Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI GURU DALAM MEMPERSIAPKAN PESERTA DIDIK MENGHADAPI ASESMEN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER DI SEKOLAH DASAR Zahwa Sahara; Nur Imamah; Agung Setyawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mjtzmj25

Abstract

Studi ini mengeksplorasi strategi persiapan untuk Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di sekolah dasar dengan menganalisis peran kunci seperti pelatihan guru, fasilitas teknologi, simulasi siswa, dukungan psikologis, dan kolaborasi sekolah-keluarga. Temuan utama menunjukkan bahwa pelatihan guru yang efektif dan dukungan teknologi yang memadai merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kesiapan siswa untuk ANBK. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek psikopedagogis dan sosial, bukan hanya faktor teknis, untuk mempersiapkan siswa secara komprehensif. Mengembangkan pelatihan guru berbasis teknologi, meningkatkan infrastruktur sekolah, dan menyediakan dukungan psikologis dan keterlibatan keluarga aktif sangat penting untuk mendukung keberhasilan ANBK.   Selain itu, hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesiapan siswa tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan teknis dalam menggunakan perangkat, tetapi juga olah rasa percaya diri, keterbiasaan dengan simulasi digital, serta dukungan emosional dari lingkungan belajar. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi model pelatihan guru yang lebih inovatif dan mengevaluasi dampak jangka panjang dari strategi psikopedagogis terhadap hasil ANBK siswa. Ini akan memungkinkan sekolah untuk mengembangkan strategi persiapan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan relavan dengan kebutuhan peserta didik.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN TANGGUNG JAWAB SISWA TERHADAP PEKERJAAN RUMAH (PR) DI SEKOLAH DASAR Prissy Aura Aisyah; Dwi Rifqi Suryawiyanto; Dewi Mutia Safitri; Agung Setyawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/srq17b94

Abstract

Penelitian ini mengkaji motivasi dan tanggung jawab siswa dalam menyelesaikan pekerjaan rumah di SDN 1 Tanjung, yang sangat penting untuk memperkuat pemahaman mereka terhadap materi pelajaran dan membentuk pola belajar yang konstruktif. Banyak siswa menunjukkan motivasi yang rendah dan cenderung menghindari pekerjaan rumah, sehingga mempengaruhi proses pendidikan secara keseluruhan. Faktor-faktor yang menyebabkan motivasi dan tanggung jawab yang rendah tidak hanya terkait dengan metode pengajaran, tetapi juga aspek psikologis dan dinamika keluarga, terutama bagi siswa dengan kesulitan belajar yang memerlukan penanganan khusus. Tugas-tugas yang relevan dengan kehidupan sehari-hari terbukti lebih efektif dalam merangsang pemikiran kritis dan partisipasi aktif. Meskipun banyak penelitian yang membahas motivasi belajar terkait pekerjaan rumah, masih terdapat kekurangan dalam penerapan strategi holistik, terutama dalam kolaborasi antara guru, orang tua, dan komunitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan ketidakmauan melakukan pekerjaan rumah dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan motivasi dan tanggung jawab siswa. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam dan rekomendasi praktis yang dapat diterapkan dalam pendidikan dasar untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dan rasa tanggung jawab mereka terhadap pekerjaan rumahnya
Eksplorasi Pengaruh Pembelajaran Kooperatif terhadap Motivasi Internal Siswa Sekolah Dasar Kelas III Tika Tri Yuni Absari; Mir’ah Zahra Rifadni; Rahmat Dhani; Agung Setyawan
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 1 No. 5 (2025): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Bulan November 2025)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v1i5.53

