Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ips Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournaments (Tgt) Pada Siswa Kelas VI SD Negeri Pandan Vita Rahmawati; Agung Setyawan
Journal of Creative Student Research Vol. 1 No. 3 (2023): Juni : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v1i3.1777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar muatan IPS di kelas VI SD NEGERI Pandan dengan menggunakan model pembelajaran Teams Game Tournaments (TGT) tahun pelajaran 2022/2023. Pada Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Adapun desain penelitian yang digunakan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Pandan dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas VI. Semua data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, yaitu suatu teknik yang digunakan dalam menganalisis data dengan menggambarkan data yang terkumpul untuk mengetahui hasil belajar IPS. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Peneliti menemukan masalah yaitu guru masih menggunakan metode konvensional dimana guru lebih berperan aktif dari pada siswa. Guru cenderung lebih banyak menjelaskan dan siswa hanya mendengarkan.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS I PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI PENGHEMATAN AIR MELALUI PENDEKATAN PAKEM DI SDN TAMBAAN 1 KECAMATAN CAMPLONG Rahmawati Solikin; Agung Setyawan
Journal of Creative Student Research Vol. 1 No. 3 (2023): Juni : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v1i3.1797

Abstract

Berdasarkan penelitian terhadap rendahnya aktivitas belajar siswa kelas I, guru sebegai fasilitator dan motivator untuk mendorong peserta didik agar terlibat aktif dan komunikatif dalam pemebelajaran dengan baik, Maka dari itu perlunya memilih pendekatan yang cocok untuk diterapkan yaitu pendekatan pakem sebagai salah satu untuk meningkatkan pemahaman siswa untuk menunjang prestasi dan profesional secara pribadi maupun individu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2023, bertempat di SDN Tambaan 1, penelitian ini dilakukan kepada siswa kelas I. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas I pada pembelajaran IPA materi penghematan air melalui pendekatan pakem di SDN Tambaan 1. Penelitian menggunakan model penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Hasil penelitian pada siklus I keaktifan siswa mencapai 75% dan meningkat pada siklus II menjadi 100%.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar Kelas V SDN Socah 1 dengan Media Pembelajaran IPA Berbasis Powtoon Julia Ayu Puspita; Agung Setyawan
Journal of Creative Student Research Vol. 1 No. 3 (2023): Juni : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v1i3.1812

Abstract

Technological developments are increasing rapidly in the world of education, therefore human skills must also go hand in hand with these technological developments. But besides that, there are also educators or teachers who have not taken advantage of the sophistication of this technology, so that it can also affect student learning interest. So that it requires a memorable learning process that is interesting and fun which aims to increase student learning interest. An example of an interesting and fun learning media is the powtoon learning media, which combines interesting audio, visual and animated media elements. So that in this study the aim was to find out whether there was an influence from the use of powtoon learning media on learning interest in fifth grade students at SDN Socah 1. The type of research used by researchers was a type of qualitative research, with descriptive quantitative and descriptive qualitative data analysis methods, in this study also used interview techniques, tests, observation, and documentation for data collection. Then the results will show that the powtoon-based learning media has the effect of increasing students' interest in learning, especially in science subjects, because it is considered interesting and fun so that capturing material is easy to understand.
Improvisasi Gerakan 1821 Sebagai Upaya Revitalisasi Defradasi Karakter dan Kualitas Pendidikan Indonesia Pada Siswa Kelas V SD Negeri Kuluran Angelina Dea Miranda; Richa Alfina Maulidiyah; Agung Setyawan
MURABBI Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Murabbi
Publisher : Prodi PGMI STAI Sabili Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69630/jm.v1i2.7

Abstract

Character education is one of the most important aspects in an effort to prevent the looser character in Indonesia. Based on the Regent's regulation Number 24 of 2019, the 1821 movement program was launched to support the realization of character education as well as harmony in the family sphere. The type of research used in this study is a qualitative research method with a descriptive approach. The result of this study yhat the 1821 movement gave rise to positive responses, both for student and their enverioment. Online learning methods trigger the degradation of children’s character, it can be seen from the many students who abuse existing facilities, even learning like this causes juvenile delinquency. As an effort to revitalize the degradation of children's character and efforts to improve the quality of education through Focus Group Discussions (FGD).
KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR TERINTEGRASI BUDAYA MADURA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KEPARIWISATAAN: Integrated Basic Education Curriculum of Madurese Culture through the Implementation of Tourism Learning Models Nilamsari Damayanti Fajrin; Ustwatur Rosyidah Kusnindah; Agung Setyawan
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/7ym6gn49

