Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

The The Role of Social Media as a Support Medium for Independent Training for Student Athletes Post-COVID-19 Panjita Raja Oloan Pardede, Marvel; Ugelta, Surdiniaty; Williyanto, Septian; Fitri, Mustika; Zaky, Mohammad
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 16 No. 04 (2025): Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/GJIK.164.09

Abstract

The post-pandemic era has transformed athletes’ training habits, with social media emerging as a vital medium that supports independent training among student athletes. Despite its growing use, limited studies have examined its post-pandemic impact. This study aims to explore how social media contributes to athletes’ motivation, consistency, and independence in training when traditional facilities have resumed. Method: Using a qualitative design, eight student athletes were purposively selected. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using the Miles and Huberman interactive model to identify key themes. Findings reveal that social media platforms such as Instagram, TikTok, and YouTube serve as alternative learning spaces for technical, physical, and mental training. They enhance flexibility, motivation, and engagement. Social media significantly supports self-directed learning and motivation, complementing conventional training methods while fostering independence, discipline, and innovation among student athletes in the post-COVID-19 context .
Pengaruh media kok gantung terhadap keterampilan pukulan lob forehand bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler Rahmadi, Diki Ananda; Williyanto, Septian; Arief, Nur Ahmad; Wijaya, Andhega; Wicahyani, Sri
Bima Loka: Journal of Physical Education Vol 4 No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bimaloka.v4i2.31834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi temuan media kok gantung dalam upaya meningkatkan kemampuan peserta ekstrakurikuler bulutangkis dalam kemampuan pukulan lob forehand. Penelitian ini termasuk jenis penelitian praeksperimen dengan pendekatan kuantitatif, desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 16 Surabaya, yang berfokus pada ekstrakurikuler bulutangkis. Teknik untuk pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kualitas dan tingkatan kemampuan pukulan lob forehand pada peserta ekstrakurikuler. Penentuan sampel dilakukan dengan memenuhi kriteria kemampuan pada peserta ekstrakurikuler yang kemampuan dibawah rata-rata, sehingga ditemukan jumlah sampel 32 peserta didik yang kemampuan pukulan lob forehand dibawah rata-rata. Untuk mendapatkan data digunakannya tes hasil belajar keterampilan dasar bulutangkis pukulan lob forehand yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan pukulan lob forehand dengan mengadaptasi dari instrumen tes keterampilan lob bertahan yang dikembangkan oleh (Hidayat, 2012). Dengan nilai validitas 0,74 dan reliabilitas 0,90. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan terdapat uji Deskriptif, uji Normalitas dan uji Wilcoxon sebagai data yang berdistribusi tidak normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media kok gantung dapat meningkatkan kemampuan pukulan lob forehand. Merujuk pada hasil analisis uji Wilcoxon menunjukkan bahwa ada pengaruhyang dihasilkan dari penerapan media kok gantung terhadap peningkatan keterampilan pukulan lob forehand hasil tersebut menunjukkan sig < a (0,000 < 0,05) yang artinya signifikan. Berdasarkan perhitungan persentase peningkatan seberapa besar pengaruh, maka dihasilkan analisis persentase peningkatan keterampilan sebesar 45,52 %.
Concurrent Validity and Reliability of Footwork Ability Test Based on The Internet of Things Technology for Badminton Player Williyanto, Septian; Andre Yogaswara; Witri Suwanto; Agus Wiyanto; Sri Wicahyani; Oktoviana Nur Ajid; Muchamad Rizki Sentani
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/peshr.v13i2.2995

Abstract

The purpose of this study is to evaluate the device of footwork ability test based on the Internet of Things technology for badminton players, an online tool for testing badminton players’ agility, for validity and reliability. The data collection method used is by testing two devices on samples. A side step test, an agility test kit, and a footwork ability test were used to evaluate several badminton players. Members of the student activity unit at Universitas Pendidikan Indonesia who play badminton make up the research sample. Each sample carried out the test 2 times, the first test with a side step test (Edgren) and the second test with a footwork device test. The footwork ability test is a valid and reliable way to gauge a badminton player’s agility. Based on the test results of the two test tools (footwork ability test based on the Internet of things and side step test) conducted on 12 players, the validity level of the footwork ability test based on the Internet of things is 0.93 and a reliability of 0.98. So it can be concluded that the device of footwork ability test based on the Internet of Things technology for badminton players’ validity and reliability falls into the good category, making it recommended as a footwork agility test tool for badminton players.
BAKTI SOSIAL KHITANAN MASSAL DAN SANTUNAN SEBAGAI PROGRAM KERJA KKN UPI DI DESA PAKUWON Nazlaliyah, Isnaisa Salma; Fauziah, Naila Raima; Syachfitri, Luthfiana; Fitri, Ade Lia Nur; Williyanto, Septian
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.12164

