Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KESADARAN DAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH Randitha Missouri; Nurfidianty Annafi; Lukman Lukman; Khairunnas Khairunnas; Siti Mutmainah; Fathir Fathir; Zumhur Alamin
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v2i2.2617

Abstract

Krisis pengelolaan sampah global membutuhkan solusi berkelanjutan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Penelitian ini mengevaluasi dampak positif metode pelatihan berbasis masyarakat terhadap peningkatan kesadaran dan partisipasi dalam pengelolaan sampah. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Survei awal menunjukkan pemahaman dan partisipasi yang rendah, dengan hanya 40% responden memiliki pemahaman memadai. Setelah pelatihan, pemahaman meningkat signifikan menjadi 85%, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah. Meskipun partisipasi di tingkat rumah tangga menunjukkan penurunan yang tidak signifikan, perubahan positif dalam praktik pengelolaan sampah dapat diukur dari hasil survei. Analisis kualitatif menyoroti perubahan sikap mendalam pada masyarakat, yang merespons pelatihan dengan menerapkan konsep-konsep pengelolaan sampah secara aktif. Evaluasi juga menegaskan pelatihan berhasil menciptakan keterlibatan masyarakat yang lebih luas di tingkat komunitas. Hasil survei menunjukkan peningkatan pesat dalam pemahaman dampak lingkungan pengelolaan sampah berkelanjutan (90%). Partisipasi dalam kegiatan komunitas terkait sampah melonjak dari 30% menjadi 80%, menunjukkan dampak pelatihan dalam merangsang keterlibatan masyarakat.
PELATIHAN PEMANFAATAN GOOGLE DRIVE DAN LEARNING GAMES KAHOOT PADA PROSES PEMBELAJARAN BAGI WARGA SUTOREJO Muhammad Amirul Mumin; Zumhur Alamin
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i2.3196

Abstract

Pada era teknologi saat ini, pandemi Covid-19 telah mengubah paradigma pembelajaran dari tatap muka menjadi daring, menuntut pendidik untuk mengembangkan kreativitas dalam memfasilitasi partisipasi aktif peserta didik. Dalam konteks ini, kebutuhan akan penggunaan Google Workspace for Education, terutama Google Drive dan Kahoot, sebagai media pembelajaran daring menjadi penting untuk memberikan pendidikan yang efektif dan interaktif kepada masyarakat Dukuh Sutorejo, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada masyarakat dalam penggunaan Google Workspace, khususnya Google Drive untuk penyimpanan dan akses materi, serta Kahoot untuk memperkaya gaya belajar interaktif. Pelatihan ini berhasil meningkatkan semangat, motivasi, pengetahuan, dan keterampilan peserta dalam menggunakan Google Drive dan Kahoot. Evaluasi dengan pre-test dan post-test menunjukkan bahwa seluruh peserta memberikan respons positif, dengan 100% jawaban Setuju atau Sangat Setuju pada semua aspek yang dievaluasi. Ini menegaskan bahwa pelatihan telah berhasil membekali masyarakat dengan keterampilan baru yang mendukung pembelajaran daring secara efektif, meningkatkan partisipasi aktif, dan motivasi dalam proses pembelajaran.
PELATIHAN MARKETPLACE SHOPEE UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN PENJUALAN ONLINE Muhammad Amirul Mu'min; Yana Safitri; Zumhur Alamin; Yuan Sa’adati; Fathir Fathir
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i1.3849

Abstract

Pelatihan pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat tentang marketplace online, khususnya bagi pelaku usaha. Berdasarkan latar belakang tersebut, program ini bertujuan memberikan pemahaman tentang konsep dan praktik penggunaan marketplace sebagai upaya meningkatkan peluang ekonomi di era digital. Metode pelatihan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan pendampingan langsung antara pemateri dan peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, di mana sebelumnya dari 34 peserta, hanya 1 orang yang memiliki akun marketplace online, 2 orang yang memahami konsepnya, dan 31 peserta masih awam. Setelah pelatihan, 12 peserta memahami marketplace online, sementara 22 peserta membutuhkan pendampingan lebih lanjut yang dilakukan melalui diskusi interaktif. Rekomendasi ke depan adalah mengembangkan program pelatihan yang lebih berfokus pada peningkatan keterampilan kerja dan kewirausahaan untuk pelaku usaha dalam memastikan keberlanjutan pemberdayaan masyarakat secara lebih terarah dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN DESA MELALUI PENGENALAN DAN WORKSHOP SISTEM INFORMASI DESA BERBASIS OPENSID Zumhur Alamin; Randitha Missouri; Siti Mutmainah; Fathir Fathir; Sutriawan Sutriawan; Muhammad Amirul Mu'min
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4080

Abstract

Teknologi informasi memberikan dampak signifikan termasuk dalam penyelenggaraan pelayanan publik tingkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendalami pengaruh transformasi desa digital melalui pengenalan dan implementasi Sistem Informasi Desa (SID) di desa Kalajena Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi digital komponen desa, mengidentifikasi potensi perubahan dalam efisiensi administratif desa, transparansi pemerintahan desa, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan melalui adopsi teknologi informasi. Dalam pelaksanaan kegiatan, digunakan metode pendekatan partisipatif yang melibatkan interaksi secara intensif bersama perangkat desa dan masyarakat. Tahapan di mulai dengan sesi pengenalan konsep SID sebagai landasan teoritis, dilanjutkan dengan proses implementasi openSID secara offline atau pada jaringan komputer lokal dan uji coba implementasi secara online. Tahapan implementasi online berkaitan dengan penyewaan hosting dan melakukan pendaftaran domain. Selanjutnya, pelatihan praktis pengoperasian SID yang bertindak sebagai admin untuk perangkat desa, kemudian pengoperasian SID sebagai pengunjung kepada masyarakat desa. Hasil dari kegiatan ini menggambarkan peningkatan pemahaman serta kesadaran perangkat desa dan masyarakat akan potensi transformasi melalui penggunaan SID. Penerapan SID mampu menghasilkan efisiensi dalam proses administratif desa, meningkatkan transparansi dalam penyampaian informasi pemerintahan desa, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai proses pengambilan keputusan dalam penerapan kebijakan desa.