Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Transformational Leadership dalam Meningkatkan Intellectual Stimulation dan Inspirational Motivation Guru SD QLC (Qur’an Learning Centre) School Sholihah, Imroatus; Ratnaningsih, Sita
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v8i2.2366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan intellectual stimulation dan inspirational motivation guru di SD QLC School. Intellectual stimulation dan inspirational motivation merupakan dua faktor penting dalam membangun iklim pembelajaran yang efektif dan mendorong pengembangan profesional guru. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini akan mengumpulkan data dari observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait praktik kepemimpinan kepala sekolah serta persepsi guru tentang dampaknya terhadap motivasi dan rangsangan intelektual mereka. Teori kepemimpinan transformasional akan digunakan sebagai landasan konseptual untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam menciptakan visi yang menginspirasi, mendorong kreativitas dan inovasi, serta membangun hubungan yang memotivasi guru untuk mencapai tujuan bersama. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi pemangku kepentingan pendidikan dalam mengembangkan strategi kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran di lingkungan sekolah.
Manajemen Sumber Daya Manusia di Lembaga Pendidikan Fadhilah, Intan Nurul; Ratnaningsih, Sita; Maftuhah
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v8i2.2381

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu unsur strategi untuk memajukan dan mensejahterakan bangsa. Pendidikan selalu berkenaan dengan upaya pembinaan manusia, maka keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada sumber daya manusia,diantaranya adalah pendidik dan tenanga pendidik. Pendidik dan tenaga pendidik memegang peranan strategis, terutama pendidikan dalam membentuk watak bangsa melalui pengembangan kepribadian dan nilai-nilai yang diinginkan. Begitupun dengan tenaga kependidikan mereka bertugas melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. Dalam perkembangan manajemen sumber daya manusia di Lembaga Pendidikan, guru adalah salah satu sumber daya manusia utama yang mampu dan sangat berpotensi untuk mewujudkan mutu Pendidikan. Permasalahannya adalah saat ini memang jarang sekali guru dipersiapkan dan dikelola dengan baik oleh pihak lembaga dalam mempersiapkan diri untuk menjadi guru yang handal dan kompeten. Indikator dan standar mutu pendidikan dikelola secara keseluruhan mulai dari input, proses, dan output, sehingga mutu lembaga pendidikan adalah kualitas dari beberapa pelayanan yang diberikan oleh lembaga pendidikan kepada pelanggan lembaga pendidikan tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dalam arti peneliti melakukan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yaitu, berdasarkan uraian diatas tentang manajemen SDM di Lembaga pendidikan. maka dapat diambil kesimpulan bahwa. Manajemen SDM untuk meningkatkan mutu pendidikan di Lembaga Pendidikan harus menerapkan beberapa tahap dan mengevaluasi setiap sistemnya, tahap-tahapnya yaitu, (a) Perencaan SDM (b) Seleksi(c) Pelatihan dan pengembangan (d) Evaluasi/penilaian kinerja (e) Kompensasi (f) Pemutusan hubungan kerja.
Peran Pesantren dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Santri Milenial Mahrus, Rosyidatul Munayah; Ratnaningsih, Sita
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v8i2.2403

