Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Contextual Meaning Analysis in the Novel Kata by Rintik Sedu: A Semantic Study Lidia Kristiani Situmorang; Pitri Ayuningsih; Firmansyah, Dodi
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v7i1.7807

Abstract

This research aims to analyze the contextual meaning in the novel Kata by Rintik Sedu using a semantic approach. Semantics studies the meaning of words, phrases, or sentences in language, both lexically and contextually. In literary works, language not only conveys messages explicitly but also through implicit meanings that are influenced by certain contexts. The novel Kata utilizes diction and situations to express deep meanings, especially those related to emotional experiences and interpersonal relationships between characters. The research method used is qualitative descriptive, with a focus on identifying and analyzing words, phrases, or sentences that contain contextual meanings in the novel. The results of the analysis show that the meanings in this novel are greatly influenced by the situational context, which allows readers to understand the meaning more deeply. This study contributes to the study of semantics and Indonesian literature, and enriches the understanding of how meaning is constructed in literary works through the context of its use.
Contextual Meaning Analysis in the Novel Kata by Rintik Sedu: A Semantic Study Lidia Kristiani Situmorang; Pitri Ayuningsih; Firmansyah, Dodi
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v7i1.7807

Abstract

This research aims to analyze the contextual meaning in the novel Kata by Rintik Sedu using a semantic approach. Semantics studies the meaning of words, phrases, or sentences in language, both lexically and contextually. In literary works, language not only conveys messages explicitly but also through implicit meanings that are influenced by certain contexts. The novel Kata utilizes diction and situations to express deep meanings, especially those related to emotional experiences and interpersonal relationships between characters. The research method used is qualitative descriptive, with a focus on identifying and analyzing words, phrases, or sentences that contain contextual meanings in the novel. The results of the analysis show that the meanings in this novel are greatly influenced by the situational context, which allows readers to understand the meaning more deeply. This study contributes to the study of semantics and Indonesian literature, and enriches the understanding of how meaning is constructed in literary works through the context of its use.
Analisis Pesan Linguistik dan Pesan Ikonik Pada Iklan Wardah Versi Beauty Moves You dan Kesesuainnya Dengan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Bagi Siswa SMP Kelas VIII Damayanti, Lely; Firmansyah, Dodi; Senjaya, Arip
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pesan yang terkandung dalam iklan Wardah versi Beauty Moves You menggunkan metode semiotika Roland Baerthes yaitu berdasarkan pesan linguistik dan pesan ikonik serta kesesuainnya dengan bahan ajar Bahasa Indonesia kelas VIII SMP. Metode yang digunakan yaitu kualitatif interpretatif. Sumber data yang digunakan yaitu ungkapan, kata-kata, kalimat serta gambar yang terdapat dalam iklan Wardah versi Beauty Moves You. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode simak. Proses analisis data yang digunakan yaitu teknik analis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan linguistik dalam iklan ini memperkuat narasi tentang kecantikan yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan sosial. Pesan ikonik terkodekan mencerminkan nilai keberagaman, progresivitas, dan pemberdayaan perempuan melalui elemen visual yang mendukung. Sementara itu, pesan ikonik tak terkodekan memberikan pemahaman langsung tentang alur cerita iklan yang mengedepankan inspirasi dan aksi nyata. Penelitian ini juga menemukan bahwa iklan Wardah dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran teks iklan di kelas VIII SMP, khususnya untuk mengembangkan kemampuan analisis kritis siswa terhadap pesan media.
Analisis Tindak Tutur Dalam Iklan Produk Kosmetik Pada Kanal Youtube Safi Indonesia (Kajian Pragmatik) Santomi, Santomi; Juansah, Dase Erwin; Firmansyah, Dodi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan klasifikasi, maksud dan fungsi tindak tutur ilokusi pada iklan produk kosmetik safi Indonesia dalam kanal youtube Safi indonesia periode unggahan 2021 dan 2022. Pada penelitian ini menjadikan setiap tuturan dalam iklan tersebut yang mengandung tindak tutur ilokusi sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik, yaitu teknik bebas libat cakap dan teknik catat. Selanjutnya dilakukan teknik tringulasi oleh validator. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik kontekstual. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada iklan produk kosmetik Safi Indonesia dalam kanal youtube Safi Indonesia periode unggahan 2021 dan 2022 terdapat 4 jenis tindak tutur ilokusi, yaitu 30 data tindak tutur ilokusi Asertif memiliki maksud pernyataan kebenaran dengan fungsi memberi tahu dan mengemukakan pendapat, 12 data tindak tutur ilokusi Direktif memiliki maksud agar mitra tutur melakukan tindakan dengan fungsi memerintah dan meminta, 2 data tindak tutur ilokusi Komisif memiliki maksud agar mitra tutur melakukan sesuatu di masa yang akan datang dengan fungsi menawarkan dan 2 data tindak tutur ilokusi ekspresif memiliki maksud ungkapan perasaan dengan fungsi mengekspresikan kesedihan diri penutur.
