Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU KESELAMATAN BERKENDARA DENGAN INSIDEN DI JALAN RAYA PADA PELAJAR DI SMA Z DI YOGYAKARTA Hazairin Noor, Ihya; Maulana Syaputra, Eko
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v5i3.6537

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan data dari Satuan Unit Lalu Lintas Kepolisian Kota Yogyakarta pada Januari 2013 hingga Februari 2016, terdapat lebih dari 1771 kecelakaan lalu lintas dan melibatkan 2502 unit sepeda motor dengan sebagian besar korban kecelakaan lalu lintas adalah berusia pelajar, dan dengan lokasi kecelakaan paling banyak di daerah perumahan, area perbelanjaan / mal dan pusat perbelanjaan. SMA Z di Kota Yogyakarta adalah salah satu sekolah yang memenuhi kriteria ini. Hampir 50% siswa SMA Z menggunakan sepeda motor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku keselamatan berkendara dengan insiden di jalan raya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan metode analisis observasional dengan desain cross-sectional. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 111 responden. Semua data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Fisher Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22,5% responden memiliki perilaku keselamatan berkendara yang kurang baik, 16,2% responden pernah mengalami insiden di jalan raya dalam 12 bulan terakhir. Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku keselamatan berkendara dengan insiden lalu lintas jalan (p-value = 0,045). Dari hasil ini, diharapkan SMA Z melakukan sosialisasi kepada siswa tentang keselamatan berkendara untuk menghindari kecelakaan di jalan raya.Kata-kata kunci: Insiden di jalan raya, perilaku keselamatan berkendaraABSTRACTBased on data from the Yogyakarta City Police Traffic Unit in January 2013 to February 2016 there have been more than 1771 traffic accidents and involving 2502 motorbike units with most traffic accident victims being the age of students, and with the most accident locations in residential areas, shopping areas / malls and shopping centers. SMA Z in Yogyakarta City is one of the schools that meets these criteria. Nearly 50% of SMA Z students use motorcycle. The purpose of this study was to determine the relationship between safety driving behavior and road trafic incidents.This research is quantitative study and use an observational analysis method with a cross-sectional design. Sampel on this study using purposive sampling technique and obtained 111 respondents. All data is collected using questionnaire and analyzed using Fisher’s Exact Test. The results showed that 22.5% respondents had unsafe driving behavior, 16.2% of respondents had experienced an incident on the highway on last 12 month. The bivariate analysis show that there is relationship between safety driving behavior with road traffic incidents (p-value = 0.045). From these results, it is expected that SMA Z conducts socialization to students about driving safety to avoid accidents on the highway.Keywords : Road traffic incident, safety riding behavior
PENYULUHAN PENCEGAHAN HIPERTENSI DENGAN DENGAN DISIPLIN (DIET DASH, ISI PIRINGKU, PHBS UNTUK LINDUNGI KELUARGA DARI HIPERTENSI) Ikrima Medyna; Muhammad Rizqi; Dewi Rahmawati; Dhea Vaneza Prilia; Ihya Hazairin Noor
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.8758

Abstract

ABSTRAKHasil diagnosa komunitas pada kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 1 di RT.005 RW.002 Kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru menunjukkan bahwa hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi tertinggi yaitu sebesar 13,5% dengan faktor risiko yang ditemukan berupa pola makan dan pola hidup. Oleh karena itu, dilakukan penyuluhan terkait pengetahuan dash diet, isi piringku dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah door to door yaitu dengan melakukan kunjungan dari satu rumah ke rumah lainnya. Responden dalam kegiatan diperoleh dari hasil diagnosa komunitas pada kegiatan PBL 1 dan berjumlah sebanyak 7 orang. Media informasi yang digunakan berupa poster dash diet dan kalender isi piringku serta PHBS. Hasil dari penyuluhan ini terjadi peningkatan pengetahuan pada kategori baik dari yang sebelum dilakukan penyuluhan sebesar 57% dan setelah dilakukannya penyuluhan menjadi 83,34%. Hasil statistik menggunakan uji Wilcoxon (p-value=0,039) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna rata-rata skor pengetahuan tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Kata kunci: diet dash; hipertensi; isi piringku; PHBS. ABSTRACTThe results of community diagnosis from Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 1 in RT.005 RW.002 Kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru indicate that hypertension is one of the health problems with the highest prevalence of 13.5% with risk factors found in the form of diet and lifestyle. Counseling was carried out related to the dash diet, the contents of my plate and clean and healthy behavior (PHBS) which aims to increase residents about preventing and controlling hypertension. The method used in this activity is door to door, visits from one house to another. Respondents in the activities obtained from community diagnosis in PBL 1 activities and as many as 7 people. The information media used are in the form of a dash diet poster and a calendar of contents of my plate and PHBS. The results of this counseling increased knowledge in the good category from 57% before counseling and after counseling to 83.34%. Statistical results using the Wilcoxon test (p-value = 0.039) showed that there was a significant difference in the average score of knowledge about prevention and control of hypertension between before and before counseling. Keywords: diet dash; hypertension; isi piringku; PHBS.
Desa Kreatif Kelola Sampah Organik dan Anorganik (Desa Relasi): Pemanfaatan Sampah dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tegal Sari Ihya Hazairin Noor; Ahmad Saipullah; Lutfhi Hana; Madinatul Agniya Ilma; Maurent Carolin Bolang
Jurnal Anestesi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/anestesi.v1i1.271

