Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Media Informatika

Pengaruh Electronic Word Of Mouth (E-Wom) Pada Akun X @Literarybase Terhadap Pembelian Impulsif Followers Sari, Efrianti Muhnizar; Sary, Kezia Arum; Dwivayani, Kadek Dristiana
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i2.5238

Abstract

Peningkatan pengguna internet di Indonesia diikuti dengan pemanfaatan media sosial dalam berbagai kegiatan komunikasi, termasuk komunikasi pemasaran. Media sosial dapat mendorong terjadinya promosi dari mulut ke mulut secara virtual atau electronic word of mouth (E-WOM). X merupakan platform yang digunakan oleh penggunanya untuk melakukan aktivitas E-WOM karena terdapat akun berbentuk autobase, yakni forum online untuk berbagi informasi dan berdiskusi dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama. Salah satu akun autobase di X adalah @literarybase, yakni komunitas yang memiliki tema literasi dan sastra. Melalui akun tersebut, pengguna X kerap membagikan review buku, rekomendasi buku, hingga melakukan jual beli buku. Dimensi E-WOM yang digunakan pada penelitian ini adalah intensity, valance of opinion, dan content yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap pembelian impulsif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan kuesioner untuk memperoleh data. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 100 followers akun X @literarybase sebagai responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa intensity, valance of opinion, dan content memberikan pengaruh sebesar 50,3% terhadap pembelian impulsif. Berdasarkan uji t, didapatkan bahwa dimensi intensity berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif, dimensi valance of opinion berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif dan dimensi content berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif.
Indonesia Virtual Tour Sebagai Media Komunikasi Digital Untuk Mempromosikan Pariwisata Indonesia Safika, Safika; Arsyad, Annisa Wahyuni; Sary, Kezia Arum; Molekandella Boer, Kheyene
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i2.5239

Abstract

Komunikasi digital dan perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara berinteraksi dan mengakses informasi masyarakat. Indonesia memasuki era konektivitas dengan 221 juta pengguna internet pada 2024. Perubahan ini membuka peluang baru untuk terhubung dan berkomunikasi secara cepat dan luas melalui komunikasi digital. Salah satu strategi Kemenparekraf untuk mempromosikan pariwisata Indonesia adalah mengembangkan platform Indonesia Virtual tour bekerja sama dengan Visual Anak Negeri. Platform ini berfungsi sebagai media promosi pariwisata yang efektif karena mampu memberikan pengalaman wisata yang lebih imersif secara digital tanpa batas ruang dan waktu serta mudah diakses oleh siapa saja. Tujuan Penelitian dilakukan untuk menganalisis terkait peranan Indonesia Virtual tour sebagai Media Komunikasi Digital untuk Mempromosikan Pariwisata Indonesia  Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif yaitu menjelaskan secara garis besar dari semua data yang didapatkan melalui teks deskripsi berbentuk narasi, serta dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dalam mengumpulkan data, informan penelitian sendiri ditentukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling dan menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman. Penelitian ini menggunakan teori kekayaan media (Media Richness Theory).  Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Indonesia Virtual tour hampir memenuhi setiap aspek dari peran media komunikasi digital, yakni Jembatan Komunikasi dan Informasi, Platform bisnis dan Pemasaran yang efektif, Sarana edukasi dan pembelajaran, Pengaruh Opini Publik dan Hiburan. Namun belum maksimal, terutama pada aspek promosi dan pengaruh opini publik. Namun demikian Indonesia Virtual tour sudah melaksanakan perannya sebagai media komunikasi digital untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.
Komunikasi Verbal Dan NonVerbal Fotografer Dalam Foto Runing Di Samarinda Masriani, Masriani; Sary, Kezia Arum; Alfando, Johantan; Dwivayani, Kadek Dristiana
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7451

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran komunikasi verbal dan non-verbal yang digunakan fotografer dalam praktik foto-running di Kota Samarinda. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi visual berupa unggahan media sosial dan materi distribusi foto. Sampel penelitian terdiri dari fotografer lapangan dan pelari sebagai penerima pesan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dari Braun & Clarke untuk menemukan pola komunikasi serta konteks kemunculannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi non-verbal seperti gerakan tubuh, contoh pose, kontak mata, dan penggunaan papan atau properti menjadi saluran utama yang paling efektif dalam situasi ramai dan bising. Meskipun demikian, instruksi verbal tetap memiliki peran penting, terutama untuk menyelaraskan momen pemotretan melalui hitungan seperti “satu-dua-tiga.” Teknologi seperti Instagram, Google Drive, dan FotoYu tidak hanya berfungsi sebagai media distribusi, tetapi juga turut membentuk ulang cara kerja fotografer serta menimbulkan pertimbangan etis dalam publikasi foto. Hambatan komunikasi yang kerap terjadi meliputi jarak, kerumunan, kebisingan, kondisi cuaca, dan masalah privasi peserta. Untuk mengatasinya, fotografer memadukan strategi verbal dan non-verbal dengan prosedur koordinasi sebelum acara dimulai. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian interaksi simbolik pada komunikasi visual olahraga dan memberikan rekomendasi praktis berupa SOP pra-event, lexicon gestur, dan standar repositori digital untuk meningkatkan efektivitas serta etika praktik fotorunning di era digital.