Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Etos Kerja Pimpinan dan Gaya Kepemimpinan Berbasis Kewirausahaan terhadap Kemandirian Unit Usaha Pesantren Darunnajah Putri, Maulidya Benita; Ratnaningsih, Sita
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v8i2.2358

Abstract

Peran etos kerja pimpinan dan gaya kepemimpinan berbasis kewirausahaan sangat penting dalam mencapai kemandirian unit usaha di Pondok Modern Darunnajah Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etos kerja pimpinan dan gaya kepemimpinan berbasis kewirausahaan terhadap kemandirian unit usaha tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif di Jl. Ulujami Raya No. 86, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etos kerja pimpinan yang konsisten dan gaya kepemimpinan berbasis kewirausahaan secara signifikan mempengaruhi kemandirian unit usaha. Tantangan yang diidentifikasi meliputi penerapan etos kerja yang tidak konsisten, kurangnya inspirasi dan komitmen dari pimpinan, tidak memadainya integrasi nilai-nilai religius dalam kewirausahaan, dan praktik manajemen yang tidak efektif. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan upaya berkelanjutan dalam pelatihan kepemimpinan, manajemen yang efektif, dan pendidikan kewirausahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan etos kerja pimpinan dan gaya kepemimpinan berbasis kewirausahaan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih produktif, inovatif, dan mandiri di Pondok Modern Darunnajah.
Implementasi Transformational Leadership dalam Meningkatkan Intellectual Stimulation dan Inspirational Motivation Guru SD QLC (Qur’an Learning Centre) School Sholihah, Imroatus; Ratnaningsih, Sita
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v8i2.2366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan intellectual stimulation dan inspirational motivation guru di SD QLC School. Intellectual stimulation dan inspirational motivation merupakan dua faktor penting dalam membangun iklim pembelajaran yang efektif dan mendorong pengembangan profesional guru. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini akan mengumpulkan data dari observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait praktik kepemimpinan kepala sekolah serta persepsi guru tentang dampaknya terhadap motivasi dan rangsangan intelektual mereka. Teori kepemimpinan transformasional akan digunakan sebagai landasan konseptual untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam menciptakan visi yang menginspirasi, mendorong kreativitas dan inovasi, serta membangun hubungan yang memotivasi guru untuk mencapai tujuan bersama. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi pemangku kepentingan pendidikan dalam mengembangkan strategi kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran di lingkungan sekolah.
Manajemen Sumber Daya Manusia di Lembaga Pendidikan Fadhilah, Intan Nurul; Ratnaningsih, Sita; Maftuhah
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v8i2.2381

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu unsur strategi untuk memajukan dan mensejahterakan bangsa. Pendidikan selalu berkenaan dengan upaya pembinaan manusia, maka keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada sumber daya manusia,diantaranya adalah pendidik dan tenanga pendidik. Pendidik dan tenaga pendidik memegang peranan strategis, terutama pendidikan dalam membentuk watak bangsa melalui pengembangan kepribadian dan nilai-nilai yang diinginkan. Begitupun dengan tenaga kependidikan mereka bertugas melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. Dalam perkembangan manajemen sumber daya manusia di Lembaga Pendidikan, guru adalah salah satu sumber daya manusia utama yang mampu dan sangat berpotensi untuk mewujudkan mutu Pendidikan. Permasalahannya adalah saat ini memang jarang sekali guru dipersiapkan dan dikelola dengan baik oleh pihak lembaga dalam mempersiapkan diri untuk menjadi guru yang handal dan kompeten. Indikator dan standar mutu pendidikan dikelola secara keseluruhan mulai dari input, proses, dan output, sehingga mutu lembaga pendidikan adalah kualitas dari beberapa pelayanan yang diberikan oleh lembaga pendidikan kepada pelanggan lembaga pendidikan tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dalam arti peneliti melakukan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yaitu, berdasarkan uraian diatas tentang manajemen SDM di Lembaga pendidikan. maka dapat diambil kesimpulan bahwa. Manajemen SDM untuk meningkatkan mutu pendidikan di Lembaga Pendidikan harus menerapkan beberapa tahap dan mengevaluasi setiap sistemnya, tahap-tahapnya yaitu, (a) Perencaan SDM (b) Seleksi(c) Pelatihan dan pengembangan (d) Evaluasi/penilaian kinerja (e) Kompensasi (f) Pemutusan hubungan kerja.
Peran Pesantren dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Milenial Mahrus, Rosyidatul Munayah; Ratnaningsih, Sita
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v8i2.2403