Abstract

Background: Waste that continues to accumulate every year is an unresolved environmental problem at the regional to global level. This problem can actually be overcome by applying good waste management according to its type (organic and inorganic). However, waste management is still rarely practiced in the community, for example for residents of Tegal Sari Village RT 1 and 3, Satui District, Tanah Bumbu Regency. The waste segregation, disposal, and processing system in the village is not optimal. Objective: Therefore, the Desa Relasi program aimed to increase the knowledge and awareness of residents in managing organic and inorganic waste through Takakura composting and inorganic crafts. Methods: The program was formed based on the results of problem priorities obtained during PBL through identification and analysis of health problems in the village by collecting secondary and primary data (with interviews and questionnaires). Results: Activities in the program are in the form of counseling, cadre debriefing, demonstration, and practice. The evaluation instruments used were pre-post test questionnaires (I and II), observation, and evaluation through chat. Based on the results of the knowledge test during counseling, 72.73% of residents experienced an increase in knowledge, 22.73% were stagnant, and 4.55% experienced a decrease (pre-post test I). While in post-test I - II, 77.72% experienced an increase, 18.18% did not experience an increase or decrease, and 4.55% experienced a decrease. Conclusion: There was an increase in knowledge in most participants regarding organic and inorganic waste management. Therefore, it is hoped that Tegal Sari Village residents will be able to apply good waste management so that it can produce use, sale and aesthetic value and advance the village.
Penilaian Risiko Kerja Pada Pekerja Pencetak Batu Bata di Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar Ihya Hazairin Noor; Ratna Setyaningrum
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 13 No 2 (2018): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informal industry needs support from health sector in order to create high productivity and higher profit. Brick molding is one of informal-type jobs which classified in the charcoal industry, non-metal excavation and crafting. Traditional brick industry is commonly found in Gudang Tengah Village, Sungai Tabuk Sub- District, Banjar Regency. Brick makers are facing danger in every work routine of theirs. Risks like falling, slipping, stumble, and drowning will be happen if the workers are tired, they will lose concentration and stability which lead to accidents. Main purpose of this study is to observe the highest risk job in brick molding industry. This study is analytical observation of Job Safety Analysis sheet as instrument. Population of this study is all of the brick-making workers in RT 6 of Gudang tengah Village. The result of this study set material picking, molding, drying and burning as the top priority. Recommendation those given are starting Health and Safety Unit (UKK), development, training, and promotion of safe working. Abstrak Usaha sektor informal perlu dukungan kesehatan kerja agar mengalami keberhasilan dan dapat menciptakan produktivitas kerja yang tinggi. Pencetakan batu bata merupakan salah satu pekerjaan informal yang tergolong di sektor industri arang, galian bukan logam dan kerajinan umum. Industri batu bata tradisional banyak dijumpai di Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Perajin batubata menghadapi bahaya pada setiap tahap pekerjaannya. Risiko terjatuh, terpeleset, tersandung, dan tenggelam dapat terjadi. Bahaya tersebut terjadi jika pekerja sedang mengalami kelelahan sehingga kehilangan konsentrasi dan keseimbangan dan akhirnya terjadi kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan rangkaian kerja yang memiliki risiko tertinggi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar Job Safety Analysis. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pekerja pencetak batu bata di RT 6 Desa Gudang Tengah Kecamatan Sungai tabuk. Tahapan pekerjaan yang ditetapkan sebagai prioritas tertinggi adalah proses cetak, mengambil sebagian bahan baku, proses penjemuran dan proses pembakaran. Rekomendasi yang diberikan adalah untuk menggalakkan program Pos UKK, pembinaan, pelatihan dan sosialisasi terkait bekerja dengan aman.
Toricelli-Based Defensive Riding Training for Peer Educators of SMKN 1 Banjarbaru Students Vina Yulia Anhar; Istiana Istiana; Ihya Hazairin Noor; Zuhrufa Wanna Yolanda; Hafiz Akmal Hidayatullah Al-Ayyudi; M Naufal Hibatullah
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 10, No 1 (2024): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v10i1.17446

