Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Nutrisi Pada Balita Dengan Kejadian Stunting Anisa Safira Nuzullaika; Nita Hestiyana; Desilestia Dwi Salmarini; Noval
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.402

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi angka stunting di Kota Banjarmasin Tahun 2023 mengalami kenaikan 4,1% dibandingan pada Tahun 2022 lalu. Ibu yang punya pengetahuan rendah tentang nutrisi pada balita, akan berdampak mengalami stunting dibandingkan dengan ibu yang berpengetahuan baik. Studi pendahuluan di Puskesmas Pekauman Banjarmasin, didapatkan balita usia 24-59 bulan ada 1.257 balita diantaranya 74 mengalami stunting. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang nutrisi dengan kejadian stunting di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Tahun 2024. Metode: Penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Tahun 2024 berjumlah 30 orang. Data Analisa dengan teknik analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Berdasarkan analisis data didapatkan bahwa tingkat pengetahuan ibu balita tentang nutrisi tahun 2024 di wilayah puskesmas pekauman banjarmasin sebagian besar termasuk dalam kategori kurang sebanyak 23 responden (76%), sedangkan 5 responden masuk kategori cukup (17%), dan 2 responden termasuk dalam kategori baik (7%) dan untuk data kejadian stunting tahun 2024 di wilayah puskesmas pekauman banjarmasin sebagian besar termasuk dalam kategori tidak stunting sebanyak 26 responden (86,7%), sedangkan 4 responden masuk kategori stunting (13,3%) dan berdasarkan uji hubungan pengetahuan ibu tentang nutrisi pada balita (0,247>0,05) tidak ada hubungannya dengan kejadian stunting di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Simpulan: Tidak ada hubungan pengetahuan ibu tentang nutrisi pada balita dengan kejadian stunting bisa disebabkan adanya keterbatasan penelitian, variabel belum mewakili semua faktor yang mempengaruhi kejadian stunting.
Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Sirih Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Susmita Indah Lestari; Ika Friscila; Noval; Dede Mahdiyah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.406

Abstract

Latar Belakang: Masa nifas merupakan masa pemulihan organ-organ reproduksi yang mengalami perubahan selama kehamilan dan persalinan, seperti terjadinya robekan perineum. Salah satu penyebab terjadinya penyulit masa nifas sampai dengan pada kematian puerperium adalah terjadinya infeksi pada luka perineum karena kurang tepatnya perawatan luka yang memadai sehingga dapat menimbulkan perdarahan sekunder pada masa nifas. Pengobatan pada luka jahitan dan yang tidak diobati dapat menjadi media masuknya kuman dan dapat menyebabkan infeksi. Pengobatan menggunakan bahan alami yang aman, mudah, cepat dan efektif dalam penyembuhan luka perineum adalah menggunakan bahan yang mudah ditemukan di alam dan sekitar tempat tinggal seperti daun sirih. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian rebusan daun sirih terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di wilayah kerja puskesmas pekauman. Metode: Penelitian ini menggunakan Pre eksperimen dengan rancangan Pretest Posttest Design. Sampel penelitian menggunakan teknik Purposive sampling yaitu ibu nifas dengan luka perineumberjumlah 10 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji Marginal homogeneity. Hasil: Penyembuhan luka perineum sebelum diberikan rebusan daun sirih didapatkan hasil bahwa sebanyak 8 orang (80%) mengalami penyembuhan luka kurang baik dan sebanyak 2 orang (20%) mengalami penyembuhan luka buruk, kemudian penyembuhan luka perineum setelah diberikan rebusan daun sirih didapatkan hasil bahwa sebanyak 8 orang (80%) mengalami penyembuhan luka baik dan sebanyak 2 orang (20%) mengalami penyembuhan luka kurang baik. Rebusan daun sirih dapat memprcepat penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di wilayah kerja puskesmas pekauman (p value = 0,008 < 0,05 ). Simpulan: Air rebusan daun sirih berpengaruh terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di wilayah kerja puskesmas pekauman.
Pengaruh Komunikasi Internal dalam Membangun Employee Engagment terhadap Kurir SPX Express Gudang Karang Bahagia Hub Noval; Mareta Puri Rahastine
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): October : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i3.754

Abstract

Dalam sebuah perusahaan atau Lembaga, kelancaran komunikasi antara pimpinan dan karyawan sangat diperlukan demi kesuksesan perusahaan tersebut dalam mencapai tujuannya masing-masing. Sebagai perusahaan jasa logistik, komunikasi internal di SPX Express mencakup berbagai cara yang digunakan untuk memastikan informasi dan koordinasi yang efisien antara tim SPX Express dan pihak lain di dalam pengiriman termasuk para kurir. Hal ini penting untuk memastikan proses pengiriman yang lancar dan memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Komunikasi internal yang dibangun secara berkesinambungan baik secara formal maupun informal, secara struktural maupun kekeluargaan tidak menjamin bahwa setiap kurir akan bertahan lama dan berkontribusi secara optimal, tetap saja akan muncul potensi – potensi Turn Over Intention. Karena itulah, efektifitas komunikasi internal di Shopee Express sangat diperlukan agar terbentuk employee engagement yang positif.
Perbandingan Metode Tree Based Classification untuk Masalah Klasifikasi Data Body Mass Index Alifah, Rifdah Nur; Najib, Mohamad Khoirun; Nurdiati, Sri; Sari, Annisa Permata; Herlambang, Karen; Noval; Ginting, Dini Tri Putri Br; Sya’adah, Syifa Noer
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol. 47 No. 1 (2024): Volume 47 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/m2k97436

