Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS BIAYA PRODUKSI USAHATANI DAN PEMASARAN KELAPA SAWIT RAKYAT (Elaeis guineensiss Jacq) TERHADAP PENDAPATAN PETANI Kurnia Putra; Dian Habibie
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.74 KB) | DOI: 10.32696/jan.v3i1.2003

Abstract

Kelapa sawit termasuk produk yang banyak diminati oleh petani saat ini, banyak petani cenderung berkelanjutan dalam agribisnis kelapa sawit karena tingkat keuntungan yang cukup tinggi..Penelitian yang dilakukan ini berjenis penelitian kuantitatif dengan bentuk analisis dan subjek yang dijadikan sumber dalam penelitian ini adalah petani kelapa sawit.Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh biaya produksi sedangkan untuk mengetahui pendapatan digunakan rumus pendapatan π = TR – TC dan rumus kelayakan R/C ratio dan mengetahui pola pemasaran kelapa sawit rakyat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak (Uji F) biaya produksi luas lahan, biaya peralatan, biaya bibit, biaya pestisida, biaya pupuk dan biaya tenaga kerja berpengaruh terhadap pendapatan petani kelapa sawit rakyat yaitu F hitung (1223,001) > F tabel (2,36). Sedangkan secara parsial (Uji T) bahwa biaya produksi luas lahan (X1), biaya peralatan (X2) dan biaya pupuk (X5) tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani kelapa sawit rakyat (Y) dan biaya bibit (X3), biaya pestisida (X4) dan biaya tenaga kerja (X6) berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani kelapa sawit rakyat (Y). Penerimaan rata-rata usahatani kelapa sawit rakyat adalah sebesar Rp. 24.439.488/ha/tahun, sedangkan biaya rata-rata yang dikeluarkan adalah sebesar Rp. 13.206.023/ha/tahun dengan demikian pendapatan rata-rata yang diperoleh adalah sebesar Rp. 11.233.465/ha/tahun. Analisis R/C Ratio pada usahatani kelapa sawit rakyat sebesar 1,85, artinya setiap biaya yang dikeluarkan sebanyak Rp. 13.206.023/ha/tahun maka akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 24.439.488/ha/tahun sehingga usahatani kelapa sawit rakyat mendapatkan keuntungan. Rantai pemasaran kelapa sawit rakyat di daerah penelitian yaitu petani menjual TBS ke Pedagang Pengumpul Desa Agen Kemudian Agen menjualnya ke Pabrik Industri Pengolahan CPO
Model Strategi Pemasaran Produk Umkm Untuk Meningkatkan Penjualan di Kelurahan Harjosari II Nomi Noviani; Dian Habibie; Leni Handayani; Sri Wahyuni; Bambang Hermanto
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v2i07.470

Abstract

UMKM memiliki potensi yang besar dalam perkembangannya, namun masih terdapat kendala yang sering dihadapi oleh para pelaku UMKM. Kendala tersebut antara lain keterbatasan akses pada permodalan, rendahnya kapasitas dan kualitas sumber daya yang tersedia, informasi dan teknologi, serta tingginya biaya produksi. Kendala tersebut dapat menghambat perkembangan UMKM sehingga kinerjanya rendah. Kinerja yang rendah menunjukkan bahwa organisasi tidak dapat mencapai tujuannya secara optimal dan proses produksi belum dijalankan secara efektif dan efisien. Hal tersebut menjadi permasalahan bagi UMKM, di kelurahan harjosari II maka perlu dilakukan peningkatan kinerja untuk mengatasi permasalahan tersebut. Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu kekuatan penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini karena UMKM dapat menciptakan lapangan pekerjaan paling banyak, sehingga dapat memberikan kontribusi besar dalam penyerapan tenaga kerja. UMKM mampu bertahan apabila menerapkan pengelolaan manajemen dengan baik terutama dalam segi pemasarannya. Perancangan strategi pemasaran dibutuhkan untuk dapat meningkatkan nilai jual, seperti pada produk UMKM di kelurahan harjosari II, perlu adanya perancangan strategi pemasaran dengan baik, Karena dengan adanya pengelolaan strategi pemasaran yang baik maka dapat meningkatkan omset penjualan. Produk umkm yang akan di teliti adalah hasil olahan ubi kayu yang merupakan hasil olahan umkm kelurahan harjosari II. Dari aspek produk, makanan ringan dari hasil olahan agroindustri ubi kayu yaitu keripik  dan kerupuk opak adalah produk hasil olahan dari UMKM di tempat penelitian. Dari hasil penelitian dapat di jelaskan Strategi penetapan harga produk olahan ubi kayu di tetapkan oleh produsen sesuai dengan biaya produksi yang di keluarkan saat memproduksi produk Untuk ke depan perlu dipertimbangkan penetapan harga dengan melihat faktor harga produk pesaing. Strategi promosi keripik dan opak ubi kayu masih terbatas sedangkan aspek promosi dalam penjualan pribadi (personal selling) telah dilakukan. Untuk aspek distribusi, keripik dan opak dipasarkan melalui pedagang pengecer (82 persen) dan langsung kepada konsumen (18 persen). Kondisi produsen makanan cemilan hasil olahan ubi kayu umumnya memiliki posisi tawar lebih lemah dan ketergantungan yang tinggi kepada pengecer karena keterbatasan modalnya, yang menjurus kepada pola hubungan patron-client.
Pelatihan dan Pendampingan Bercocok Tanam Sayuran Organik Di TK RA Ulfa Khairuna Nomi Noviani S; Sri Wahyuni; Dian Habibie; Bambang Hermanto; Junita Putri Rajana Harahap
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i07.471

