Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI MOTIVASI KERJA PADA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI KAMPUS SULAWESI SELATAN Putri, Jeanne Guna; Abduh, Thamrin; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai melalui Motivasi Kerja pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). Responden dalam penelitian ini adalah seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berjumlah 68 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap Kinerja Pegawai melalui Motivasi Kerja. Disiplin Kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai, baik secara langsung maupun melalui Motivasi Kerja sebagai variabel intervening. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran pimpinan yang mampu memotivasi dan memberikan arahan yang tepat kepada pegawai serta budaya kerja yang disiplin menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja. Selain itu, Motivasi Kerja juga memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa Gaya Kepemimpinan, Disiplin Kerja, dan Motivasi Kerja merupakan determinan utama yang tidak dapat diabaikan dalam upaya peningkatan Kinerja Pegawai secara berkelanjutan di lingkungan IPDN Kampus Sulawesi Selatan This study aims to analyze the influence of Leadership Style and Work Discipline on Employee Performance through Work Motivation at the Institute of Public Administration (IPDN) South Sulawesi Campus. The research employed a descriptive quantitative approach using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) as the analytical technique. The respondents were all 68 Civil Servants (ASN) at the IPDN South Sulawesi Campus. The findings reveal that Leadership Style has a positive and significant effect on Employee Performance, both directly and indirectly through Work Motivation. Similarly, Work Discipline also significantly affects Employee Performance, with Motivation acting as a mediating variable. These results indicate that effective leadership, which encourages innovation and provides proper guidance, along with a culture of discipline, plays a vital role in enhancing performance. Furthermore, Work Motivation is proven to significantly contribute to improving employees' quality and productivity. This research emphasizes that Leadership Style, Work Discipline, and Work Motivation are crucial determinants in the continuous improvement of Employee Performance within the institutional environment of IPDN South Sulawesi Campus.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN TEKNOLOGI KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN MELALUI PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA DI SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI AMKOP MAKASSAR Safitri, Dinar; Chahyono, Chahyono; Suriani, Seri
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.6010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan teknologi keuangan terhadap kinerja keuangan mahasiswa, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perilaku pengelolaan keuangan sebagai variabel mediasi. Studi kuantitatif ini melibatkan 154 mahasiswa aktif pengguna teknologi keuangan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi keuangan berpengaruh positif dan signifikan secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja keuangan mahasiswa melalui perilaku pengelolaan keuangan. Literasi keuangan memiliki pengaruh positif terhadap perilaku pengelolaan keuangan, namun pengaruh langsungnya terhadap kinerja keuangan tidak signifikan, kemungkinan dipengaruhi oleh validitas indikator literasi yang terbatas. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan yang diiringi dengan penguatan perilaku pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan teknologi keuangan secara bijak untuk mendukung kemandirian finansial mahasiswa di era digital. Implikasi praktis dari penelitian ini mendorong institusi pendidikan untuk mengintegrasikan edukasi literasi dan teknologi keuangan dalam kurikulum dan program pelatihan mahasiswa. This study aims to analyze the effect of financial literacy and financial technology on students' financial performance, both directly and indirectly through financial management behavior as a mediating variable. A quantitative approach was employed, involving 154 active users of financial technology among students at Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar. Data were analyzed using Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results reveal that financial technology has a positive and significant direct and indirect effect on students' financial performance through financial management behavior. Financial literacy positively influences financial management behavior; however, its direct effect on financial performance was not statistically significant, potentially due to limited validity of literacy indicators. These findings highlight the importance of enhancing financial literacy alongside strengthening financial management behavior, as well as the prudent use of financial technology to support students' financial independence in the digital era. Practically, the study suggests educational institutions integrate financial literacy and technology education into student curricula and training programs.
ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN BESARAN GAJI TERHADAP KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA DENGAN MEDIASI STRES KERJA PADA PERUSAHAAN PELAYARAN DI MAKASSAR Ratih, Ratih; Mardjuni, Sukmawati; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5956

Abstract

Dalam dunia kerja modern, keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi karyawan menjadi isu yang semakin krusial. Perubahan dinamika organisasi, tekanan untuk mencapai target, serta beban kerja yang terus meningkat sering kali menyebabkan ketidakseimbangan yang berdampak pada kualitas hidup dan produktivitas karyawan. Selain itu, kompensasi finansial yang tidak sebanding dengan beban kerja berpotensi memicu stres kerja yang berkepanjangan. Dalam konteks ini, perusahaan dituntut untuk mampu menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya menuntut kinerja tinggi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan psikologis dan emosional para karyawannya. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan besaran gaji terhadap stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja, serta peran mediasi stres kerja dalam hubungan antara beban kerja dan besaran gaji terhadap keseimbangan kehidupan kerja karyawan pada perusahaan pelayaran di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 70 karyawan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS versi 4.1.0.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja (p < 0,01), sedangkan besaran gaji berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja (p < 0,01). Beban kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keseimbangan kehidupan kerja, sedangkan gaji berpengaruh positif dan signifikan terhadap keseimbangan tersebut. Stres kerja terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keseimbangan kehidupan kerja (p < 0,01). Selain itu, stres kerja memediasi secara signifikan hubungan antara beban kerja dan gaji terhadap keseimbangan kehidupan kerja. Implikasi dari temuan ini memberikan kontribusi penting bagi perusahaan dalam menyusun kebijakan terkait distribusi beban kerja dan sistem kompensasi yang adil, guna menjaga stabilitas psikologis karyawan serta mendorong terciptanya keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik. In the current landscape of professional work, maintaining a healthy balance between job demands and personal life has emerged as a critical concern. Increasing workloads, organizational pressures, and unmet compensation expectations often contribute to elevated stress levels and deteriorating employee well-being. When employees are overburdened and undercompensated, their mental and emotional resilience is likely to decline, ultimately affecting job satisfaction and overall productivity. This issue is particularly relevant in sectors with high operational intensity, such as the shipping industry. Given this background, the present study aims to examine the influence of workload and salary on job stress and work-life balance, as well as the mediating role of job stress in the relationship between workload, salary, and work-life balance among employees in shipping companies based in Makassar. A quantitative approach was employed, involving 70 employees as respondents. Data were collected using structured questionnaires and analyzed with SmartPLS version 4.1.0.8. The results reveal that workload has a positive and significant effect on job stress (p < 0.01), while salary has a negative and significant effect on job stress (p < 0.01). Additionally, workload negatively and significantly affects work-life balance, whereas salary positively and significantly influences it. Job stress itself has a negative and significant impact on work-life balance (p < 0.01). The mediation analysis further shows that job stress significantly mediates the relationship between workload and salary on work-life balance. These findings provide valuable insights for companies to design more balanced workload allocations and equitable salary structures. Such policies are essential for minimizing employee stress and fostering a more sustainable and productive work-life equilibrium.