Abstract

Defensive riding training is a strategy that helps motorcyclists to always be in control and not be surprised by the actions of others. SMK Negeri 1 Banjarbaru, a school with many students using motorbikes for transportation, is located in an area with high-traffic accidents. This activity aims to provide students with an understanding of how to drive defensively and Toricelli-based. The method of implementing the service is to form peer educators, as many as six people from students aged 17 or this year aged 17, given education and training on Toricelli-based defensive riding training. The organizer evaluates knowledge through a pre-post test. The evaluation results showed increased knowledge about defensive riding training in students of SMKN 1 Banjarbaru.The role of peer educators of SMKN 1 Banjarbaru students can continue to remind their peers of the importance of safe driving culture, so that the role of peer educators does not only stop when this activity ends.
Pandawa Seraja (Pramuka Mawas Bencana Sehat Raga dan Jiwa) in SMP Negeri 2 Martapura Timur Banjar Regency Neka Erlyani; Vina Yulia Anhar; Ihya Hazairin Noor; Zuhrufa Wanna Yolanda; Devi Damayanti; Nuraida Nuraida
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v9i2.17445

Abstract

Floods are the most frequent disasters globally and cause significant impacts and losses. One of the impacts is psychological impact in the form of fear and anxiety. One-third of the victims were children which can result in psychological "trauma" to victims.East Martapura District is one of seven sub-districts in Banjar Regency which is often affected by flooding.Know that 47 adolescents aged 15-24 years in Banjar Regency were directly affected by the 2021 floods.This activity aims to reduce negative impacts such as stress, depression and others.This activity begins with flood education games by telling experiences or things that are known about flooding, delivering educational videos about flooding and flood preparedness, education about "The Importance of Mental Health During Floods". And finally, students are invited to color the prepared pictures using colored pencils. Evaluation of activities was carried out using a pre-post test.The results of the evaluation showed an increase in knowledge of 83.33%. Apart from that, the psychological assistance provided aims to provide mental readiness for SMPN 2 Martapura scout members to face challenges. Thus, this service not only enriches knowledge, but also helps in developing the physical and mental well-being of active scout participants at SMPN 2 Martapura Timur.
Pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos dan pembuatan vertical vegetable di desa Tiwingan Lama RT. 02 Asfa Zahra Maulida; Pedro Gianthino; Qathrun Nada; Salsabella Salsabella; Ihya Hazairin Noor
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23170

Abstract

Abstrak Sampah sekarang menjadi salah satu permasalahan terbesar di Indonesia. Jumlah sampah semakin hari semakin bertambah karena dihasilkan dari sampah rumah tangga, sampah rumah sakit dan sampah-sampah di tempat umum. Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Kalimantan Selatan timbulan sampah pertahun 2022 menghasilkan 795.814 ton sampah dan untuk Kabupaten Banjar sendiri pertahunnya menghasilkan 149.097 ton sampah. Berdasarkan hasil diagnosis komunitas, permasalahan yang muncul di Desa Tiwingan Lama RT. 02, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar yaitu masyarakat belum melakukan pengelolaan sampah dengan baik dan benar. Alternatif pemecahan masalah untuk menangani permasalahan perihal pengelolaan sampah dengan adanya program pemberdayaan berupa penyuluhan dan praktik pengolahan sampah organik serta sampah anorganik. Kegiatan ini bertujuan agar mengurangi permasalahan kesehatan lingkungan khususnya pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan praktik. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pre dan post-test, lembar observasi, serta kuesioner sebagai pemandu wawancara kepada 6 responden pada monitoring lanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan pada masyarakat sebesar 15% pada pre ke post-test I, namun sayangnya terjadi penurunan sebesar 6,67% karena jarak dilaksanakannya post-test II cukup lama setelah kegiatan penyuluhan. Namun meskipun masyarakat mudah lupa tetapi mereka tetap dapat mengimplementasikan apa yang telah disampaikan pada saat edukasi dan pelatihan serta mampu mengelola sampah menjadi pupuk kompos dan vertical vegetable. Hal tersebut dikarenakan mereka lebih mudah mengingat pengalaman praktik pembuatan pupuk kompos dan vertical vegetable dari pada mengingat materi yang diberikan. Kata kunci: penyuluhan; pupuk kompos; vertical vegetable; sampah organik; sampah anorganik Abstract Waste management has emerged as a critical issue in Indonesia, with daily accumulation exacerbating the problem due to contributions from household waste, medical waste, and public area refuse. Data from the National Waste Management Information System (SIPSN) under the Ministry of Environment and Forestry (KLHK) indicates that South Kalimantan Province produced 795,814 tons of waste in 2022, with Banjar Regency accounting for 149,097 tons annually. Community diagnosis in Tiwingan Lama Village RT. 02, Aranio District, Banjar Regency reveals inadequate waste management practices among residents. To address these challenges, a waste management empowerment program incorporating education and practical training for organic and inorganic waste processing was implemented. This initiative aims to mitigate environmental health issues related to waste management. The methodology encompassed lectures, discussions, and hands-on activities, utilizing pre and post-test questionnaires, observation sheets, and interview-guiding questionnaires for six respondents during follow-up monitoring. The intervention results demonstrated a 15% increase in community knowledge from pre-test to the first post-test, although a 6.67% decline was observed due to the extended interval before the second post-test. Despite this decline, residents effectively applied the acquired knowledge, successfully converting waste into compost and vertical vegetable gardens. This retention is attributed to the greater impact of experiential learning during compost and vertical garden creation compared to theoretical instruction. Keywords: extension; compost; vertical vegetable; organic trash; inorganic waste
LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI DENGAN KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN DI SEKTOR PELAYANAN PUBLIK Dinda Putria Purnaningrum; Ratna Setyaningrum; Mufatihatul Aziza Nisa; Ihya Hazairin Noor; Laily Khairiyati
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 7, No 3 (2020): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v7i3.12291

