Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMASARAN UBI KAYU DI DESA PEGAJAHAN (Studi Kasus di desa pegajahan kecamatan pegajahan kabupaten serdang bedagai) Napitupulu, Julkifli; Wahyuni, Sri; Habibie, Dian
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v4i2.3429

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi pemasaran ubi kayu (Manihot esculenta), menganalisis strategi pemasaran yang telah dilakukan oleh petani ubi kayu (Manihot esculenta) dan rumusan strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pangsa pasar ubi kayu (Manihot esculenta) di Desa Pengajahan Kecamatan Pengajahan Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini menggunakan metode survey. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 22 orang. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada faktor internal yaitu kekuatan memiliki skor dengan nilai 1,77 dan kelemahan memiliki skor dengan nilai 1,57, sehingga jika dikurangkan maka hasilnya akan 0,20. Sedangkan pada faktor eksternal yaitu peluang memiliki skor dengan nilai 1,71 dan ancaman memiliki skor dengan nilai 1,56, jika skor yang diperoleh dari peluang dan ancaman dikurangkan maka hasilnya akan 0,15. Hasil dari diagram analisis SWOT menunjukkan titik koordinat (0,20 : 0,15) hal ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran petani ubi kayu (Manihot esculenta) di Desa Pengajahan Kecamatan Pengajahan Kabupaten Serdang Bedagai berada pada kuadran I yang merupakan suatu situasi yang nilai rata-ratanya menguntungkan karena memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan kesempatan yang ada.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI SEMANGKA MERAH NON BIJI (CITRULLUS VULGARIS) DI DESA LESTARI DADI KECAMATAN PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Akbar, Muhammad; Noviani, Nomi; Habibie, Dian; Wahyuni, Sri
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v4i2.3430

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam usahatani semangka merah non biji masih ada para petani yang kurang paham tentang analisis biaya produksi dan analisis pendapatan sehingga masih perlunya bimbingan dan arahan untuk mempelajari biaya tetap dan biaya tidak tetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani dalam usahatani semangka merah non biji di Desa Lestari Dadi Kecamatan Pegajahan. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu bulan Mei –Agustus 2024 yang berlokasi di Lestari Dadi Kecamatan Pengajahan.Pengambilan populasi dalam penelitian ini dilakukan dengan secara acak sederhana atau simple rondom sampling yaitu petani semangka merah non biji . Sedangkan untuk penentuan sampel yakni dengan mengambil 34 orang yang terlibat dalam usahatani semangka merah non biji. Analisisis data yang di gunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan Analisis faktor produksi biaya tetap sewa lahan nilai rata-rata sebesar Rp. 486.471,- dan biaya tetap tenaga kerja biaya rata-rata hari orang kerja (HOK) sebanyak 24 orang dengan nilai total rata-rata upah kerja petani semangka merah non biji sebesar Rp 2.384.941, Total biaya bibit semangka merah non biji rata-rata sebesar Rp.1.167.794,- Sehingga total biaya keseluruhan pupuk untuk tanaman semangka merah non biji rata-rata sebesar Rp. 599.074,-, Total biaya keseluruhan pestisida untuk tanaman semangka merah non biji rata-rata sebesar Rp. 319.706,-, Total biaya variabel rata-rata sebesar Rp.6.788.828 dengan total penerimaan sebesar Rp. 31.951.557,- dari hasil usahatani semangka merah non biji.Pendapatan rata-rata yang di peroleh pada usahatani semangka di Desa Lestari Dadi Kecamatan Pegajahan sebesar Rp 25.162.729,-/ha,- dengan jumlah responden 34 dengan rata-rata luas lahan 0,32 ha
PERSEPSI PETANI TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH KECAMATAN LUBUK PAKAM KABUPATEN DELI SERDANG (STUDI KASUS DESA PAGAR JATI) Supiatun, Aji Nurahman; Habibie, Dian
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v4i2.3435

