Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Sikap Toleransi Siswa SDN 1 Balun dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (Ditinjau dari Dimensi Berkebhinekaan Global) Nurhidayat, M. Arif; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Humairah, Humairah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.488

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurangnya sikap toleransi yang dimiliki oleh siswa terhadap keberagaman yang dimiliki oleh teman sebayanya baik itu keberagaman agama, suku, budaya maupun sosial. Oleh karena diperlukan sikap toleransi untuk mengatasi munculnya sikap intoleransi pada siswa sekolah dasar. Dalam mengatasi permasalahan tersebut penulis perlu meneliti tentang analisis sikap toleransi dalam implementasi kurikulum ditinjau dari dimensi berkebhinekaan global di SD Negeri 1 Balun, dengan tujuan untuk mengetahui sikap toleransi siswa dalam implementasi kurikulum merdeka terutama pada penerapan dimensi berkebhinekaan global serta menemukan solusi berupa upaya menguatkan sikap toleransi pada diri siswa yang dilakukan oleh pihak sekolah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas 4 SD Negeri 1 Balun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap toleransi siswa SD Negeri 1 Balun sudah baik dilihat dari aspek karakter sikap toleransi yaitu aspek kedamaian, aspek menghargai perbedaan dan individu serta aspek kesadaran. Upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam penguatan sikap toleransi ialah  mengadakan kegiatan kunjungan rumah ibadah masing-masing agama, kegiatan buka puasa bersama dan paskah pelajar dengan semua siswa serta mengadakan kegiatan pentas seni untuk menanamkan sikap toleransi siswa terhadap keberagaman.
Peran Pendidik dalam Menanamkan Nilai Moral pada Peserta Didik di SDN 4 Made (Ditinjau dari Dimensi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia) Mafruhan, Mafruhan; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Mudayan, Arfian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi penurunan dan kemerosotan nilai moral pada siswa. Karena itu, peran pendidik dalam menanamkan nilai moral pada peserta didik di SDN 4 Made diperlukan. Untuk menyelesaikan masalah ini, penulis akan melakukan penelitian dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tempat penelitian ini adalah SDN 4 Made Lamongan. Studi ini melibatkan pendidik atau guru (guru kelas II dan V). Wawancara, dokumentasi, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Data primer dan sekunder digunakan dalam penelitian ini. Untuk menguji keabsahan data yang didapat, penelitian ini menggunakan metode analisis data model Miles & Huberman, serta metode triangulasi metode/metode. Penelitian ini menemukan bahwa guru di kelas II dan V menanamkan nilai moral berdasarkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia pada aspek tolong menolong, memaafkan, sopan santun, saling menghormati, tanggung jawab, disiplin, dan berbagi di setiap indikator. Penanaman nilai moral ini menghasilkan peserta didik memiliki kepribadian dan karakter yang baik. Pendidik SDN 4 Made, terutama guru kelas II dan V, telah melaksanakan semua indikator dalam setiap aspek dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Analisis Dimensi Berkebhinekaan Global Profil Pelajar Pancasila terhadap Fenomena Bullying di Sekolah Dasar Rohman, Muhammad Fatkhur; Irmaningrum, Rizka Novi; Kharisma, Ahmad Ipmawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.531

Abstract

Bullying di Indonesia bukanlah hal baru, namun merupakan kejadian yang sudah sangat terkenal dan terus meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut perlu adanya inovasi baru seperti dimensi berkebhinekaan global profil Pancasila yang diterapkan dengan kolaborasi antara siswa, pihak sekolah, orang tua dan dukungan dari masyarakat yang baik, dipastikan sekolah akan menghasilkan siswa berkarakter terpuji seperti memiliki sifat empati, mampu menghilangkan sikap stereotip/prasangka buruk, dan toleransi antar umat beragama. Adanya dimensi berkebhinekaan sangat efektif dalam mengatasi, dan meminimalisir fenomena bullying yang marak terjadi di SDN 2 Tritunggal. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana dimensi berkebhinekaan global profil pelajar Pancasila terhadap fenomena bullying di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles, Huberman, dan Saldana. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada kepala sekolah, guru serta siswa, observasi di SDN 2 Tritunggal, dan membagikan angket kepada siswa kelas IV dan V. Hasilnya menunjukkan sebanyak 17 siswa (73,93%) pernah melihat tindakan bullying di sekolah ini dan beragam jenis mulai menendang, memukul, mengolok dll, selain itu pemahaman dan penerapan dimensi berkebhinekaan global di SDN 2 Tritunggal sudah cukup maksimal meskipun masih ada beberapa tantangan dalam penerapannya. Siswa cukup sering bersikap menyelaraskan perbedaan budaya, toleransi dan saling menghormati budaya. Siswa belum mengerti terkait mengelompokkan dan mengidentifikasi pengaruh stereotip/prasangka buruk terhadap individu/kelompok disekitarnya. Solusi yang diambil yakni siswa diberikan nasihat oleh guru ketika melakukan stereotip terhadap sesama siswa lain.
Sosialisasi Media Pembelajaran Interaktif Terintegrasi Kearifan Lokal Untuk Guru SD Muhammadiyah 1 Babat Khasanah, Linaria Arofatul Ilmi Uswatun; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Hidayah, Rohmatul; Fitria, Natasya Ayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7945