ANALISIS PROGRAM PEMANFAATAN ENERGI LISTRIK TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MELALUI PENINGKATAN PENJUALAN TENAGA LISTRIK PADA PT. PLN (PERSERO) ULP LAKAWAN Lerrick, Mochamad Ramadhan; Ruslan, Muchlis; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5957

Abstract

Dalam era transisi energi yang terus berkembang, pemanfaatan energi listrik secara optimal menjadi salah satu strategi utama bagi perusahaan penyedia tenaga listrik untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kinerja bisnis. PT PLN (Persero) sebagai perusahaan negara yang bertanggung jawab atas penyediaan tenaga listrik di Indonesia menghadapi tantangan untuk tidak hanya meningkatkan penjualan tenaga listrik, tetapi juga mengoptimalkan program pemanfaatan energi secara berkelanjutan. Di tengah tuntutan peningkatan layanan publik dan efisiensi internal, penting untuk memahami bagaimana program-program strategis, seperti pemanfaatan energi listrik, dapat berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program pemanfaatan energi listrik terhadap peningkatan penjualan tenaga listrik dan kinerja perusahaan, serta menguji peran mediasi peningkatan penjualan dalam hubungan tersebut di PT PLN (Persero) ULP Lakawan, Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data diperoleh dari 129 responden melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS 4.1.0.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemanfaatan energi listrik berpengaruh positif dan signifikan terhadap penjualan tenaga listrik (beta = 0,186; p = 0,010), dan penjualan tenaga listrik berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan (beta = 0,673; p = 0,000). Program pemanfaatan energi listrik juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui penjualan listrik (beta = 0,437; p = 0,000). Nilai Adjusted R² menunjukkan bahwa 13,3% peningkatan penjualan listrik dan 57,4% kinerja perusahaan dapat dijelaskan oleh model ini. Temuan ini menegaskan bahwa program pemanfaatan energi listrik merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kinerja PT PLN melalui peningkatan penjualan tenaga listrik. In the era of the ever-growing energy transition, optimal utilization of electrical energy is one of the main strategies for electricity providers to improve operational efficiency and business performance. PT PLN (Persero) as a state-owned company responsible for the provision of electricity in Indonesia faces the challenge of not only increasing electricity sales, but also optimizing sustainable energy utilization programs. Amidst demands for increased public services and internal efficiency, it is important to understand how strategic programs, such as electricity utilization, can have a direct or indirect impact on company performance. This study aims to analyze the effect of electricity utilization programs on increasing electricity sales and company performance, and to test the mediating role of increased sales in this relationship at PT PLN (Persero) ULP Lakawan, Enrekang Regency. This study uses a quantitative approach with a correlational design. Data were obtained from 129 respondents through a questionnaire and analyzed using the SmartPLS 4.1.0.8 application. The results showed that the electricity utilization program had a positive and significant effect on electricity sales (beta = 0.186; p = 0.010), and electricity sales had a significant effect on company performance (beta = 0.673; p = 0.000). The electricity utilization program also had a significant effect on company performance both directly and indirectly through electricity sales (beta = 0.437; p = 0.000). The Adjusted R² value showed that 13.3% of the increase in electricity sales and 57.4% of company performance could be explained by this model. These findings confirm that the electricity utilization program is an effective strategy in improving PT PLN's performance by increasing electricity sales.
PERAN MEDIASI KOMITMEN DALAM PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN DI PT GRAHA MANDIRI ABADI MAKASSAR Abdoellah, Benyamin Goeliling; Ruslan, Muhlis; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Loyalitas Karyawan melalui peran mediasi Komitmen pada PT Graha Mandiri Abadi di Kota Makassar. Studi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami dinamika internal perusahaan, khususnya faktor-faktor yang membentuk dan memperkuat loyalitas karyawan dalam konteks organisasi lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Teknik analisis data yang diterapkan adalah Structural Equation Modeling (SEM), dengan populasi penelitian sebanyak 100 orang karyawan yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan dan Disiplin Kerja secara signifikan berpengaruh positif terhadap Komitmen Karyawan. Selain itu, Komitmen juga terbukti memberikan pengaruh positif terhadap Loyalitas Karyawan. Temuan penting dari penelitian ini adalah peran mediasi Komitmen yang signifikan dalam menjembatani pengaruh Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Loyalitas. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas kepemimpinan dan penerapan disiplin yang konsisten sangat diperlukan dalam memperkuat komitmen, yang pada akhirnya berimplikasi pada peningkatan loyalitas karyawan. Kontribusi orisinal dari penelitian ini terletak pada pembuktian empiris peran mediasi Komitmen dalam konteks perusahaan lokal di Makassar, yang juga memberikan implikasi praktis bagi organisasi sejenis di wilayah yang sama. This study aims to analyze the influence of Leadership and Work Discipline on Employee Loyalty through the mediating role of Commitment at PT Graha Mandiri Abadi in Makassar City. The research is motivated by the need to understand the internal dynamics of organizations, particularly the key factors that shape and strengthen employee loyalty within the context of local enterprises. A quantitative approach with a causal associative research design was employed. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM), involving the entire population of 100 employees selected through a saturated sampling technique. The findings indicate that Leadership and Work Discipline have a significant positive influence on Employee Commitment. Furthermore, Commitment is found to significantly influence Employee Loyalty. A critical finding of this study is the significant mediating role of Commitment in the relationship between Leadership, Work Discipline, and Loyalty. This implies that enhancing leadership quality and consistently enforcing work discipline are crucial in fostering commitment, which in turn contributes to increased employee loyalty. The original contribution of this research lies in its empirical validation of the mediating role of Commitment within a specific local corporate setting, providing practical implications for similar organizations operating in the same region.