Abstract

Pendapatan petani saat ini merupakan masalah yang sangat serius karena banyak penduduk yang tinggal di desa bergerak di sektor pertanian. Pendapatan petani yang berasal dari hasil produksi pertanian diolah oleh para petani. Sektor pertanian merupakan sektor yang dapat diandalkan dalam pemulihan perekonomian nasional. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui Persepsi Pendapatan petani padi sawah mengenai di Desa Pagar Jati Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi Pendapatan petani petani padi sawah mengenai di Desa Pagar Jati Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. Dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dilakukan dengan metode survey. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan metode wawancara dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner) kepada petani padi di Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deksriptif dan analisis skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Presepsi petani terhadap pendapatan Berdasarkan masing-masing tolak ukur dapat dilihat bahwa setiap indeks skor pada tolak ukur masing-masing variabel sebesar 80,18%. Dengaan rincian pada tolak ukur Luas Lahan mencapai 90,2% berarti sangat baik, Harga Pupuk 57,4% berarti baik, Teknologi 74,10% yang berarti baik, Cuaca 89,48% yang berarti sangat baik, Harga Gabah 84,64% yang berarti sangat baik, Tenaga Kerja 80% yang berarti baik dan Pestisida 87,43% yang berarti sangat baik dan Irigasi 84,07% yang berarti baik dan Pendapatan 74,3% yang berarti baik. Maka persepsi Petani terhadap Pendapatan petani di desa Pagar jati dikategorikan sangat baik.
Potensi Mikroba Sebagai Pelapis Benih Dalam Mempertahankan Kualitas Selama Penyimpanan Wahyuni, Sri; Handayani, Leni; Habibie, Dian; Noviani, Nomi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi mikroba sebagai pelapis benih dengan menggunakan tiga isolate yaitu Bacillus sp, Pseudomonas sp dan Rhizobium sp terhadap kualitas selama masa penyimpanan. penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial Faktor pertama adalah C0= Tanpa Coating, C1= Coating Bacillus, C2= Coating Pseudomonas, C3=Coating Rhizobium. Faktor kedua adalah penyimpanan P1= Penyimpanan 1 bulan, P2= Penyimpanan 2 bulan, P3=Penyimpanan 3 bulan. Semua perlakuan ini di ulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi pada semua parameter pengamatan dengan kombinasi perlakuan tanaman yang dilapisi bakteri (coating). Pelapisan benih dengan menggunakan Bakteri Pseudomonas sp dapat mempertahankan daya kecambah hingga97,93% dengan indeks vigor 88,90% sampai periode penyimpanan selama 3 bulan. Pelapisan benih dengan menggunakan bakteri Bacillus, sp mampu mempertahankan daya kecambah dengan persentase 93,45% dengan vigor 86,30%. Pada Rhizobium persentase daya kecambah sebesar 89,00% dengan indeks vigor 90,25%.  Selanjutnya, untuk persentase kejadian penyakit terlihat persentase terendah pada bakteri Pseudomonas dengan persentase 20%, diikuti Rhizobium sebesar 22 % dan Bacillus sebesar 26 % dibandingkan dengan kontrol sebesar 40%. Berdasarkan perlakuan Bakteri yang digunakan ketiga bakteri yang digunakan memiliki potensial untuk dikembangkan sebagai treatment dengan masa periode simpan 3 bulan.
Isolasi Dan Karakterisasi Bakteri Tanah Rhizosfer Tanaman Di Kawasan Hutan Wisata Sibolangit Sumatera Utara Wahyuni, Sri; Noviani, Nomi; Habibie, Dian; Hermanto, Bambang
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9816

