Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

LANSKAP LINGUISTIKA MATEMATIS PADA OBJEK WISATA PURBAKALA CANDI SINGOSARI Yuli Indrianis; Supriyo; M. Aufin
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2080

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan alam dan kebudayaan yang melimpah, salah satunya Candi Singosari yang merupakan wisata purbakala kabupaten Malang. Studi Lanskap yang dihubungkan dengan matematika masih minim sehingga diperlukan penelitian lanskap linguistika matematis untuk memperluas jangkauan matematika dalam kehidupan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode lanskap yang bertujuan untuk mengetahui peta Candi Singosari berdasarkan lanskap linguistika matematis, mengetahui persepsi masyarakat, dan mengetahui muatan matematis yang terdapat pada Candi Singosari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, peta lanskap Candi Singosari meliputi peta lanskap linguistika yang memuat objek-objek dengan kandungan lingiustika, dan peta lanskap matematis yang meliputi objek candi dengan muatan matematika diantaranya tampak candi secara keseluruhan, relif, dan atap candi. Kedua, persepsi masyarakat terhadap Candi Singosari secara linguistika sangatlah baik, namun ekspresi secara matematis masih minim, dimana sebagian besar subjek tidak menyadari adanya muatan matematika didalamnya. Ketiga, muatan matematis candi meliputi bangun datar, bangun ruang, refleksi, kekongruenan, dan kesebangunan, yang dapat dikelompokkan dalam konsep dan prinsip pada materi transformasi geometri, kekongruenan dan kesebangunan.
STUDI KOMPARATIF MENGENAI RESILIENSI AKADEMIK MAHASISWA TINGKAT AWAL DAN TINGKAT AKHIR PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA Intan Permatasari; Supriyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xx5jmc95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan tingkat resiliensi akademik mahasiswa tingkat awal dan mahasiswa tingkat akhir pada Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas PGRI Wiranegara. Resiliensi akademik merupakan kemampuan penting yang memungkinkan mahasiswa untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit dalam menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran Skala Resiliensi Akademik secara daring kepada mahasiswa angkatan 2025 sebagai mahasiswa tingkat awal dan mahasiswa angkatan 2022 sebagai mahasiswa tingkat akhir. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif yang meliputi nilai rerata, median, standar deviasi, serta rentang skor untuk menggambarkan dan membandingkan pola resiliensi akademik pada kedua kelompok. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa rerata skor resiliensi akademik mahasiswa tingkat awal secara numerik lebih tinggi dibandingkan mahasiswa tingkat akhir, meskipun tingkat variasi skor pada kedua kelompok relatif serupa. Perbedaan yang muncul lebih mencerminkan karakter dan pola resiliensi akademik yang dipengaruhi oleh konteks dan tuntutan akademik pada masing-masing tahap studi. Mahasiswa tingkat awal cenderung menghadapi tantangan adaptasi akademik dan regulasi emosi, sedangkan mahasiswa tingkat akhir lebih banyak menghadapi tekanan penyelesaian studi dan perencanaan masa depan. Temuan ini menunjukkan bahwa resiliensi akademik bersifat dinamis dan berkembang sesuai dengan pengalaman serta konteks akademik yang dihadapi mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang program pendampingan akademik yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa pada setiap jenjang studi.
ANALISIS HAMBATAN PENYELESAIAN SKRIPSI PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA Choirunisa’ Aliefani; Supriyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/96h3p304

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir sering kali menghadapi berbagai hambatan dalam proses penyusunan skripsi yang berpotensi memengaruhi kelancaran studi serta ketepatan waktu kelulusan. Hambatan tersebut dapat bersumber dari faktor internal maupun eksternal yang saling berkaitan dan membentuk dinamika tersendiri dalam proses penyelesaian tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai hambatan penyelesaian skripsi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Wiranegara, ditinjau dari aspek akademik, psikologis, proses bimbingan, ketersediaan fasilitas dan referensi, serta manajemen waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada mahasiswa tingkat akhir dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan penyelesaian skripsi bersifat multidimensional, dengan kecenderungan hambatan yang lebih dominan pada aspek manajemen waktu dan psikologis, seperti kesulitan mengatur jadwal, motivasi yang fluktuatif, dan tekanan emosional. Temuan ini memberikan gambaran kontekstual mengenai kondisi mahasiswa tingkat akhir dalam proses penyusunan skripsi dan dapat menjadi dasar bagi institusi pendidikan untuk merumuskan strategi pendampingan akademik yang lebih efektif.
Perbedaan Hasil Belajar Matematika Antara Siswa Yang Menggunakan Pedekatan Komputasional Dengan Pendekatan Pemecahan Masalah Polya Chusniah, Risa; Supriyo; Ani Afifah
AB-JME: Al-Bahjah Journal of Mathematics Education Vol. 3 No. 2 (2025): AB-JME Vol. 3 No.2 2025
Publisher : STAI Al-Bahjah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjme.v3i2.895