Abstract

Manajemen dan kepemimpinan pondok pesantren memiliki ciri yang khas sesuai budaya dan nilai nilai religius keislaman. Fenomena masa modern ini perkembangan ilmu manajemen dan kepemimpinan semakin dinamis serta penggunaan teknologi semakin maju yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Konsekuensinya pendidikan di pondok pesantren perlu beradaptasi dengan kemajuan tersebut dengan tetap menjaga ciri khas dan karakteristik pondok pesantren. Sejak tahun 1952 pondok pesantren Al-Amien Prenduan sudah banyak berkontribusi mencetak generasi kader pemimpin mundzirul qoum dari para alumninya. Sesuai dengan misi dari pondok pesantren ini sendiri yakni mempersiapkan kader-kader ulama dan pemimpin umat (mundzirul qoum) yang muttafaqih fiddien yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk melaksanakan dakwah ilal khair, ‘amar ma’ruf nahi munkar dan indzarul qoum. Penelitian ini akan membahas bagaimana sejarah dan eksistensi pesantren di Indonesia dalam membentuk kader pemimpin, khususnya peran yang dilakukan oleh PP. Al-Amien Prenduan. Dilakukan menggunakan penelitian kualitatif dengan tiga Teknik pengumpulan data wawancara, Observasi dan Dokumentasi.  
Pengembangan Sumber Daya Manusia Untuk Peningkatan Kinerja Pendidik: Maulidiya, Nurhasni; Ratnaningsih, Sita
TADBIR MUWAHHID Vol. 8 No. 2 (2024): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v8i2.15903

Abstract

Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia)  merupakan indikator penting dalam manajemen di dalam organisasi khususnya di lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi pengembangan sumber daya manusia di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan pengumpulan data melalui wawancara, obersevasi dan dokumen. Dengan menggunakan triangulasi sumber serta memeriksa kebenaran data yang digunakan. Pengembangan SDM sangat dibutuhkan untuk peningkatan efektivitas kinerja pendidik agar tercapainya tujuan yang telah direncanakan oleh lembaga pendidikan di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami. Model pengembangan SDM yang diterapkan di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami adalah dengan penerapan model pelatihan yang meliputi pelatihan motivasi, pedagogik, administrasi digital dan pembelajaran digital. Kemudian model manajemen berbakat melalui program beasiswa pendidikan untuk pendidik, serta model pembelajaran berkelanjutan melalui program kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).  Pengembangan tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan SDM. Faktor pendukung terlaksananya pengembangan SDM adalah dengan tersedianya fasilitas sarana dan prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambat pada proses pengembangan SDM adalah waktu dan kegiatan pendidik yang cukup padat sehingga tenaga pendidik yang memiliki lebih dari satu peran perlu membagi waktu dengan peran lainnya. Selain itu motivasi pendidik masih perlu ditingkatkan. Dengan begitu, evaluasi target dan berkala serta umpan balik selalu dilakukan sebagai salah satu upaya dalam proses peningkatan kinerja pendidik
Education As Human Resource Investment: Educational Resources And Education As An Industry Baroroh, Fatimatul; Nurrochim, Nurrochim; Ratnaningsih, Sita
Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam ARJMPI Vol 4, No 1, December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/rosikhun.v4i1.30097

Abstract

Education serves as a future investment for the people of Indonesia. It encompasses not only physical aspects but also non-physical dimensions. Non-physical investment is better known as human resource investment. This study aims to describe education as a human resource investment and to explore its potential as an industry. Using a qualitative approach with a library research method, data analysis was conducted by reducing data, reviewing it, and drawing conclusions. The findings reveal that treating education as an investment involves managing the field of education seriously, akin to an industry. The education industry belongs to the service sector. In this sector, the most effective promotion is customer recommendations (students) based on satisfaction with the services received during and after transactions. Customers in the education industry, namely students or learners from an institution, exhibit unique characteristics compared to customers in other service sectors. A notable distinction is the prolonged engagement period of customers. Moreover, the increasing demand for formal education, particularly higher education, signifies its growing importance in meeting societal needs.
The Effect of Problem Based Learning Methods and Self Confidence to English Learning Outcomes in the Elementary School Students Ratnaningsih, Sita; Nahartini, Desi; Yuliyani, Atik
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 5 NO. 2 DECEMBER 2018
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v5i2.10640

