4 Made, terutama guru kelas II dan V, telah melaksanakan semua indikator dalam setiap aspek dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Analisis Dimensi Berkebhinekaan Global Profil Pelajar Pancasila terhadap Fenomena Bullying di Sekolah Dasar Rohman, Muhammad Fatkhur; Irmaningrum, Rizka Novi; Kharisma, Ahmad Ipmawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.531

Abstract

Bullying di Indonesia bukanlah hal baru, namun merupakan kejadian yang sudah sangat terkenal dan terus meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut perlu adanya inovasi baru seperti dimensi berkebhinekaan global profil Pancasila yang diterapkan dengan kolaborasi antara siswa, pihak sekolah, orang tua dan dukungan dari masyarakat yang baik, dipastikan sekolah akan menghasilkan siswa berkarakter terpuji seperti memiliki sifat empati, mampu menghilangkan sikap stereotip/prasangka buruk, dan toleransi antar umat beragama. Adanya dimensi berkebhinekaan sangat efektif dalam mengatasi, dan meminimalisir fenomena bullying yang marak terjadi di SDN 2 Tritunggal. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana dimensi berkebhinekaan global profil pelajar Pancasila terhadap fenomena bullying di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles, Huberman, dan Saldana. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada kepala sekolah, guru serta siswa, observasi di SDN 2 Tritunggal, dan membagikan angket kepada siswa kelas IV dan V. Hasilnya menunjukkan sebanyak 17 siswa (73,93%) pernah melihat tindakan bullying di sekolah ini dan beragam jenis mulai menendang, memukul, mengolok dll, selain itu pemahaman dan penerapan dimensi berkebhinekaan global di SDN 2 Tritunggal sudah cukup maksimal meskipun masih ada beberapa tantangan dalam penerapannya. Siswa cukup sering bersikap menyelaraskan perbedaan budaya, toleransi dan saling menghormati budaya. Siswa belum mengerti terkait mengelompokkan dan mengidentifikasi pengaruh stereotip/prasangka buruk terhadap individu/kelompok disekitarnya. Solusi yang diambil yakni siswa diberikan nasihat oleh guru ketika melakukan stereotip terhadap sesama siswa lain.
Sosialisasi Media Pembelajaran Interaktif Terintegrasi Kearifan Lokal Untuk Guru SD Muhammadiyah 1 Babat Khasanah, Linaria Arofatul Ilmi Uswatun; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Hidayah, Rohmatul; Fitria, Natasya Ayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7945

Abstract

One use of technology in learning is as a learning medium, such as interactive learning media integrated with local wisdom. Elementary school students' disinformation about understanding local culture, amidst the multicultural conditions of Indonesian society, is caused by students' low cultural literacy skills and the lack of insight provided by teachers in introducing local culture to students. Globalization will have a negative impact if we are not selective in filtering incoming foreign culture. In fact, the development of information technology in the millennial era makes it easier for students to access information easily. Conservation efforts will be more effective if started from elementary school age, therefore it is necessary to instill the values ​​of local Lamongan cultural wisdom into learning through interactive multimedia. This is illustrated in one of the elementary schools, namely SD Muhammadiyah 1 Babat, based on the results of observations, it is stated that teachers need a lot of training in the use of interactive media which teachers can utilize and use in learning so that students become more motivated in learning. For this reason, this socialization activity is a very appropriate forum for providing training in actualizing teachers' needs in improving the quality of learning through technology integrated in local wisdom-based learning content. This training provides new references in the world of education, it is hoped that teachers will be able to adapt and transform themselves both in terms of teaching and the use of teaching supporting media from conventionalization to digitalization.
Analisis Penyebab Kurangnya Kemampuan Berhitung pada Materi KPK dan FPB Siswa Kelas V SDN Canditunggal Izzah, Zulis Nurul; Humairah, Humairah; Kharisma, Ahmad Ipmawan
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 1 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i1.505

Abstract

Kemampuan berhitung merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa serta penting untuk mempelajari materi selanjutnya, terutama KPK dan FPB. Faktor yang menyebabkan kurangnya kemampuan berhitung siswa sekolah dasar adalah kurangnya pemahaman konsep dan penghafalan operasi hitung, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Untuk mengatasi hal ini, guru perlu menerapkan metode pembelajaran variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kurangnya kemampuan berhitung siswa pada materi KPK dan FPB serta upaya guru dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif di SDN Canditunggal, fokus pada siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman serta mengombinasikan teknik dan sumber data untuk validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 dari 11 siswa memiliki kemampuan berhitung yang kurang pada materi KPK dan FPB. Hal ini disebabkan beberapa faktor. Faktor internal meliputi kurangnya pemahaman dasar operasi hitung perkalian dan pembagian serta penguasaan yang kurang baik pada materi KPK dan FPB. Faktor eksternal meliputi kurangnya penggunaan media pembelajaran menarik, metode pembelajaran monoton, ketergantungan pada buku LKS, dan kurangnya keterlibatan orang tua di rumah. Upaya yang dilakukan guru meliputi penerapan pendekatan berpusat pada siswa, penggunaan media menarik, metode variatif, sumber pembelajaran tambahan, dan peningkatan keterlibatan orang tua. Sesuai upaya tersebut, diharapkan kemampuan berhitung siswa kelas V pada materi KPK dan FPB di SDN Canditunggal dapat meningkat dengan baik.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbantuan Educaplay Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN Ngasemlemahbang Azmi Esi, Salatin Ulul; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Humairah, Humairah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1298