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Indonesia Dan Bahasa Korea Serta Implikasinya Terhadap Bahan Ajar Bipa Maharani, Afrida; Rosidin, Odien; Firmansyah, Dodi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji analisis kontrastif struktur kalimat bahasa Indonesia dan bahasa Korea dalam Kompas.com dan Naver.com. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan perbedaan struktur kalimat bahasa Indonesia dan bahasa Korea dalam Kompas.com dan Naver.com; (2) mendeskripsikan persamaan struktur kalimat bahasa Indonesia dan bahasa Korea dalam Kompas.com dan Naver.com; (3) menyusun bahan ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) berdasarkan hasil analisis dan temuan peneliti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik padan dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) sebagai teknik dasar dan teknik lanjutan yang digunakan yaitu Hubung Banding Menyamakan (HBS) dan teknik Hubung Banding Membedakan (HBB). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan struktur antar kalimat bahasa Indonesia dan bahasa Korea menjadi cukup kontras. Adapun ditemukan kesamaan, yaitu jika sebuah kalimat hanya terdiri dari dua fungsi saja, yaitu subjek dan predikat maka urutannya sama. Baik bahasa Korea maupun bahasa Indonesia urutannya yaitu subjek dan diikuti oleh predikat. Hasil analisis dan temuan pada penelitian ini dimanfaatkan dalam penyusunan bahan ajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA).
Analisis Teknik Terjemahan Teks Kalimat Tanya Bahasa Indonesia Dan Bahasa Inggris Pada Novel ‘Gadis Kretek’ Karya Ratih Kumala Azizah, Putri Nur; Firmansyah, Dodi; Supena, Ahmad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerjemahan merupakan unsur yang paling penting dalam mempelajari atau memahami bahasa asing. Salah satu karya sastra populer yang menjadi komponen yang dilakukan tindakan penerjemahan adalah novel. Studi ini bermaksud untuk mengidentifikasi variasi teknik penerjemahan tunggal, kuplet dan triplet yang digunakan dalam teks kalimat tanya bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Data yang diperoleh berdasarkan novel berjudul “Gadis Kretek” karya Ratih Kumala dan novel terjemahannya berjudul “Cigarette Girl”. Teknik penerjemahan yang di analisis didasarkan dengan pendekatan teori penerjemahan menurut Molina dan Albir (2002). Metode kualitatif menjadi metode yang diterapkan pada studi ini. Dalam penelitian ini pengumpulan data didapatkan melalui teknik simak dan catat pada data berupa kalimat tanya dalam kedua teks novel yang dikaji. Berdasarkan hasil analisis terdapat 64 data yang ditemukan. Dari data tersebut sebanyak 46 data menunjukkan penggunaan teknik penerjemahan tunggal, lalu sebanyak 16 data menunjukkan penggunaan teknik penerjemahan kuplet, dan sebanyak 2 data menunjukkan penggunaan teknik penerjemahan triplet. Secara Keseluruhan, data yang ditemukan di dominasi menggunakan teknik penerjemahan harfiah (literal translation). Meskipun demikian dalam proses penerjemahan kalimat tanya dari novel bahasa Indonesia ke dalam novel terjemahan bahasa Inggris terdapat pemertahanan beberapa istilah bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran yang dapat menimbulkan kebingungan peranan makna.
Analisis Pendekatan Roland Barthes dalam Lirik Lagu Bertaut Karya Nadin Amizah Al-Zhaqi, Fiqri; Rozanata, Nafira; Inayah, Siti; Firmansyah, Dodi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan makna konotasi dan mitos yang terdapat dalam lagu Bertaut karya Nadin Amizah menggunakan Teori Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif interpretatif dengan menggunakan lagu Bertaut karya Nadin Amizah menjadi subjek penelitian. Pengamatan dan mendengarkan lagu Nadin Amizah yang berjudul "Bertaut. Amizah" digunakan sebagai metode pengumpulan data. Metode untuk analisis data yang telah dilaksanakan dengan mengumpulkan dan memeriksa makna dan mitos dari setiap kalimat dalam lagu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna konotasi lagu Bertaut karya Nadin Amizah dalam liriknya memiliki makna konotasi yang tersirat, khususnya cinta dan kedekatan yang intens yang dimiliki oleh seorang ibu dan anak hingga maut memisahkan mereka. Selain itu, lagu Bertaut oleh Nadin Amizah mengandung mitos pada kata “sayang” dapat dikatakan sebagai mitos karna digunakan untuk menggambarkan hubungan emosional manusia terhadap manusia lainnya dan dirasakan yang berkaitan dengan kasih sayang dan kepedulian. Akan tetapi, wujud nyata ‘sayang’ tidak dapat dilihat secara bentuk objeknya.
Analisis Makna Konotasi Pada Lirik Lagu Kita Ke Sana Karya Hindia Sidqiyatillah, Inayah; Firmansyah, Dodi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan makna konotasi yang terdapat pada lagu Kita ke Sana karya Hindia. Untuk mencapai tujuan ini, metode deskriptif kualitatif digunakan dengan subjek penelitian yaitu lagu Kita ke Sana karya Hindia. Untuk mengumpulkan data, digunakan simak catat lirik lagu yang kemudian dilakukan analisis data dengan menghimpun dan menganalisis makna setiap kalimat dalam lagu. Hasil dari penghimpunan dan penganalisisan lirik lagu Kita ke Sana karya Hindia menunjukkan bahwa di dalam lagu ini terdapat makna yang tersirat yaitu ikatan persahabatan yang begitu erat namun akhirnya maut memisahkan. Dalam lagu Kita ke Sana karya Hindia memuat makna konotasi positif seperti yang terdapat pada kata rayakan, masanya, dan lain sebagainya. Dalam lagu ini tidak memuat makna konotasi negatif meskipun terdapat kata yang terdengar negatif yaitu kata bersandiwara dan mencuri, namun jika dianalisis secara konotatif maka maknanya tidak negatif.
UJARAN KEBENCIAN NETIZEN PADA KOLOM KOMENTAR DI INSTAGRAM BEM KBM UNTIRTA TAHUN 2022 (KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK) Lestari, Desti; Firmansyah, Dodi; Solihat, Ilmi
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v4i3.1449