Abstract

AbstractFrom Central Statistics Agency, the total number of primary schools in Indonesia are 147,536 which most of them have not got any good learning outcomes especially in English. This study aims to determine the effect of Problem Based Learning method and students' self-confidence in English learning outcomes. This research was conducted on the fourth grade students of Al-Fath Primary School, South Tangerang  Indonesia, with the number of students as many as 4 classes consisting of  96 students, from the population of 120 students. The method used in this research is the experimental method with the design of treatment design by level 2 x 2. The results showed that: 1) English learning result between students who taught using Problem Based Learning method is higher than Expository method, 2) There is interaction effect between Problem Based Learning method with students' self confidence, 3) For students who have high confidence, English learning outcomes taught using the Problem Based Learning method is higher than taught using the  Expository method, 4) For students a low level of confidence, English learning outcomes of students taught using the Problem Based Learning method is lower than the Expository method.AbstrakDari data Badan Pusat Statistik, jumlah sekolah dasar di Indonesia adalah 147.536, sebagian   besar   sekolah tersebut belum mendapatkan hasil pembelajaran yang baik terutama dalam bahasa Inggris. Penelitian ini   bertujuan   untuk mengetahui pengaruh metode Problem Based Learning  dan kepercayaan diri siswa terhadap   hasil belajar bahasa Inggris. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Al-Fath, Tangerang Selatan, dengan jumlah siswa sebanyak 4 kelas yang terdiri dari 96 siswa, dari populasi 120 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan perancangan desain faktorial level 2 x 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:  1) Hasil belajar bahasa Inggris  siswa yang diajar menggunakan metode Problem Based Learning lebih tinggi daripada  yang diajar menggunakan metode Ekspositori,   2) Ada pengaruh interaksi antara metode Problem Based Learning dengan kepercayaan diri siswa,   3) Bagi siswa yang memiliki kepercayaan diri tinggi, hasil belajar bahasa Inggris  yang diajar menggunakan metode Problem Based Learning lebih tinggi daripada menggunakan metode metode Ekspositori, 4) Bagi  siswa   yang   memiliki   tingkat   kepercayaan yang   rendah, hasil   pembelajaran  bahasa Inggris   yang   diajar   menggunakan  metode   Problem   Based   Learning   hasilnya   lebih      rendah daripada yang menggunakan metode pembelajaran Ekspositori. How to Cite : Ratnaningsih, S.,  Nahartini, D., Yuliyani, A. (2018).  The Effect of  Problem Based Learning Methods and Self Confidence  to English Learning Outcomes in the Elementary School. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 5(2), 135-144. doi:10.15408/tjems.v5i2.10640.
Error Analysis in the Descriptive Text Writing of Vocational High School Students Ratnaningsih, Sita; Azizah, Azizah
Dinamika Ilmu Vol 19 No 1 (2019): Dinamika Ilmu, 19(1), June 2019
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.691 KB) | DOI: 10.21093/di.v19i1.1364

Abstract

English is one of the subjects that has been studied at the elementary to secondary level for many years in Indonesia. One area that must be studied is technical writing skills in English. In the technical writing process in English, there are still many mistakes made by students in Indonesia. So it is very necessary to recognize some common mistakes made by students, to help them improve their teaching and learning strategies in English and improve their learning outcomes. Therefore, this study aims to investigate errors in English technical writing of students at secondary vocational level and the factors that cause these errors. This study focused on errors made by the eleventh grade students of State 10 Vocational High School Jakarta, in their written descriptive text. A total of 30 students were the subjects of this study and they were asked to write descriptive texts. Data is analyzed based on Procedure Analysis This descriptive qualitative study explains and investigates student errors in writing the technique and the causative factors. Research shows that the typical mistakes students make in their writing: the highest place is capitalization with 60 errors (14.67%) and the lowest place is sentence 3 error (0.73%). According to a typical error, the author found the source of the error. The highest place is transfer between languages with 172 errors (42.05%) and the lowest place is a communication strategy with 49 errors (11.98%).
Strategi Pengembangan Kurikulum di Jamiah Islam Syeikh Daud Al-Fathani (Jisda) Yala Selatan Thailand Mani, Sulfa; Ratnaningsih, Sita; Asy’ari, Hasyim
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 8, No 1 (2025): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v8i1.33248

Abstract

This study discusses the curriculum development strategy at Jamiah Islam Sheikh Daud Al-Fathani (JISDA), Yala, Southern Thailand. The main focus of this study is to analyze the strategies implemented in the development of the curriculum to suit the needs of modern education and maintain Islamic principles. A qualitative approach is used in this study, with data collection methods through interviews, observations, and documentation. The results show that JISDA adapts various innovative strategies that combine religious and general science, and pays attention to local and global relevance. The main challenges faced are limited resources and adaptation to changes in Thailand's national education policy. This research provides recommendations for the development of a more responsive and sustainable curriculum in the future
Strategi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Nilai Tambah Pendidikan Era Society 5.0 (Studi Kasus MAN Insan Cendekia Serpong) Nikma, Sulalatun; Asy'ari, Hasyim; Ratnaningsih, Sita
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v4i3.1264

Abstract

Education in the era of society 5.0 requires students to have significant added value, this problem indirectly requires teachers to have teaching skills with a digitalization system. This research method is qualitative-descriptive with a case study type. The results of the research show that the planning and implementation of added value in education in the era of Society 5.0 is through: 1) Decentralizing education through a performance-based PPDB system in all regions of Indonesia. 2) Reducing bipolarization through MASTAMA and Olympic and event-based career management. 3) Democratic education through the integration of science and technology and imtak curricula as well as madrasah services in the form of workshops and outreach. 4) Community participation through madrasa committees. 5) Agent of change through the use of laptops, strong social attitudes and religiosity, e-learning systems and LMS, and homestay programs. The value-added model is increasing, as shown by the UTBK results in 2021 and 2022. The number of students entering PTN through the UTBK-SNBT route in 2023 was 89 students out of 114 students or 78%, and students entering through the SNBP achievement route was 22 students out of 56 students or 39.09%. The obstacle faced by the teachers is the lack of communication between the school teachers and the dormitory teachers, which has an impact on program delays that require coordination between the parties involved. The solution is for the madrasa director to open a line of communication between the school and the dormitory so that it can work well and smoothly.