Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Representasi Bentuk Budaya Patriarki dalam Film ‘Tuhan Izinkan Aku Berdosa’ karya Hanung Bramantyo Husnah, Asmaul; Wahid, Abdul; Ulviani, Maria
Cakrawala Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v10i2.2177

Abstract

Sastra sebagai bentuk ekspresi manusia tidak hanya menghadirkan estetika dan kenikmatan batin, tetapi juga memuat refleksi sosial yang kritis, salah satunya terhadap budaya patriarki yang mengakar kuat dalam masyarakat. Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa merupakan contoh representasi wacana patriarki yang kompleks, yang menarik dikaji untuk mengungkap relasi kuasa dan ketimpangan gender dalam narasi serta kontribusinya terhadap pemahaman sastra kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk budaya patriarki yang direpresentasikan melalui narasi dan dialog dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data dalam penelitian ini berupa potongan dialog, adegan, dan narasi film dianalisis menggunakan teori patriarki dari Sylvia Walby dan Simone de Beauvoir. Sumber data penelitian ini berupa Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa Karya Hanung Bramantyo yang berdurasi 1 jam 53 menit yang ditayangkan di Bioskop pada tanggal 22 Mei 2024. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan tiga tahapan yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya patriarki dalam film ini tampil dalam dua bentuk utama: patriarki privat dan patriarki publik. Patriarki privat tercermin dalam dominasi laki-laki dalam ranah domestik, terutama melalui relasi kuasa dalam keluarga dan hubungan personal. Adapun patriarki publik ditampilkan dalam ruang-ruang sosial seperti institusi pendidikan, agama, dan politik, perempuan mengalami subordinasi dan marginalisasi secara sistematis. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pemanfaatan film sebagai media literasi kritis dalam pembelajaran sastra di sekolah, sekaligus sebagai alat refleksi sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ketimpangan gender yang masih berlangsung dalam kehidupan sehari-hari.
PERAN FASILITATOR DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG MENYENANGKAN DI RUMAH BERMAIN INSAN MERDEKA SIDOARJO Sari, Tungga Purnama; Husnah, Asmaul
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol. 11 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran fasilitator dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi anak usia 2-7 tahun di Rumah Bermain Insan Merdeka Sidoarjo. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator berperan sebagai perancang lingkungan belajar yang responsif, pendamping yang menerapkan teknik scaffolding, serta pembangun keamanan emosional melalui komunikasi positif. Lingkungan belajar dikonstruksi sebagai ekosistem eksplorasi berbasis material terbuka (loose parts) yang menghargai otonomi anak. Sinergi antara fasilitas yang mengundang rasa ingin tahu dan kehadiran fasilitator yang empati terbukti menciptakan suasana belajar tanpa tekanan (stress-free) dan memfasilitasi interaksi sosial lintas usia secara harmonis. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa kualitas kehadiran fasilitator merupakan kunci utama dalam mewujudkan konsep bermain yang bermakna dan membahagiakan bagi anak usia dini.
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI SMP NEGERI 4 SUNGGUMINASA Husnah, Asmaul; Tawe, Amiruddin; Kurniawan, Agung Widhi; Akbar, Abdi; Haeruddin, M. Ikhwan Maulana
Jurnal Ekonomi Kreatif dan Manajemen Bisnis Digital Vol 1 No 4 (2023): MEI
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jekombital.v1i4.490

Abstract

The study aims to explore and analyze the relationship between work discipline and teacher performance at SMP Negeri 4 Sungguminasa. This research employs a quantitative correlation-based approach to investigate the impact of work discipline on teacher performance at SMP Negeri 4 Sungguminasa. The study involves a sample of 45 teachers, and data collection is conducted through questionnaires. The analysis methodology comprises validity and reliability tests, classical assumption tests, simple linear regression tests, and hypothesis testing (t-test). The findings demonstrate a significant and positive relationship between work discipline (X) and teacher performance (Y). The calculated regression coefficient for Work Discipline is 0.682 (positive), indicating a direct effect. This implies that a one-unit increase in work discipline corresponds to a 0.682-unit increase in teacher performance. In essence, higher work discipline among teachers at SMP Negeri 4 Sungguminasa leads to enhanced teacher performance, while lower work discipline is associated with decreased performance at the school.