Abstract

This research is a qualitative descriptive study. The purpose of this study is to: (1) describe the form and meaning of hate speech by netizens in the comments column on Instagram BEM KBM Untirta in 2022, (2) describe the language units of hate speech by netizens in the comments column on Instagram BEM KBM Untirta in 2022. Data sources on this research is the language in Instagram social media that contains elements of hatred, the social media is Instagram BEM KBM Untirta from July to August 2022. Other sources include books, journals, which are relevant to research, and can corroborate data. The instrument in this study was a form of documentation using the screen capture method, literature study, reading and note taking. The data analysis method used in this study is the equivalent method. The collection of data used in this study uses investigator trigulation. Based on the analysis, the forms of utterances of language hatred on the Instagram social media of BEM KBM Untirta in 2022 are insults and defamation. Based on the form of language, grammatical units that indicate hate speech in a text can be in the form of words, phrases, clauses, and sentences. Lexical meaning is the meaning of linguistic form which is free from context. Grammatical meaning is the meaning of a linguistic form that is bound by context. The meaning of words, phrases, clauses and sentences will be different if the context is also different.
REPRESENTASI PSIKOLOGI PEREMPUAN AKIBAT BUDAYA PATRIARKI DALAM CERPEN “PEREMPUAN ITU PERNAH CANTIK” KARYA MASHDAR ZAIDAL Pasaribu, Christin; Firmansyah, Dodi
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v4i4.1738

Abstract

Literary works are fictional writings that describe the reality of people's lives. In writing a work, the author expresses his thoughts based on experiences in society. The literary work in the form of a short story entitled "Perempuan Itu Pernah Cantik" by Mashdar Zaidal, which was studied using a literary sociology approach and descriptive qualitative methods, is very relevant to the mental impact of patriarchal culture on women in the real world. This short story describes the mental image of women due to the impact of patriarchal culture after marriage. Women before and after marriage have very different differences, starting from their physical appearance, level of self-confidence, and time for themselves because they are busy taking care of household work which is often ignored by their husbands. Patriarchal culture in Indonesia is clearly illustrated in the short story "Women Were Ever Beautiful" which slowly damages women's mental health, starting from lack of self-confidence, unstable emotions, feeling excessively anxious and so on.