Abstract

This study explores the influence of cooperative learning on third-grade elementary students’ intrinsic motivation. Adopting a descriptive mixed-methods design, data were gathered via a Likert-scale intrinsic-motivation survey (N = 24) and a semi-structured interview with the classroom teacher. Observed indicators included persistence after failure, curiosity, pride in accomplishment, preference for collaboration, and comfort in voicing ideas. Findings indicate that most students exhibit relatively high intrinsic motivation—particularly in persistence and pride—alongside positive attitudes toward group work. While cooperative lessons increased visible participation, their advantage over other instructional methods was limited. The primary challenge was heterogeneous literacy skills (reading–writing), which left some students passive or sidelined during group tasks, whereas higher-achieving peers tended to dominate. Practical implications highlight the need for tiered task differentiation, clear and rotating group roles, peer tutoring, literacy scaffolding (mini-lessons and illustrated glossaries), individual accountability, and process-focused feedback. The study concludes that cooperative learning can strengthen intrinsic motivation, but requires literacy support and inclusive role design to achieve broad and equitable impact.
Dampak Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Peningkatan Kualitas Pembelajaran Literasi & Numerasi di Kelas Awal Sekolah Dasar florecyta; Dewi Rohmah; Agung Setyawan
Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the Independent Curriculum in elementary schools aims to improve the quality of learning, particularly in literacy and numeracy in early grades. This study demonstrates how curriculum policies that provide guidance to teachers influence students’ literacy and numeracy skills and the classroom learning process. The research methods used were literature review and qualitative analysis of reports of good practices and implementation challenges in several schools. Findings indicate that a project-based approach, differentiated learning, and an emphasis on meaningful learning can increase student engagement, creativity, and motivation, leading to improved literacy and numeracy skills. However, successful implementation is influenced by teacher readiness, principal support, and the availability of infrastructure. This study provides ongoing training for teachers, strengthened academic supervision, and the provision of relevant learning resources to ensure the goal of improving basic competencies is achieved.
Strategi Penerapan Prinsip Deep Leraning (Meaningful, Mindful, Joyful) untuk Mewujudkan Pembelajaran Bermakna dalam Konteks Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Rahmawati, Lenita Rahmawati; Lailin Nisfah, Noor; Baroh Anisa, Hikmah; Agung Setyawan
Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi penerapan prinsip Deep Learning (Meaningful, Mindful, Joyful) untuk mewujudkan pembelajaran bermakna di SD dalam konteks Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara guru kelas V di SD Negeri Socah 3. Hasilnya menunjukkan tiga strategi utama: Mindful Learning melalui refleksi dan regulasi diri untuk fokus dan disiplin; Meaningful Learning melalui pendekatan kontekstual dan Project-Based Learning (PjBL) untuk memperkuat pemahaman konseptual dan relevansi; dan Joyful Learning melalui media interaktif dan permainan edukatif untuk menumbuhkan motivasi intrinsik dan kreativitas. Meskipun ada kendala waktu dan perbedaan kemampuan siswa, dukungan sekolah (pelatihan dan media) membantu optimasi. Integrasi sinergis prinsip ini menciptakan pembelajaran holistik dan berpusat pada siswa sesuai semangat Kurikulum Merdeka.
Implementasi Pendekatan Kolaboratif melalui Model Project-Based Learning (PjBL) dalam Menanamkan Karakter Sosial Siswa SD Agung Setyawan; Devi Amalia Fajri; Fatihatur Rahmaniyah; Badruddin
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 11 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi November)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i11.1233

Abstract

This classroom action research investigates the implementation of a collaborative Project-Based Learning (PjBL) model to enhance the social character of fourth-grade students at SDN Banyuajuh 5, Bangkalan. The study involved 25 students and employed a project titled "Composing Seblak Topping Based on Fractional Sequences," which integrated mathematics with a local culinary context to create authentic learning experiences. The primary objective was to analyze how a structured collaborative PjBL approach fosters social character development, including cooperation, empathy, responsibility, and conflict-resolution skills. Results demonstrated a significant improvement in students' collaborative activities and social character indicators. Observations revealed that while initial stages exhibited interpersonal conflicts and uneven participation, structured heterogeneous grouping and targeted teacher facilitation successfully guided students toward more constructive interactions and shared responsibility. The project's contextual and student-centered design proved crucial in maintaining high engagement and providing a meaningful platform for practicing social values. The study concludes that the integration of a collaboratively structured PjBL model, characterized by intentional grouping, contextual projects, and the teacher's role as a socio-emotional facilitator, is highly effective in holistically developing elementary students' social character alongside academic competencies. This approach offers a practical operational model for integrating character education into core academic subjects. For future application, it is recommended to develop more structured observational rubrics for social skills and to allocate sufficient time for in-depth project work to maximize collaborative depth.
TREN PENELITIAN TENTANG PERAN LINGKUNGAN BELAJAR DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA SEKOLAH DASAR Nabilatus Sholihah; Agnienda Prajakirana Ramadhani; Agung Setyawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/c3djmt75