Abstract

Yayasan Pendidikan Islam TK Raudhatul Atfhal Ulfa Khairuna, berdasarkan observasi di lapangan aspek permasalahan adalah kegiatan pembelajaran kurang efektif dan kreatif, apalagi metode pembelajaran harusnya lebih menarik sehingga dapat merangsang siswa untuk lebih giat belajar dalam hal tanaman untuk beralih ke tanaman sehat. Sehingga perlu diterapkan kepada para guru di sekolah TK Ulfa Khairuna. pentingnya budidaya tanaman secara organik dan dapat di terapkan kepada siswa TK Ulfa Khairuna. sejak dini di tanamkan pola kegiatan dan hidup sehat dan berkelanjutan bukan hanya untuk diri sendiri juga untuk lingkungan sekitar. Beberapa kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan adalah (1). sosialisasi atau penyuluhan hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mitra sasaran akan kesadaran kelestarian lingkungan. (2). Pelatihan yaitu memberikan pengetahuan terhadap mitra sasaran dalam budidaya sayuran organik yang baik. yaitu Pertanian organik dapat dicapai dengan berbagai cara, maka dapat dimulai dari penggunaan pupuk organik yang ada di sekitar lingkungan yang mudah ditemukan.
EDUKASI PENGEMBANGAN WISATA PANTAI DI DESA DENAI KUALA, KECAMATAN PANTAI LABU, KABUPATEN DELI SERDANG Dian Habibie; Leni Handayani; Sugiar; Sri Wahyuni; Nomi Noviani
Jurnal Pengabdian West Science Vol 2 No 07 (2023): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v2i07.525

Abstract

Selama ini, masyarakat belum mengelola daerah pesisir pantai terutama Pantai Muara Indah dikarenakan kurangnya informasi dan komunikasi. Padahal seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan wisatawan yang datang berkunjung ke Pantai Muara Indah, terjadi peningkatan permintaan wisata sebagai kebutuhan sekunder. Masyarakat mampu mengelola kawasan wisata pantai yang menarik serta menjaga lingkungan sekitar. Masyarakat mampu melakukan promosi sehingga banyak wisatawan yang datang ke kawasan wisata pantai, sehingga tercipta pasar yang dapat menambah pendapatan masyarakat sekitar.
Menyiapkan Wirausaha Muda Perduli Pertanian di Lingkungan SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan Leni Handayani; Ova Novi Irama; Sri Wahyuni; Nomi Noviani; Dian Habibie
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i01.913

Abstract

(1) Adanya perubahan pola pikir sehingga meningkatnya kepedulian siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan  pada bidang pertanian (2) Adanya pemahaman siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan terhadap teknologi budidaya pertanian modern yang hemat energi namun sederhana yaitu teknologi pertanian Vertikultur dan Hidroponik (3) Terkelolanya halaman gedung SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan dan sekitar bangunan serta lahan pekarangan melalui budidaya tanaman sayuran hidroponik dan tanaman obat-obatan, (4) Menyiapkan jiwa kewirausahaan siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan sebagai generasi penerus  (5) Meningkatnya kebersihan lingkungan sekolah karena terkelolanya sampah dedaunan dan limbah organik sebagai pupuk organik. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Agar proses pelatihan dapat terlaksana dengan baik dan mudah dipahami oleh mitra, maka dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu ceramah, diskusi/tanya jawab, dan praktik langsung serta pendampingan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama dengan kelompok mitra yaitu SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan. Dari kegiatan PKM yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan PKM UMN Al-Washliyah dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : Siswa SMK Swasta Al Washliyah 3 Medan yang menjadi Mitra Pengabdian memiliki perubahan pada mind set siswa SMK yaitu sikap peduli pada bidang pertanian khususnya budidaya hidroponik dan siswa dapat membudidayakan berbagai jenis tanaman sayuran pada sistem vertikultur, hidroponik  dan berlatih kewirausahaan sehingga dari kegiatan diharapkan dapat bermanfaat dalam mendukung usaha peningkatan income generating bagi pihak sekolah. Muatan Kewirausahaan dalam lingkup pengajaran di sekolah merupakan hal baru bagi mitra, yaitu SMK Swasta Al Washliyah 3 Medan sehingga memerlukan pendampingan khusus dan lebih intens; Kemauan untuk terus belajar ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi membuat Siswa SMK memilih untuk melanjutkan kuliah setelah lulus studi dan ada juga yang bekerja serta ingin mencoba membuka usaha sendiri.
Peran Bioteknologi Dalam Keterkaitan Berbagai Aspek Bidang Ilmu Pengetahuan Serta Mewujudkan Inovasi dan Kreatifitas di Kalangan Mahasiswa Universitas Harapan Medan Sri Wahyuni; Nomi Noviani; Anny Sartika; Dian Habibie; Leni Handayani
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i01.917