Abstract

Kawasan Hutan Wisata alam Sibolangit termasuk daerah yang mempunyai produktivitas  serasah yang tinggi. Keberadaan proses kegiatan dekomposisi sangat tergantung terhadap peran dari mikroorganisme tanah antara lain bakteri, peran bakteri sebagai bagian dari agen dekomposisi sangat penting  karena berperan dalam penyedia unsur hara bagi tanaman sehingga dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. Salah satu habitat mikroorganisme yang menarik di hutan adalah rhizosfer. Keberadaan bakteri rhizosfer memiliki peluang yang besar terutama dalam penyediaan hara bagi tanaman maupun sebagai pengendali patogen.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengkarakterisasi keragaman bakteri tanah  yang berada di sekitar rhizosfer akar. Sampel tanah diambil secara acak dan dilakukan  ulangan sebanyak tiga kali. Isolasi sampel tanah dilakukan dengan menggunakan cara  sebar  untuk mendapatkan isolate yang diinginkan. Pemurnian isolat dilakukan dengan metode streak plate, selanjutnya diidentifikasi dan dikarakterisasi. Dari hasil diperoleh 10 spesies koloni bakteri dengan isolat yang terpilih dengan berbagai bentuk morfologi, tepi koloni dan elevasi yang berbeda. Hasil uji pengecatan gram diperoleh di dominasi dengan bentuk coccus dan basil, uji pati, TSIA dan gelatin menunjukkan hasil positif ke 10 koloni, Uji Sitrat positif koloni T3, T4, T6, T7 , T8, T9 dan Katalase Positif (T1,T2 ,T3 ,T4 ,T5 dan T 10).
Komparasi Proksimat Pada Kedelai Lokal Varietas Anjasmoro Dan Kedelai Impor Handayani, Leni; Wahyuni, Sri; Habibie, Dian
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan komposisi proksimat pada kedelai lokal varietas anjasmoro dan kedelai impor. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian yaitu kacang kedelai dengan dua jenis varietas berbeda yaitu kedelai impor dan kedelai lokal. Kedelai lokal varietas Anjasmoro yang diperoleh dari Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI) Malang, sedang kedelai impor merek Bola diperoleh dari Primkopti (Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia) Kampung Sanan Malang. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah bahwa hasil Proksimat kedelai lokal varietas Anjasmoro  dan kedelai impor antara lain kadar air yang  tinggi terdapat pada kedelai lokal yaitu 12,07% dibandingkan kedelai impor  yaitu 10,84 %.  Kadar protein yang  tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 43,43 %. Kadar Lemak yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 19,29% dibandingkan kedelai lokal yaitu 17,70 %. Kadar abu yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 1,92% dibandingkan  kedelai lokal yaitu 1.19 %. Kadar karbohidrat yang tinggi terdapat pada kedelai lokal 27,52 % dibandingkan kedelai lokal yaitu 24.52%. Direkomendasikan kepada pengusaha olahan kedelai pembuatan tahu dan tempe untuk menggunakan kedelai impor dikarenakan memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi yang dapat menghasilkan tahu dan tempe memiliki kualitas yang baik sehingga lebih menguntungkan.
Isolasi Dan Karakterisasi Bakteri Tanah Rhizosfer Tanaman Di Kawasan Hutan Wisata Sibolangit Sumatera Utara Wahyuni, Sri; Noviani, Nomi; Habibie, Dian; Hermanto, Bambang
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9816

Abstract

Kawasan Hutan Wisata alam Sibolangit termasuk daerah yang mempunyai produktivitas  serasah yang tinggi. Keberadaan proses kegiatan dekomposisi sangat tergantung terhadap peran dari mikroorganisme tanah antara lain bakteri, peran bakteri sebagai bagian dari agen dekomposisi sangat penting  karena berperan dalam penyedia unsur hara bagi tanaman sehingga dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. Salah satu habitat mikroorganisme yang menarik di hutan adalah rhizosfer. Keberadaan bakteri rhizosfer memiliki peluang yang besar terutama dalam penyediaan hara bagi tanaman maupun sebagai pengendali patogen.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengkarakterisasi keragaman bakteri tanah  yang berada di sekitar rhizosfer akar. Sampel tanah diambil secara acak dan dilakukan  ulangan sebanyak tiga kali. Isolasi sampel tanah dilakukan dengan menggunakan cara  sebar  untuk mendapatkan isolate yang diinginkan. Pemurnian isolat dilakukan dengan metode streak plate, selanjutnya diidentifikasi dan dikarakterisasi. Dari hasil diperoleh 10 spesies koloni bakteri dengan isolat yang terpilih dengan berbagai bentuk morfologi, tepi koloni dan elevasi yang berbeda. Hasil uji pengecatan gram diperoleh di dominasi dengan bentuk coccus dan basil, uji pati, TSIA dan gelatin menunjukkan hasil positif ke 10 koloni, Uji Sitrat positif koloni T3, T4, T6, T7 , T8, T9 dan Katalase Positif (T1,T2 ,T3 ,T4 ,T5 dan T 10).
PERCEPTION OF PADDY RICE FARMERS TOWARDS THE USE OF IRRIGATION FACILITIES IN IMPROVING REGIONAL FINANCIAL PERFORMANCE "Case Study of Indonesia and Malaysia" Leni Handayani; Alistraja Dison Silalahi; Sri Wahyuni; Dian Habibie; Mariam Setapa; Tismazammi Mustafa
Journal of Accounting Research, Utility Finance and Digital Assets Vol. 3 No. 1 (2024): July
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/jaruda.v3i1.195