Abstract

Basic education in Indonesia faces crucial challenges in balancing national standards with contextual needs and preserving local identity. Madurese culture is one of the learning resources that can be integrated into the elementary school curriculum because students need to be introduced to their identity as part of a social or ethnic community. This scientific article examines the potential for integrating Madurese culture into the elementary school curriculum as an effort to strengthen students' character and preserve cultural heritage. This research adopts a qualitative approach with a library method or literature study to apply a tourism-based learning model that can integrate Madurese local culture. Data were collected through internet searches for relevant and reliable journal articles, as well as sources from reference books related to the topic. Core values of Madurese culture, such as piety, kinship ethics (Bung-Sabung Rosok), work resilience (Ta'tako' Mate, Tape Tako'kalaparan), morality (Bhupa' Bhebu' Guru Rato), and adherence to norms and ethics (Andhap Asor), were identified as the main foundations. The proposed integration model emphasizes a contextual approach through the implementation of a tourism-based learning model that is adapted to class levels and geographical conditions. Pendidikan dasar di Indonesia menghadapi tantangan krusial dalam menyeimbangkan standar nasional dengan kebutuhan kontekstual dan pelestarian identitas lokal. Budaya Madura merupakan salah satu sumber belajar yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum jenjang pendidikan dasar, karena peserta didik perlu dikenalkan dengan identitasnya sebagai bagian dari komunitas sosial atau suku bangsa. Artikel ilmiah ini mengkaji integrasi budaya Madura ke dalam kurikulum pendidikan dasar sebagai upaya memperkuat karakter peserta didik dan melestarikan warisan budaya. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dan studi pustaka untuk mengaplikasikan model pembelajaran berbasis kepariwisataan yang dapat mengintegrasikan budaya Madura. Data dikumpulkan melalui pencarian di internet pada artikel-artikel jurnal yang relevan dan terpercaya, serta bersumber dari buku-buku referensi yang terkait dengan topik riset. Temuan artikel adalah nilai-nilai inti budaya Madura, seperti ketakwaan, etika kekerabatan (Bung-Sabung Rosok), ketangguhan kerja (Ta'tako' Mate, Tape Tako'kalaparan), moralitas (Bhupa' Bhebu' Guru Rato), serta ketaatan terhadap norma dan etika (Andhap Asor), diidentifikasi sebagai fondasi utama. Model integrasi yang diusulkan adalah pendekatan kontekstual melalui implementasi model pembelajaran berbasis kepariwisataan yang disesuaikan dengan tingkat kelas dan kondisi geografis. Kata Kunci : Budaya Madura; Kurikulum; Pendidikan Dasar; Pendidikan Karakter; Pembelajaran Kepariwisataan.
ANALISIS KEBUTUHAN ASESMEN PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN TEORI BELAJAR PADA KELAS IV SDI. AL-MASHDUQIE Adhiba Anis Safitri; Conny Dian Sumadi; Agung Setyawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34047

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya asesmen pembelajaran yang sesuai dengan teori belajar dan mencakup tiga ranah penilaian, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif. Namun, pada praktiknya asesmen yang digunakan sering kali tidak sesuai dengan teori belajar dan belum mampu mencakup ketiga ranah tersebut. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan asesmen melalui pendekatan teori belajar pada kelas IV SDI. Al-Mashduqie. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan instrumen angket berbasis skala Guttman (jawaban ya/tidak) dan wawancara guru. Analisis data dilakukan dengan mengkategorikan hasil angket ke dalam dua kriteria, yaitu tinggi dengan persentase rata-rata ≥50% dan rendah dengan persentase rata-rata <50%, serta memperkuatnya dengan hasil wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan asesmen pembelajaran berbeda-beda pada tiap teori belajar, tetapi yang paling menonjol adalah teori konstruktivisme. Berdasarkan hasil angket menunjukkan bahwa sebesar 59% responden (kategori tinggi) memberikan jawaban “tidak” pada penerapan teori ini sehingga asesmen teori konstruktivisme menjadi kebutuhan. Temuan ini diperkuat oleh hasil wawancara guru yang menjelaskan bahwa asesmen teori kontruktivisme sudah diterapkan, akan tetapi masih terbatas pada materi tertentu dengan praktik yang sederhana. Padahal melalui penerapan asesmen teori konstruktivisme, guru dapat melakukan penilaian secara menyeluruh mencakup kognitif, psikomotorik, dan afektif peserta didik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kelas IV SDI. Al-Mashduqie memiliki kebutuhan yang signifikan untuk mengoptimalkan asesmen berbasis teori konstruktivisme agar mampu mendukung pembelajaran yang lebih bermakna dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
ANALISIS KEBUTUHAN ASESMEN PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN TEORI BELAJAR PADA KELAS IV SDI. AL-MASHDUQIE Adhiba Anis Safitri; Conny Dian Sumadi; Agung Setyawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34047