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mensintesis tren penelitian terkini mengenai peran penting lingkungan belajar dalam menumbuhkan minat baca di kalangan siswa Sekolah Dasar, sebagai upaya mengatasi tantangan yang terus-menerus terjadi yaitu rendahnya keterlibatan literasi. Temuan mengungkapkan bahwa lingkungan membaca yang efektif adalah ekosistem holistik yang didukung oleh tiga pilar utama: lingkungan fisik (memastikan akses ke materi yang menarik dan berkualitas tinggi seperti buku bergambar), lingkungan psiko-sosial (guru bertindak sebagai motivator dan fasilitator untuk menumbuhkan kesenangan emosional dalam membaca), dan lingkungan programatik (menerapkan strategi terstruktur seperti Gerakan Literasi Sekolah/GLS). Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa optimalisasi lingkungan ini tidak hanya secara langsung meningkatkan minat baca tetapi juga berkorelasi positif dengan prestasi akademik siswa dan perkembangan keterampilan sosial dan komunikasi mereka. Namun, keberhasilan upaya berbasis sekolah ini terhambat secara signifikan oleh faktor eksternal, terutama kurangnya keterlibatan orang tua dan gangguan yang semakin besar dari perangkat digital. Oleh karena itu, studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan yang sinergis dan berkelanjutan antara sekolah, guru, dan orang tua sangat penting untuk mengubah lingkungan belajar menjadi sumber motivasi membaca intrinsik yang berkelanjutan dan membangun budaya literasi yang kuat sejak usia dini.
DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA DAN EKSPEKTASI GURU TERHADAP OVERACHIEVEMENT SISWA SEKOLAH DASAR Dwi Apriliana Zubaidatul Islamiyah; Siti Nurhaliza; Agung Setyawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ks06jc33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pola asuh orang tua dan ekspektasi guru dalam memengaruhi pencapaian akademik siswa sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini juga menelaah bagaimana kedua faktor tersebut saling berinteraksi dalam membentuk motivasi belajar, keseimbangan emosional, serta kecenderungan siswa untuk menunjukkan perilaku overachievement. Instrumen yang dikembangkan terdiri atas tiga variabel utama, yaitu pola asuh (X₁), ekspektasi guru (X₂), dan overachievement siswa (Y), yang masing-masing diukur melalui sejumlah indikator untuk menggambarkan kondisi psikososial siswa secara komprehensif. Uji validitas menggunakan korelasi Pearson Product Moment menunjukkan bahwa sembilan dari sepuluh butir pernyataan dinyatakan valid, sementara satu butir memerlukan perbaikan agar lebih akurat. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,892, yang menandakan konsistensi internal yang tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa instrumen tersebut reliabel dan layak digunakan dalam penelitian lanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian tiga variabel psikososial dalam satu alat ukur. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji instrumen ini pada sampel yang lebih besar dan beragam serta menyempurnakan butir yang memiliki validitas rendah.
MODEL INTEGRASI MINDFULNESS DALAM PENDIDIKAN KARATER UNTUK MENGEMBANGKAN REGULASI EMOSI SISWA SEKOLAH DASAR Levina Galuh; Natiaz Malita Barqi; Agung Setyawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/5ddrpy35

Abstract

Pengembangan regulasi emosi pada siswa sekolah dasar merupakan aspek krusial dalam membentuk karakter yang kuat dan seimbang. Regulasi emosi yang baik memungkinkan siswa untuk mengelola perasaan mereka secara sehat, meningkatkan hubungan sosial, serta mendukung pencapaian akademik. Salah satu pendekatan yang semakin banyak digunakan dalam konteks pendidikan adalah mindfulness, yaitu praktik kesadaran penuh terhadap momen saat ini tanpa menghakimi. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan model integrasi mindfulness dalam pendidikan karakter guna memperkuat kemampuan regulasi emosi pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis terhadap publikasi dalam tujuh tahun terakhir yang membahas penerapan mindfulness dalam pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan mindfulness secara terintegrasi dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi mereka. Selain itu, mindfulness juga berkontribusi pada peningkatan empati, kesadaran diri, dan perilaku prososial. Model integrasi yang dikembangkan dalam artikel ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dan pengembang kurikulum dalam merancang strategi pendidikan karakter yang lebih holistik, kontekstual, dan adaptif terhadap kebutuhan perkembangan emosional siswa di tingkat sekolah dasar.
PERAN GURU SEBAGAI FASILITATOR DALAM PEMBELAJARAN ABAD KE-21 Hana Rosyida; Zakia Anil Hawa; Agung Setyawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ctppen90