Abstract

Pendidikan adalah suatu komitmen terhadap proses pembelajaran yang bertujuan untuk membimbing, mengajar dan mengembangkan setiap individu untuk mencapai kemampuan yang dimilikinya. Dalam perkembangan pendidikan, pemerintah telah melaksanakan upaya atau tindakan untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. . Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Ngasemlemahbang pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan Educaplay. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Sebelum digunakan penelitian, instrumen penelitian ini yaitu lembar observasi aktivitas guru dan siswa, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada siklus I, rata-rata aktivitas siswa adalah 58,33%, dan pada siklus II, rata-rata aktivitas siswa meningkat menjadi 90,83%, menunjukkan peningkatan sebesar 32,5%. Pada siklus I rata-rata aktivitas guru pada siklus I mendapatkan rata-rata 59,16% dan siklus II mendapatkan rata rata 90%. Dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 30,84%. Pada siklus I rata-rata Hasil tes belajar siswa adalah 56,25% dan pada siklus II mendapatkan rata-rata 81,25%. Pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan 25%. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan Educaplay terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
ANALYSIS OF NSP CONCEPT UNDERSTANDING OF FIFTH GRADE STUDENTS OF SDN BEDAHAN, LAMONGAN REGENCY Sya'adah, Amanah Mardika Megi; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Huda, Mochammad Miftachul
Journal of Elementary Education Vol. 2 No. 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/jeleduc.v2i1.1224

Abstract

This study aims to analyze the level of understanding of the concept of NSP of grade V students at SD Negeri Bedahan. Concept understanding is an important foundation in the development of critical thinking and problem solving skills, especially in learning Natural and Social Sciences (ESS) which contains various natural and social phenomena. This study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews and documentation studies. The research subjects consisted of the fifth grade homeroom teacher and 32 fifth grade students. The results showed that students' understanding of the concept of NSP was low. The main factors that influence this condition are the dominance of the lecture method which makes students passive, the use of learning media in the form of textbooks and videos, although learning facilities are adequate but the use of interactive learning media is still minimal. In addition, students tend to memorize concepts without understanding the deep meaning, and are embarrassed and afraid to ask questions when experiencing difficulties. This study recommends the need for the use of interactive learning methods and the utilization of digital interactive learning media to increase students' understanding of NSP concepts.
Students' Critical Thinking Skills: Analysis of fifth-grade IPAS subjects at MI Muhammadiyah 18 Sumberrejo Bojonegoro Khikmah, Dwi Lailatul; Huda, Mochammad Miftachul; Kharisma, Ahmad Ipmawan
Journal of Elementary Education Vol. 2 No. 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/jeleduc.v2i2.1371

Abstract

This study aims to analyze students' critical thinking abilities in the Natural and Social Sciences (IPAS) subjects at MI Muhammadiyah 18 Sumberrejo, Bojonegoro Regency. The background of the research is based on the low critical thinking skills of students, as seen from learning outcomes and learning processes that are still dominated by conventional methods. The study uses a qualitative descriptive method with a case study approach through data triangulation, including observations, interviews, and documentation studies of teachers and 53 fifth-grade students. The results of the study indicate that learning has not been student-centered, the use of media is less varied, and the use of technology is not yet optimal, so the five critical thinking indicators (focus, reasoning, inference, situation, and clarity) have not developed optimally. Documentation data also show that 75% of students scored below the Minimum Competency Criteria (KKM). These findings affirm the need for more interactive, contextual, and experiential IPAS learning innovations to enhance students' critical thinking skills. The research concludes that improving the quality of learning strategies is essential so that students can actively participate and develop higher-order thinking skills.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS MODEL PROJECT BASED LEARNING PENDIDIK DI SEKOLAH DASAR Susandi, Ari; Zativalen, Oriza; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Irmaningrum, Rizka Novi; Huda, Mochammad Miftachul; Amelia, Delora Jantung; Istiq’faroh, Nurul
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i1.8897

Abstract

The community service program that we carried out aims to train the creativity of elementary school educators in the Babat Lamongan elementary and secondary education environment through the creation of interactive media. The methods used are the planning stage, the implementation stage and the evaluation stage. Based on the results of the activity, it shows that all educators can follow and create interactive media based on the project-based learning model in community service activities with full creativity and enthusiasm. Interactive media based on project-based learning can be one of the media for educators to tell and explain their ideas in the learning process in elementary schools according to child development. Through this interactive media, students can develop writing and speaking skills through interactive media. The success and creativity of educators in the Babat Lamongan elementary and secondary education environment in creating unique and interactive interactive media as a whole, this activity can be a valuable media to support the writing and speaking skills of students at the elementary school level to the maximum.