Abstract

Kepuasan kerja dinilai sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Berdasarkan data dari Global Employee Engagement Index kepuasan kerja di Indonesia masih rendah mencapai 7,1%, diantaranya dipengaruhi oleh beberapa faktor.Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menelaah hubungan faktor motivasi diantaranya pekerjaan, prestasi, pengakuan, dan promosi terhadap kepuasan kerja karyawan di sektor pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review dengan kajian terhadap 11 literatur yang sesuai dengan inklusi penelitian. Penelusuran artikel dilakukan melalui search engine, diantaranya Portal Garuda, Google Scholar, Science Direct dan Taylor&Francis. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat 62,5% artikel menyatakan faktor pekerjaan berhubungan signifikan dengan kepuasan kerja,prestasi berhubungan signifikan dengan kepuasan kerja sebanyak 66,67%, pengakuan berhubungan signifikan dengan kepuasan kerja sebanyak artikel, 66,67%, dan 57,14% artikel menyatakan promosi berhubungan signifikan dengan kepuasan kerja. Hasil review literatur menemukan variabel pekerjaan dan prestasi memiliki kecenderungan berhubungan dengan kepuasan kerja terutama pada sektor ekonomi, sementara variabel pengakuan dan promosi memiliki kecenderungan hubungan dengan kepuasan kerja lebih banyak pada sektor kesehatan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor lain yang berhubungan dengan kepuasan kerja
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPESERTAAN JKN (JAMINAN KESEHATAN NASIONAL) DI KABUPATEN BANJAR Cindana Amalia Paramitha; Nita Pujianti; Ihya Hazairin Noor; Meitria Syahadatina Noor; Dian Rosadi
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v8i1.12368

Abstract

Berdasarkan data tahun 2018, di provinsi KaIimantan SeIatan menunjukkan data jumIah penduduk sekitar 3.914.778 jiwa, terdapat sebanyak 2.342.672 jiwa (59,84%) dari total 13 Kabupaten yang tercatat sebaga peserta JKN. Angka tersebut terbilang rendah, mengingat JKN yang bersifat wajib. Kabupaten Banjar merupakan kabupaten dengan tingkat kepesertaan JKN paIing rendah, yang terdaftar yaitu sebanyak 227.420 jiwa (41,82%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, pendidikan, dan pendapatan dengan kepesertaan JKN di kabupaten Banjar. PeneIitian ini menggunakan metode penelitian bersifat kuantitatif dengan metode cross sectionaI. Subjek peneIitian ini adaIah KepaIa KeIuarga di Kabupaten Banjar. Sampel pada penelitian ini berjumIah 100 orang berdasarkan perhitungan dengan metode cIuster proportionaI random sampling. Instrumen yang digunakan  adalah  Iembar  kuesioner.  Analisis data menggunakan uji anaIisis chi-square (CI=95%, α=0,05). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan (p=0,617), sikap (p=0,556) dengan  kepesertaan  JKN  di  kabupaten  Banjar.  Terdapat hubungan  antara  pendidikan (p=0,002), pendapatan (p=0,009) dengan kepesertaan JKN di Kabupaten Banjar. Oleh karena itu, diharapkan pihak  pemerintah  bekerjasama  dengan  institusi  kesehatan  terkait  dalam  menjaIankan program promosi kesehatan efektif dan tepat sasaran terkait JKN.
Nurses' Knowledge, Attitude, and Work Fatigue with Needle Sticks Alya Ismi Mustapa; Ihya Hazairin Noor; Anggun Wulandari; Mufatihatul Aziza Nisa; Agung Waskito
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v10i3.18937