Abstract

The purpose of this study is to find out how the mathematics learning outcomes of students in grade VIII of SMP Negeri 4 Pasuruan are different from students taught by the Polya problem-solving method. This study was conducted using a quasi-experimental plan with the Non-Equivalent Control Group model. There were 28 students in class a who received treatment through the computational thinking approach and 23 students in class B who received treatment through the Polya approach. The initial test, or pretest, and the final test, or posttest, on the data centering material are research tools. Because the data was not normally distributed, the data analysis was carried out using the Wilcoxon Signed Ranks test to establish a difference between the pretest and posttest scores in each group. In addition, the Mann-Whitney U test is used to compare posttest scores between groups. The results of the Mann-Whitney U test showed that there was a significant difference between the two groups. Based on indicators of learning outcomes, accuracy, systematics, numeracy skills, problem identification, and reflection, students taught with a computational thinking approach showed an improvement compared to the Polya group. Research shows that the thinking approach is more effective in encouraging systematic, analytical, and strategic ways of thinking. The results show that computational thinking is effective in mathematics learning to improve students' problem-solving abilities.
REKONSTRUKSI HISTORIS, ANALISIS MATEMATIS, DAN IMPLIKASI PENDIDIKAN BITCOIN DALAM TRANSFORMASI SISTEM KEUANGAN DIGITAL GLOBAL Sandhy Duhita Mauladany Santoso; Ani Afifah; Supriyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/yykhjm05

Abstract

Penelitian ini merekonstruksi perkembangan historis, struktur matematis, serta implikasi pendidikan dari Bitcoin sebagai sistem keuangan digital terdesentralisasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis studi literatur komprehensif yang mencakup jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen resmi whitepaper. Pembahasan meliputi kemunculan Bitcoin pasca krisis finansial global 2008, perkembangan teknologi blockchain, serta transformasi paradigma kepercayaan dalam sistem moneter modern. Analisis matematis mencakup aritmetika modulo, fungsi hash kriptografis SHA-256, mekanisme konsensus Proof of Work, kriptografi kurva eliptik, dan algoritma tanda tangan digital ECDSA. Selain itu, pendekatan statistik seperti varians dan simpangan baku digunakan untuk menjelaskan volatilitas harga dan tingkat risiko investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bitcoin bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan perubahan struktur ekonomi berbasis validasi matematis. Dari perspektif pendidikan, integrasi konsep Bitcoin dalam pembelajaran matematika mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap teori abstrak melalui aplikasi nyata di dunia digital. Kesimpulannya, literasi matematika dan pemahaman kriptografi menjadi fondasi penting dalam memahami keberlanjutan serta arah masa depan sistem keuangan digital global.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Jumlah Mahasiswa Matematika di Universitas PGRI Wiranegara Lutfiah, Ainul; Supriyo
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5016

Abstract

This study aims to identify internal and external factors that influence the decline in the number of students in the Mathematics Education Study Program at PGRI Wiranegara University (UNIWARA). This study uses a quantitative approach with descriptive statistical analysis. The research subjects were all active students of the Mathematics Education Study Program at UNIWARA from the 2022–2024 cohorts, totaling 54 students, using total sampling techniques. Data were collected through Likert scale questionnaires, observations, and documentation, then analyzed using descriptive statistics through the calculation of mean values and percentages. The results showed that internally, the pedagogical quality of lecturers was in the fairly good category, but there were still weaknesses in academic management and supporting facilities, especially the stability of the lecture schedule and campus internet access. External factors included competition with other universities, more active and attractive promotional strategies, and consideration of tuition fees. Therefore, the decline in student enrollment is influenced by a combination of internal and external factors that require efforts to improve academic services and strengthen promotional strategies on an ongoing basis.