Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

STRUKTURAL SEMANTIK DALAM NOVEL KEAJAIBAN TOKO KELONTONG NAMIYA KARYA KEIGO HIGASHINO (KAJIAN SEMANTIK) Elyjar, Cut Dienni; Firmansyah, Dodi
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 12 No. 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v12i3.54548

Abstract

Cerita Keajaiban Toko Kelontong Namiya bercerita tentang tiga berandal, yaitu Atsuya, Shota, dan Kohei yang menjadikan toko kelontong tidak berpenghuni sebagai tempat persembunyian setelah melakukan aksi pencurian. Cerita dalam novel yang saling berkaitan tidak menimbulkan kebosanan begitupun dengan sudut pandang yang ada dalam novel tersebut membuat pembaca penasaran dengan bagian selanjutnya serta kehidupan para tokoh yang hidup di dalamnya.  Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian Struktural Semantik dalam novel "Keajaiban Toko Kelontong Namiya" karya Keigo Higashino. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami struktur makna dalam teks novel tersebut dengan menggunakan pendekatan Struktural Semantik. Dalam novel "Keajaiban Toko Kelontong Namiya" karya Keigo Higashino, analisis struktural semantik memberikan pemahaman mendalam terhadap penggunaan kata-kata dan frasa dalam membentuk makna dan hubungan antar unsur linguistik. Dalam percakapan antara Shōta, Atsuya, dan Kohsi, konsep "rumah bobrok yang pas" menunjukkan bahwa struktural semantik membentuk dimensi makna yang mendalam, menggambarkan pemilihan tempat persembunyian dengan cermat. Klarifikasi makna melalui dialog juga memperlihatkan bagaimana struktur semantik digunakan untuk memperjelas konsep yang mungkin ambigu. Secara keseluruhan, analisis struktural semantik dalam novel ini membuktikan bahwa setiap elemen linguistik memiliki kontribusi penting dalam membentuk pemahaman keseluruhan. Melalui pemilihan kata-kata, frasa, dan konstruksi kalimat, penulis berhasil membentuk lapisan makna yang mendalam, memperkaya narasi, dan memungkinkan pembaca untuk lebih memahami konteks dan karakter dalam cerita. Analisis struktural semantik ini membuktikan kecanggihan kegiatan bahasa dalam membentuk dunia cerita yang kompleks dan memikat.Kata kunci: struktural, semantik, novel
METAFORA DALAM PUISI WINTERNACHTEN KARYA JOKO PINURBO Ningsih, Isna Mulia; Firmansyah, Dodi; Devi, Ade Anggraini Kartika
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 7, No 1 (2024): Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 Number 1 July 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v7i1.5760

Abstract

Penelitian ini mengkaji metafora dalam puisi Winternachten karya Joko Pinurbo. Metafora adalah majas yang digunakan untuk menyamakan sesuatu yang lainnya, atau dikenal dengan kiasan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan metafora dalam puisi Winternachten karya Joko Pinurbo dalam klasifikasi Ullmann. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa puisi Winternachten mengandung metafora berupa metafora antropomorfis, metafora binatang, metafora konkret ke abstrak dan metafora sinaestesik. Metafora yang ditemukan berjumlah 6 data, di antaranya 3 data metafora antropomorfis, 0 data metafora binatang, 3 data metafora konkret ke abstrak, dan 0 data metafora sinaestesik.
Respon Pembaca Terhadap Novel “Pada Sebuah Kapal” N.H. Dini Menggunakan Pendekatan Pragmati Widyasari, Dini; Rahmania, Azizah; Firmansyah, Dodi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian “Respon Pembaca Terhadap Novel “Di Atas Kapal” Karya N. H. Dini MenggunakanPendekatan Pragmatis” adalah untuk memperdalam pembelajaran bahasa; belajar berkomunikasidengan orang lain dan belajar sastra; belajar menghargai karya manusia dan nilai-nilai kemanusiaan.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: “Dapatkah kebenaran mutlakditemukan melalui proses makna struktural dalam novel “On a Ship” karya N. H. Dini?”. Metode yangrelevan dengan penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif Metode Tujuan dari metode iniadalah penelitian dengan cara mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan mendeskripsikan teks-teks yangmengandung makna kebenaran mutlak, suspensi kebenaran mutlak. Pendekatan dalam penelitian inimenggunakan pendekatan pragmatis. Hasil penelitian dari penulis adalah dapat ditemukan makna-makna yang sejalan dengan makna dari beberapa hasil penelitian terdahulu yang menjadikan novelsebagai objek kajian walaupun dengan pendekatan yang berbeda-beda.Kemudian, tokoh-tokohdalam novel tersebut dapat ditemukan dengan berbagai macam makna. Dan terakhir, kamimenemukan tanggapan dari kritikus atau pembaca novel “Di Kapal” karya N. H. Dini
Pendekatan Psikologi Sastra dan Nilai Religius Tokoh Pada Novel Cahaya Cinta Pesantren Salsabila, Najwa; Firmansyah, Dodi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 8 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11114441