Abstract

Needlestick incidents are caused by hypodermic syringes, blood draw needles, and connecting needles from intravenous delivery systems which can accidentally puncture the skin, causing injury. WHO states that NSI include to one of the top serious occupational hazards among health workers, including nurses, with >2 million incidents among 35 million health workers. In Indonesia, there was a cohort study which resulted in the finding of 286 cases of NSI with the most frequent occurrence in nurses (42.7%) with an incidence rate of 15.2 out of 1,000 people per year. The purpose of this research is to determine the relationship between knowledge, attitudes, work fatigue of NSI among nurses at Hospital X. This research uses a quantitative cross sectional design. The population was 275 nurses with 80 sample size. This research instrument used a questionnaire. The Fisher Exact test show the result  of the research which there is a significant relationship between knowledge and attitudes towards the incidence NSI in nurses (p-value 0.003 and 0.013), while the work fatigue variable does not have a significant relationship with the incidence of NSI (p-value 1.000). It is hoped that the K3 Program can be implemented as an effort to prevent NSI in nurses.
Co-Authors Agung Waskito Agus Muhammad Ridwan Ahmad Saipullah Akbar, Arief Rahmad Maulana Alya Ismi Mustapa Andini Octaviana Putri, Andini Octaviana Anggun Wulandari Annisa, Amanda Annita Nur Rizqia Arneta Meihua Inaya Asfa Zahra Maulida Asfa Zahra Maulida Assyifa Aulia Rahmini Chellyadiza, Alfitri Cindana Amalia Paramitha Devi Damayanti Dewi Rahmawati Dhea Vaneza Prilia Dian Rosadi Dian Rosadi, Dian Dicky Andiarsa Dinda Putria Purnaningrum Dominicha Ernalem Tarigan Fadhilah, Noor Ahda Fahrini Yulidasari Fakhriyah Fakhriyah Fatimah, Husnul Fazila, Maudy Siti Fina Fakhriyah Fitria, Yanti Fitrie Masykuri Hafiz Akmal Hidayatullah Al-Ayyudi Hartati Hartati Husnul Fatimah Ikrima Medyna Indra Haryanto Ali Istiana Istiana Istiana Khairina, Dina Laily Khairiyati Lutfhi Hana M Naufal Hibatullah Madinatul Agniya Ilma Maulana Syaputra, Eko Maurent Carolin Bolang Meitria Syahadatina Noor Meitria Syahadatina Noor Meitria Syahadatina Noor Misna Tazkiah Muddin, Farid Ilham Mufatihatul Aziza Nisa Muhammad Ikrar Fadhillah Muhammad Irwan Setiawan Muhammad Rasyid Ridha Muhammad Rizqi Munawaroh, Yuga Dwi mutiara mutiara Neka Erlyani Nella Yaliza Nisa, Mufatihatul Aziza Nita Pujianti Nor Azizah, Nor Nur Qamaliah Nuraida Nuraida Pedro Gianthino Pedro Gianthino Qathrun Nada Qathrun Nada Rahma, Amelia Rahmi Rahmi Ratna Setyaningrum Ratna Setyaningrum Ratna Setyaningrum Ratna Setyaningrum Ratna Setyaningrum Regista Tri Puspitasari Restiana Kartika Mantasti Hapsari Ririh Yudhastuti Rosalinda, Yeyen Rudi Fakhriadi Salsabella Salsabella Salsabella Santoso, Izal Puji Setiawan , Muhammad Irwan Siti Aisyah Solechah Sundari, Syahrini Dwi Tia Indriani Tri Ramadhani Ulandari, Anita Vina Yulia Anhar Vina Yulia Anhar Wiliyani, Erni Yoga Putra Wibowo Yolanda, Zuhrufa Wanna Yuan Pariasi Yulidasari , Fahrini Zuhrufa Wanna Yolanda Zuhrufa Wanna Yolanda Zuhrufa Wanna Yolanda