EFEK MEDIASI MOTIVASI KERJA PADA PENGARUH KARAKTERISITIK INDIVIDU DAN EMPLOYEE ENGAGEMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT PLN (PERSERO) UP2D MAKASSAR Faiz, Ahmad Faiz R; Chahyono, Chahyono; Ruslan, Muhlis
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi motivasi kerja dalam hubungan antara karakteristik individu dan employee engagement terhadap kinerja karyawan di PT PLN (Persero) UP2D Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 75 responden yang merupakan karyawan aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu dan employee engagement memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja karyawan. Temuan penting lainnya adalah bahwa motivasi kerja secara signifikan memediasi hubungan antara karakteristik individu dan employee engagement terhadap kinerja. Nilai R-square menunjukkan bahwa motivasi kerja mampu menjelaskan variabilitas sebesar 70,1%, sedangkan kinerja karyawan dipengaruhi sebesar 73,4% oleh variabel yang diteliti. Hal ini menegaskan bahwa peningkatan karakteristik individu dan employee engagement dapat mendorong motivasi kerja yang lebih tinggi, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kinerja. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar manajemen memperkuat program pengembangan individu, pelatihan berkelanjutan, serta menciptakan sistem penghargaan yang adil untuk meningkatkan motivasi dan keterikatan kerja karyawan. Penelitian ini juga merekomendasikan eksplorasi variabel lain yang mungkin berpengaruh dalam model hubungan ini, seperti kepemimpinan, budaya organisasi, atau kepuasan kerja.   This study aims to analyze the mediating effect of work motivation on the relationship between individual characteristics and employee engagement on employee performance at PT PLN (Persero) UP2D Makassar. A quantitative approach was employed, utilizing Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis. Data were collected through questionnaires distributed to 75 employees. The results reveal that both individual characteristics and employee engagement positively and significantly influence work motivation and employee performance. Another significant finding is that work motivation plays a mediating role in the relationship between individual characteristics and employee engagement with employee performance. The R-square values indicate that work motivation accounts for 70.1% of the variance, while employee performance is explained by 73.4% of the studied variables. These findings highlight that improving individual characteristics and enhancing employee engagement contribute to increased work motivation, ultimately leading to better performance outcomes. The practical implication of this study suggests that management should prioritize employee development programs, continuous training, and fair reward systems to sustain motivation and engagement. Furthermore, the study recommends future research to investigate other potential influencing factors, such as leadership, organizational culture, or job satisfaction, to enrich the understanding of employee performance dynamics.