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah menjadi salah satu bagian dari kurikulum pendidikan tinggi di Indonesia. Program ini dirancang untuk menghubungkan mahasiswa dengan masyarakat, memberikan pengalaman lapangan, dan mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan sosial. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan peluang berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan empati sosial, sembari mengabdi kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pakuwon Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut dengan berbasis tema Sustainable Development Goals (SDGs). Mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs), dilaksanakan kegiatan bakti sosial khitanan massal dan santunan.
MEMBANGUN EKSISTENSI DESA PAKUWON MELALUI PEMBUATAN PETUNJUK ARAH WISATA ALAM GUNUNG TILU Kisyanto, Gloria Elisha; Muharram, Muhammad Anas Fawwaz; Rozy, Muhammad Fakhrul; Williyanto, Septian
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.12168

Abstract

Realisasi program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) di pedesaan masih jauh dari target. Salah satu sektor yang menjadi daya tarik suatu desa sekaligus menunjang terwujudnya SDGs adalah pariwisata. Kekayaan alam yang melimpah di pedesaan berpotensi untuk dikembangkan menjadi wisata alam.Wisata alam di pedesaan tidak banyak diketahui keberadaannya karena minimnya prasarana, seperti petunjuk arah atau papan informasi. Adapula, petunjuk arah yang tersedia cenderung kurang terbaca jelas sehingga menyulitkan pengunjung untuk memahaminya. Hal ini terjadi pada wisata alam Gunung Tilu yang berada di Kampung Naringgul, Desa Pakuwon, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Sebuah wisata yang baru didirikan oleh komunitas lokal bernama RAPEKAN (Ranah Pemuda Kreatif Naringgul) pada tahun 2023. Maka dari itu, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Reguler Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Desa Pakuwon tahun 2023 merancang salah satu program kerja untuk mengoptimalkan eksistensi wisata alam Gunung Tilu, yakni membuat papan arah di berbagai titik strategis sepanjang desa.
Pengaruh Kebiasaan Olahraga Terhadap Tingkat Stres Akademik di Kalangan Mahasiswa Fatah, Mohammad Abdul; Hamidi, Ahmad; Williyanto, Septian
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i5.3889

Abstract

Stres akademik menjadi salah satu masalah umum yang dialami oleh mahasiswa, terutama akibat tekanan akademik yang sangat tinggi. Salah satu upaya untuk menurunkan tingkat stres adalah dengan melakukan olahraga secara teratur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan olahraga terhadap tingkat stres akademik di kalangan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan instrumen kuesioner Baecke untuk mengukur kebiasaan olahraga dan DASS untuk mengukur tingkat stres, dengan responden sebanyak 50 mahasiswa. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki kebiasaan olahraga lebih sering cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah. Uji regresi menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara kebiasaan olahraga dan tingkat stres, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, kebiasaan olahraga berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan tingkat stres akademik pada mahasiswa.
The Influence of Esports on Adolescents' Social Skills Mulyadi, Djakwan Vici; Fitri, Mustika; Williyanto, Septian
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Jp.jok) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Jp.jok) November 2023
Publisher : Physical Education, Health and Recreation Study Program, Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v7i1.913

Abstract

The incredible popularity of video games among teenagers today is a direct result of technological advances over the last few decades. With smartphones that are now more and more available to the general public. Previous research findings are still raising concerns in the esports community about how teenage esports players can provide valuable socializing time with peers and family. and esports players show that interacting with friends online is more enjoyable and satisfying than doing it in person. The study aims to test the impact of esports on adolescent social skills. This research is quantitative and correlational. The respondents in this study were teenagers who often played esports games, which amounted to 13 respondents. Selection of research subjects using purposive sampling method. This study uses the Real and Electronic Communication Skills questionnaire (RECS). The data gathered showed that five teenagers had low social skills, four people with adequate social skill, three people with high social skills and one person with very high social skill.
Emotional Intelligence and Eating Disorders: Comparison by Gender in Taekwondo Athletes Astuti, Galuh Puji; Fitri, Mustika; Williyanto, Septian
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Jp.jok) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Jp.jok) November 2023
Publisher : Physical Education, Health and Recreation Study Program, Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v7i1.951

