Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Nilai Moderasi Beragama dalam Tradisi Pernikahan Suku Linggau Zainuri; Asnaini; Sirajuddin
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 1 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (Februari)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i1.450

Abstract

Discourse on religious moderation in Indonesia remains predominantly shaped by normative policy frameworks and textual analyses, often overlooking customary rituals as lived mechanisms that sustain social harmony. This study identifies and maps the values of religious moderation institutionalized within the marriage traditions of the Linggau tribe. Employing a qualitative ethnographic design, data were gathered through participant observation, in-depth interviews, and document analysis with customary elders, religious figures, and ritual practitioners, and analyzed thematically. Findings demonstrate that the Basindo, Ngulang Rasan, Ngantat Dendan, Akad Nikah, Hari Masak, Mapak Sedekah, and Deker stages systematically embody balance (tawassuth), procedural justice (i’tidal), active tolerance (tasamuh), communal solidarity, and contextual spirituality. These values are transmitted intergenerationally as cultural habitus, adapt to modernity, and culturally counteract puritanical homogenization. The study concludes that religious moderation operates as an organic, culturally grounded practice rather than a top-down policy construct. Theoretically, it advances the lived religion paradigm; practically, it advocates embedding local wisdom into multicultural curricula and dynamic heritage preservation frameworks
A MODEL PEMBERDAYAAN MUSTAHIK DALAM PROGRAM BONDOWOSO MAKMUR PADA BAZNAS BONDOWOSO: PERSPEKTIF BIAYA TRANSAKSI: MUSTAHIK EMPOWERMENT MODEL IN THE BONDOWOSO MAKMUR PROGRAM AT BAZNAS BONDOWOSO: TRANSACTION COST PERSPECTIVE Al-Ghifari, Ghaza; Zainuri; Okyviandi Putra Erlangga
IJABAH Vol. 4 No. 1 (2026): IJABAH Volume 4 Number 1 Year 2026
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ijabah.v4i1.60005

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sebuah fenomena yang terjadi pada program Bondowoso Makmur, khususnya dalam distribusi bantuan alat usaha produktif, program Bondowoso Makmur merupakan bagian dari program zakat produktif yang dikelola oleh BAZNAS Bondowoso. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dua hal yaitu, adanya sebuah fenomena yang menyebabkan kegagalan program yaitu tindakan moral hazard dan temuan dari penelitian-penelitian sebelumnya mengenai adanya permasalahan dalam model pemberdayaan yang diterapkan BAZNAS daerah lainnya pada program yang berkaitan dengan zakat produktif. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penyebab terjadinya fenomena tersebut serta menemukan solusi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tindakan moral hazard yang dilakukan oleh mustahik disebabkan oleh adanya adverse selection yang dilakukan oleh pihak BAZNAS Bondowoso, dimana mustahik yang tidak memenuhi kriteria tetap dipilih karena mereka merupakan rekomendasi dari pihak eksternal yang memiliki jabatan di pemerintahan daerah, dan hal ini juga berkaitan dengan moral hazard karena pihak BAZNAS Bondowoso tidak mematuhi SOP (standar operasional prosedur) yang telah mereka tetapkan. Pada model pemberdayaan yang diterapkan oleh pihak BAZNAS sudah cukup baik, akan tetapi pihak BAZNAS masih belum melibatkan tenaga ahli pada tahap mentoring, selain dapat meningkatkan peluang keberhasilan, melibatkan tenaga ahli juga dapat membuat pengeluaran untuk biaya transaksi lebih efisien.