Abstract

One use of technology in learning is as a learning medium, such as interactive learning media integrated with local wisdom. Elementary school students' disinformation about understanding local culture, amidst the multicultural conditions of Indonesian society, is caused by students' low cultural literacy skills and the lack of insight provided by teachers in introducing local culture to students. Globalization will have a negative impact if we are not selective in filtering incoming foreign culture. In fact, the development of information technology in the millennial era makes it easier for students to access information easily. Conservation efforts will be more effective if started from elementary school age, therefore it is necessary to instill the values ​​of local Lamongan cultural wisdom into learning through interactive multimedia. This is illustrated in one of the elementary schools, namely SD Muhammadiyah 1 Babat, based on the results of observations, it is stated that teachers need a lot of training in the use of interactive media which teachers can utilize and use in learning so that students become more motivated in learning. For this reason, this socialization activity is a very appropriate forum for providing training in actualizing teachers' needs in improving the quality of learning through technology integrated in local wisdom-based learning content. This training provides new references in the world of education, it is hoped that teachers will be able to adapt and transform themselves both in terms of teaching and the use of teaching supporting media from conventionalization to digitalization.
Analisis Penyebab Kurangnya Kemampuan Berhitung pada Materi KPK dan FPB Siswa Kelas V SDN Canditunggal Izzah, Zulis Nurul; Humairah, Humairah; Kharisma, Ahmad Ipmawan
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 1 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i1.505

Abstract

Kemampuan berhitung merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa serta penting untuk mempelajari materi selanjutnya, terutama KPK dan FPB. Faktor yang menyebabkan kurangnya kemampuan berhitung siswa sekolah dasar adalah kurangnya pemahaman konsep dan penghafalan operasi hitung, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Untuk mengatasi hal ini, guru perlu menerapkan metode pembelajaran variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kurangnya kemampuan berhitung siswa pada materi KPK dan FPB serta upaya guru dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif di SDN Canditunggal, fokus pada siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman serta mengombinasikan teknik dan sumber data untuk validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 dari 11 siswa memiliki kemampuan berhitung yang kurang pada materi KPK dan FPB. Hal ini disebabkan beberapa faktor. Faktor internal meliputi kurangnya pemahaman dasar operasi hitung perkalian dan pembagian serta penguasaan yang kurang baik pada materi KPK dan FPB. Faktor eksternal meliputi kurangnya penggunaan media pembelajaran menarik, metode pembelajaran monoton, ketergantungan pada buku LKS, dan kurangnya keterlibatan orang tua di rumah. Upaya yang dilakukan guru meliputi penerapan pendekatan berpusat pada siswa, penggunaan media menarik, metode variatif, sumber pembelajaran tambahan, dan peningkatan keterlibatan orang tua. Sesuai upaya tersebut, diharapkan kemampuan berhitung siswa kelas V pada materi KPK dan FPB di SDN Canditunggal dapat meningkat dengan baik.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbantuan Educaplay Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN Ngasemlemahbang Azmi Esi, Salatin Ulul; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Humairah, Humairah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1298

Abstract

Pendidikan adalah suatu komitmen terhadap proses pembelajaran yang bertujuan untuk membimbing, mengajar dan mengembangkan setiap individu untuk mencapai kemampuan yang dimilikinya. Dalam perkembangan pendidikan, pemerintah telah melaksanakan upaya atau tindakan untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. . Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Ngasemlemahbang pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan Educaplay. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Sebelum digunakan penelitian, instrumen penelitian ini yaitu lembar observasi aktivitas guru dan siswa, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada siklus I, rata-rata aktivitas siswa adalah 58,33%, dan pada siklus II, rata-rata aktivitas siswa meningkat menjadi 90,83%, menunjukkan peningkatan sebesar 32,5%. Pada siklus I rata-rata aktivitas guru pada siklus I mendapatkan rata-rata 59,16% dan siklus II mendapatkan rata rata 90%. Dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 30,84%. Pada siklus I rata-rata Hasil tes belajar siswa adalah 56,25% dan pada siklus II mendapatkan rata-rata 81,25%. Pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan 25%. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan Educaplay terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.