Abstract

Manajemen dan kepemimpinan pondok pesantren memiliki ciri yang khas sesuai budaya dan nilai nilai religius keislaman. Fenomena masa modern ini perkembangan ilmu manajemen dan kepemimpinan semakin dinamis serta penggunaan teknologi semakin maju yang mempengaruhi kehidupan masyarakat. Konsekuensinya pendidikan di pondok pesantren perlu beradaptasi dengan kemajuan tersebut dengan tetap menjaga ciri khas dan karakteristik pondok pesantren. Sejak tahun 1952 pondok pesantren Al-Amien Prenduan sudah banyak berkontribusi mencetak generasi kader pemimpin mundzirul qoum dari para alumninya. Sesuai dengan misi dari pondok pesantren ini sendiri yakni mempersiapkan kader-kader ulama dan pemimpin umat (mundzirul qoum) yang muttafaqih fiddien yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk melaksanakan dakwah ilal khair, ‘amar ma’ruf nahi munkar dan indzarul qoum. Penelitian ini akan membahas bagaimana sejarah dan eksistensi pesantren di Indonesia dalam membentuk kader pemimpin, khususnya peran yang dilakukan oleh PP. Al-Amien Prenduan. Dilakukan menggunakan penelitian kualitatif dengan tiga Teknik pengumpulan data wawancara, Observasi dan Dokumentasi.  
Faktor Kunci Dalam Menetapkan Biaya Operasional dan Biaya Investasi di Pondok Pesantren Rizal Putra, Novit; Ratnaningsih, Sita; Nurochim, Nurochim; Asy'ari, Hasyim; Maftuhah, Maftuhah
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 7, No 1 (2024): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v7i1.24740

Abstract

Improving the quality of Islamic boarding schools can be illustrated through the effectiveness and cost efficiency of the existing education process. Meanwhile, determining education costs which include operational and investment costs is seen as less effective and efficient, even though these two costs are a guarantee of the quality of education. However, a number of Islamic boarding schools appear to have key factors in determining operational and investment costs within an effective and efficient framework. The aim of this research is to describe the key factors that are effective and efficient in determining operational and investment costs in Islamic boarding schools. The research was carried out at the Al-mukhlishin Islamic boarding school in Ciseeng, Bogor. The research took subjects namely financing managers, educators, school leaders and deputy leaders. A qualitative approach is the choice for data collection techniques, including observational studies, interviews and document studies. There are data analysis steps which are divided into 3, namely: reduction, presentation of findings and verification in the form of conclusions. The research results confirm that operational and investment costs have key factors that must be considered in determining them, namely changes in the student population and increasing educational standards. The implication of the results for education financing managers is that they can consider key factors to be actualized when trying to provide quality education in Islamic boarding schools
Strategi Meningkatan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini: Studi Komparatif Manajemen RA Dan TK Baroroh, Fatimatul; Nurrochim, Nurrochim; Waruwu, Nurdelima; Ratnaningsih, Sita; Maftuhah, Maftuhah; Asy’ari, Hasyim
Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah Vol 9 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ibnu Sina Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55187/tarjpi.v9i2.5744

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membangun fondasi perkembangan anak, sehingga strategi manajemen yang efektif di lembaga pendidikan menjadi hal yang sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan fungsi utama manajemen—perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan—dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Raudhatul Athfal (RA) dan Taman Kanak-Kanak (TK). Penelitian dilakukan di RA Baitul Maal dan TK Bintaro dengan pendekatan kualitatif, menggunakan wawancara mendalam dengan pimpinan sekolah dan guru, observasi langsung, serta analisis dokumen untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan strategi manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan, RA Baitul Maal lebih menekankan pada rencana jangka panjang yang terstruktur dan evaluatif, sedangkan TK Bintaro fokus pada inovasi kurikulum dan pemanfaatan teknologi. Dalam pengorganisasian, RA Baitul Maal menunjukkan kesesuaian terhadap standar nasional PAUD, sementara TK Bintaro perlu meningkatkan kesesuaian kualifikasi tenaga pendidik dengan tugas yang diemban. Strategi pelaksanaan menunjukkan keunikan masing-masing lembaga, di mana RA Baitul Maal unggul dalam kegiatan berbasis motivasi religius, sedangkan TK Bintaro menonjol dengan budaya organisasi yang inovatif. Mekanisme pengawasan di kedua lembaga melibatkan pengawasan melekat dan fungsional, dengan perbedaan pada pengawasan eksternal berdasarkan instansi yang menaungi (Kemenag untuk RA dan Diknas untuk TK). Temuan ini menegaskan pentingnya penyesuaian fungsi-fungsi manajemen dengan karakteristik lembaga masing-masing. Implikasinya, strategi manajemen yang terarah dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
Human Capital Guru dalam Pengajaran: Menganalisis Nilai Ekonomi Investasi Kualifikasi Ahlia, Delisahlia; Nurochim, Nurochim; Ratnaningsih, Sita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4590