EVALUASI PELAKSANAAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI MANAJEMEN OPERASIONAL KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN UTAMA MAKASSAR Fitriani, Fitriani; Saleh, Haeruddin; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5974

Abstract

Kinerja Pegawai, Pelaksanaan Anggaran, Manajemen Operasional, Pengaruh Langsung, dan Variabel Mediasi menjadi fokus utama dalam penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelaksanaan anggaran terhadap kinerja pegawai melalui peran manajemen operasional sebagai variabel mediasi. Kinerja pegawai merupakan refleksi dari keberhasilan instansi dalam mencapai tujuan organisasi pada periode tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 responden yang merupakan pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan anggaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pelaksanaan anggaran yang dilakukan tepat waktu dan sesuai perencanaan memberikan ruang bagi pegawai untuk menyelesaikan pekerjaan secara efektif. Selain itu, manajemen operasional terbukti memiliki peran signifikan sebagai variabel mediasi dalam memperkuat pengaruh pelaksanaan anggaran terhadap kinerja pegawai. Dengan manajemen operasional yang berjalan optimal, proses pelaksanaan anggaran menjadi lebih efisien, sehingga berimplikasi pada peningkatan kinerja pegawai secara keseluruhan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pelaksanaan anggaran tidak hanya berdampak langsung terhadap kinerja, tetapi juga secara tidak langsung melalui penguatan aspek manajemen operasional di lingkungan kerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Makassar. Employee Performance, Budget Implementation, Operational Management, Direct Influence, and Mediating Variable are the central themes of this study, which aims to analyze the impact of budget implementation on employee performance through operational management as a mediating variable. Employee performance reflects the success of an organization in achieving its goals within a specific period. This research employs a quantitative approach using Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) for data analysis. The sample consists of 68 respondents who are employees of the Office of Harbormaster and Port Authority of Makassar. The findings reveal that budget implementation has a positive and significant influence on employee performance. Timely and well-planned budget execution allows employees to complete their tasks effectively. Furthermore, operational management plays a significant mediating role in strengthening the effect of budget implementation on employee performance. Effective operational management ensures the smooth execution of the budget process, thereby contributing to improved overall employee performance. The study concludes that budget implementation not only has a direct impact on performance but also an indirect influence through the enhancement of operational management practices within the Office of Harbormaster and Port Authority of Makassar.
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI WELLBEING DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN EMPLOYEE ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PT PLN (PERSERO)  UP3 MAKASSAR SELATAN Anwar, Khairil; Mardjuni, Sukmawati; Chahyono, Chahyono
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi Wellbeing, Kompensasi, dan Employee Engagement terhadap Kinerja Pegawai pada PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional guna mengidentifikasi hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Sampel penelitian terdiri dari 116 responden yang merupakan pegawai aktif di lingkungan PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Teknik analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (SmartPLS) guna menguji pengaruh langsung dan mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Organisasi Wellbeing dan Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement. Selain itu, Budaya Organisasi Wellbeing dan Kompensasi juga berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peran mediasi Employee Engagement. Temuan ini mengindikasikan pentingnya peningkatan budaya kerja yang mendukung kesejahteraan serta kebijakan kompensasi yang adil dan kompetitif dalam mendorong keterlibatan dan produktivitas pegawai. Oleh karena itu, manajemen perlu mengembangkan strategi peningkatan Budaya Organisasi Wellbeing dan sistem kompensasi sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kinerja pegawai secara optimal. This study aims to analyze the effect of Organizational Culture Wellbeing, Compensation, and Employee Engagement on Employee Performance at PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. A quantitative approach with a correlational method was employed to identify both direct and indirect relationships among the studied variables. The sample consisted of 116 active employees from the PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan environment. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (SmartPLS) technique to assess both direct and mediating effects. The results indicate that Organizational Culture Wellbeing and Compensation have a positive and significant effect on Employee Engagement. Furthermore, Organizational Culture Wellbeing and Compensation also positively and significantly influence Employee Performance, both directly and indirectly through the mediating role of Employee Engagement. These findings highlight the importance of promoting a workplace culture that supports employee wellbeing, along with implementing fair and competitive compensation policies to foster employee involvement and productivity. Therefore, it is essential for the management to continuously enhance Organizational Culture Wellbeing and Compensation systems as strategic efforts to optimize employee performance.