Abstract

Body mass index (BMI) atau indeks massa tubuh merupakan salah satu indikator yang dapat mengawasi dan menjelaskan status gizi seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan BMI berdasarkan gender, tinggi badan, dan berat badan dengan menggunakan metode Tree Based Classification yang terdiri atas model Decision Tree Classifier, Random Forest Classifier, Gradient Boosting Classifier, dan XGBoost menggunakan bahasa pemrograman python. Model Tree Based classification tersebut akan mengklasifikasikan BMI kedalam 6 kelas indeks. Hasil penelitian menunjukkan model klasifikasi XGBoost memiliki akurasi terbaik setelah dilakukan tuning hyperparameter dengan nilai akurasi data test 83.7%. Performa model terbaik sebelum tuning hyperparameter dihasilkan model Random Forest dengan nilai F1-score (macro) untuk data test sebesar 88%. Sementara itu, performa model terbaik setelah tuning hyperparameter dihasilkan model XGBoost dengan nilai F1-score (macro) untuk data test dan data train masing-masing sebesar 79% dan 85%. Berdasarkan model XGBoost, variabel prediktor yang paling berkontribusi terhadap BMI adalah berat badan dengan nilai permutation importance 68.1%.
MOM IS HERO: PRENATAL-POSTNATAL CALENDAR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR Noval; Safitri, Bella; Oktavia, Regina; Khairunnisa, Khairunnisa; Sarah, Devi; Noval, Noval; Melviani, Melviani
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v8i2.2816

Abstract

Stunting is a problem that has become a national concern in Indonesia. stunting can not only reduce the quality of human resource (HR) in Indonesia but also can threaten the nation’s competitiveness (Simamora, 2021). Based on Basic ealth Research Data the national stunting prevalence rate in 2021 is 244% (Kemenkes, 2022). The aim of tis research is to describe the behavior of pregnant women and breastfeeding mothers towards “Mom is Hero” calendar. The research method uses a pre-experimental method with a One Group pretest-posttest design. Then the data was analyzed using the Pair t-test. In this study the t significance result for the variables of attitude, subjective norms and preceived behavioral control were 0.000.
Indonesia's Inclusive Economic Diplomacy Based on the Pancasila Ideology Ngurah Wisnu Murthi; Ihsan Taufiq; Emily Yee; Noval; Ninda Ayuk Aktaniensia
Jurnal Pelita Raya Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pelita Raya (JPR)
Publisher : Mahkota Science Publishers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65586/jpr.v1i3.30

Abstract

Amid the hegemony of economic globalisation, which often reduces development to growth figures, this study lays a strong foundation for the urgency and contribution of Indonesia's inclusive economic diplomacy grounded in the Pancasila ideology, as an effort to respond to global challenges while realising national ideals. This study employs a qualitative approach with a conceptual-normative design integrated with policy analysis and critical discourse analysis. The results confirm that Pancasila-based inclusive economic diplomacy will only be meaningful if Indonesia dares to treat Pancasila as a moral veto against investments, trade, and green schemes that appear profitable in paper but are detrimental in terms of distribution to workers, MSMEs, farmers, indigenous peoples, and disadvantaged regions. Pancasila, as the state ideology, can function as a productive diplomatic resource, not merely a symbolic backdrop. At the same time, the practical policy implications require institutional mechanisms that transform Pancasila into decision-making metrics through indicators of local supply chains, skills transfer, protection of labour rights, environmental restoration, SME access to project contracts, and a framework for negotiations in the G20, ASEAN, BRICS, OECD, and UNFCCC forums that place transitional justice as a global moral obligation.
ROOTED IN TRADITION, THRIVING IN THE DIGITAL AGE A LOOK AT THE MINANGKABAU CURRICULUM AT PAYAKUMBUH STATE HIGH SCHOOL 3 Noval; Ilmi, Darul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.59050

Abstract

The purpose of this study is to examine how the local content curriculum is implemented at Payakumbuh High School 3, the challenges encountered, and strategies for accommodating traditional values amid digital advancements. Data were collected through curriculum documentation, in-depth interviews with students, local content teachers, and the school principal using a qualitative case study approach. The results indicate that changes to the Keminangkabauan curriculum involve the use of digital technology, such as social media, interactive applications, and digital visualizations for local content and language. School policy support and high student enthusiasm for digital-based content are key enabling factors. However, significant challenges include a lack of standardization in digital materials and limitations in the digital skills of senior teachers. According to this study, integrating tradition and technology is a sociological necessity to ensure that local values remain relevant, deeply rooted, and vibrant in the modern era.