Abstract

Emotional intelligence is necessary to manage emotions and feelings to have a positive impact on mental health. This study examines emotional intelligence and eating disorders in taekwondo athletes. The purpose of this study was to determine the relationship between emotional intelligence and eating disorders with mental health disorders in taekwondo athletes and to provide gender-specific comparisons. A quantitative sample of 29 taekwondo athletes aged 13-17 was used as a research method. The Trait Emotional Intelligence Adolescent Short Form model was used to measure emotional intelligence and the EAT-26 model was used to measure eating disorders. The data analysis technique uses a correlation test. Based on data processing and analysis using SPSS, the results show a relationship between emotional intelligence and eating disorders in 13-17-year-old male taekwondo athletes, and there was no relationship between emotional intelligence and eating disorders in female taekwondo athletes. The conclusion of this research is that there is a negative and significant relationship between emotional intelligence and eating disorders in adolescent taekwondo athletes.
Youth Basketball Athlete’s Anxiety When Competing Based on Gender Herdinan, Naufal Juwan; Fitri, Mustika; Williyanto, Septian
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Jp.jok) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Jp.jok) November 2023
Publisher : Physical Education, Health and Recreation Study Program, Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v7i1.995

Abstract

The study's goal is to find out how athlete worry affects teenage basketball players based on their gender. Quantitative random selection is used in this study method. A lift is used for the tools in this work. Angket is a way to receive data that is done through g from distribution. Angket used the CSAI-2R, which stands for the Competitive State Anxiety Inventory. A tool called CSAI-2R can be used to find out how anxious an athlete is during a race. The statistics software SPSS version 26 was used to look at the data for this study. According to the study's results, there were no significant changes in anxiety levels between male and female athletes. This meant that neither male nor female athletes were more likely to have the anxiety levels that teenage basketball players do.
Co-Authors Advendi Kristiyandaru Agus wiyanto Agus Wiyanto Ahmad Hamidi Ahmad Hamidi Amalia, Ni'ma Andhega Wijaya Andre Yogaswara Apriady , Hilmy Apriady, Hilmy Apsyati, Suci Pratita Arief, Nur Ahmad Astuti, Galuh Puji Badru Zaman Chikola Haneta Dally Rahman Diftha Nusa Al fitra Dwi Cahyo Kartiko Fatah, Mohammad Abdul Fauziah, Naila Raima Fitri, Ade Lia Nur Fitria Putri Imaniar Ginanjar, Moch Septian Abdul Hardwis, Syam Herdinan, Naufal Juwan Herman Subarjah Hermawan Hermawa Hermawan Hermawan Iman Kurniasandi Irmansyah Wahyudin Isdarianti, Novi Lidya Jasmine Rizki Putri Hartanto Kamilah Wulan Nurfitri Kaonang Kaonang Khozin Khozin Kisyanto, Gloria Elisha Kusuma, Donny Wira Yudha Kuwatno Kuwatno Maharani, Meutia Permata Masri Masri Maulana, Deris Meiyanto, Aang Mohammad Zaky Muchamad Rizki Sentani Muhamad Galih Firzatulloh Muharram, Muhammad Anas Fawwaz Mulyadi, Djakwan Vici Mustika Fitri Nasuka Nasuka, Nasuka Nazlaliyah, Isnaisa Salma Nurdiansyah, Fitra Nurhadi Santoso Nurlan Kusmaedi Oktoviana Nur Ajid Panjita Raja Oloan Pardede, Marvel Paramitha, Sandey Tantra Pardiman Pardiman Parmadi, Mokhamad Rahma, Vilandra Irmalia Rahmadi, Diki Ananda Riansyah, Riansyah Rozy, Muhammad Fakhrul Rusdiana, Agil Al Munawar Salman Salman Salsabila , Anisa Saputra, Deddy Rahmat Saputra Rahmat Setiawan, Moza Zeane Sri Wicahyani Sumardiyanto Sumardiyanto Surdiniaty Ugelta Syachfitri, Luthfiana Syam Hardwis Teten Hidayat, Teten Tiara Khumairah Juliany Rukman wanto wanto Wicahyani, Sri Wijaya, M Suma Wildan Alfia Nugroho Wilujeng, Galuh Estu Witri Suwanto Wulandari, Yuzbaa Yovhandra Ockta Yuzbaa Wulandari