Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Integrasi Sains dan Islam dalam Pendidikan Islam: Model, Tantangan, dan Implementasi di Madrasah dan Pesantren Harahap, Fatimah Depi Susanty; Arbi, Arbi; Yusrianto, Edi
Kutubkhanah Vol 25, No 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v25i1.36861

Abstract

The integration of science and Islam in education is a response to the historical dichotomy between religious knowledge and secular sciences that continues to influence modern Islamic education systems. As core institutions of Islamic education, madrasahs and pesantrens hold strategic potential to promote a holistic and tauhid-based educational paradigm. This study aims to explore the conceptual framework of science-Islam integration, analyze integrative learning models applied in madrasahs and pesantrens, and identify the key challenges and opportunities in its implementation. Employing a qualitative-descriptive approach through literature review and curriculum analysis, this research finds that integration can be realized through tauhid-oriented curricula, contextualizing scientific concepts with Qur’anic verses, and implementing interdisciplinary and holistic learning models. However, significant challenges remain, including a lack of qualified teachers capable of integrating both fields, limited availability of integrative teaching materials, and inadequate laboratory infrastructure. Therefore, this study recommends enhancing teacher competence, developing integrated teaching modules, and fostering collaboration between Islamic schools and Islamic universities. The findings highlight the urgency of constructing an Islamic education model that is not only spiritually grounded but also responsive to scientific and technological advancements.
Systematic Literature Review: Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Sistem Pencernaan Manusia Yuliastrin, Adisti; Yovita, Yovita; Pratiwi, Tiara Alvionita; Yusrianto, Edi; Vebrianto, Rian
Journal of Natural Sciences Vol 6, No 2 (2025): Journal of Natural Sciences Juli
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jonas.v6i2.897

Abstract

The transformation of education from the Industrial Revolution 4.0 to Society 5.0 demands the development of 21st-century skills. In science learning, the human digestive system is considered complex, requiring adaptive instructional media. A systematic literature review using the PRISMA method was conducted on 20 articles from Scopus, Google Scholar, and Connected Papers (2020–2024). Inclusion criteria focused on the development of Problem-Based Learning (PBL)-based student worksheets (LKPD) and content related to the digestive system. About 85% of the articles targeted the junior high school level. All studies reported that PBL-based LKPD improved conceptual understanding, critical thinking, collaboration skills, and scientific literacy. Approximately 60% incorporated interactive technology-based media. PBL-based LKPD is proven to be feasible and effective in supporting the Merdeka Curriculum and fostering contextual and meaningful learning in the digital era.
Strategi dan Metode Pendidikan Nabi Muhammad di Fase Mekkah: Relevansi untuk Pendidikan Islam Kontemporer Jerni Hidayah,S, Jerni; Yusrianto, Edi
GHIROH Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : MGMP PAI SMP BINTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61966/ghiroh.v4i1.63

Abstract

This study aims to examine the educational approaches and strategies used by the Prophet Muhammad SAW in conveying Islamic teachings during the Mecca phase. The Mecca period was an important phase in the history of Islamic preaching, during which the Prophet faced complex social, cultural, and political challenges. This study employs a descriptive qualitative approach using literature review methods, analysing primary sources such as the Quran, hadith, and relevant classical and contemporary literature. The findings reveal that the Prophet's educational strategies in Mecca emphasized the cultivation of faith, character development, and the promotion of values such as monotheism, patience, and noble ethics. The methods employed included a personal (individual) approach, covert (sirriyah) preaching, setting a good example (uswah hasanah), and utilizing a limited social environment such as the house of Arqam bin Abi Arqam as a centre for training. This strategy demonstrated effectiveness in shaping the early generation of Muslims who were resilient and highly committed to Islamic teachings. The educational methods used by the Prophet in Mecca remain relevant for application in contemporary education, particularly in instilling faith and Islamic education, character and moral education for foundational or basic education.
Analisis Pengaruh Wudhu Terhadap Relaksasi dan Stres: Studi Integrasi Agama dan Ilmu Psikologi Zaleha, Siti; Risnawati, Risnawati; Yusrianto, Edi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2025.vol10(1).20280

Abstract

Stress is an increasing mental health problem and greatly affects various aspects of a person's life in this era of globalization. In religion, forms of spirituality have been shown to play an important role in helping individuals overcome emotional and mental stress, one of which is ablution. Based on this, the purpose of this study is to conduct an in-depth analysis of the effect of ablution on relaxation and stress with an integrated approach between religion and psychology. This study uses a qualitative descriptive approach with a literature review method. Data collection was carried out by collecting and analyzing various relevant scientific sources, including journals, books, and academic articles. The results of this study indicate that: 1) The effect of ablution on relaxation and stress greatly helps individuals in overcoming emotions and stress, 2) The form of integration of religion and psychology in the context of ablution is that ablution not only prepares individuals for worship, but also provides psychological benefits that can support relaxation and general well-being
Islam dan Sains Perspektif Syed Nuqaib Al- Attas dan Fethullah Gulen Maya, Eka Rinor; Yasin, Arbi; Yusrianto, Edi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26569

