Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EDUKASI URBAN FARMING PEMBELAJARAN PADA GURU, ORANG TUA MURID DAN PESERTA DIDIK PAUD AS SA’DIAH 3 SAMARINDA Daryono; Roby; Nur Hidayat; Yuanita; F. Silwi Dwi Mentari; Abidin, Zainal; Salomo Samosir; Sahri Romadoni; Binti Safa’ah
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18445

Abstract

Abstrak Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan pendekatan pembelajaran pengenalan edukasi urban farming pada lingkungan Paud As sa’diah 3 taman kanak-kanak. Edukasi Urban farming adalah metode pembelajaran yang berpusat pada siswa dimana anak-anak belajar melalui eksplorasi, pemecahan masalah dan kolaboratif dalam menghasilkan sebuah produk. Dalam konteks taman kanak-kanak, edukasi urban farming berfokus pada pengembangan keterampilan kognitif, sosial dan motorik anaksejak dini melalui pembelajaran langsung dan kegiatan praktek langsung di lapngan cara mencampr media ,mengenal jenis-jenis sayuran dan cra menanam dan merawat tanaman. Pelatihan iedukasi urban farming ni dikembangkan untuk guru,orang tua dan kanak- kanan paud usia dini, dengan pemahaman teoritis tentang edukasi urban farming, metode perencanaan edukasi urban farming yang disesuaikan dengan perkembangan anak, serta strategi pelaksanaan kelas yang kreatif dan efektif. Pendidik dilatih untuk merancang program yang terhubung dengan kurikulum Paud As-sa’diah 3, melakukan pembelajaran berbasis produk, menilai kemajuan anak-anak dalam berpikir kritis, komunikasi dan keterampilan bekerja sama. Harapannya, pengabdian pelatihan ini dapat membantu para guru menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan bermakna bagi anak-anak, mendorong kreativitas, rasa ingin tahu, dan semangat belajar. Hasil pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan anak paud As sa’diah 3 melalui penerapan edukasi urban farming yang efektif dan berkelanjutan pada lingkungan sekolah.
Analisis Hukum Islam terhadap Penggunaan IUD pada Pasangan Pernikahan Dini Roby; Syarifuddin
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.856

Abstract

This study examines the Islamic legal perspective on the use of Intrauterine Devices (IUDs) among underage married couples in Indonesia. The issue becomes increasingly relevant due to the continued occurrence of child marriage through marriage dispensation mechanisms, which often place adolescent wives at high risk of reproductive health complications, psychological instability, and socioeconomic vulnerability. This article aims to analyze the legal status of IUD use for underage couples from the perspective of Islamic law through the approach of Maqasid al-Sharia. The research employs normative legal research with a conceptual and statutory approach by examining Islamic legal sources, fiqh principles, and regulations related to marriage and reproductive health. The findings indicate that the use of IUDs for underage couples is legally permissible (mubah) and may become recommended (mandub) or even obligatory (wajib) in situations involving serious medical risks to the wife. This position is based on the principles of hifz al-nafs (protection of life) and hifz al-nasl (protection of progeny), as well as the fiqh maxim ad-dararu yuzal (harm must be eliminated). Furthermore, the use of IUDs is not considered contrary to Islamic teachings on procreation, but rather constitutes a preventive effort to ensure maternal health and family welfare. The study concludes that the use of IUDs among underage married couples reflects a contextual and humanitarian-oriented implementation of Islamic law aimed at achieving public benefit and preventing greater harm