Abstract

Penelitian ini menganalisis urgensi human capital guru sebagai investasi strategis dalam peningkatan mutu pembelajaran, dengan fokus spesifik pada guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di SD Negeri 14 Rambang Kuang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini menggali secara mendalam bagaimana elemen kualifikasi akademik, pengalaman mengajar, pelatihan profesional, serta stabilitas kondisi kepegawaian membentuk nilai ekonomi dan pedagogis dari investasi pada guru sebagai modal manusia. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam terhadap pemangku kepentingan, observasi kelas secara partisipatif, serta analisis dokumen rekam jejak pelatihan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru P3K memiliki kapasitas pedagogis yang kompetitif dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap kualitas instruksional, sepanjang didukung oleh program pelatihan berkelanjutan, kepastian status kepegawaian, dan skema insentif profesional yang memadai. Investasi sistematis dalam bentuk peningkatan kualifikasi, pelatihan kompetensi, dan perbaikan kesejahteraan terbukti memperkuat motivasi kerja, konsistensi kinerja, serta efektivitas pengajaran di ruang kelas. Namun, nilai investasi ini secara kausal sangat dipengaruhi oleh kebijakan manajemen kepegawaian yang menentukan kepastian karier dan akses terhadap pembinaan profesional jangka panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan human capital guru bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan investasi yang memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi pengembangan sumber daya manusia nasional. Temuan ini memberikan kontribusi empiris bagi perumusan kebijakan pengembangan profesi guru, khususnya dalam mengoptimalkan implementasi kebijakan P3K pada tingkat pendidikan dasar.
Production And Cost Function In Education: Analisis Fungsi Produksi Dan Biaya Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Amelia, Rizki; Nurochim, Nurochim; Ratnaningsih, Sita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi produksi dan fungsi biaya dalam penyelenggaraan pendidikan pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana berbagai input pendidikan, meliputi ketersediaan dan kompetensi guru, sarana dan prasarana, pembiayaan operasional, serta manajemen sekolah, mempengaruhi output pendidikan yang tercermin dalam capaian hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada salah satu SMP swasta di Jakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan bendahara sekolah, serta didukung oleh telaah dokumen sekolah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah dan kompetensi guru memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap kualitas proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa. Selain itu, pembiayaan pendidikan menunjukkan kecenderungan meningkat, terutama akibat kebutuhan pengadaan sarana teknologi pembelajaran dan penerapan pembelajaran diferensiasi. Analisis fungsi produksi pendidikan menunjukkan bahwa pola hubungan antara input dan output cenderung mengikuti model Cobb-Douglas, di mana penambahan input menghasilkan peningkatan output, namun tidak selalu bersifat proporsional. Sementara itu, analisis fungsi biaya mengungkapkan bahwa komponen biaya terbesar berasal dari gaji dan kesejahteraan guru sebesar 58%, diikuti oleh biaya operasional pembelajaran sebesar 22%, serta pengembangan teknologi pendidikan sebesar 15%. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi dalam alokasi dan pemanfaatan input pendidikan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.
KONSEP EKONOMI PENDIDIKAN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA MADRASAH Azkiyah, Nur Atik; Nurochim, Nurochim; Ratnaningsih, Sita; Sari, Novita Dwi Indah; Rifanti, Nina
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i4.8404