Abstract

Penelitian ini mengkaji pentingnya strategi aplikatif yang seimbang antara spiritual Islam dan kemajuan ilmu pengetahuan dalam pendidikan Islam agar mampu meghadapi tantangan modernisasi terutama terkait dengan sekularisasi dan westernisasi berdasarkan pemikiran Al-Attas dan Gulen.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana Al-Attas dan Gulen memberikan jawaban teoritis dan praktis terhadap krisis identitas pendidikan Islam kontemporer, serta bagaimana ide-ide mereka dapat berfungsi sebagai dasar untuk pengembangan sistem pendidikan Islam yang integratif, spiritual, dan kompetitif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yakni studi pustaka (literatur) yang bersumber dari artikel, buku, dan lainnya, dengan pola deduktif induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas dan Fethullah Gülen memberikan kontribusi penting dalam menjawab tantangan pendidikan modern, yang mana Al-Attas menekankan konsep Islamisasi ilmu pengetahuan, yang bertujuan untuk memurnikan ilmu dari pengaruh sekularisme dan mengintegrasikan sains dengan nilai-nilai Islam dan juga mengembangkan konsep Ta’dib, yang menekankan pentingnya adab dan akhlak dalam pendidikan. Sementara itu, Gulen melalui konsep Hizmet mengembangkan sistem pendidikan berbasis spiritual dan sosial yang menyeimbangkan antara ilmu modern dan nilai-nilai Islam. Adapun implikasi pemikiran keduanya dalam pendidikan Islam di Indonesia yaitu reformasi kurkulum berbasis nilai Islam, pendidikan karakter berbasis adab, dan model pendidikan inklusif.
Masa Kemunduran Peradaban Islam Hasyiyati, Hasyiyati; Yusrianto, Edi; Aini, Annisa Qurratul
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.813

Abstract

Kajian ini membahas proses kemunduran peradaban Islam setelah masa kejayaannya pada abad ke-8 hingga ke-13 M. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber sejarah, buku, dan jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemunduran tidak disebabkan oleh satu peristiwa tunggal, melainkan rangkaian faktor yang saling berkaitan. Dari sisi internal, munculnya perpecahan politik, melemahnya kepemimpinan, hilangnya semangat ijtihad, dan stagnasi dalam tradisi keilmuan menjadi penyebab utama melemahnya struktur sosial dan politik umat. Di samping itu, tekanan eksternal seperti invasi Mongol, Perang Salib, serta ekspansi dan kolonialisme Barat semakin memperburuk kondisi dunia Islam, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan stabilitas pemerintahan. Temuan penelitian menegaskan bahwa kejayaan peradaban Islam pada masa lalu lahir dari kekuatan ilmu, persatuan, dan kepemimpinan yang visioner; sementara kemunduran terjadi ketika nilai-nilai tersebut memudar. Pemahaman terhadap dinamika sejarah ini memberikan pelajaran penting bagi upaya membangun kembali peradaban Islam agar mampu menjawab tantangan zaman modern.
Strategi Pendidikan Nabi Muhammad Di Mekkah Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam Kontemporer Alfushilath, Lutfi; Yusrianto, Edi; Karlina, Lilis
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pendidikan Nabi Muhammad SAW di Mekkah serta relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi pustaka (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa Al-Qur’an, hadis, dan kitab Sirah Nabawiyyah, serta sumber sekunder seperti buku dan jurnal nasional terbitan 2020–2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan analisis isi (content analysis), sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan Nabi di Mekkah menekankan pembentukan aqidah, moral, dan spiritualitas melalui keteladanan, pendekatan bertahap, serta pembelajaran berbasis komunitas. Strategi ini terbukti relevan dengan paradigma pendidikan Islam modern yang menekankan pentingnya pendidikan karakter, pembelajaran humanistik, serta keseimbangan antara aspek spiritual dan intelektual. Dengan demikian, nilai-nilai pendidikan Nabi Muhammad SAW di Mekkah dapat dijadikan landasan bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer yang berorientasi pada pembentukan manusia berilmu, berakhlak mulia, dan berkepribadian luhur.
Ekspansi Peradaban Islam Pada Masa Bani Umayyah II Karlina, Lilis; Yusrianto, Edi; Alfushilath, Luthfi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.892

Abstract

Dinasti Bani Umayyah merupakan kerajaan Islam pertama yang didirikan oleh Muawiyah Ibn Abi Sufyan. Dinasti ini bermula ketika Muawiyah menolak pembaiatan terhadap Khalifah Ali bin Abi Thalib, kemudian memilih berperang dan akhirnya mencapai perdamaian melalui strategi politik yang menguntungkannya. Terlepas dari perdebatan mengenai sistem pemerintahannya, sejarah mencatat bahwa Bani Umayyah menjadi dinasti Arab pertama yang berperan besar dalam perluasan wilayah, kemajuan peradaban, dan penyebaran Islam hingga ke berbagai penjuru dunia, termasuk Eropa. Kajian mengenai corak pemerintahan Bani Umayyah penting karena dinasti ini membawa perubahan besar dalam pengelolaan politik, sosial, dan budaya. Penelitian ini bertujuan memahami ekspansi Islam pada masa Bani Umayyah II di Andalusia. Dengan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan, hasil penelitian menunjukkan bahwa masa tersebut merupakan salah satu puncak kejayaan peradaban Islam. Bani Umayyah II berhasil membangun pemerintahan yang stabil, terpusat, dan otonom. Di bidang politik, mereka memperkuat administrasi dan menjaga stabilitas internal. Secara ekonomi, Andalusia berkembang sebagai pusat perdagangan internasional dengan pertanian maju. Dalam pendidikan, berdiri universitas serta perpustakaan besar yang berpengaruh bagi dunia Islam dan Eropa. Di bidang sosial, tercipta masyarakat multikultural yang harmonis melalui toleransi dan kesejahteraan. Semua ini menjadikan Andalusia pusat ilmu pengetahuan dan peradaban dunia.