Abstract

Pendidikan abad ke-21 mewajibkan perubahan model pembelajaran didalam prosesnya, dimana guru tidak lagi berperan sebagai satu-satunya sumber pengetahuan, tetapi sebagai fasilitator yang membantu siswa mengembangkan potensi diri secara aktif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran guru sebagai fasilitator dalam menunjang pembelajaran abad ke-21 yang berpusat pada keterampilan kreativitas, komunikasi, berpikir kritis, dan kolaborasi. Dalam penulisan ini metode yang digunakan adalah kajian pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber teori dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan peran guru di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru sebagai fasilitator memiliki peran yang begitu penting dalam menciptakan suasana belajar  yang aktif, memotivasi siswa untuk berpikir mandiri, serta menggabungkan teknologi informasi dalam proses pembelajaran. Guru abad ke-21 dituntut untuk inovatif, adaptif, dan memiliki literasi digital yang kokoh supaya mampu memfasilitasi proses belajar yang bermakna. Dengan begitu, peningkatan kompetensi profesional dan pedagogik guru menjadi kunci dalam mewujudkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan dan kebutuhan abad ke-21.
Co-Authors A. Yahya Surya Winata Achmad Fajar Mulyana Adhiba Anis Safitri Adhie Tri Wahyudi Agnienda Prajakirana Ramadhani Ahmaddah Nur Alfiatuz Zakiyah Alfiani Damayanti Alifia Roudhotul Jannah Ananda, Rizky Asrul Andrik Purwasito Angelina Dea Miranda Anggoro Setyomukti Atik Aryani Badruddin Bagus Ismail Adhi Wicaksana Baroh Anisa, Hikmah Bayu Sabilha Naufal Catur Febhian Sukma Indrawati Choirul Umam Depi Ratnasari Deva Riana Ramadhani Devi Amalia Fajri Devi Sulistiawati Devina Oviana Dwi Agustin Dewi Mutia Safitri Dewi Rohmah Dian Natalia Dita Rahmania Widiastya Dwi Apriliana Zubaidatul Islamiyah Dwi Rifqi Suryawiyanto Erika Zakiah Sholiha Ervinda Olivia Privana Fajar Alam Putra, Fajar Alam Fatihatur Rahmaniyah Febri Dwiyanto florecyta Gilang Achmad Marzuki Hana Rosyida Husnul Meliyani Zindi Aulia Ifma Hijriyani ilmiyah ilmiyah Iqbal Sauqi Isro Riskiyanto Julia Ayu Puspita Krismonarofah, Krismonarofah Lailin Nisfah, Noor Levina Galuh Mamluatur Rohmah Meida Larasati Mir’ah Zahra Rifadni Muaweroh Mufidatul Inas Mutia Salabillannur Nabilatus Sholihah Nanda Amelia Natiaz Malita Barqi Nilamsari Damayanti Fajrin Nor Arefa Suro Nur Imamah Nurhalima Pawito Prissy Aura Aisyah Putri Nihayatut Thoyibah Rahmat Dhani Rahmawati Solikin Rahmawati, Lenita Rahmawati Ramadhani Oktavia Rahma Raysa Eka Delvira Richa Alfina Maulidiyah Rita Indah Mustikowati Rizky Asrul Ananda Rosita Ovi Adelia Safira Nur Aulia Shofatul Isnainy Sih Widayati Silvyulla Puspita Ambarsari Siti Fatimah Az Zahro Siti Nurhaliza Sri Wahyuning Tiyas Syahada Amrilia Umma Tehseen Mazhar Tika Tri Yuni Absari Tyasmiarni Citrawati Ustwatur Rosyidah Kusnindah vikram moh vikram dwi putra Vita Rahmawati Wasilah Thohirotul Komariyah Widiastya, Dita Widiastya Widiyono Widiyono Wijayanti, Charoline Ariefia Yolanda Andria Veronica Zahwa Sahara Zakia Anil Hawa