Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peran Profesi Guru Dalam Pengembangan Kurikulum Berwawasan Imtaq (Studi Pengembangan Kurikulum Di SMK Latifiyah Kalisat Jember) Syaehotin, Sayyidah; Hasanah, Lailatul; Yunan Athoillah, Akhmad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 19 No. 2 (2021): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/al qodiri.v19i2.4379

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk memfokuskan dan mencurahkan segenap pikiran dan wawasan dalam rangka melacak dan mengetahui: bagaimana peran guru dalam aspek perencanaan pengembangan kurikulum berwawasan Imtaq, bagaimana peran guru dalam aspek penerapan pengembangan kurikulum berwawasan Imtaq, dan bagaimana peran guru dalam aspek evaluasi pengembangan kurikulum berwawasan Imtaq, studi kasusnya di SMK Latifiyah Kalisat Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Dengan teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Subyek penelitian menggunakan purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan bahan pertimbangan. Dan analisis datanya menggunakan reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi, keabsahan datanya menggunakan triangulasi sumber. Dalam penellitian tersebut dapat ditemukan beberapa kesimpulan bahwa Peran Guru pengembangan kurikulum berwawasan imtaq Di SMK Latifiyah : 1) Dalam aspek perencanaan sangat penting, dari perumusan penetapan tujuan diadakannya pengembangan kurikulum berwawasan imtaq, sarana prasarana, jadwal yang dilakukan setiap hari, sampai dengan pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 2) Dalam aspek penerapan menjadi yang utama menggunakan kurikulum 2013 yang lebih menekankan aspek afektif peserta didik, dengan menerapkan keagamaan bukan hanya saat pelajaran agama dan di dalam kelas saja tapi juga di luar kelas, penenaman akidah menjadi tugas utama yang harus guru tanamkan kepada siswa. 3) Dalam aspek evaluasi dilihat dari nilai peserta didik di dalam dan di luar kelas. Penilaian terhadap keaktifan dan afektif siswa menjadi yang utama. Evaluasi terhadapa guru juga dilakukan dari metode yang dipakai, cara penyampaian, media dan alat yang digunakan, karena guru adalah peran utama dalam proses pendidikan. Kata kunci: Peran Guru, Pengembangan Kurikulum, Wawasan Imtaq
Penerapan Media Pembelajaran Teka-Teki Silang (TTS) Berbasis Digital Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid Materi Unsur Intrinsik Cerita Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III SDN Pakis V/372 Surabaya Sajidah, Masulla Hana; Hasanah, Lailatul; Pratiwi, Desi Eka
Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jppp.v3i2.11405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi unsur intrinsik cerita melalui penerapan media pembelajaran Teka-Teki Silang (TTS) berbasis digital di kelas III SDN Pakis V/372 Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus menggunakan model Kemmis dan McTaggart, yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan dari pra-siklus hingga siklus II. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 63 pada pra-siklus (ketuntasan 62,8%) menjadi 73 pada siklus I (ketuntasan 75,3%) dan mencapai 80 pada siklus II (ketuntasan 86%). Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan media TTS digital mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan menyenangkan, sehingga meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, serta pemahaman siswa terhadap unsur intrinsik cerita. Dengan demikian, media pembelajaran TTS berbasis digital dapat dijadikan sebagai alternatif inovasi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar, literasi, dan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Analysis of Microfinancing in the Development of MSME Customers Bella, Yolanda Chintya; Dwiaryanti, Risca; Hasanah, Lailatul
Danadyaksa: Post Modern Economy Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Post Modern Economy Journal
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Bustanul Ulum Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69965/danadyaksa.v1i2.40

Abstract

Sharia banks primarily operate in accordance with Islamic law, which is based on concepts of fairness, balance, benefit, and the avoidance of prohibited aspects such as gharor, maisir, and usury. Bank Syariah Indonesia (BSI) is an exemplary sharia-compliant financial organization that offers financing and other services. It operates using sharia-compliant contracts that have been certified by the National Sharia Council. Microfinance has played a vital role in the financial sector since the early 1980s, with the goal of offering financial services to individuals and small and medium-sized enterprises who are economically disadvantaged. The primary focus is on achieving sustainable development by effectively managing and harmonizing the financial, social, environmental, and governance dimensions. The study employs a qualitative methodology to examine the impact of microfinancing on the development of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), as well as the various forms of MSME development. The study examines the provision of funding by banks to businesses and self-employed individuals, with a focus on factors such as trust, agreements, duration, and associated risks. Financing has multiple purposes, such as encouraging commerce and economic activities, mitigating unemployment, allowing the movement of products and money, and fostering economic progress. MSMEs have a substantial impact on the Indonesian economy by making considerable contributions to the country's gross domestic product and employment rates.
Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan dan Motivasi Kewirausahaan terhadap Keberhasilan Usaha pada UMKM Hasanah, Lailatul; Eko Haryansyah, Septian; Khirdany, Elvin Nury
Journal of Economic and Business Vol 3 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/joebis.v3i1.177

Abstract

Peran UMKM dalam perekonomian lokal masih dikategorikan tinggi, namun masih dihadapkan pada tantangan besar dalam mempertahankan dan mengembangkan usaha, terutama terkait kurangnya pengetahuan serta motivasi berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan kewirwusahaan dan motivasi kewirausahaan terhadap keberhasilan usaha UMKM di alun-alun Kabupaten Sampang. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskritif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah pelaku usaha UMKM di alun-alun Kabupaten Sampang yang berjumlah 112 pelaku usaha. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang diolah mengggunakan IBM SPSS Statistik 25. Hasil analisis penelitian ini menunjukan bahwa Pengetahuan Kewirausahaan dan Motivasi Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keberhasilan Usaha UMKM di alun-alun Kabupaten Sampang berdasarkan hasil uji secara parsial dan simultan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan usaha dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan motivasi kewirausahaan. Sekitar 68,6% dari keberhasilan tersebut dapat dijelaskan oleh kedua faktor ini, sementara 31,4% dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.