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya asesmen pembelajaran yang sesuai dengan teori belajar dan mencakup tiga ranah penilaian, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif. Namun, pada praktiknya asesmen yang digunakan sering kali tidak sesuai dengan teori belajar dan belum mampu mencakup ketiga ranah tersebut. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan asesmen melalui pendekatan teori belajar pada kelas IV SDI. Al-Mashduqie. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan instrumen angket berbasis skala Guttman (jawaban ya/tidak) dan wawancara guru. Analisis data dilakukan dengan mengkategorikan hasil angket ke dalam dua kriteria, yaitu tinggi dengan persentase rata-rata ≥50% dan rendah dengan persentase rata-rata <50%, serta memperkuatnya dengan hasil wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan asesmen pembelajaran berbeda-beda pada tiap teori belajar, tetapi yang paling menonjol adalah teori konstruktivisme. Berdasarkan hasil angket menunjukkan bahwa sebesar 59% responden (kategori tinggi) memberikan jawaban “tidak” pada penerapan teori ini sehingga asesmen teori konstruktivisme menjadi kebutuhan. Temuan ini diperkuat oleh hasil wawancara guru yang menjelaskan bahwa asesmen teori kontruktivisme sudah diterapkan, akan tetapi masih terbatas pada materi tertentu dengan praktik yang sederhana. Padahal melalui penerapan asesmen teori konstruktivisme, guru dapat melakukan penilaian secara menyeluruh mencakup kognitif, psikomotorik, dan afektif peserta didik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kelas IV SDI. Al-Mashduqie memiliki kebutuhan yang signifikan untuk mengoptimalkan asesmen berbasis teori konstruktivisme agar mampu mendukung pembelajaran yang lebih bermakna dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN 2M MUATAN BAHASA INDONESIA MELALUI PBL DENGAN PENDEKATAN PROSES SISWA KELAS IV SDN KLOMPANG TIMUR 2 PAMEKASAN Iqbal Sauqi; Agung Setyawan
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 1 No. 3 (2023): JUNI : JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1362.09 KB) | DOI: 10.54066/jikma-itb.v1i3.306

Abstract

Dalam pembelajaran dibutuhkan hubungan komunikasi yang baik antara seorang guru dan siswa untuk meningkatkan hasil pembelajaan yang optimal dan proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif. Untuk menunjang kemampuan anak dalam hal pembelajarannya, anak harus diajarkan menggunakan pendekatan proses yang berpusat pada siswanya guna untuk meningkatkan setiap keterampilan yang ada pada diri siswanya. Anak ditingkatkan dalam hal kemampuan guna untuk membantu menunjang hasil belajar mereka. Sarana dan prasarana juga menjadi bentuk alasan dalam hasil belajar siswanya sebab suasana kelas juga berpengaruh dalam bagaimana konsentrasi siswa dalam belajar. Dengan model pembelajaran Problem Basic Learning dan media pembelajaran yang digunakan maka diharapkan bisa menunjang hasil belajar siswa. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN KLOMPANG TIMUR 2 PAMEKASAN dengan 24 siswa diharapkan meningkatkan hasil belajar siswa dalam hal meningkatkan kemampuan dilihat dari tindakan siklus 1 dan siklus selanjutnya
How Significant is Instagram in Shaping Personal Branding? Literature Review Agung Setyawan; Pawito; Andrik Purwasito
Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjss.v3i3.10622