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the concept of educational economics in resource management at MAM 02 Pondok Modern. Educational economics is seen as a strategic approach that emphasizes the importance of efficiency and effectiveness in the use of educational resources, especially in institutions that face budget constraints. The research uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews and field observations, which are then analyzed using the process of reduction, categorization, and triangulation of data. The results of the study show that MAM 02 Pondok Modern has applied the principles of education economics through needs-based budget planning, optimization of the use of facilities and infrastructure, and the use of digital technology to improve administrative efficiency. However, madrasas still face obstacles in the form of limited financing and human resource management capabilities. These findings indicate that the efficiency of education is not only influenced by the amount of budget inputs, but also the quality of management in optimizing available resources. This research emphasizes the importance of increasing managerial capacity and funding innovation as a strategy to strengthen the implementation of the education economy in madrasas, in order to support the continuous improvement of the quality of learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi konsep ekonomi pendidikan dalam pengelolaan sumber daya di MAM 02 Pondok Modern. Ekonomi pendidikan dipandang sebagai pendekatan strategis yang menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya pendidikan, terutama pada lembaga yang menghadapi keterbatasan anggaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi lapangan, yang kemudian dianalisis menggunakan proses reduksi, kategorisasi, serta triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAM 02 Pondok Modern telah menerapkan prinsip ekonomi pendidikan melalui perencanaan anggaran berbasis kebutuhan, optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana, dan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi administrasi. Meskipun demikian, madrasah masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pembiayaan dan kemampuan pengelolaan sumber daya manusia. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi pendidikan tidak hanya dipengaruhi oleh besarnya input anggaran, tetapi juga kualitas manajemen dalam mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas manajerial dan inovasi pendanaan sebagai strategi penguatan implementasi ekonomi pendidikan di madrasah, guna mendukung peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.  
PENDIDIKAN SEBAGAI INVESTASI SUMBER DAYA MANUSIA: ANALISIS DATA ANNUAL REPORT SEKOLAH ALAM INDONESIA CIPEDAK TAHUN AJARAN 2023–2024 Hindarsih, Tri Puji; Ratnaningsih, Sita
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 4 (2025): December (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i4.1430

Abstract

This study aims to analyze education as a form of human capital investment using empirical data from the Annual Report of Sekolah Alam Indonesia (SAI) Cipedak for the 2023–2024 academic year. The analysis focuses on five key indicators of educational investment. These include program implementation, student character and soft skill development, literacy and numeracy outcomes, teacher development, and the structure of educational costs. The study uses a descriptive qualitative and quantitative approach based on secondary data. The findings show that program implementation reached 98 percent. Literacy and numeracy performance increased consistently over the past three years. Character assessment covered three domains. These include moral values, leadership, and thinking skills. The cost structure shows major allocation to teacher development and learning programs. These results indicate that education at SAI Cipedak generates significant academic and non-academic benefits and provides measurable investment returns through improved student competencies and learning quality. The findings also reinforce the theoretical perspective that education functions as a core mechanism for building human capital. The study implies that schools should strengthen financial planning and teacher-development strategies to maximize the long-term value of educational investment.
Pendidikan sebagai Investasi Modal SDM: Analisis Nilai, Dampak Sosial-Ekonomi Maesaroh, Siti; Ratnaningsih, Sita; Nurochim, Nurochim
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 6 No. 1 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v6i1.1797

Abstract

Education is widely recognized as a key driver of human capital formation, yet many studies still treat its economic and social impacts in a fragmented manner. This article addresses that gap by providing an integrated review of how education functions as a long-term investment that strengthens skills, productivity, and social well being. The study aims to examine the value of education as human capital investment and to synthesize its socio-economic impacts based on recent empirical findings. Using a structured literature review, data were gathered from national and international journal articles published between 2015-2024, selected through relevance, credibility, and thematic alignment with human capital theory. The analysis shows that investment in education consistently enhances individual productivity, widens employment opportunities, and increases lifetime earnings. At the macro level, higher educational attainment contributes to economic growth through better utilization of labor quality, increased innovation capacity, and improved social cohesion. The review also highlights that education reduces unemployment risks, supports poverty alleviation, and strengthens community welfare. These findings reaffirm that education serves not only as a social responsibility but also as a strategic economic instrument that generates long-term returns for individuals and the state.