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menerangkan terkait Psikologi Sastra serta Nilai Religius. Psikologi sastra yakni studi sastra yang mengkaji karya sastra dari perspektif kejiwaan untuk melihat dan mengenal manusia lebih dalam. Sementara itu, nilai religius adalah nilai kehidupan dimana nilai ini mencerminkan kehidupan seseorang yang berhubungan dengan tuhan. Penelitian ini memakai metode mengumpulkan data, ialah mengumpulkan data-data dari dalam novel Cahaya Cinta Pesantren karya Ira Madan dan mengumpulkan data-data dari sumber yang tertulis atau akurat. Pendekatan psikologi sastra dan nilai religious membuktikan bahwa seseorang sangat berpengaruh terhadap kejiwaan psikologi seseorang.
Ragam Makna Pada Slogan Iklan Produk Minuman Berbahasa Indonesia Gaudiswari, Ramadhaniar Rizky; Iriyansah, Muhamad Rinzat; Firmansyah, Dodi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 17 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13917657

Abstract

This study aims to analyze the variety of meanings using semantic studies by focusing the study on advertising slogans for beverage products in Indonesian because there are many advertising slogans and are easy to remember by the public. This study describes the lexical, grammatical, referential, and non-referential meanings of Indonesian beverage product advertising slogans. This study uses a qualitative descriptive method, the data collection technique used is the listening and note-taking technique. The results of the analysis obtained on 10 advertising slogans for beverage products in Indonesian language are that there are four meanings in the slogansincluding lexical meaning as many as 24 words, grammatical meaning as many as 12 words, referential as many as 7 words, and non-referential as many as 2 words.
Makna Konotasi dalam Lagu “Kita Bikin Romantis” Karya MALIQ & D’Essentials Meidivia, Sefty; Navafiitria, Azzahra Dwenka; Firmansyah, Dodi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2304

Abstract

This study focuses on the analysis of the connotative meaning contained in the lyrics of the song Kita Bikin Romantis by MALIQ & D’Essentials. Literary works, produced through language, not only reflect the life and culture of society, but also play a role in shaping and developing the culture itself. Literature as an art and science has aesthetic and analytical aspects related to the expression of emotions and ideas, including in the arts of music, drama, dance, and painting. The song Kita Bikin Romantis as a work of art uses language to convey emotional and symbolic messages, which focus on romantic actions in everyday life. This study aims to reveal how this song connects music, language, and socio-cultural contexts in creating a richer understanding of the message conveyed to the listener. Through a qualitative descriptive approach, this study explores the connotative meaning that not only shows romance through big actions, but also through small, meaningful attentions, such as serving hot tea or asking about a partner. The researcher analyzed the connotative meaning in each lyric. This study resulted in a study of the connotative meaning of a song. The results of this study are expected to contribute to the study of music semiotics and inspire listeners to better understand the interpretation of song lyrics in a broader cultural and emotional context.
Pengaruh Metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) Dan Metode Demonstrasi Terhadap Keterampilan Membaca Puisi Peserta Didik Kelas X Man 4 Pandeglang Falahi, Fahman; Hilaliyah, Tatu; Firmansyah, Dodi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), metode demonstrasi, serta perbedaan pengaruh keduanya terhadap keterampilan membaca puisi peserta didik kelas X MAN 4 Pandeglang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain true experiment (pretest-posttest control group design). Kelas eksperimen yang menggunakan metode ATM menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 56 menjadi 80,5 (selisih 24,5), dengan hasil analisis statistik yang signifikan (tₕitung = 16,69 > tₜabel = 2,045). Kelas kontrol yang menggunakan metode demonstrasi juga meningkat dari 55,2 menjadi 70,7 (selisih 15,5), dengan hasil signifikan (tₕitung = 7,64 > tₜabel = 2,045). Perbandingan hasil posttest menunjukkan selisih 9,8 poin, di mana nilai rata-rata kelas eksperimen melampaui KKM 75, sementara kelas kontrol tidak.
“Representasi Sintaksis dalam Tuturan Penyandang Tunarungu di Menes, Pandeglang Banten” Aimmah, Nida’ul; Hasani, Aceng; Firmansyah, Dodi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Representasi Sintaksis dalam Tuturan Penyandang Tunarungu di Menes, Pandeglang Banten” dan bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan tuturan penyandang tunarungu serta menganalisis jenis kalimat berdasarkan modus yang mereka gunakan, yaitu kalimat deklaratif (berita), interogatif (tanya), imperatif (perintah), interjektif (seruan), dan optatif (harapan). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pandangan bahwa hambatan utama penyandang tunarungu bukan semata-mata ketidakmampuan dalam berbicara, tetapi terbatasnya kemampuan berbahasa secara menyeluruh, termasuk pemahaman lambang dan aturan bahasa (Van Uden, 1977; Meadow, 1980; Leigh, 1994 dalam Bunawan, 2004). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tuturan penyandang tunarungu di wilayah Menes, Pandeglang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 60 data tuturan yang dikategorikan, sebanyak 27 data (45%) merupakan kalimat berita (deklaratif), 12 data (20%) kalimat tanya (interogatif), 18 data (30%) kalimat perintah (imperatif), 1 data (1,6%) kalimat seruan (interjektif), dan 2 data (3,4%) kalimat harapan (optatif). Temuan ini memberikan gambaran mengenai pola sintaksis yang umum digunakan oleh penyandang tunarungu di daerah penelitian dan menunjukkan kecenderungan penggunaan kalimat deklaratif sebagai bentuk tuturan yang paling dominan.