Abstract

This study aims to determine the perception of farmers towards the use of irrigation facilities in an effort to increase the income of paddy rice farmers (Case Study: Paddy Rice Farmers in Indonesia and Malaysia. The method used with the Likert scale is a scale used to measure, behavior, attitude or opinion of a person or group regarding a social event or phenomenon. The results of the study show that the perception of paddy rice farmers towards the use of irrigation facilities in Indonesia, that the highest Score Index is found in the use of fertilizer (98%). With the use of irrigation facilities, it is more economical to use fertilizers. The respondents' answers were 9 (30%) farmers who stated that they strongly agreed, 12 (40%) stated that Sutuju and 9 (30%) stated that they were Neutral and the lowest score index was in the use of pesticides (75%). The use of irrigation facilities can reduce the use of pesticides. The respondents' answers were 5 (16.7%) farmers who stated that they strongly agreed, 15 (50%) stated that Sutuju and 10 (33.3%) stated that they were neutral. The perception of paddy rice farmers towards the use of irrigation facilities in Malaysia, that the highest Score Index is found in the land area (98%). The more land planted with rice paddies using irrigation facilities, the higher the production. The respondents' answers were 28 (93.3%) farmers who stated that they strongly agreed, 2 (6.67%) stated that they agreed and it was easier to manage land that uses irrigation facilities. The respondents' answers were 26 (86.6%) farmers who stated Strongly Agree, 4 (13.3%) stated Sutuju, so with the hope that all rice farmers want irrigation and the lowest score index is in the use of pesticides (78%).
Sosialisasi dan Pemanfaatan Sampah Organik di Lingkungan Sekolah SD Negeri 24 Medan Nomi Noviani; Dian Habibie; Sri Wahyuni; Rahmat Suryanto Pirngadi; Dita Deviana Fadhillah; Sugiar Sugiar; Bambang Hermanto
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i01.1885

Abstract

Sekolah Dasar Negeri 24 yang terletak di jalan sisisngamangaraja Medan, berdasakan hasil observasi aspek permasalahan di SD 24 adalah banyak sampah sampah organik yang ada di lingkungan sekolah yang tidak dimanfaatkan dan hanya di sapu kemudian di buang. Dengan isu pemanasan global saat ini. Kegiatan ini perlu di laksanakan guna untuk memberikan tambahan kegiatan murid- murid SD untuk bisa cinta lingkungan dengan memberikan sosialisasi tentang manfaat sampah organik, yang bisa di manfaatkan untuk kegiatan bidang pertanian dan lingkungan. Dan menjadi dasar murid murid agar bisa selalu mencintai lingkungan sekitar. Pemanfaatan sampah organik ini bisa diterapkan dalam metode pembelajaran di sekolah. Terutama pelajaran ilmu pengetahuan alam. Pengabdian kepada masyarakat yang akan di laksanakan yaitu (1). Penyuluhan dan sosialisasi yang bertujuan memberi ilmu dan pemahaman tentang pentingnya melestarikan lingkungan. (2). Memberikan pelatihan kepada mitra untuk mulai memisahkan sampah organik dan anorganik tidak dalam satu wadah. Dan memberikan pelatihan untuk pengolahan sampah organik.
Analisis Peran Penyuluh Pertanian Lapangan Terhadap Peningkatan Hasil Panen Petani Kedelai di Desa Pasir Julu, Kecamatan Sosa Julu, Kabupaten Padang Lawas Anggian Apik Pohan; Dian Habibie
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i02.2004

Abstract

Penyuluh pertanian lapangan memiliki peran sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kemampuan petani dan meningkatkan hasil panen. Namun terbatasnya ketersediaan penyuluh pertanian lapangan di beberapa daerah dapat menghambat kemampuan petani dalam meningkatkan hasil panen. Sehingga perlu dilakukan analisis terhadap dampak ketersediaan penyuluh pertanian lapangan terhadap peningkatan hasil panen petani kedelai. Adapun metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan data primer yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara, yang menjadi populasi pada penelitian yaitu para petani kedelai yang ada di Desa Pasir Julu, Kecamatan Sosa Julu, Kabupaten Padang Lawas. adapun sampel yang digunakan yaitu random sampling, adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa Penyuluh Pertanian Lapangan di Desa Pasir Julu memiliki peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan produktivitas tanaman kedelai. Dengan bertindak sebagai guru, fasilitator, dan penghubung, penyuluh berhasil meningkatkan hasil panen sebesar 64%. Peran guru menjadi yang paling dominan, diikuti oleh peran sebagai fasilitator dan pentransfer informasi. Diharapkan agar pemerintah daerah memperhatikan petani kedelai yang ada di Kabupaten Padang Lawas, Kecamatan Sosa Julu, dikarenakan tanaman kedelai merupakan tumpuan harapan bagi hidup sebagian besar pada masyarakatnya.