Abstract

Bioteknologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang mahluk hidup baik mikroorganisme maupun makroorganisme, perkembangan, pemanfaatan serta keterkaitan bidang ilmu tersebut terhadap ilmu lainnya. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini antara lain 1. Untuk meningkatkan pengetahuan terhadap Konsep Dasar bidang Bioteknologi, 2. Mengetahui Pemanfaatan Bioteknologi dalam Kehidupan Sehari-hari 3. Mengetahui keterkaitan Bidang Bioteknologi dengan ilmu –Ilmu yang lain. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi yaitu dengan memaparkan beberapa materi mengenai Bioteknologi melalui media aplikasi slide persentase. Metode yang kedua yaitu dengan menggunakan metode aplikasi yaitu menjelaskan dan mempraktikkan bentuk Bioteknologi baik modern maupun sederhana. Dari hasil kegiatan PKM diperoleh persentase mitra dari jumlah 100 orang menunjukkan sebanyak 19% (81 orang) responden dari mitra menjawab peran Bioteknologi sebagai bagian konsep dasar pengetahuan dan keterkaitan dengan pengetahuan lainnya dapat dengan mudah dipahami. 20% (80 orang) menyatakan keterkaitan dengan berbagai contoh serta aplikasi Bioteknologi dan penjelasan dari narasumber juga disampaikan dengan baik. Dari aspek berbagai bidang ilmu 20% (80 orang) dapat disampaikan dengan jelas, kemudian 20% (80 orang) peningkatan pengetahuan mitra terhadap pengetahuan baru terhadap bioteknologi dan persentase 21% (79 orang) siswa mengatakan peran manusia dalam bidang Bioteknologi dan sebagai mahluk ciptaan semakin dipahami dalam menjalankan kehidupan. Dari kesimpulan yang diperoleh bahwa rata-rata kegiatan pengenalan Bioteknologi ini sangat bermanfaat serta menambah pengetahuan jika dikaitkan dengan hal yang positif untuk kemajuan pengetahuan, mahluk social serta lingkungan sekitar.
Permen Jelly Mangrove Sebagai Nilai Tambah Buah Mangrove di Desa Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Dian Habibie; Leni Handayani; Sri Wahyuni; Nomi Noviani; Farida Yani; Bambang Hermanto; Sugiar Sugiar; Dita Deviana Fadhilah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1519

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah buah mangrove, memberdayakan masyarakat, dan melestarikan lingkungan melalui pengembangan produk permen jelly berbahan dasar buah mangrove. Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat Desa Bagan Serdang berhasil memproduksi permen jelly buah mangrove yang memiliki cita rasa yang unik dan kaya akan nutrisi. Program ini juga berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang pengolahan pangan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pengembangan produk olahan berbasis sumber daya lokal merupakan salah satu upaya yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melestarikan lingkungan.
Dampak Sosial Ekonomi Terhadap Penerapan Teknologi Padi Sawah di Desa Melati II Nomi Noviani; Dwi Novita Sari; Leni Handayani; Sri Wahyuni; Farida Yani; Dian Habibie
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v3i01.921