Abstract

This study reviews existing literature on the role of Instagram in shaping personal branding, employing a qualitative method with a literature review approach. With the increasing use of social media, particularly Instagram, by individuals from various professional backgrounds, it is essential to understand the extent to which this platform influences personal branding strategies. Through comprehensive literature analysis, this research identifies the key factors that make Instagram an effective tool for personal branding, as well as the challenges and opportunities users face. These findings provide insights for academics and practitioners on optimizing Instagram for personal branding. The study concludes that Instagram plays a crucial role in shaping personal branding, contingent on strategic and appropriate use. Recommendations for further research and practical implications are provided to maximize the impact of personal branding on Instagram through data-driven approaches and creative strategies
Increasing Student Activeness Using The Cooperative Model TGT IPAS Class IV SDN Tambak Wedi 508 Widiastya, Dita Widiastya; Dita Rahmania Widiastya; Devina Oviana Dwi Agustin; Silvyulla Puspita Ambarsari; Agung Setyawan; Tehseen Mazhar
Journal of Action Research in Education Vol. 1 No. 2: 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jare.v1i2.68

Abstract

This research is motivated by observational data that shows students' learning activity in IPAS material is very low. To respond to that, the researcher conducted a classroom action research aimed at improving students' learning activity. The objectives to be achieved in this research include: (1) To determine the improvement of students' engagement in learning through the use of lecture method, (2) To determine the improvement of students' engagement in the learning process through the use of cooperative learning model, specifically Teams Games Tournament (TGT). This research is a classroom action research. This research was conducted in class IVB with a total of 32 students, consisting of 17 male students and 15 female students. The research was conducted in 2 cycles, and the results showed an improvement in effectiveness in the second cycle. The change occurred because in the second cycle, students were more engaged in working together with their group, so there was less opportunity to discuss with other groups. This research measures several student learning skills, namely: questioning skills, answering skills, discussing skills, and group learning skills. The research findings show improvement in each domain in each cycle.The selection of this learning model is highly suitable and can enhance students' engagement in learning because in this learning model, students are not just passive listeners during the lesson, but they actively participate, think, learn, and compete among groups. This makes students challenged to win the competition and become active in learning.
Co-Authors A. Yahya Surya Winata Achmad Fajar Mulyana Adhiba Anis Safitri Adhie Tri Wahyudi Agnienda Prajakirana Ramadhani Ahmaddah Nur Alfiatuz Zakiyah Alfiani Damayanti Alifia Roudhotul Jannah Ananda, Rizky Asrul Andrik Purwasito Angelina Dea Miranda Anggoro Setyomukti Anisa Sinnatul Ula Atik Aryani Badruddin Bagus Ismail Adhi Wicaksana Bayu Sabilha Naufal Choirul Umam Deva Riana Ramadhani Devi Amalia Fajri Devi Kurniawati Devi Sulistiawati Devina Oviana Dwi Agustin Dewi Mutia Safitri Dian Natalia Dita Rahmania Widiastya Dwi Apriliana Zubaidatul Islamiyah Dwi Rifqi Suryawiyanto Erika Zakiah Sholiha Ervinda Olivia Privana Faizah, Aprilia Fajar Alam Putra, Fajar Alam Faradiba Rohadatul Aisy Fatihatur Rahmaniyah Febri Dwiyanto Firdausi Nur Fauzyyah Atiqah Hana Rosyida Husnul Meliyani Zindi Aulia Ifma Hijriyani ilmiyah ilmiyah Iqbal Sauqi Isro Riskiyanto Julia Ayu Puspita Keisha Najwa Aqilah Krismonarofah, Krismonarofah Kusmiyati Kusmiyati Levina Galuh Meida Larasati Mir’ah Zahra Rifadni Mufidatul Inas Mutia Salabillannur Nabilatus Sholihah Nanda Amelia Natiaz Malita Barqi Nilamsari Damayanti Fajrin Ninin Indira Rossydah Nur Imamah Nurhalima Nurhalima Nurhalima Pawito Prissy Aura Aisyah Rahmat Dhani Rahmawati Solikin Ramadhani Oktavia Rahma Raysa Eka Delvira Rendy Ardiyansyah Richa Alfina Maulidiyah Rita Indah Mustikowati Selvia Dwiyanti Setia Hasanah Zuhdi Shofatul Isnainy Sih Widayati Silvyulla Puspita Ambarsari Siti Aisyah Siti Fatimah Az Zahro Siti Nurhaliza Syahada Amrilia Umma Tehseen Mazhar Tika Tri Yuni Absari Tyasmiarni Citrawati Ustwatur Rosyidah Kusnindah vikram moh vikram dwi putra Vita Rahmawati Wasilah Thohirotul Komariyah Widiastya, Dita Widiastya Widiyono Widiyono Wijayanti, Charoline Ariefia Yolanda Andria Veronica yuli astutik Zahwa Sahara Zakia Anil Hawa