Abstract

Kemajuan bidang pertanian di Indonesia mengalami peningkatan yang terjadi secara signifikan dari masa ke masa. Penggunaan alat pertanian yang tradisional dari masa ke masa mengalami perubahan, dengan seiring berkembangnya zaman dan peningkatan serta perkembangan teknologi yang semakin pesat. Begitu juga di bidang pertanian dari pada saat petani sudah banyak menerapkan teknologi di bidang alat pertanian, sehingga memudahkan dan membuat kegiatan produksi pertanian menjadi lebih cepat dan efisien. Urgensi Penelitian, Untuk menganalisis dampak positif dan negatif pada penerapan penggunaan teknologi modern petani padi sawah desa Melati II. Metode penelitian dengan deskriptif kualitatif. Jenis dan sumber data yaitu jenis data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menjelaskan bahwa. Dampak positif dan negative terhadap penerapan teknologi adalah sebelum menggunakan teknologi petani padi sawah menggunakan alat pertanian yang tradisonal. Dan setelah menggunakan teknologi para petani padi sawah menggunakan teknologi modern. Dengan perubahan sarana produksi, terjadi banyak perubahan dalam kegiatan pertanian. Sebelum munculnya teknologi modern, pekerjaan para petani dan buruh tani bisa membutuhkan waktu yang tidak singkat, tetapi biaya produksi yang di keluarkan lebih sedikit karena menggunakan tenaga manual. Sedangkan setelah menggunakan teknologi pekerjaan petani lebih muda dan memakan waktu pengerjaan yang singkat. Tetapi petani mengeluarkan biaya produksi lebih dengan menggunakan teknologi modern. Dan kebutuhan untuk tenaga kerja juga berkurang karena sudah digantikan teknologi modern. Dengan begitu di simpulkan bahwa, pentingnya penerapan teknologi, tetapi teknologi maju juga memiliki sisi negatif, karena dengan adanya alat canggih tidak memerlukan banyak tenaga kerja hanya dengan beberapa orang alat tersebut bisa di jalankan. Sedangkan pekerjaan para tenaga kerja akan semakin berkurang. Karena bagian dari pekerjaannya sudah digantikan dengan alat modern.
EDUKASI PEMBUATAN KIT HIDROPONIK DI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA Al- WASHLIYAH Habibie, Dian; Noviani, Nomi; Wahyuni, Sri; Handayani, Leni
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022): Abdi Wina Edisi Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.687 KB) | DOI: 10.58300/abdiwina.v2i2.326

Abstract

Lahan sempit adalah salah satu permasalahan yang sampai sekarang ini menjadi permasalahan. Hidroponik adalah suatu cara mengatasi permasalahan lahan sempit, bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah sebagai tempat menanam tanaman.Peran mahasiswa dalam tanaman hidroponik ini masih sangat kurang. Permasalahan yang sering dijumpai dalam masyarakat yaitu kurang begitu peduli untuk hadir dalam suatu penyuluhan untuk mengetahui tanaman hidroponik. Sehingga masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tanaman hidroponik. Oleh karena itu penting untuk mahasiswa mengetahui hidroponik dan cara penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat membantu dalam mensosialisasikan teknik hidroponik kepada orang tua serta keluarga.
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP DAYA BELI DAGING SAPI DI PASAR TRADISIONAL DELI TUA KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG Muhammad Rafik Ali; Wahyuni, Sri; Sugiar; Habibie, Dian
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v4i2.3369

Abstract

Pasar tradisional mempunyai peran penting dalam penyediaan berbagai macam daging termasuk daging sapi. Pasar tradisional menampung banyak penjual yang mewakili golongan pedagang menengah kebawah. Penyediaan daging sapi dengan berbagai atribut di pasar tradisional di Kecamatan Deli Tua dengan berbagai macam atribut akan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Dalam melakukan pembelian daging sapi, konsumen akan selalu memperhatikan atribut-atribut yang melekat pada daging sapi tersebut seperti warna daging, bagian daging, dan kandungan lemak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik konsumen daging sapi dan persepsi konsumen terhadap keputusan di pasar tradisional Deli Tua di Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis data dalam penelitian ini merupakan upaya pengukuran secara kuantitatif dari hasil pengumpulan data yang bersifat kualitatif dan untuk selanjutnya dilakukan analisa atas hasil pengukuran menggunakan skala likert. Jawaban setiap item instrumen menggunakan gradasi sangat positif sampai sangat negative.Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen daging sapi di pasar tradisional digambarkan melalui beberapa sebaran. Rata-rata berejenis kelamin perempuan dengan rentang umur 18-28 tahun dengan pekerjaan sebagai pegawai swasta dan pendapatan sebesar > Rp. 3.000.000. Konsumen memiliki persepsi yang sangat baik pada tolak ukur Gaya hidup (92,27%), Kandungan Gizi (90,67%), Lokasi (84,00%), Harga (84,00%), dan Tekstur (80,27%). Sedangkan Kualitas (78,67%), termasuk pada kategori baik terhadap keputusan pembelian. Rataan dari keseluruhan perhitungan indeks skor yaitu 83,74%. Maka persepsi konsumen terhadap keputusan pembelian daging sapi di pasar deli tua dikategorikan sangat baik.